Autotrading: Pengertian, Jenis, dan Pro-Kontra Di Dalamnya

Saat ini, software automated trading system atau autotrading menjadi salah satu solusi yang bisa digunakan oleh para trader saham untuk terus mengamati dan mempelajari saham tempat mereka memperjual belikan sahamnya.

Aplikasi autotrading adalah sistem jual beli surat berharga di dalam suatu pasar modal yang bisa dilakukan secara otomatis dengan berdasarkan satu pengaturan yang sudah disiapkan sebelumnya.

Sistem transaksi pada jenis surat berharga ini memerlukan set pengetahuan ekonomi, matematika dan juga statistik. Pasalnya, pengaturan tersebut adalah pengaturan yang diatur dengan menggunakan algoritma statistik dan juga matematika.

Jenis-jenis Autotrading

Berdasarkan laman duplitrade, terdapat setidaknya empat jenis autotrading, yaitu:

  • Copy Trading

Jenis autotrading ini akan membantu para trader untuk bisa menjiplak kegiatan transaksi jual beli yang dilakukan oleh trader lain yang lebih mahir secara otomatis. Hal tersebut bisa dilakukan bila Anda sudah menemukan trader senior dan bisa mengkonfigurasikan platform trading yang Anda gunakan dengan menggunakan akun dari mereka.

  • Expert Advisor

Sistem yang satu ini akan membantu trader dalam melakukan analisis data dalam jumlah yang sangat banyak dan akan memprosesnya dengan berdasarkan pengaturan yang sebelumnya sudah disiapkan.

Hasilnya adalah model yang mampu mempresentasikan data terkait kapabilitas berbagai perusahaan yang sedang menerbitkan sahamnya di lantai bursa.

  • Algorithmic Trading

Algorithmic Trading adalah jenis autotrading yang menggunakan serangkaian pengaturan statistik dan matematis yang rumit. Sistem di dalamnya tidak hanya akan melakukan analisa pasar modal secara otomatis, tapi juga bisa langsung melakukan kegiatan jual beli surat berharga sebanyak mungkin dalam kurun waktu yang sangat singkat.

  • Social Trading

Social Trading adalah sistem trading yang akan membantu para trader untuk bisa membagikan trading book dan juga trading instruction milik trader tersebut dan trader lainnya. Biasanya, pembagian informasi ini dilakukan melalui marketplace trading yang menjadi jembatan antara trader yang satu dengan trader yang lainnya dan membantu para pengguna marketplace tersebut untuk bisa saling berbagi.

Baca juga: Aplikasi Trading: Keuntungan dan Aplikasi Trading yang Direkomendasikan

Pro dan Kontra Autotrading

Walaupun memang autotrading adalah solusi yang banyak digunakan oleh para investor di masa kini, tapi menggunakan sistem ini tetap menuai pro dan kontra, yaitu:

Pro Trading Otomatis

  • Meminimalisir Faktor Emosi Dalam Investasi

Karena seluruh proses di dalamnya dilakukan secara otomatis, kesalahan melakukan investasi karena emosi pun bisa ditekan. Sehingga, para investor bisa bekerja secara disiplin dalam berbagai kondisi, termasuk bila ekonomi sedang berada dalam kondisi yang buruk.

  • Membantu Mengambil Keputusan

Kemampuan seperti ini akan sangat diperlukan walaupun perdagangan di dalam pasar modal bisa dilakukan secara otomatis. Kemampuan ini ditujukan agar bisa menilai tingkat efektivitas investasi yang dilakukan sebelumnya dan belajar dari tingkat efektivitas itu sendiri.

  • Bisa Berinvestasi Dengan Konsisten

Setiap investor akan bisa mengatur jadwal platform autotrading mereka dan mengaturnya sendiri. Sehingga, investor bisa melakukan kegiatan jual beli saham secara lebih konsisten.

  • Mempersingkat Transaksi

Dengan menggunakan platform ini, maka setiap investor bisa melakukan pembelian surat berharga secara otomatis dengan berdasarkan pengaturan yang sebelumnya sudah mereka buat. Sebaliknya, mereka juga bisa keluar dan menjual sahamnya secara otomatis.

Kelebihan ini akan sangat membantu para investor dalam melakukan proses transaksi, karena saat ini saham bergerak dengan sangat cepat dan mempunyai tingkat volatilitas yang sangat tinggi.

  • Melakukan Transaksi Secara Sekaligus dari Banyak Perusahaan

Hal ini sangat berguna agar bisa menjaga investasi para trader selalu aman, karena para trader lah yang sudah banyak membeli surat berharga di berbagai perusahaan dengan beragam jenis resikonya.

Baca juga: Trading Adalah: Pengertian, Jenis, Keuntungan dan Kerugiannya

Kontra Trading Otomatis

  • Berpotensi Gagal Karena Kesalahan Teknis

Walaupun autotrading bisa bekerja secara baik di dalam pasar modal, tapi kendala teknis seperti gangguan koneksi internet tetap menjadi kendala utama yang harus terus diperhatikan agar proses transaksi bisa dilakukan dengan lancar.

  • Masih Membutuhkan Pengawasan

Bentuk pengawasan ini dilakukan agar bisa memastikan bahwa kegiatan transaksi yang dilakukan sudah berjalan dengan lancar dan tidak terganggu dari adanya faktor teknis seperti gangguan internet.

  • Sering Membuat Trader Terlalu Optimis

Hal tersebut dikarenakan autotrading memiliki fitur backtesting, yakni fitur untuk bisa melakukan analisa pada hasil investasi yang sebelumnya sudah dilakukan. Fitur ini tentu sangat dibutuhkan agar investasi yang dilakukan trader bisa bekerja secara maksimal.

Tapi, terlalu bergantung dengan fitur ini juga bisa menyebabkan trader menjadi terlalu optimis. Karena, kemungkinan hasil backtesting menunjukkan trader gagal dalam menjalankan investasi yang selanjutnya. Perlu diketahui juga bahwa investasi tidak hanya dipengaruhi oleh riwayat masa lalu, tapi juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan politik di masa kini dan masa depan.

  • Berkontribusi Atas Disrupsi Pasar Modal dan Ekonomi

Pemerintah Amerika Serikat sendiri sebenarnya sudah menerbitkan peraturan yang di dalamnya mengatur tentang risiko trading. Peraturan tersebut dibuat agar bisa menghindari kesalahan pada sistem trading yang membuat kegiatan ekonomi bisa menurun, baik itu di pasar modal ataupun di lapangan.

Baca juga: Day Trading: Pengertian dan Pro-Kontra Di Dalamnya

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang autotrading. Jadi, autotrading adalah sistem jual beli surat berharga di dalam suatu pasar modal yang bisa dilakukan secara otomatis dengan berdasarkan satu pengaturan yang sudah disiapkan sebelumnya.

Walaupun sistem ini terlihat sangat membantu Anda sebagai investor, namun Anda tidak boleh terlalu bergantung pada sistem ini, karena bisa saja hal tersebut akan merugikan Anda.

Kegiatan investasi yang baik adalah dengan melakukan analisa secara seksama dan sabar, serta melihat laporan keuangan yang disediakan oleh perusahaan di pasar modal.

Namun, beberapa perusahaan masih ada yang menyajikan laporan keuangannya secara manual, sehingga berisiko terjadi kesalahan dan kecurangan di dalamnya.

Untuk itu, perusahaan bisa mulai menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online. Karena, Accurate Online akan membantu perusahaan dalam menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat, dan akurat.

Berbagai fitur bisnis di dalamnya pun akan membantu setiap jenis dan skala bisnis untuk bisa dikelola secara mudah, efektif, dan efisien.

Jadi, segeralah menggunakan dan mencoba Accurate Online sekarang juga dengan klik banner di bawah ini, gratis!

footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia