Mengenal Perbedaan Bank Umum dan BPR

Pada dunia perbankan, terdapat beberapa jenis bank yang harus Anda ketahui, salah satu diantaranya adalah bank umum dan BPR. Tapi, apakah Anda sudah mengetahui perbedaan bank umum dan BPR?

Sebelumnya, pihak Lembaga keuangan atau BUMN Keuangan memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian dan juga menyalurkan uang untuk masyarakat. Selain itu, bank juga bertugas dalam menunjang pembangunan nasional sebagai suatu bentuk pemerataan pembangunan, pertumbuhan perekonomian, sampai meningkatkan taraf hidup masyarakat agar lebih baik.

Selain itu, saat ini generasi milenial sudah banyak yang melakukan transaksi melalui bank. Sebagian besar masyarakat bahkan telah mempunyai akun bank untuk keperluan transaksi antar bank.

Nah, pada kesempatan kali ini kami sudah merangkum beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang perbedaan bank umum dan BPR.

Apa itu Bank?

Pada dasarnya, berdasarkan laman Wikipedia, bank adalah suatu badan usaha dalam bentuk jasa keuangan yang mempunyai tiga kegiatan pokok, yaitu menerima penyimpanan dana dalam beragam bentuk, menyalurkan dana dalam wujud kredit dan mengembangkan bisnis, serta melakukan beragam pelayanan jasa, baik itu dalam urusan perdagangan ataupun transaksi dalam atau ke luar negeri.

Baca juga: Mengenal Bank Syariah dan Perbedaannya dengan Bank Konvensional

Lalu, Apa itu Bank Umum?

Bank umum adalah bank yang bergerak dalam kegiatan usaha konvensional atau yang bergerak dengan menerapkan prinsip syariah guna memberikan jasa pada kegiatan transaksi pembayaran. Bank umum juga memiliki fungsi untuk mengumpulkan dana dalam bentuk tabungan giro, tabungan deposito, tabungan berjangka, tabungan biasa, dan berbagai jenis lainnya.

Baca juga: Bank Umum: Definisi, Ragam Jenis, Fungsi, dan Kegiatan Usahanya

Lalu, Apa itu Bank Perkreditan Rakyat?

Bank perkreditan rakyat adalah bank yang bergerak dalam kegiatan bisnis konvensional atau yang berdasarkan prinsip syariah tapi tidak memberikan jasa pada kegiatan transaksi pembayaran. BPR bertugas dalam mengumpulkan dana dalam bentuk tabungan, deposito berjangka atau dalam bentuk yang lainnya.

Baca juga: Apa Itu Saldo dan Jenis-Jenisnya dalam Dunia Perbankan

Lalu, Apa Perbedaan Bank Umum dan BPR?

Perbedaan bank umum dan BPR ini sudah diatur dalam UU No. 10 Tahun 1998 Pasal 1. Bank umum adalah bank yang berkegiatan dalam memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran, sedangkan BPR tidak melayani pemberian jasa.

Selain itu, perbedaan lainnya terdapat pada bentuk simpanan dana dari masyarakat. Bank umum akan mengumpulkan dana dalam bentuk giro dan juga sertifikat deposito, sedangkan BPR dalam bentuk deposito dan tabungan.

Secara spesifik, perbedaan bank umum dan BPR adalah sebagai berikut:

1. Syarat Permodalan

Perlu Anda ketahui bahwa syarat permodalan pada BPR lebih kecil daripada bank umum konvensional. Pada bank konvensional, Anda wajib mempunyai mempunyai modal minimal 3 triliun rupiah, dan bank syariah sebanyak 1 triliun rupiah.

Pada bank BPR, modal yang harus Anda miliki lebih beragam, tergantung 4 zona yang telah terbagi dalam peraturan OJK Nomor 20/POJK.03/2014 pasal 5. Modal BPR di dalam zona 4 dimulai dari mulai 4 miliar Rupiah, sedangkan pada zona  sebanyak 14 miliar rupiah.

2. Dalam Jangkauan Wilayah

BPR mempunyai batasan dalam hal jangkauan wilayah, hal tersebut berbeda dengan bank umum yang tidak memiliki batasan. Adanya jangkauan pada layanan BPR ini sesuai dengan tujuan dari didirikannya BPR, untuk itu kantornya pun lebih sederhana daripada kantor pada bank umum.

3. Dalam Segi Layanan

Tentunya BPR mempunyai keterbatasan layanan dan lebih cenderung sederhana. Sedangkan pada bank umum, layanan di dalamnya cukup kompleks, seperti valas, asuransi, dan giro.

4. Dalam Layanan Simpanan dan Kredit

Bank umum dan BPR sama-sama mempunyai layanan simpanan dan juga kredit. Perbedaan keduanya terdapat pada layanannya. Bank umum dinilai lebih kompleks dalam memberikan layanan, seperti kredit konsumtif, giro, kredit investasi, dan kredit modal kerja dari segmen nasabah.

Disisi lain, BPR mampu memberikan layanan dalam bentuk tabungan dan deposito berjangka. Kredit yang disediakan adalah kredit untuk usaha kecil, karyawan, dan juga kredit tanpa agunan. Tapi, BPR tidak menyediakan layanan kartu kredit seperti bank umum.

5. Berdasarkan Kegiatan Usaha

BPR mampu melayani deposit berjangka, tabungan, kredit, penempatan dana Surat Berjangka Indonesia, sertifikat deposito, pembiayaan, deposit berjangka, dan juga penempatan dana.

Sedangkan pada bank umum, di dalamnya melayani lebih dari layanan yang disediakan BPR. Kegiatan lain bank umum adalah valuta asing, menerbitkan surat atas pengakuan utang, inkaso, transfer, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Mengenal Lembaga Keuangan Non Bank Yang Ada Di Indonesia

Penutup

Demikianlah beberapa informasi yang harus Anda ketahui tentang perbedaan bank umum dan BPR. Dengan adanya informasi di atas, diharapkan Anda bisa lebih bijak dalam memilih bank untuk solusi dari kegiatan keuangan Anda. Guna mendukung kegiatan keuangan bisnis Anda, Accurate Online bisa Anda andalkan secara optimal.

Accurate Online adalah aplikasi akuntansi dan bisnis yang mampu menyederhanakan tugas pembukuan keuangan Anda menjadi lebih otomatis, cepat, dan modern. Di dalamnya, Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara akurat.

Lebih dari itu, di dalamnya juga sudah terintegrasi dengan berbagai fitur bisnis luar biasa lainnya yang akan mempermudah Anda dalam melakukan kegiatan jual beli, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan perpajakan bisnis, dan masih banyak lagi.

Aplikasi luar biasa ini juga sudah dipercaya oleh ratusan pebisnis di Indonesia, bahkan telah berhasil memperoleh penghargaan TOP Brand Award sejak tahun 2016 hingga tahun ini.

Lebih menariknya lagi, seluruh kelebihan dan fitur luar biasa dari Accurate Online ini bisa Anda nikmati dengan mengeluarkan biaya investasi yang sangat terjangkau. Bahkan, Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Lala

Seorang lulusan S1 ilmu akuntansi yang suka membagikan istilah, rumus, dan berbagai hal yang berkaitan dengan dunia akuntansi lewat tulisan.