KTA Kilat dan Hal yang Harus Diketahui Sebelum Menggunakannya

Setiap tahun, kebutuhan individu terus meningkat mengikuti gejolak ekonomi. Pemenuhan akan kebutuhan terkadang berbenturan dengan keperluan mendesak yang tak bisa diprediksi. Dana cepat akhirnya dibutuhkan sebagai jawaban atas permasalahan tersebut. Di sinilah sejumlah perusahaan hadir dengan menawarkan layanan pinjaman kilat atau disebut juga sebagai KTA Kilat.

Secara singkat, KTA Kilat atau Kredit Tanpa Agunan merupakan jenis pinjaman yang tidak memerlukan jaminan dari pihak pemohon. Terlihat sederhana, bukan? Meski begitu, jenis pinjaman ini tetap memiliki kekurangan di samping kelebihan yang ditawarkannya.

Apa sajakah itu? Berikut uraian lebih lanjut mengenai apa itu KTA Kilat beserta kelebihan, kekurangan, serta hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakannya.

Apa Itu KTA Kilat?

KTA Kilat adalah layanan pinjaman online dimana nasabah tidak perlu memberikan jaminan. Nasabah hanya perlu melengkapi dokumen yang berisi data diri. Karena proses peminjaman dilakukan secara online, maka proses keseluruhannya terbilang sangat cepat.

Adapun jenis pinjaman ini telah disediakan oleh banyak lembaga keuangan, mulai dari bank hingga fintech. Yang masing-masing menawarkan kebijakan yang berbeda, meski pada intinya menawarkan dana cepat untuk pemenuhan kebutuhan Anda yang mendesak.  

Baca juga: KPR Adalah: Pengertian, Jenis KPR, Persyaratan, dan Biaya yang Dibebankan

Kelebihan KTA Kilat

Selain tanpa jaminan, Kredit Tanpa Agunan juga menawarkan beberapa kelebihan lain, yang meliputi waktu pencairan dana yang cepat, mudah ditemukan di banyak lembaga keuangan, serta syarat yang cenderung mudah.

  1. Waktu Pencairan Dana Cepat

Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, KTA Kilat dapat digunakan untuk keperluan dana darurat atau kebutuhan lain yang bersifat mendesak. Pasalnya, proses pencairan dana untuk jenis pinjaman ini biasanya hanya memerlukan 2-3 hari.

Adapun proses pencairan dana ini dapat dilakukan dengan cepat apabila nasabah memenuhi syarat-syarat yang diminta oleh bank.

  1. Mudah Ditemukan di Banyak Lembaga Keuangan

Kemudahan yang ditawarkan oleh KTA berhasil menarik minat masyarakat untuk menggunakan jenis pinjaman ini. Lembaga-lembaga keuangan akhirnya mulai membuat dan menawarkan hal yang sama yakni menyediakan pinjaman tanpa jaminan. Hasilnya, produk KTA ini mudah ditemukan di banyak lembaga keuangan, bank konvensional, hingga fintech.

  1. Persyaratan Mudah

Karena tanpa adanya jaminan yang harus diberikan kepada bank, jenis pinjaman ini jelas memberi kemudahan tersendiri bagi nasabah. Dimana nasabah yang tidak memiliki aset seperti rumah, motor, mobil, atau sejenisnya tetap dapat meminjam tanpa harus menyerahkan jaminan.

Syarat dokumen yang diperlukan untuk pengajuan pun tidak rumit. Biasanya, pihak bank hanya meminta berkas identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Meski ada juga beberapa lembaga yang meminta dokumen lain sebagai syarat tambahan, mulai dari slip gaji, NPWP, BPJS, hingga transaksi internet banking.

Baca juga: Apa Itu CVV dalam Kartu Kredit? Dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Kekurangan KTA Kilat

Layaknya produk keuangan lainnya, KTA Kilat juga memiliki beberapa kekurangan, seperti jumlah pinjaman yang cenderung rendah, jangka waktu peminjaman yang singkat, dan bunga yang relatif tinggi.

  1. Jumlah Pinjaman yang Cenderung Rendah

Karena tanpa adanya jaminan, maka nominal pinjaman yang diberikan juga cenderung kecil. Meski berbeda-beda, umumnya pada perusahaan fintech, nominal yang diberikan berkisar di angka 10 juta rupiah. Sementara pada bank konvensional sendiri, nominal yang diberikan bisa lebih besar.

Adapun beberapa perusahaan memberikan penawaran menarik pada peminjaman kedua, yang biasanya berupa kenaikan limit pinjaman, potongan biaya, hingga jangka waktu peminjaman.

  1. Jangka Waktu Peminjaman yang Singkat

Sama halnya dengan nominal peminjaman, tenor atau jangka waktu peminjaman yang diberikan oleh perusahaan peminjam juga berbeda-beda. Umumnya, jangka waktu yang diberikan oleh bank konvensional biasanya lebih besar daripada perusahaan fintech. Dimana pada perusahaan fintech sendiri, periode peminjaman berkisar di angka 90 sampai 180 hari, meski ada pula yang menyediakan tenor hingga 12 bulan.

  1. Bunga yang Relatif Tinggi

Sama seperti dua kekurangan di atas, apabila meminjam melalui bank konvensional, bunga yang diterapkan cenderung lebih rendah daripada perusahaan fintech. Pada perusahaan fintech, bunga harian yang diterapkan bisa mencapai 0,5% hingga 3%. Begitu pun ketika terlambat membayar akan dikenakan dengan yang mencapai 150 ribu rupiah per hari.

Baca juga: Sistem Pembayaran: Pengertian, Komponen, Dan Jenis-Jenisnya

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Produk KTA

Sebelum menggunakan produk KTA, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan beberapa tips agar Anda tidak tertipu oleh perusahaan yang ilegal dan abal-abal. Berikut ini beberapa tipsnya.

  1. Pastikan bahwa perusahaan penyedia pinjaman sudah terdaftar di OJK dan patuh dengan ketentuan di dalamnya.
  2. Pilih yang menawarkan bunga pinjaman tidak terlalu besar.
  3. Pastikan bahwa perusahaan penyedia pinjaman memiliki tata cara pembayaran dan denda yang sesuai. Dimana tidak meneror orang terdekat ataupun mengancam.
  4. Pilih perusahaan yang aplikasinya tersedia di playstore. Hindari menggunakan produk KTA yang memerlukan untuk mengunduh aplikasinya melalui link tertentu yang tidak jelas.

Baca juga: Autodebet Adalah: Ini Pengertian dan Berbagai Kelebihan Serta Kekurangannya

Penutup

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa KTA Kilat adalah layanan pinjaman tanpa jaminan yang memudahkan untuk mendapatkan dana cepat untuk sesuatu yang mendesak. Meski menawarkan sejumlah kelebihan, produk pinjaman KTA juga memiliki beberapa kekurangan.

Adapun dalam memilih produk KTA, OJK telah memberikan beberapa tips, yang salah satunya sudah terdaftar resmi dan patuh akan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. Tujuannya jelas agar terhindar dari masalah yang mungkin muncul ke depannya, seperti penyalahgunaan data diri hingga teror kepada orang terdekat.

Dalam hal masalah finansial, kita memang tidak bisa memprediksi apa yang akan muncul di depan. Tapi, kita bisa mempersiapkan finansial yang lebih matang dengan mengelola pendapatan dan pengeluaran kita dengan cara yang benar.

Alih-alih menggunakan metode konvensional, Anda bisa mulai beralih ke software akuntansi dan bisnis seperti Accurate Online. Accurate Online sendiri merupakan software berbasis cloud yang menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis.

Beragam fitur dan keunggulan tersemat di dalamnya guna memudahkan Anda dalam mengelola dan membuat laporan keuangan secara lebih akurat, cepat, dan otomatis.

Jika Anda tertarik untuk mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari, silahkan klik tautan gambar di bawah ini.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia