Skala Ekonomi dan Bedanya dengan Economies of Scope

Efisiensi dalam proses produksi berguna untuk meraih keuntungan sebanyak mungkin dengan modal seminim mungkin. Hal ini dapat terjadi apabila perusahaan mengalami skala ekonomi atau economies of scale.

Secara sederhana, skala ekonomi menggambarkan penurunan biaya produksi suatu perusahaan yang dibarengi dengan peningkatkan volume produksi. Hal ini dinilai sebagai sebuah penanda bahwa perusahaan telah mengalami perkembangan pesat.

Economies of scale juga membawa sejumlah pengaruh bagi bisnis. Apa sajakah itu? Artikel berikut ini akan menjawabnya, sekaligus membahas lebih lanjut mengenai pengertian dari skala ekonomi, contoh kasus, dan bedanya dengan economies of scope yang juga merupakan penghematan biaya dalam proses produksi.

Apa Itu Skala Ekonomi?

Skala ekonomi adalah sebuah fenomena yang menggambarkan menurunnya biaya produksi seiring dengan meningkatnya volume produksi. Peningkatan hasil produksi ini memungkinkan pihak perusahaan menurunkan biaya produksi rata-rata. Sehingga, produksi akan menjadi lebih efisien karena perusahaan dapat mendistribusikan total biaya tetap pada hasil produksi yang lebih besar.

Economies of scale juga merupakan penanda suatu bisnis telah berkembang secara pesat. Pasalnya, peningkatan volume produksi disebabkan karena adanya peningkatkan aktivitas penjualan.

Jadi, semakin banyak unit produk yang dihasilkan, maka semakin rendah pula biaya yang harus dikeluarkan. Perusahaan pun dapat melakukan penghematan biaya lain ketika operasional perusahaan semakin besar.

Baca juga: Pendapatan Bunga adalah Pendapatan yang Dihasilkan dari Bank

Pengaruh Economies of Scale Bagi Bisnis

Skala ekonomi membawa sejumlah pengaruh bagi bisnis atau perusahaan, di antaranya meliputi:

  1. Dapat meningkatkan variasi produk yang dihasilkan karena adanya efisiensi biaya produksi yang dilakukan.
  2. Memaksimalkan keuntungan perusahaan melalui pemaksimalan sumber daya, baik dari segi peralatan maupun sumber daya manusia.
  3. Meminimalkan resiko kerugian dan meningkatkan aktivitas penjualan.
  4. Harga barang menjadi lebih murah sehingga dapat menjangkau lebih banyak pihak.
  5. Meningkatkan upah pekerja dikarenakan kebutuhan tenaga kerja yang tinggi seiring dengan jam kerja yang meningkat.
  6. Mampu meningkatkan daya saing suatu produk sehingga tidak kalan dari segi kualitas maupun kuantitas dengan produk buatan luar negeri.
  7. Dapat mempengaruhi pemerintah dalam menentukan kebijakan ekonomi.

Baca juga: Pengertian Distribusi Pendapatan dan Faktor yang Mempengaruhinya

Contoh Kasus Skala Ekonomi

Sebuah perusahaan konveksi mengeluarkan biaya tetap sebesar Rp20.000.000 per bulan untuk produksi 500 unit barang. Sehingga, biaya produksi per unitnya ialah sebesar Rp40.000.

Jika perusahaan mampu memotivasi karyawan untuk meningkatkan produktivitasnya, maka katakanlah perusahaan mampu meningkatkan jumlah produksi hingga 600 unit barang. Dengan begitu, biaya produksi untuk tiap unit menurun menjadi Rp33.333.

Dari contoh kasus ini, economies of scale dapat dipahami sebagai sebuah keuntungan yang diperoleh perusahaan atas keberhasilannya melakukan efisiensi. Efisiensi ini umumnya dipengaruhi oleh ukuran atau skala perusahaan. Di mana perusahaan berskala besar cenderung lebih efisien dibandingkan perusahaan berskala kecil.

Baca juga: Pendekatan Pendapatan: Pengertian dan Cara Mudah Menghitungnya

Perbedaan Skala Ekonomi dengan Economies of Scope

Konsep dari economies of scale dan economies of scope menjelaskan tentang dua sumber pengurangan biaya dalam proses produksi.  Economies of scale atau skala ekonomi menunjukkan bahwa perusahaan dapat menurunkan biaya dengan meningkatkan volume produksi. Fokus kritis dari fenomena ini adalah pada volume produksi untuk satu jenis produk.

Sementara pada economies of scope, fenomena ini menggambarkan penghematan biaya melalui penyebaran sumber daya dan kemampuan untuk menghasilkan dua atau lebih produk. Titik kritisnya ialah pada variasi produk. Di mana memproduksi dua produk menggunakan mesin yang sama lebih murah daripada menggunakan dua mesin untuk menghasilkan satu produk.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan yang memproduksi mobil dapat memproduksi dua jenis mobil yang berbeda, yakni mobil komersial dan mobil penumpang, dengan menggunakan fasilitas produksi yang sama termasuk bahan bakunya.

Jika hanya memproduksi mobil penumpang, maka perusahaan dapat menekan biaya melalui economies of scale. Namun, jika perusahaan memproduksi keduanya sekaligus, maka penurunan biaya dapat dilakukan melalui economies of scope.

Katakanlah, kapasitas produksi fasilitas tersebut sebanyak 100 kendaraan. Asumsikan bahwa perusahaan dapat memproduksi pada kapasitas 100%, meski pada kenyataannya tidak mungkin.

Perusahaan mungkin tidak bisa memproduksi dengan kapasitas penuh karena permintaan kedua jenis kendaraan tersebut relatif terbatas. Misalnya, permintaan unit mobil penumpang hanya 80 unit dan mobil komersial 30 unit.

Maka perusahaan tersebut dapat mencapai skala ekonomi apabila memproduksi sebanyak 80 mobil penumpang. Namun, pada tingkat produksi ini, perusahaan masih memiliki sisa kapastitas sebanyak 20 unit.

Untuk mengoptimalkan fasilitas produksi, perusahaan bisa memproduksi sisa 20 unit untuk mobil komersial. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya berproduksi dengan kapasitas penuh melainkan juga memperoleh manfaat dari berbagai produk melalui economies of scale.

Baca juga: Cara Mengatasi Deflasi dan Penyebabnya

Kesimpulan

Skala ekonomi atau economies of scale merupakan sebuah fenomena berupa menurunnya biaya produksi seiring dengan meningkatkan volume produksi. Hal ini menjadi sebuah penanda bahwa perusahaan atau bisnis telah berkembang dengan pesat dan dapat melakukan efisiensi proses produksi.

Dalam hal penurunan biaya produksi sekaligus peningkatan hasil unit produksi, semuanya perlu dicatat sedetail dan serinci mungkin pada pembukuan perusahaan. Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis seperti Accurate Online.

Accurate Online merupakan software berbasis cloud yang menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis. Berbagai fitur tersedia secara lengkap dan bisa diakses kapan saja serta di mana saja.

Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, Accurate Online juga telah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis dari beragam sektor usaha di Indonesia. Jika tertarik menggunakannya, silahkan klik tautan gambar di bawah ini dan nikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia