Pitch Deck Adalah Presentasi Singkat dan Menarik untuk Pengembangan Bisnis, Ini Penjelasannya!

Apabila Anda adalah salah satu orang yang terlibat langsung dalam suatu pengembangan pada perusahaan startup, maka memiliki pitch deck adalah hal yang sangat penting untuk Anda. Kenapa? Karena Anda tentunya akan mengharapkan adanya investor yang mendanai perusahaan Anda, bukan?

Nah, pitch deck adalah salah satu cara yang ampuh bagi Anda untuk menunjukkan kenapa perusahaan Anda layak untuk didanai dan mendapatkan bantuan atau dukungan dari pihak lain.

Lantas apa pengertian sebenarnya dari pitch deck? Pada artikel kali ini, mari kita bahas bersama tentang pitch deck dan berbagai hal lain di dalamnya yang harus Anda perhatikan.

Pitch Deck Adalah

Dikutip langsung dari laman resmi Visme, pitch deck adalah suatu presentasi singkat yang didalamnya menjelaskan pengertian atau penjelasan umum tentang rencana bisnis perusahaan Anda.

Dengan menggunakan pitch deck, maka Anda bisa menjelaskan secara jelas dan singkat tentang produk Anda kepada para calon investor dan membuat mereka tertarik untuk melakukan pendanaan pada usaha bisnis Anda. Biasanya, pitch deck dibuat dengan memanfaatkan berbagai jenis alat umum, seperti KeyNote, PowerPoint, ataupun Prezi.

Selain bisa digunakan untuk menjelaskan perencanaan bisnis, pitch deck juga bisa digunakan ketika Anda bertemu dengan perusahaan lain untuk saling bekerja sama atau mencari co-founder untuk perusahaan Anda. Tujuan utama dari dibuatnya pitch deck adalah demi menarik para investor agar mereka rela melakukan pendanaan pada perusahaan Adna.

Untuk itu, pitch deck harus dibuat dengan serius tanpa ada sedikitpun kesalahan. Tampilan pitch deck juga harus dibuat semenarik mungkin dan tetap informatif.

Pitch deck juga umumnya dibuat dengan beberapa slide dan menceritakan secara jelas dan detail terkait tujuan dan ruang lingkup bisnis perusahaan Anda.

Baca Juga: Surat Kuasa Adalah: Pengertian, Jenis, dan Susunan Penulisannya

Beberapa Hal yang Harus ada di dalam Pitch Deck

Setelah kita mengetahui dan memahami bersama tentang apa itu pitch deck, maka saat ini kita harus mengetahui unsur apa saja yang harus ada pada sebuah pitch deck.

Dikutip langsung dari laman resmi Forbes, setidaknya ada tiga hal yang membuat pitch deck menjadi terlihat potensial dan menarik. Ketiga hal tersebut adalah tampilan yang  sederhana, meyakinkan dan tujuannya pun sangat menarik perhatian.

Disisi lain, laman resmi Slidebean menjelaskan bahwa jumlah slide yang ideal untuk suatu  pitch deck sekitar 10 slide.

Kesepuluh slide tersebut adalah judul, permasalahan yang membuat perusahaan lain ikut membantu, nilai lebih perusahaan, nilai pasar, model bisnis yang digunakan, rencana pemasaran, analisa pada kompetisi bisnis yagn sedang dilakukan, manajemen tim, proyek keuangan, dan juga tujuannya.

Tips dalam Membuat Pitch Deck 

Hal utama yang diperhatikan dalam membuat  pitch deck isi dari pitch deck itu sendiri. Namun, masih ada faktor lainnya yang tidak tetap harus diperhatikan.

Agar tampilan pitch deck menjadi lebih menarik, Anda bisa mengolah  pitch deck pada tampilan, berbagai kalimat menari, dan hal lainnya.

Dilansir dari Coxblue, terdapat hal lain yang bisa Anda lakukan agar pitch deck menjadi lebih baik, yaitu:

 1. Gunakan aturan 10/20/30

Aturan yang diperkenalkan oleh Guy Kawasaki ini memiliki arti bahwa slide yang tidak lebih dari 10 slide, waktu presentasi yang tidak lebih dari 20 menit, dan juga ukuran font maksimal 30.

2. Awali dengan Elevator Pitch

Elevator pitch adalah suatu penjelasan yang luas dan juga singkat tentang perusahaan. Penjelasan ini bisa Anda lakukan di awal dengan satu ataupun dua kalimat pembuka yang menarik.

Elevator pitch ini mampu meningkatkan daya tarik untuk para calon investor dalam mengetahui perusahaan Anda lebih dalam.

3. Masukkan Demo

Demonstrasi produk adalah hal selanjutnya yang harus Anda perhatikan ketika membuat pitch deck. Pastikanlah untuk menyisipkan beberapa gambar foto ataupun video yang menjelaskan seperti apa produk yang saat ini sedang dikembangkan oleh perusahaan Anda.

4. Sampaikan Kesempatan Pasar yang Akan Diraih

Walaupun ide bisnis yang Anda presentasikan sangat luar biasa, namun Anda juga harus menjelaskan kepada para calon investor kenapa ide tersebut sangat cocok untuk diaplikasikan pada target pasar yang sedang Anda tuju.

5. Sampaikan Kondisi Keuangan Perusahaan

Dalam menyusun pitch deck, para calon investor juga sangat ingin mengetahui informasi terkait kondisi keuangan perusahaan Anda. Pada umumnya, hal yang penting yang sangat ingin mereka ketahui adalah laporan laba rugi, perkiraan penjualan, dan juga laporan arus kas selama tiga tahun atau lebih.

Tapi, seluruh laporan tersebut tidak perlu Anda sampaikan secara rumit di dalam presentasi Anda. Buatlah secara ringkas saja dengan menggunakan grafik yang menggambarkan keuntungan, total pengeluaran, total pelanggan, dan total penjualan Anda.

Saat Anda menjelaskan bagian ini, maka Anda harus bisa menyampaikan asumsi dasar terkait bagaimana Anda bisa mencapai tujuan penjualan agar bisa mendapatkan profit yang besar.

6. Masukkan Elemen Grafis

Presentasi yang hanya menggunakan tulisan akan terasa membosankan. Untuk itu, tambahkanlah sedikit elemen pendukung gambar atau grafis yang menarik agar tidak membosankan.

Hal ini sangat penting, khususnya ketika Anda sedang menjelaskan berbagai hal yang cukup berat, seperti kondisi keuangan, target pasar, dll.

7. Sampaikan Lebih Dalam Tentang Poin-Poin Utama

Para calon investor tentunya akan lebih memerhatikan kondisi proyek keuangan, informasi teknis, rencana pemasaran, competitive analysis, branding, dan tim dalam manajerial Anda.

Untuk itu, sampaikanlah seluruh hal tersebut secara singkat untuk menarik perhatian calon investor.

8. Jelaskan Risiko yang Mungkin Terjadi

Setiap bisnis yang dijalankan pasti akan selalu penuh dengan risiko. Jelaskanlah pada para calon investor resiko apa saja yang kemungkinan akan terjadi di masa depan dan cantumkan juga solusi untuk menangani resiko tersebut.

Hal ini sangat penting untuk meyakinkan para calon investor bahwa mereka tidak akan kecewa saat menanamkan modalnya pada bisnis yang sedang Anda rintis.

9. Jaga Percaya Diri

Harus selalu Anda ingat bahwa pitch deck adalah salah satu jalan untuk bisa mengembangkan bisnis Anda. Untuk itu, Anda harus tetap percaya diri dalam menyampaikan presentasi Anda.

Susunan Pitch Deck

Setelah Anda mengetahui hal apa saja yang harus disertakan dalam pitch deck Anda. Maka saat ini kami akan memberikan informasi tentang urutan ataupun susunan yang telah dijelaskan diatas agar bisa menjadi sebuah pitch deck yang ideal.

Setidaknya, terdapat dua jenis slide, yakni slide utama dan slide tambahan.

1. Slide Utama

  • Rangkuman

Urutan pertama yang harus ada pada slide rangkuman ini berisi penjelasan singkat terkait produk atau perusahaan, target pasar, level atau tahapan perusahaan saat ini, traksi atau kemampuan perusahaan Anda dalam memonetisasi nilai, nominal dana yang diperlukan oleh perusahaan, jumlah dana yang sudah diperoleh, nama founder dan anggota tim, dan mitra atau investor yang sudah bergabung.

  • Masalah

Pada poin ini, Anda bisa menjelaskannya lebih lengkap secara lisan terkait aktivitas atau kegiatan rutin yang dilakukan oleh masyarakat umum, masalah yang dihadapi masyarakat saat menjalankan kegiatan tersebut, dan solusinya.

  • Solusi

Tawarkanlah solusi baru untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh masyarakat pada slide selanjutnya. Dalam hal ini, Anda bisa menampilkan gambar produk ataupun screenshot program yang erat kaitannya untuk menyelesaikan masalah.

  • Pemasaran Produk

Pada poin ini, jelaskanlah keunggulan perusahaan Anda dalam menjual produk, cara memperoleh konsumen, dan mitra serta konsumen setia saat awal menjalankannya.

  • Traksi

  • Rencana ke Depan

Jelaskan dan berikanlah gambaran terkait rencana yang ingin Anda lakukan di masa depan, baik itu jangka pendek atau jangka panjang.

2. Slide Tambahan

Berbagai tambahan yang bisa Anda masukan kedalam slide pitch deck adalah tim, kompetitor, manajemen keuangan, pemasaran, pengembangan produk, testimoni, dan data keuangan.

Nah, itulah cara membuat pitch deck yang menarik untuk dipresentasikan ke calon investor Anda. Membuatnya memang tidak terlalu susah, namun juga tidak terlalu gampang. Terlebih lagi, jika Anda belum terbiasa membuatnya.

Baca juga: NGO Adalah: Pengertian, jenis, dan Peran Penting NGO

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang pitch deck dan cara membuatnya untuk menarik minat para investor. Anda harus bisa membuatnya semenarik mungkin karena pitch deck adalah suatu hal yang sangat penting untuk perkembangan perusahaan.

Poin yang paling penting dalam membuat pitch deck adalah pada poin laporan kondisi keuangan perusahaan Anda saat ini. Poin tersebut harus bisa Anda buat secara tepat dan akurat agar para calon investor tertarik untuk menanamkan modalnya di perusahaan Anda.

Nah, untuk memudahkan Anda dalam membuat laporan keuangan tersebut, maka disarankan agar Anda menggunakan software akuntansi dari Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang mampu membantu Anda dalam mengelola keuangan secara lebih mudah dan praktis. Accurate online juga memiliki tampilan yang sederhana sehingga akan memudahkan Anda dalam membuat berbagai laporan keuangan perusahaan, bahkan oleh Anda yang tidak memiliki background akuntansi sekalipun.

Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate 3 banner bawah