Bonds Adalah: Ini Pengertian dan Tipe-Tipenya

Setiap individu yang ingin melakukan kegiatan investasi harus mengetahui setiap jenis investasi yang saat ini ada. Nah, obligasi atau bonds adalah salah satu jenis investasi.

Lalu, apa pengertian sebenarnya dari bonds? Temukan jawabannya dengan membaca artikel tentang bonds di bawah ini hingga selesai.

Apa Itu Bond?

Obligasi atau bonds adalah salah satu surat berharga yang biasanya diterbitkan oleh perusahaan atau organisasi dalam kurun waktu satu tahun. Tujuannya adalah agar bisa mengumpulkan sejumlah uang untuk bisa meningkatkan modal melalui cara meminjam.

Bonds diterbitkan pada para investor sebagai kontrak keuangan. Sehingga, di dalamnya perusahaan akan berjanji untuk membayar modal pokok dan juga bunga pada setiap pemilik obligasi pada tanggal yang sebelumnya sudah ditetapkan. Beberapa jenis obligasi hanya mempunyai kewajiban membayar jumlah pokoknya ke para investor saja, tanpa harus membayar bunga.

Baca juga: Bullish Adalah: Pengertian, Faktor Penyebab dan Sikap Investor dalam Menghadapinya

Tipe-Tipe Bond

Terdapat beberapa jenis bonds yang umumnya ditawarkan oleh organisasi ataupun perusahaan. Nah, beberapa jenis bonds adalah sebagai berikut:

1. Zero Coupon Bond & Coupon Bonds

Zero coupon bonds adalah obligasi tanpa bunga. Sama seperti namanya, obligasi ini adalah surat utang yang mana pihak perusahaan tidak akan membayar bunga, tapi akan diganti dengan diskon yang besar. Saat sudah tiba tanggal jatuh tempo, maka obligasi ini mampu menghasilkan keuntungan bila ditebus dengan nilai penuh.

Disisi lain, coupon bond adalah bunga yang umumnya dibayarkan pada pemilik bonds atau investor dalam kurun waktu tahunan, bisa satu tahun atau beberapa tahun.

Perusahaan yang menerbitkan jenis bonds ini tidak akan menyimpan data pemilik surat obligasi. Nama pemilik surat pun tidak dicatat di dalam sertifikat manapun. Jadi, setiap pemilik surat obligasi akan memperoleh kupon pada periode diterbitkannya obligasi sampai tiba tanggal jatuh tempo.

Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa obligasi yang sejak awal diterbitkan tanpa ada bunga. Namun, beberapa yang lainnya ada yang bunganya dicabut oleh pihak lembaga keuangan di tengah periode. Sehingga, jenisnya bisa berubah menjadi obligasi tanpa bunga.

2. Convertible and Callable Bonds

Obligasi konversi atau convertible bonds adalah jenis obligasi yang mampu menawarkan pendapatan tetap untuk para investor. Pembayarannya mempunyai bunga, namun tetap bisa dikonversi menjadi saham biasa ataupun menjadi saham ekuitas bila sebelumnya sudah ditentukan.

Konversi tersebut bisa dilakukan selama masa berlakunya obligasi. Umumnya, konversi akan dilakukan atas kebijakan pemilik surat obligasi. Harga obligasi konversi ini akan sangat bergantung dari perubahan harga saham, suku bunga, dan peringkat kredit yang mengeluarkan obligasi tersebut.

Sementara itu, obligasi opsi beli atau callable bonds adalah jenis obligasi yang bisa dibeli atau ditebus oleh pihak penerbit sebelum jatuh tempo. Jenis obligasi ini akan memberikan kesempatan pada perusahaan untuk bisa melunasi nya lebih awal.

Nantinya, investor akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk kupon yang lebih besar atau tingkat suku bunga yang menarik.

3. Registered and Bearer Bonds

Registered bonds adalah jenis obligasi yang diterbitkan dan terdaftar dengan nama investor atau pemiliknya. Jadi, pihak penerbit nantinya akan mempunyai data pemilik surat obligasi, seperti nama, alamat dan berbagai informasi lainnya.

Sehingga, pihak penerbit nantinya bisa membayar kewajibannya pada pihak yang tepat. Sertifikat ini bisa ditandatangani oleh pemilik secara manual atau dengan menggunakan data komputerisasi.

Sedangkan obligasi tidak terdaftar atau bearer bonds adalah jenis obligasi yang tidak terdaftar. Di dalamnya tidak terdapat catatan terkait data pemiliknya. Siapa saja yang memegang surat obligasi ini akan dianggap sebagai pemiliknya.

Jenis obligasi ini akan sangat berguna untuk investor yang ingin tetap memertahankan anonimitasnya. Namun, pihak perusahaan tidak memberikan jaminan bila surat obligasi tersebut rusak, hilang ataupun dicuri.

Baca juga: Analisis Teknikal Saham: Definisi, Prinsip, dan Indikator

4. Secure and Unsecured Bonds

Obligasi dengan jaminan atau secure bonds adalah jaminan jenis obligasi yang dijamin dengan menggunakan aset tertentu, seperti gedung atau tanah. Aset ini memiliki fungsi sebagai jaminan pinjaman. Bila pihak penerbit nantinya tidak mampu membayar ketika jatuh tempo, maka hak aset akan dialihkan pada pemilik surat obligasi.

Aset yang digunakan pun bisa merupakan penghasilan dari pihak penerbit yang asalnya dari proyek yang didanai dari obligasi tersebut.

Sebaliknya, obligasi tanpa jaminan atau unsecured bonds adalah jenis obligasi yang tidak mempunyai jenis apapun. Umumnya, setiap investor akan sangat bergantung pada kredibilitas perusahaan sebagai pihak yang menerbitkan obligasi.

5. Term and Serial Bonds

Obligasi berjangka adalah obligasi dengan tanggal jatuh tempo khusus. Di dalam tanggal tersebut terdapat nominal obligasi yang harus dibayar pada pemilik surat obligasi. Jangka waktu obligasi dalam hal ini adalah waktu diantara diterbitkannya obligasi hingga jatuh tempo.

Sedangkan obligasi serial atau serial bonds adalah salah satu jenis pembayaran berjangka. Jenis obligasi ini memiliki tanggal jatuh tempo yang terbagi menjadi beberapa kali.

Untuk pihak penerbit, obligasi ini tentu akan sangat menguntungkan karena bunganya yang lebih rendah sehingga pihak penerbit bisa menyesuaikan kebutuhan dan membayar kewajiban secara lebih ringan.

6. Junk Bond

Obligasi sampah atau junk bonds adalah obligasi yang memiliki risiko gagal bayar yang tinggi daripada berhasil membayar. Jenis obligasi ini sebenarnya memiliki tanggal jatuh tempo yang sama dengan jenis obligasi lainnya. Namun, obligasi sampah ini terjadi karena biasanya perusahaan penerbit mempunyai tingkat kredibilitas yang rendah.

Nah, agar bisa menarik para investor, maka obligasi sampah biasanya akan menawarkan kupon bunga yang sangat tinggi. Walaupun memang kurang menguntungkan, tapi kenyataannya obligasi ini mempunyai peminatnya sendiri.

Baca juga: Saham Blue Chip: Pengertian, Karakteristik dan Daftarnya di Indonesia

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat kami dari obligasi atau bonds. Jadi, adalah satu surat berharga yang biasanya diterbitkan oleh perusahaan atau organisasi dalam kurun waktu satu tahun.

Nah, jika Anda tertarik untuk menjalankan investasi ini, maka Anda harus bisa membaca laporan keuangan perusahaan dengan baik, apakah ada yang mencurigakan ataukah tidak.

Namun, beberapa perusahaan masih ada yang kesulitan dalam membuat laporan keuangan, bahkan diantara mereka masih ada yang menggunakan cara manual. Untungnya, saat ini sudah ada software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Dengan menggunakan Accurate Online, maka perusahaan akan mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat. Sehingga perusahaan bisa lebih fokus untuk menjalankan kegiatan bisnis.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dibekali dengan berbagai fitur dan modul yang mampu membuat bisnis Anda bergerak lebih efisien.

Penasaran? Ayo gunakan dan coba Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis melalui banner di bawah ini.

footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia