4 Perbedaan Faktor Produksi Asli dan Turunan yang Wajib Anda Ketahui

oleh | Mei 24, 2024

source envato.

4 Perbedaan Faktor Produksi Asli dan Turunan yang Wajib Anda Ketahui

Dalam dunia ekonomi, memahami perbedaan faktor produksi asli dan turunan menjadi sangat penting agar Anda bias mengoptimalkan proses produksi dan mencapai efisiensi yang lebih tinggi.

Tapi, apa itu faktor produksi asli? Apa bedanya dengan faktor produksi turunan? Baca terus artikel di bawah ini untuk mendapatkan jawabannya.

Pengertian faktor produksi asli

Menurut Jason Fernando dalam artikelnya yang dirilis pada laman Investopedia, faktor produksi asli merujuk pada sumber daya dasar yang digunakan dalam proses produksi barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi, faktor produksi asli biasanya terdiri dari dua elemen utama, yaitu tanah dan tenaga kerja.

Kedua faktor ini dianggap sebagai komponen mendasar karena faktor tersebut merupakan sumber daya alamiah dan tenaga manusia yang langsung berkontribusi pada proses produksi tanpa memerlukan proses transformasi sebelumnya.

Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai masing-masing faktor produksi asli:

1. Tanah

Tanah mencakup segala sumber daya alam yang tersedia di bumi, seperti lahan, air, mineral, hutan, dan lain-lain.

Tanah digunakan sebagai lokasi fisik untuk kegiatan produksi dan juga sebagai sumber bahan baku. Misalnya, tanah pertanian digunakan untuk menanam tanaman, sementara tambang digunakan untuk mengekstraksi mineral.

Karakteristiknya tidak dapat diperbanyak, dan lokasinya tetap. Kualitas dan kuantitas tanah dapat mempengaruhi hasil produksi.

2. Tenaga kerja

Tenaga kerja mencakup segala kegiatan yang dilakukan oleh manusia, baik fisik maupun mental, yang digunakan dalam proses produksi.

Tenaga kerja berfungsi untuk mengoperasikan mesin, mengelola proses produksi, dan melakukan berbagai kegiatan yang diperlukan untuk menghasilkan barang dan jasa. Keterampilan dan keahlian tenaga kerja sangat mempengaruhi efisiensi dan kualitas produksi.

Tenaga kerja bersifat dinamis dan dapat ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan.

Kedua faktor produksi ini merupakan komponen mendasar yang harus selalu ada dalam setiap aktivitas ekonomi. Memahami dan mengelola faktor produksi asli dengan baik menjadi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam dunia bisnis dan ekonomi secara keseluruhan.

Baca juga: Berbagai Kode Produksi Makanan yang Harus Anda Ketahui Sebagai Pebisnis Makanan

Pengertian faktor produksi turunan

Dilansir dari laman Katadata, faktor produksi turunan merujuk pada sumber daya yang diciptakan atau dihasilkan melalui proses transformasi dan penggunaan faktor produksi asli untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam kegiatan produksi.

Faktor produksi turunan mencakup modal dan kewirausahaan.

Nah, berikut ini adalah penjelasan lebih detail mengenai masing-masing faktor produksi turunan:

1. Modal

Modal adalah semua barang fisik yang digunakan dalam proses produksi, seperti mesin, peralatan, bangunan, dan infrastruktur. Selain itu, modal juga bisa berupa modal finansial yang digunakan untuk investasi dalam kegiatan produksi.

Modal digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi.

Mesin dan peralatan memungkinkan produksi dalam skala besar dan dengan kualitas yang lebih tinggi. Sedangkan modal finansial diperlukan untuk membeli bahan baku, membayar tenaga kerja, dan investasi lainnya.

Modal dapat ditingkatkan dan diperbarui melalui investasi. Berbeda dengan tanah yang terbatas, modal bisa diciptakan dan ditambah melalui kegiatan ekonomi.

2. Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah kemampuan dan keahlian individu untuk mengorganisir, mengelola, dan mengambil risiko dalam menjalankan bisnis. Kewirausahaan mencakup inovasi, pengambilan keputusan, dan pengelolaan sumber daya.

Pengusaha memainkan peran penting dalam menggabungkan semua faktor produksi lainnya (tanah, tenaga kerja, dan modal) untuk menghasilkan barang dan jasa. Pengusaha juga bertanggung jawab untuk mengidentifikasi peluang pasar, merancang strategi bisnis, dan mengambil risiko finansial.

Kewirausahaan dalam hal ini melibatkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan untuk mengambil risiko. Hal tersebut menjadih faktor yang mempengaruhi dinamika pasar dan pertumbuhan ekonomi.

Faktor produksi turunan, seperti modal dan kewirausahaan, sangat penting dalam modernisasi dan pengembangan ekonomi.

Keduanya memungkinkan adanya peningkatan produktivitas, efisiensi, dan inovasi, yang secara keseluruhan akan berkontribusi pada kemajuan ekonomi dan peningkatan standar hidup.

Jika digabungkan dengan faktor produksi asli, faktor produksi turunan akan membantu menciptakan sistem ekonomi yang lebih kompleks dan produktif.

Baca juga: Memahami Prinsip Kerja dan Manfaat Financial Management Bagi Bisnis

Apa perbedaan faktor produksi asli dan turunan?

Perbedaan antara faktor produksi asli dan turunan dapat dijelaskan dari berbagai aspek seperti asal-usul, peran, karakteristik, dan contoh spesifik. Berikut ini adalah detail perbedaannya:

1. Asal-usul

Faktor produksi asli:

Faktor produksi asli berasal langsung dari alam atau usaha manusia tanpa melalui proses transformasi yang kompleks, yang menjadi dasar dari segala aktivitas ekonomi. Contohya adalah Tanah (sumber daya alam seperti lahan, air, mineral) dan tenaga kerja (kegiatan manusia baik fisik maupun mental).

Faktor produksi turunan:

Faktor produksi turunan merupakan hasil dari penggunaan dan transformasi faktor produksi asli, yang membutuhkan proses produksi sebelumnya untuk diciptakan. Contohnya seperti modal (mesin, peralatan, bangunan, infrastruktur) dan kewirausahaan (kemampuan mengorganisir dan mengelola bisnis).

2. Peran dalam Produksi

Faktor produksi asli:

Faktor produsi asli biasanya akan menyediakan bahan dasar dan tenaga yang diperlukan untuk memulai proses produksi. Tanpa tanah dan tenaga kerja, produksi tidak bisa dilakukan.

Tanah sebagai lokasi dan sumber bahan baku; tenaga kerja sebagai pelaksana aktivitas produksi.

Faktor produksi turunan:

Faktor produksi turunan mampu meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi. Modal memungkinkan produksi dalam skala yang besar dan kewirausahaan memastikan pengelolaan yang efektif.

Modal digunakan untuk membeli bahan baku, memproduksi barang, dan membangun infrastruktur. Sedankan kewirausahaan berfungsi untuk merencanakan dan mengelola bisnis.

3. Karakteristik

Faktor produksi asli:

Sumber daya asli seperti tanah memiliki keterbatasan kuantitas dan kualitas, sedangkan tenaga kerja dipengaruhi oleh populasi dan keterampilan.

Faktor produksi asli pun tidak dapat diproduksi, mereka hanya bisa dikelola dan digunakan secara optimal.

Faktor produksi turunan:

Modal dapat ditingkatkan melalui investasi dan inovasi teknologi. Kewirausahaan bisa diperbaiki melalui pendidikan dan pelatihan.

Faktor turunan memungkinkan adanya peningkatan efisiensi dan produktivitas melalui penggunaan teknologi dan pengelolaan yang inovatif.

4. Contoh Spesifik

Contoh sederhana dari faktor produksi asli adalah lahan pertanian, hutan, tambang, pekerja pabrik, petani, dan buruh.

Sedangkan contoh sederhana dari faktor produksi turunan adalah mesin produksi, bangunan pabrik, kendaraan transportasi, pengusaha, manajer, inovator.

Secara keseluruhan, faktor produksi asli adalah elemen dasar yang berasal dari alam dan usaha manusia, sementara faktor produksi turunan adalah hasil dari pengembangan dan transformasi faktor asli untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses produksi.

Keduanya berperan penting dalam kegiatan ekonomi, namun dengan fungsi dan karakteristik yang berbeda.

Baca juga: Pengertian Manajemen Ekonomi, Fungsi dan Tujuannya

Penutup

Kesimpulan dari artikel di atas adalah bahwa faktor produksi asli dan turunan memiliki peran dan karakteristik yang berbeda namun saling melengkapi dalam proses produksi ekonomi.

Faktor produksi asli, seperti tanah dan tenaga kerja, merupakan sumber daya dasar yang langsung berasal dari alam dan usaha manusia.

Mereka menyediakan bahan dasar dan tenaga yang diperlukan untuk memulai produksi.

Sebaliknya, faktor produksi turunan, seperti modal dan kewirausahaan, dihasilkan melalui penggunaan dan transformasi faktor asli. Mereka berfungsi untuk meningkatkan efisiensi, kapasitas, dan inovasi dalam produksi.

Faktor produksi asli terbatas oleh kuantitas dan kualitas alamiah, serta tidak dapat diciptakan, hanya bisa dikelola dan digunakan secara optimal.

Di sisi lain, faktor produksi turunan dapat dikembangkan melalui investasi dan inovasi, serta lebih fleksibel dalam meningkatkan produktivitas.

Jadi, dengan memahami perbedaan dan interaksi antara faktor produksi asli dan turunan, diharapkan Anda bisa menentukan  strategi bisnis yang tepat dan bisa mengambil keputusan ekonomi secara efektif.

Hal tersebut memungkinkan adanya optimalisasi sumber daya dan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Namun dalam hal pengelolaan bisnis yang lebih efektif dan efisien, setiap pebisnis tidak bisa lagi mengandalkan cara yang manual dan banyak memakan waktu, terlebih lagi di jaman yang sudah serba terdigitalisasi seperti sekarang.

Untuk itu, Accurate Online hadir sebagai solusi aplikasi akuntansi bisnis super lengkap yang akan menyelesaikan seluruh pekerjaan yang bersifat administratif dan memakan banyak waktu.

Aplikasi ini mampu mencatat berbagai jenis transaksi secara otomatis, menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan, mengelola persediaan, membuat laporan perpajakan, dan masih banyak lagi.

Seluruh fitur luar biasa di dalamnya juga bisa dinikmati dengan biaya investasi yang sangat terjangkau, yakni sekitar 200 ribuan saja perbulannya.

Bahkan, Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Referensi:

ekonomikeuanganbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Ibnu
Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia

Artikel Terkait