Apa itu IQ? Ini Pengertian dan Cara Meningkatkannya!

Sebagian besar orang masih banyak yang menanyakan apa itu IQ. Intelligence Quotient (IQ) merupakan kemampuan untuk bertindak secara efektif, berpikir rasional dan menghadapi lingkungan secara baik. Secara umum, IQ merupakan kemampuan mental yang melibatkan proses berpikir secara rasional.

Lantas, Apa itu IQ? Dan bagaimanan cara yang tepat dalam meningkatkannya? Simak penjelasannya secara lengkap tentang artikel tentang apa itu IQ di bawah ini.

Apa Itu IQ?

Pada dasarnya, IQ tidak dapat diamati secara langsung, tetapi harus diturunkan dari berbagai tindakan nyata yang merupakan manifestasi dari proses berpikir rasional.

IQ berarti sama halnya dengan alat tes kecerdasan. IQ hanya dapat memberikan indikasi kecil tentang tingkat kecerdasan seseorang dan tidak menggambarkan kecerdasan seseorang secara keseluruhan.

Istilah IQ dari Human Intelligence Group pertama kali diperkenalkan oleh Alfred Binet, seorang psikolog dari Prancis pada awal abad ke-20.

Kemudian, Lewis Ternman dari Stanford University mencoba melakukan tes IQ yang dikembangkan oleh Binet dengan membuat standar populasi, sehingga tes IQ tersebut kemudian dikenal dengan tes Stanford-Binet.

Pada zamannya, IQ merupakan satu-satunya kecerdasan setiap individu, yang pada dasarnya hanya dikaitkan dengan aspek kognitif dari masing-masing individu tersebut. Tes Stanford-Binet sering digunakan untuk mengukur kecerdasan anak di bawah usia 13 tahun.

Inti dari IQ atau kecerdasan intelektual yakni aktivitas otak. Otak adalah organ luar biasa pada diri kita. Beratnya hanya sekitar 1,5 kg atau sekitar 5% dari total berat badan kita.

Namun, barang kecil ini mengkonsumsi lebih dari 30 persen pada semua kalori yang tersimpan di dalam tubuh. Otak memiliki 10 hingga 15 triliun sel saraf, dan setiap sel saraf memiliki ribuan koneksi.

Baca juga: EQ Adalah: Ini Pengertian dan Aspeknya

8 Cara Meningkatkan IQ

1. Pelatihan Memori

Aktivitas pada pelatihan memori ini dapat membantu tidak hanya meningkatkan keterampilan memori, tetapi juga keterampilan berpikir dan bahasa.

Kegiatan ini dapat dilakukan dalam bentuk permainan seperti puzzle atau teka teki silang, permainan konsentrasi, rubik, hingga sudoku.

2. Mempelajari Bahasa Baru

Belajar bahasa baru dapat mengeksplorasi hubungan antara pembelajaran bahasa awal dan IQ. Faktanya, mempelajari bahasa melalui ucapan dan interaksi dari 18 hingga 24 bulan sangat bermanfaat untuk hasil kognitif dan secara otomatis meningkatkan IQ.

3. Belajar Memainkan Alat Musik

Bermain musik bisa meningkatkan level seseorang dalam hal kecerdasan intelektual.

Musisi biasanya memiliki memori kerja yang lebih baik ketimbang non-musisi. Peran penting musisi yang dimainkan memori ahli dalam kecerdasan alat musik, ini wajar dan akan menjadi cara yang lebih efektif untuk meningkatkan IQ.

4. Sering Banyak Membaca

Pada dasarnya, buku memang memiliki perkembangan kognitif yang hebat untuk otak manusia. Manfaat perkembangan buku semakin terasa ketika buku menjadi bagian dari kegiatan yang mengikat antara anak dan orang tua.

Dalam penelitian terbaru, para peneliti menemukan bahwa ketika orang tua membacakan buku atau cerita untuk anak-anak mereka, biasanya anak memiliki kemampuan bahasa dan perkembangan kognitif yang lebih baik. Hal ini juga sangat membantu dalam pendidikan anak

5. Formal Lanjutan Pendidikan

Pendidikan dalam bentuk apapun sangat penting bagi perkembangan kecerdasan manusia. Survei IQ dan studi pendidikan mensurvei lebih dari 600.000 peserta dan menemukan dampak pendidikan yang baik untuk tingkat IQ.

6. Pemikiran Visuospatial

Melalui tes IQ, para peneliti biasanya menemukan bahwa peningkatan pemikiran visual-spasial juga mengarah pada peningkatan nilai tes IQ. Pemikiran spasial visual mencakup beberapa aktivitas seperti labirin, model 3D, game, dan tes IQ online.

7. Keterampilan Hubungan Relasional

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 menunjukkan bahwa menggunakan teori kerangka relasional sebagai intervensi dapat meningkatkan skor IQ secara signifikan. Studi terbaru ini bisa meningkatkan IQ seperti penalaran verbal dan penalaran numerik.

Diskusi di atas mungkin sulit untuk dipahami, tetapi beberapa pelatihan hubungan sederhana mencakup buku-buku tentang pembelajaran bahasa, perbandingan objek, dan perbandingan angka.

8. Pengendalian Eksekutif

Kontrol eksekutif adalah kemampuan untuk mengelola aktivitas kognitif yang kompleks, yang juga mencakup manajemen dan regulasi eksekutif.

Studi menunjukkan fungsi eksekutif berkaitan adanya keeratan dengan berpikir terus-terusan, yang merupakan salah satu aspek kecerdasan manusia. Kegiatan kontrol eksekutif termasuk permainan scrabble dan teka-teki.

Itulah 8 poin cara meningkatkan IQ yang bisa Anda coba pahami

Baca juga: MBTI Adalah Salah Satu Tes Kepribadian, ini Cara Penerapannya!

Kesimpulan

Jadi, apa itu IQ? IQ atau kecerdasan intelektual memang menjadi kontroversi dari sejak awal. Pertanyaannya, apakah tes IQ bermanfaat atau tidak bagi seseorang? karena ini sering menjadi pokok perdebatan oleh banyak kalangan orang, seperti ilmuwan, peneliti, akademisi, dan lainnya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi IQ manusia biasanya juga dihasilkan pada waktu-waktu tertentu oleh pengaruh budaya, seperti alam vs faktor pendidikan, kecerdasan yang mengkristal, kecerdasan yang masih mengalir atau bisa jadi faktor makanan yang dikonsumsi seseorang, sering kali menciptakan banyak argumen.

Tes IQ masih membingungkan dalam hal tes IQ “standar” untuk jenis kelamin, ras dan kelas. Atau bisa juga ketika kita tes IQ melabeli anak-anak, seperti “berbakat” atau “tidak mampu” justru dapat berdampak pada karir akademis mereka, dan biasanya merugikan siswa yang kurang beruntung.

Jadi, kesimpulan dari apa itu IQ adalah subjek yang berantakan.  Dalam hal ini, Anda harus melatih diri Anda untuk lebih berani dalam menguasai memori, sehingga seluruh hal yang ada pada diri Anda nantinya akan terpancar secara otomatis.

Selain itu, bagi Anda yang memiliki kecepatan dalam mengoperasikan keuangan, ada baiknya untuk menggunakan tools yang saat ini sudah banyak tersebar. Sedangkan untuk perusahaan yang kesulitan dalam mencatat dan menyajikan laporan keuangan, ada baiknya untuk menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Software ini mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang secara otomatis, cepat dan akurat, serta bisa di akses di mana saja dan kapan saja Anda perlukan.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur dan modul menarik yang mampu memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis, seperti fitur persediaan, perpajakan, penjualan, pembelian, manufaktur, dan masih banyak lagi.

Penasaran? Klik banner di bawah ini untuk mencoba Accurate Online selama 30 hari, Gratis!accurate1

elvina

Penulis yang berasal dari lulusan jurnalistik yang tertarik dengan gaya hidup perkantoran dan dunia kerja. Di blog Accurate Online, Vina juga sering membuat berbagai konten artikel yang bermanfaat untuk pebisnis dan karyawan di Indonesia.