Kurs Tengah BI: Pengertian dan Bedanya dengan JISDOR

Dalam dunia ekonomi, sebagian besar dari kita pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah kurs jual dan kurs beli. Namun, mungkin hanya sedikit yang baru mengetahui istilah kurs tengah atau yang lebih akrab disebut dengan kurs tengah BI.

Pada dasarnya, kurs tengah BI adalah kurs yang mana nilainya berada diantara kurs jual dan kurs beli.

Lantas, apa pengertian sebenarnya dari kurs tengah BI? Apa fungsi dari kurs tengah BI? Temukan jawabannya dengan membaca artikel tentang kurs tengah BI di bawah ini hingga selesai.

Pengertian Kurs Tengah

Secara umum, kurs adalah harga atau nilai mata uang di dalam suatu negara. Harga dari mata uang tersebut akan ditentukan dengan mata uang dari negara lainnya. Di dalam kurs, terdapat beberapa istilah yang berlaku, seperti kurs jual, kurs beli, kurs tengah dan kurs pajak.

Untuk di Indonesia sendiri, kurs tengah seringkali disebut dengan istilah kurs tengah BI. Pasalnya, BI atau Bank Indonesia adalah lembaga keuangan yang mempunyai kewenangan penuh untuk bisa menerbitkan nilai kurs setiap hari, termasuk di dalamnya kurs tengah.

Pada prinsipnya, kurs tengah adalah kurs yang berada diantara kurs beli dan kurs jual. Untuk bisa mengetahui nilai kurs tengah, maka Anda cukup menghitung nilai kurs jual dan kurs beli, lalu bagilah menjadi dua.

Baca juga: Kurs Adalah: Pengertian, Jenis, dan Faktor yang Memengaruhi Nilai Kurs

Fungsi Kurs Tengah

Walaupun kurs ini tidak digunakan untuk aktivitas penukaran mata uang asing di setiap harinya, namun kurs tengah BI mempunyai peran yang penting di dalam laporan keuangan.

Fungsi dari kurs tengah BI adalah agar bisa mencatat suatu nilai konversi mata uang asing di dalam laporan keuangan perusahaan asing setiap jatuh tanggal 31 Desember atau saat tutup buku.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa nilai tukar rupiah atas dolar AS selalu berubah-ubah setiap waktu. Artinya, nilai aset di dalam laporan keuangan perusahaan yang bernilai dolar Amerika pada awal tahun akan jauh berbeda ketika di akhir tahun bila dinilai menggunakan rupiah.

Nah, karena kurs ini menggunakan pencatatan laporan keuangan perusahaan asing. Maka, kurs ini akan mampu mempengaruhi perhitungan pajak penghasilan dari suatu perusahaan asing yang bergerak di Indonesia. Hal tersebut terjadi karena kurs akan mampu mempengaruhi jumlah laba dalam suatu perusahaan. Nah, laba tersebutlah yang dijadikan sebagai acuan dalam penarikan pajak perusahaan.

Baca juga: Valuta Asing : Pengertian, Sejarah, Sistem dan Fungsinya Bagi Bisnis

Kurs Referensi JISDOR Vs Kurs Tengah, Apa Bedanya?

Dalam suatu perdagangan valas, dikenal dengan istilah kurs jual dan kurs beli. Kurs jual adalah harga lembaga perbankan dalam menjual jenis mata uang asing. Sedangkan kurs beli adalah harga lembaga perbankan dalam membeli suatu mata uang asing dari negara tertentu.

Tapi karena kedua kurs ini tidak bisa dijadikan sebagai dasar informasi dalam membuat laporan keuangan, terutama laporan neraca yang akan memberikan data terkait kekayaan dan kewajiban suatu perusahaan asing. Maka Bank Indonesia pun mengeluarkan kurs tengah BI yang nantinya akan membagi dua jumlah, yakni kurs beli dan kurs jual.

Tapi, kurs tengah sudah tidak lagi dikeluarkan oleh BI. Sebagai penggantinya, BI mengeluarkan Kurs JISDOR dan Kurs Transaksi BI.

JISDOR adalah suatu harga spot USD atau IDR. Harga spot ini dibuat dengan berdasarkan kurs transaksi USD atau IDR atau mata uang rupiah antar setiap bank pada pasar valuta asing yang terdapat di Indonesia. Penentuan harganya akan dilakukan melalui suatu sistem yang dikenal dengan monitoring transaksi valuta asing terhadap rupiah di Bank Indonesia secara real time.

Selain itu, JISDOR juga digunakan agar bisa memberikan referensi tertentu dari suatu harga pasar yang representatif untuk suatu transaksi spot USD atau IDR pasar valas di Indonesia. Sehingga, untuk saat ini, JISDOR adalah referensi yang digunakan untuk perdagangan mata uang asing dan pencatatan nilai tukar mata uang dalam laporan keuangan.

Baca juga: Devisa: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Sumber Devisa

Kapan Kurs Tengah Keluar?

Berdasarkan penjelasan diatas, bisa kita ketahui bahwa pihak BI saat ini sudah tidak lagi mengeluarkan kurs tengah BI, dan sudah digantikan dengan JISDOR dan Kurs Transaksi.

Bank Indonesia sudah mulai menerbitkan JISDOR pada tanggal 20 Mei 2013 lalu. Data JISDOR akan tersedia di setiap hari kerja, yaitu dari mulai hari Senin hingga Jumat, mulai dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Data tersebut nantinya akan ditutup di hari Sabtu, Minggu, hari libur nasional, atau hari lain yang ditetapkan sebagai hari libur dan membuat kegiatan perbankan ditutup.

Selama pandemi seperti saat ini, waktu penerbitan JISDOR mengalami penyesuaian. Jadwal pengambilan data JISDOR adalah dari jam 9 pagi hingga jam 3 sore, dan JISDOR akan terbit pada jam 15.15 WIB.

Baca juga: Mencari Kurs Pajak Hari ini? Berikut Kegunaan Kurs Pajak bagi Bisnis

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang kurs tengah BI. Jadi, kurs tengah BI adalah kurs yang berada diantara kurs beli dan kurs jual. Untuk bisa mengetahui nilai kurs tengah, maka Anda cukup menghitung nilai kurs jual dan kurs beli, lalu bagilah menjadi dua.

Kurs ini memiliki peran yang sangat penting dalam membuat laporan keuangan pada perusahaan asing. Namun, untungnya saat ini sudah ada software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Dengan Accurate Online, Anda bisa menentukan kurs mata uang untuk membuat laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat.

Tertarik? Anda bisa langsung menggunakan dan mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari dengan klik banner di bawah ini.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia