Memahami Konsep Deep Work dan Cara Mempraktikkannya

Beberapa dari kita mungkin pernah merasa sulit untuk fokus dan berkonsentrasi karena banyaknya gangguan atau distraksi. Terlebih di tengah masifnya penggunaan smartphone dan media sosial yang menggerakkan kita untuk terus mengecek notifikasi hingga scrolling media sosial. Jika begitu, bagaimana jika kita mencoba metode deep work sebagai solusinya?

Sederhananya, deep work adalah sebuah metode yang bisa membantu pekerja untuk tetap fokus dan produktif di tengah banyaknya gangguan. Konsep ini tidaklah mudah untuk dilakukan, namun bisa jika terbiasa dan dilatih setiap waktu.

Oleh karena itu, artikel berikut ini akan menguraikan cara mempraktikkan deep work agar bisa bekerja semaksimal mungkin. Namun sebelum itu, mari pahami lebih lanjut mengenai konsep dari metode itu sendiri.

Apa Itu Deep Work?

Konsep deep work pertama kali diperkenalkan oleh Cal Newport melalui buku berjudul Deep Work: Rules for Focused Success in a Distracted World (2016). Di buku itu, Cal menjelaskan bahwa deep work adalah bekerja dengan penuh konsentrasi sehingga mampu menggunakan seluruh kapasitas berpikir dan mencapai tingkat produktivitas maksimal.

Metode ini berfokus membantu pekerja dalam mengeliminasi berbagai distraksi dan menjaga konsentrasi. Sebab, distraksi dapat berasal dari mana saja, termasuk diri sendiri. Konsep ini akan melatih konsentrasi, meski ketika Anda tengah dihadapkan dengan berbagai gangguan.

Metode kerja ini juga menerapkan konsep monotasking, yaitu memusatkan perhatian pada satu hal saja. Ketika konsentrasi tidak terbagi, akan lebih mudah bagi pekerja untuk mempelajari hal rumit dan menyelesaikan tugas secara cepat dengan hasil yang berkualitas.

Hal ini dibuktikan oleh beberapa ahli terkemuka yang telah mempraktikkan metode deep work ini sejak lama, salah satunya Carl Gustav Jung. Jung yang merupakan ahli psikologi asal Swiss dan ilmuwan penting pada bidang psikoanalisis, disebut terbiasa mengisolasi dirinya dari ingar-bingar kehidupan kota saat menulis karya-karyanya.

Baca juga: Associate adalah Jabatan untuk Karyawan Entry Level

Cara Mempraktikkan Deep Work

Metode deep work akan menjadi tantangan tersendiri ketika belum terbiasa melakukannya. Terlebih, ketika dihadapkan dengan tugas yang menumpuk dan waktu yang minim untuk berkonsentrasi.

Namun, ada lima cara yang bisa Anda mulai terapkan dalam hal pengaplikasian deep work di sela kesibukan bekerja. Kelima cara tersebut adalah:

1. Membagi Tugas

Pertama, Anda bisa membagi tugas besar menjadi bagian-bagian kecil. Karena tidak semua bagian tugas membutuhkan tingkat konsentrasi yang sama, waktu dengan distraksi paling sedikit bisa dialokasikan untuk mengerjakan bagian tugas yang sulit.

Anda pun bisa membuat jadwal dan menyusun terlebih dahulu pekerjaan mana yang harus dikerjakan sesuai dengan tingkat kesulitan atau skala prioritasnya. Hal ini akan membantu Anda untuk lebih fokus menyelesaikan satu tugas tanpa fokus yang terpecah.

2. Atur Waktu

Pemula yang baru mencoba deep work, biasanya menggunakan waktu selama satu jam sebagai tahap awal dalam percobaan konsep ini. Selama satu jam itu, usahakan untuk berkonsentrasi penuh terhadap pekerjaan tanpa melihat ponsel atau sekadar mengecek media sosial.

Setelah satu jam, Anda bisa meluangkan waktu 15-20 menit untuk beristirahat. Jika sudah terbiasa dengan waktu satu jam, Anda bisa meningkatkannya menjadi dua kali lipat. Pastikan juga untuk mencoba dan melatihnya secara rutin agar cepat terbiasa.

3. Cari Tempat dan Suasana yang Nyaman

Tempat dan suasana lingkungan sekitar yang nyaman dan tanpa distraksi akan membuat Anda lebih mudah berkonsentrasi. Beberapa orang terkadang memilih ruangan yang sepi agar bisa bekerja dengan fokus. Namun, ada pula yang memilih untuk mendengarkan musik karena dianggap memberi kesan rileks dan nyaman.

Pada intinya, carilah tempat dan suasana yang paling nyaman menurut Anda, yang dapat membantu Anda untuk fokus dan berkonsentrasi.

4. Lakukan Persiapan

Anda juga disarankan untuk mempersiapkan diri agar lebih mudah fokus. Persiapan dapat dilakukan dengan merencanakan apa yang akan dikerjakan sehingga dapat mengetahui target yang harus dicapai.

Anda pun bisa menjernihkan pikiran dari hal-hal yang tidak relevan dengan pekerjaan dan memastikan diri tidak dalam keadaan lapar ataupun haus.

5. Lakukan Shutdown Ritual

Penting juga untuk memiliki kondisi tubuh yang sehat saat hendak melakukan deep work. Karena itu, Anda perlu memastikan bahwa tidur Anda cukup dan berkualitas. Jangan sampai Anda mengabaikan kesehatan diri, terutama dalam hal beristirahat.

Baca juga: Corporate Communication: Pengertian dan Tips Menjalankannya

Penutup

Setiap orang memiliki suatu hal yang membuat dirinya terganggu. Namun, setiap orang juga memiliki cara tersendiri untuk mengabaikan gangguan tersebut.

Dalam hal ini, deep work adalah metode yang bisa dilakukan untuk membuat diri tetap fokus dan produktif, serta meminimalisir segala gangguan yang datang. Tentunya, metode ini perlu dilatih secara rutin dan konsisten agar dapat memberi hasil yang maksimal.

Metode ini juga sangat berguna bagi Anda yang bekerja di bidang pengelolaan keuangan yang membutuhkan konsentrasi dan ketelitian tinggi. Anda juga bisa menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi seperti Accurate Online yang dapat mempermudah proses pengelolaan dan pembuatan laporan keuangan.

Accurate Online menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis, seperti laporan arus kas, yang mudah untuk digunakan dan bisa diakses kapan saja serta di mana saja. Berbagai fitur dan keunggulan di dalamnya juga ditujukan untuk membuat proses pembukuan menjadi lebih cepat, akurat, dan otomatis.

Jika Anda tertarik untuk menggunakannya, silahkan klik tautan gambar di bawah ini dan nikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari.