Pengertian Trade Finance, Manfaat dan 7 Cara Kerjanya

oleh | Mei 29, 2023

source envato.

Pengertian Trade Finance, Manfaat dan 7 Cara Kerjanya

Perlu Anda ketahui bahwa mengelola bisnis tidak hanya tentang jual-beli barang atau jasa secara nasional saja. Terdapat banyak juga bisnis yang telah merambah ke berbagai negara di dunia. Tapi, bisnis yang besar tentunya diikuti dengan pengelolaan keuangan yang lebih rumit. Nah, trade finance adalah salah satu fasilitas dari bank yang mampu membantu proses jual beli dan ekspor-impor bersama mitra bisnis.

Dengan menggunakan fasilitas ini, diharapkan bisa membantu kelancaran transaksi ekspor dan impor.

Ingin mengetahui lebih dalam tentang trade finance? Baca terus artikel tentang trade finance di bawah ini hingga selesai.

Pengertian Trade Finance

accurate.id gambar Trade Finance-1

Dilansir dari laman Investopedia, trade finance adalah istilah yang merujuk pada berbagai produk dan layanan keuangan yang digunakan untuk memfasilitasi perdagangan internasional. Di dalamnya melibatkan penggunaan instrumen keuangan untuk mengelola risiko dan memperlancar aliran dana antara penjual dan pembeli dalam transaksi perdagangan lintas negara.

Trade finance mencakup berbagai jenis fasilitas dan instrumen keuangan, termasuk:

  • Letter of Credit (L/C): Ini adalah instrumen yang dikeluarkan oleh bank yang menjamin pembayaran kepada penjual jika persyaratan dalam L/C terpenuhi. Bank mengambil peran sebagai pihak ketiga yang memberikan jaminan pembayaran kepada penjual.
  • Garansi Bank (Bank Guarantee): Ini adalah janji tertulis yang diberikan oleh bank untuk membayar jumlah tertentu kepada penerima garansi jika pihak yang dijamin (biasanya penjual) gagal memenuhi kewajibannya.
  • Trade Credit: Ini adalah bentuk kredit yang diberikan oleh penjual kepada pembeli, yang memungkinkan pembeli untuk memperoleh barang atau layanan terlebih dahulu dan membayar nanti.
  • Factoring: Ini melibatkan penjualan piutang dagang kepada perusahaan factoring, yang memberikan pembayaran segera kepada penjual dengan mengambil tanggung jawab dalam menagih piutang dari pembeli.
  • Forfaiting: Ini adalah bentuk pembiayaan di mana bank atau perusahaan forfaiting membeli wesel dagang yang belum jatuh tempo dari penjual dengan diskon, memberikan pembayaran segera kepada penjual, dan kemudian menagih pembayaran penuh dari pembeli pada saat jatuh tempo.

Tujuan trade finance adalah untuk mengurangi risiko dan meningkatkan kepercayaan dalam perdagangan internasional.

Dengan menggunakan instrumen dan fasilitas keuangan yang tepat, para pihak dalam transaksi dapat mengatasi hambatan seperti risiko pembayaran, risiko politik, risiko mata uang, dan keterbatasan modal. Trade finance juga memungkinkan akses ke sumber daya keuangan yang diperlukan untuk memfasilitasi transaksi perdagangan yang lebih besar dan kompleks.

Baca juga: Apa Itu WTO dan Tujuan Pembentukannya?

Cara Kerja Trade Finance

accurate.id gambar Trade Finance-2

Cara kerja trade finance melibatkan berbagai tahap dan pihak yang terlibat. Berikut adalah gambaran umum tentang cara kerja trade finance:

1. Negosiasi dan Kontrak

Pihak penjual dan pembeli melakukan negosiasi untuk menetapkan syarat-syarat perdagangan, seperti harga, jumlah, kualitas, dan jangka waktu. Setelah mencapai kesepakatan, mereka membuat kontrak yang menguraikan persyaratan transaksi.

2. Permintaan Trade Finance

Setelah kontrak ditandatangani, penjual atau pembeli dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan fasilitas trade finance dari bank atau lembaga keuangan. Permohonan ini mencakup informasi seperti jumlah yang diminta, instrumen keuangan yang diinginkan (misalnya, letter of credit), dan dokumentasi yang diperlukan.

3. Persetujuan dan Evaluasi Risiko

Bank atau lembaga keuangan melakukan evaluasi risiko terhadap transaksi tersebut. Mereka menganalisis kelayakan bisnis, reputasi dan kredibilitas pihak-pihak yang terlibat, risiko politik, risiko pembayaran, dan faktor-faktor lain yang relevan. Berdasarkan evaluasi ini, mereka memutuskan untuk menyetujui atau menolak permohonan.

4. Penerbitan Instrumen Keuangan

Jika permohonan disetujui, bank atau lembaga keuangan menerbitkan instrumen keuangan yang diminta, seperti letter of credit atau bank guarantee. Instrumen ini berfungsi sebagai jaminan pembayaran atau kewajiban finansial yang dijamin oleh bank.

5. Pengiriman dan Pengiriman Dokumen

Penjual mengirim barang sesuai dengan persyaratan dalam kontrak. Mereka juga mengumpulkan dan menyusun dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti faktur, kontrak pengiriman, sertifikat asal, dan dokumen ekspor lainnya.

6. Pengajuan Klaim

Jika terjadi ketidaksesuaian atau masalah dengan pengiriman barang atau dokumen, pihak yang berkepentingan (misalnya, penjual atau pembeli) dapat mengajukan klaim kepada bank atau lembaga keuangan yang terlibat dalam trade finance. Klaim ini akan diproses dan ditindaklanjuti sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

7. Pelunasan dan Penyelesaian

Setelah semua persyaratan dan dokumentasi terpenuhi, pembayaran dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam instrumen keuangan. Bank atau lembaga keuangan memproses pembayaran kepada penjual dan melakukan penagihan kepada pembeli jika diperlukan.

Proses ini dapat bervariasi tergantung pada jenis instrumen keuangan yang digunakan dan kompleksitas transaksi perdagangan yang terlibat. Bank atau lembaga keuangan dalam trade finance berperan sebagai perantara yang memfasilitasi aliran dana dan meminimalkan risiko yang terkait dengan transaksi internasional.

Baca juga: Faktor yang Mendorong Terjadinya Perdagangan Internasional

Manfaaat Trade Finance

accurate.id gambar Trade Finance-3

Trade finance memiliki beberapa manfaat yang signifikan bagi para pelaku perdagangan internasional. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari trade finance:

  • Memperlancar Arus Keuangan

Trade finance memungkinkan para eksportir dan importir untuk memperlancar arus keuangan dalam transaksi perdagangan internasional. Dengan adanya instrumen keuangan seperti letter of credit, pembayaran dapat dilakukan secara tepat waktu dan efisien, sehingga memastikan kelancaran proses perdagangan.

  • Mengurangi Risiko Pembayaran

Trade finance membantu mengurangi risiko pembayaran yang mungkin timbul dalam perdagangan internasional. Instrumen seperti letter of credit memberikan jaminan pembayaran kepada pihak penjual, sehingga mengurangi risiko gagal bayar atau pembayaran terlambat dari pihak pembeli. Hal ini memberikan kepercayaan dan keamanan kepada para pihak yang terlibat dalam transaksi.

  • Meningkatkan Kepercayaan

Trade finance memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan antara penjual dan pembeli. Dengan adanya instrumen keuangan yang terjamin oleh bank atau lembaga keuangan, para pihak dapat merasa lebih yakin bahwa pembayaran akan dilakukan sesuai dengan kesepakatan dan persyaratan yang telah ditetapkan.

  • Memperluas Akses Keuangan

Bagi banyak pelaku usaha, terutama yang berukuran kecil dan menengah, akses keuangan dapat menjadi hambatan dalam melakukan perdagangan internasional.

Trade finance memberikan akses ke sumber daya keuangan yang diperlukan untuk membiayai transaksi perdagangan, seperti pembiayaan ekspor, faktoring, atau forfaiting. Ini memungkinkan para pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan volume perdagangan mereka.

  • Mengelola Risiko Mata Uang

Perdagangan internasional sering melibatkan mata uang yang berbeda antara penjual dan pembeli. Trade finance dapat membantu mengelola risiko mata uang melalui instrumen seperti kontrak berjangka atau opsi mata uang.

Ini membantu melindungi pihak yang terlibat dari fluktuasi nilai tukar yang merugikan dan memungkinkan mereka untuk mengamankan harga dan keuntungan yang diharapkan.

  • Meningkatkan Likuiditas

Trade finance memberikan akses ke pembiayaan yang dapat meningkatkan likuiditas perusahaan. Dengan menggunakan instrumen seperti faktoring atau forfaiting, penjual dapat mendapatkan pembayaran segera atas penjualan mereka daripada harus menunggu jatuh tempo wesel dagang.

Ini membantu meningkatkan aliran kas dan memungkinkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan operasional dan pertumbuhan.

Trade finance memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan perdagangan internasional dan memfasilitasi aliran barang dan jasa di pasar global. Dengan meminimalkan risiko dan memperluas akses keuangan, trade finance memberikan manfaat yang nyata bagi para pelaku usaha yang terlibat dalam perdagangan lintas negara.

Baca juga: Break Even Point: Pengertian, Analisis, Contoh, Cara Hitung dan Optimasi Titik Impas

Penutup

Jadi, trade finance adalah aspek penting dalam perdagangan internasional, yang melibatkan penggunaan instrumen keuangan untuk memfasilitasi dan memperlancar transaksi.

Dengan menyediakan jaminan pembayaran, mengurangi risiko, memperluas akses keuangan, dan meningkatkan kepercayaan, trade finance memberikan manfaat yang signifikan bagi penjual dan pembeli dalam perdagangan internasional.

Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan global, trade finance memainkan peran penting dalam memperluas peluang perdagangan dan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi.

Namun bila Anda ingin lebih mudah lagi dalam mengelola keuangan, Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Kenapa? Karena software yang telah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis di Indonesia ini mampu mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan secara otomatis. Anda juga bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara realtime dimanapun Anda butuhkan.

Lebih dari itu, aplikasi ini juga akan memudahkan Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan urusan perpajakan, dan masih banyak lagi. Dengan begitu, Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis.

Penasaran dengan Accurate Online? Klik tautan gambar di bawah ini untuk mencobanya selama 30 hari, gratis.

ekonomikeuanganbanner
sidebarPromo
Ibnu
Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia

Artikel Terkait