CPC Adalah Iklan dengan Biaya yang Lebih Efektif, Ini Rumusnya!

Bila Anda bekerja di dalam dunia digital marketing, pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah CPC. Cost per click atau CPC adalah suatu cara yang digunakan website dalam menghitung biaya iklan yang harus dibayar kliennya.

Sebenarnya, metode ini sering dikaitkan dengan istilah lainnya, yakni PPC atau pay per click. Lantas, bagaimana cara mudah dalam menghitung biaya CPC? Apa saja yang nantinya harus dilakukan agar biaya yang sudah dikeluarkan berjalan dengan efektif?

Temukan jawabannya dengan membaca artikel tentang CPC di bawah ini hingga selesai.

Apa Itu Cost Per Click?

Jadi, cost per click atau CPC adalah suatu cara yang digunakan oleh website untuk menagih jumlah biaya iklan berdasarkan berapa kali para pengunjung melakukan kegiatan klik pada iklan tersebut.

Berdasarkan laman Investopedia, CPC adalah jumlah biaya satuan yang diterima oleh pihak penerbit website saat iklan berbayar yang terdapat di dalam websitenya diklik oleh pengunjung.

Umumnya, para pemilik website akan menggunakan pihak ketiga agar bisa menyesuaikan biaya tersebut. Nah, Google Adwords adalah salah satu alat yang banyak digunakan oleh mereka.

Metode CPC akan digunakan saat pihak pengiklan mempunyai budget yang sudah ditetapkan sebelumnya. CPC juga bisa digunakan sebagai suatu metrik yang mampu menentukan tingkat keberhasilan serta pengembalian investasi atau ROI iklan berbayar.

Baca juga: CPA Adalah Cost Per Action yang Berguna Untuk Tingkatkan Jangkauan Pengguna

Cara Menghitung Cost Per Click

Untuk menghitung CPC, Anda cukup membagi biaya iklan Anda dengan jumlah klik yang ada. Nah, rumus penghitungan CPC adalah sebagai berikut ini:

CPC = total biaya iklan : total klik

Jadi, jika pihak pengiklan membayar iklan sebanyak 3 juta rupiah untuk iklan yang menerima jumlah total klik 500, maka CPC untuk iklan tersebut adalah 6 ribu rupiah.

Mengapa Mengukur CPC Itu Penting?

Manfaat yang akan bisa Anda rasakan, khususnya para marketer, saat mengukur CPC adalah mampu mengetahui efektivitas biaya iklan yang sudah dikeluarkan atas jumlah pengunjung yang datang.

Manfaat lainnya yang bisa Anda rasakan saat mengukur CPC adalah Anda akan mendapatkan informasi terkait teks iklan, keyword, atau iklan banner mana saja yang dinilai efektif digunakan dalam berbagai kampanye iklan yang sudah dijalankan.

Dengan informasi tersebut, nantinya Anda bisa lebih fokus dalam membuat dan menyebarluaskan materi iklan yang efektif untuk bisa mendatangkan pengunjang yang lebih berkualitas.

Tipe Iklan yang Melibatkan CPC

Terdapat banyak sekali iklan yang menggunakan metode CPC sebagai faktor dalam menghitung jumlah biaya yang harus dikeluarkan dari campaign iklan digital, baik itu dalam bentuk tulisan, rich media ataupun media sosial.

Nah, beberapa jenis iklan yang menggunakan CPC adalah shopping ads, text ads, video ads, image ads, Facebook ads, Instagram ads, Twitter promoted tweets, LinkedIn ads, dll.

Lalu, Bagaimana Cara Kerja CPC?

Setidaknya ada dua model utama yang terdapat di dalam iklan CPC, yaitu fixed priced per click atau biaya tetap per klik, dan price per click based on bidding atau biaya per klik dengan berdasarkan penawaran.

Untuk jenis fixed rate, sedari awal pihak pengiklan dan penerbit iklan akan melakukan negosiasi terkait harga pasti dalam setiap klik yang terjadi.

Namun, jenis CPC yang paling umum digunakan adalah price per click based on bid. Pada metode ini, setiap pengiklan sendirilah yang menentukan harga maksimal untuk suatu klik yang terjadi. Semakin tinggi jumlah penawaran serta skor kualitas dari landing page, maka akan semakin tinggi juga iklan tersebut bisa dilihat oleh calon audiens.

Average click cost atau rata-rata biaya klik memang berbeda-beda di setiap industri dan juga bisnis. Lebih dari itu, metode ini juga tergantung dari kompetisi yang terjadi di dalam industri itu sendiri.

Contoh sederhananya, perusahaan yang melakukan promosi pada produk finansial atau jasa asuransi memiliki harga CPC yang sangat tinggi karena kompetisi di dalamnya yang lebih spesifik dan lebih sedikit.

Jadi, cara kerja iklan CPC adalah setiap ada iklan yang muncul, maka sistem di dalamnya akan mulai melakukan pelelangan secara internal dan akan menampilkan iklan yang sudah lolos kontrol kualitas serta mempunyai penawaran harga yang lebih tinggi daripada yang lainnya.

Selain itu, iklan Anda juga akan tampil bila ada pengguna yang mencari kata kunci yang sesuai dengan kata kunci yang sudah Anda masukkan.

Anda tidak akan dikenakan pembayaran bila iklan Anda terlihat, Anda hanya akan dikenakan tagihan bila pengguna sudah melakukan klik pada iklan Anda.

Cara ini diklaim sangat baik untuk setiap perusahaan, sehingga mereka bisa mengontrol anggaran iklan serta melakukan evaluasi terkait campaign iklan yang sudah dijalankan dengan berdasarkan reaksi yang dilakukan audiens.

Cara Mengoptimasi Cost Per Click

Berdasarkan laman resmi Oberlo, setidaknya terdapat tiga hal penting yang menentukan keberhasilan iklan CPC, yaitu:

  • Kampanye iklan berisi sejumlah grup iklan yang berbeda-beda. Contohnya, bila Anda sedang menjalankan strategi kampanye iklan kemerdekaan Indonesia, maka Anda bisa membuat kampanye iklan dengan beberapa grup iklan yang sesuai dengan produk atau jasa yang Anda iklankan.
  • Grup iklan akan membuat strategi kampanye iklan Anda berjalan lebih teratur. Sehingga, Anda bisa membuat grup iklan yang terpisah untuk setiap produk atau jasa yang Anda promosikan. Anda juga bisa membuat eksperimen dengan berbagai iklan untuk berbagai produk tersebut di dalam grup iklan yang sesuai.
  • Konten atau isi iklan harus dibuat secara menarik agar audiens tertarik untuk melakukan klik.

Terdapat dua hal penting yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan CPC, yaitu:

1. Membuat Ad copy yang Menarik

Dalam membuat ad copy yang menarik dan efektif, terdapat tiga hal penting yang harus Anda pikirkan dengan matang, yaitu manfaat, fitur, dan mengajak audiens untuk melakukan tindakan.

Ketiga hal tersebut harus Anda maksimalkan dengan baik demi meningkatkan rasio CTR atau click through rate. Persentase yang dihasilkan dari CTR ini akan berdampak pada tingkat efektifitas iklan CPC Anda.

Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan kalimat ajakan, kata kerja aktif, atau menghindari pengulangan kata demi meningkatkan rasio CTR.

2. Membuat Landing Page yang Tepat

Hal lainnya yang harus Anda perhatikan dalam memaksimalkan CPC adalah landing page. Landing page sendiri adalah halaman website yang akan tampil saat ada audiens yang membuka link iklan Anda.

Anda harus membuat landing page khusus untuk campaign iklan CPC Anda agar bisa mengoptimalkan persentase traffic.

Beberapa elemen yang harus Anda optimalkan dan pertimbangkan ketika sedang membuat landing page adalah sebagai berikut.

  • Headline, buatlah judul semenarik mungkin dan juga sesuai dengan ad copy serta keyword iklan Anda
  • Desain brand yang konsisten, ciptakanlah landing page yang sederhana dan bersih, sesuai dengan panduan brand Anda agar bisa menanamkan rasa percaya pada pengguna.
  • Copy, buatlah copy yang sederhana dan ringkas terkait informasi produk Anda.
  • Buatlah landing page yang mudah untuk digunakan dan berisi seluruh informasi yang dibutuhkan oleh para pengguna agar mereka bisa mengenal produk Anda.
  • Selain itu, buatlah tombol call to action yang menarik perhatian audiens.

Berbagai Istilah Penting Di Dalam Iklan CPC

1. Maximum Bid

Maximum bid adalah maksimal biaya yang harus Anda keluarkan untuk iklan CPC. Biaya aktual yang harus Anda keluarkan bisa lebih rendah ataupun lebih tinggi dari maksimal biaya ini.

2. Ad Rank

Anda harus membandingkan posisi iklan Anda dengan berbagai iklan lainnya. Anda bisa melakukan penilaian dengan ad rank. Nilai tersebut akan menentukan posisi iklan Anda di antara para pesaing bisnis Anda.

3. Quality Score

Istilah lainnya yang berkaitan dengan CPC adalah quality score. Google Adword akan melakukan penilaian iklan Anda melalui suatu skor yang mereka sebut dengan quality score. Skor tersebut akan ditentukan berdasarkan keyword iklan, CTR, dan kualitas landing page iklan Anda.

4. Ad Placement

Posisi iklan Anda juga akan turut berdampak pada dana CPC yang harus Anda keluarkan. Posisi yang berbeda akan memerlukan biaya yang juga berbeda.

Umumnya, posisi yang lebih strategis akan memerlukan biaya yang juga lebih mahal. Untuk itu, Anda harus memastikan posisi iklan Anda sesuai dengan biaya yang harus Anda keluarkan.

5. Time of day

Waktu dan hari atau time of day pun adalah suatu hal yang turut memengaruhi CPC. Hal tersebut dikarenakan jumlah pengunjung dalam uatu website ataupun media sosial terus berubah-ubah setiap hari.

Baca juga: Landing page Adalah: Pengertian, Jenis, dan Fungsi Landing page

Pengertian

Demikianlah penjelasan lengkap dari kami tentang CPC. Jadi, cost per click atau CPC adalah suatu cara yang digunakan oleh website untuk menagih jumlah biaya iklan berdasarkan berapa kali para pengunjung melakukan kegiatan klik pada iklan tersebut.

Untuk Anda yang sedang membuat kampanye iklan dengan metode biaya CPC, maka Anda bisa memaksimalkannya dengan membuat copy ad yang menarik dan membuat landing page yang tepat.

Selain itu, Anda juga harus membuat anggaran periklanan dengan baik dan mencatat setiap biaya tersebut di dalam laporan keuangan secara tepat untuk membuat keputusan yang bijak di kemudian hari.

Namun, membuat laporan secara manual tentu sangat rentan terjadi kesalahan dan membutuhkan banyak waktu. Tapi tenang saja, saat ini Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Accurate Online akan membantu Anda dalam menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat. Setiap fitur dan modul yang lengkap di dalamnya juga akan membuat operasional bisnis Anda berjalan lebih efisien.

Tidak percaya? Anda bisa mencoba Accurate Online terlebih dahulu selama 30 hari gratis dengan klik banner di bawah ini.accurate1