Mengetahui Tips Membangun Bisnis Mainan Anak untuk Pemula

oleh | Okt 18, 2023

source envato.

Tips Mudah Membangun Bisnis Mainan Anak untuk Pemula

Mainan merupakan hal yang tidak terpisahkan dari dunia anak-anak. Secara naluriah, anak-anak sangat suka mainan karena memang secara usia, tugas perkembangan mereka adalah bermain dan melatih perkembangan motorik.

Makin ke sini, jenis mainan makin banyak dan harganya pun bervariasi. Hal ini dapat menjadi peluang bagus bagi Anda yang ingin memiliki bisnis mainan anak, baik dengan modal besar maupun kecil.

7 Tips Untuk Memulai Bisnis Mainan Anak

7 Tips Untuk Memulai Bisnis Mainan Anak

ilustrasi bisnis mainan anak. source envato

Membangun bisnis mainan anak dapat menjadi langkah yang penuh gairah dan berpotensi menguntungkan, terutama jika Anda memiliki hasrat dalam menciptakan produk kreatif untuk anak-anak.

Meskipun mungkin terasa menantang bagi pemula, dengan panduan yang tepat dan tekad yang kuat, Anda bisa memulai perjalanan Anda ke dunia bisnis mainan.

Dalam artikel ini, kami akan memberikan tips mudah yang akan membantu Anda memahami cara memulai bisnis mainan anak untuk pemula dan mencapai kesuksesan dalam industri yang menyenangkan ini.

1. Siapkan Modal untuk Memulai Bisnis Mainan Anak

Modal merupakan hal penting dalam memulai sebuah bisnis. Tidak hanya berupa materi atau uang, tetapi juga tekad untuk memulainya.

Bisnis mainan anak sebenarnya dapat dilakukan siapa saja, baik yang memiliki modal besar maupun kecil.

Hal ini dikarenakan varian mainan saat ini sangatlah banyak ragamnya. Pun harganya pun sangat bervariasi, dari sangat murah hingga sangat mahal.

Jika modal Anda belum terlalu besar, Anda dapat memilih menjual  mainan  yang diperuntukkan untuk sebagian besar anak usia sekolah dasar, seperti tembak-tembakan, puzzle mini, dan masih banyak lagi.

Jika modal Anda sudah cukup banyak, Anda dapat menjual mainan lain yang lebih bervariasi dengan harga yang menjanjikan keuntungan lebih besar.

Baca juga : Tips Mengajukan Pinjaman Dana ke Bank untuk Kembangkan Bisnis

2. Tetapkan Harga yang Kompetitif

Dilansir dari Wikipedia, sebuah bisnis baiknya memiliki keunggulan kompetitif, yaitu atribut yang memungkinkan suatu organisasi mengungguli pesaingnya

Menetapkan harga yang bersaing dan kompetitif dapat menjadi salah satu kunci sukses berbisnis mainan. Anda bisa mendapatkan harga mainan yang murah untuk dijual kembali dengan membelinya secara grosir.

3. Lakukan Promosi yang Menarik

Lakukan Promosi yang Menarik

ilustrasi bisnis mainan anak. source envato

Promosi merupakan bagian tak terpisahkan dari sebuah bisnis. Untuk melancarkan bisnis yang Anda rintis, Anda perlu menerapkan promosi yang menarik.

Misalnya beli 2 gratis mainan lain dengan harga lebih murah, atau diskon 50% untuk pembelian kedua, dan lain sebagainya.

4. Cari Lokasi yang Strategis

Anda perlu memilih lokasi yang strategis untuk mendapatkan atensi anak-anak dengan mudah. Semakin strategis lokasi Anda, maka peluang Anda untuk melakukan penjualan akan semakin besar.

Jika lokasi Anda tidak terlalu strategis, Anda dapat menyiasatinya dengan menggunakan banner atau spanduk penunjuk arah yang menarik sehingga orang dapat melihat keberadaan toko milik Anda.

Baca juga : Mengenal Pengertian, Tujuan, dan Karakteristik Wirausaha

5. Evaluasi Jenis Mainan secara Berkala

Secara berkala, lakukan evaluasi terhadap jenis mainan yang Anda jual. Catat jenis mainan yang paling banyak diminati dan jenis mainan yang sudah mulai kurang diminati.

Hasil evaluasi secara berkala ini dapat membantu Anda membelanjakan modal secara bijak di dalam menjalankan bisnis mainan anak.

6. Gunakan Momentum di Hari Besar Tertentu

Gunakan Momentum di Hari Besar Tertentu

ilustrasi bisnis mainan anak. source envato

Memanfaatkan momentum di hari-hari besar keagamaan seperti hari raya idul fitri, natal, maupun hari raya lainnya dapat membantu Anda mendapatkan jumlah penjualan yang lebih tinggi.

Selain itu, promosi yang tepat di saat libur sekolah dan akhir tahun juga dapat membantu meningkatkan peningkatan penjualan Anda.

Selain melakukan beberapa hal di atas, dalam menjalankan sebuah bisnis mainan anak, Anda juga perlu melakukan evaluasi mengenai 4P yaitu Produk, Place (lokasi), Promotion (promosi), dan Price (harga).

Hal ini perlu dilakukan agar bisnis Anda berjalan terus dan semakin berkembang.

7. Selalu Lakukan Pencatatan Pengeluaran dan Pemasukan

Dalam setiap bisnis melakukan pencatatan biaya pengeluaran dan pemasukan adalah suatu kewajiban jika Anda ingin mengetahui untung atau rugi bisnis Anda.

Selain itu, dengan melakukan pencatatan ini, Anda bisa dengan mudah membuat rencana pengembangan bisnis yang tentu berkaitan dengan data keuangan bisnis Anda.

Lakukanlah pencatatan manual selama belum memiliki banyak transaksi dan variasi barang yang Anda jual masih sedikit. Dengan begitu Anda bisa memantau kesehatan bisnis Anda secara optimal.

Baca juga: 10+ Contoh Wirausaha dengan Modal Kecil namun Untung Besar

Kesimpulan

Bisnis mainan anak merupakan bisnis yang tak pernah lekang oleh waktu. Baik Anda yang bermodal besar maupun kecil dapat memulai bisnis ini dengan mudah.

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan bagi pemula yang ingin merintis bisnis di bidang ini yaitu menyiapkan modal, membuat promosi yang efektif, memanfaatkan momentum, melakukan evaluasi secara berkala, dan melakukan pencatatan keuangan.

Jika Anda merasa kesulitan dalam melakukan pencatatan keuangan secara manual, Anda bisa meggunakan software akuntansi yang mudah dioperasikan dan memiliki fitur yang lengkap seperti Software Akuntansi dan Bisnis  Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang sudah digunakan oleh lebih dari ratusan ribu pengguna dari berbagai jenis bisnis di Indonesia, baik dari UKM sampai perusahaan besar yang memiliki banyak cabang.

Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari dengan klik tautan pada gambar di bawah!

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

183 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Natalia

Artikel Terkait