Serba-Serbi Kerja Kantoran: Plus-Minus Hingga Tipe Pekerja yang Sering Ditemui

Seiring berkembangnya zaman, jenis profesi atau pekerjaan semakin bervariasi dan beragam. Namun, kerja kantoran masih menjadi salah satu yang paling santer diminati dan dianggap ideal oleh banyak orang.

Kerja kantoran umumnya didefinisikan sebagai pekerjaan yang bersifat administratif, manajerial, dan profesional yang dilakukan di sebuah perusahaan atau kantor. Bidang pekerjaannya berkaitan dengan manajemen bisnis, akuntansi keuangan, hingga pemasaran. Namun, sejalan dengan era industri 4.0, pekerja kreatif dan IT pun banyak menjadi bagian dari pekerja kantoran guna memenuhi kebutuhan teknologi informasi.

Terlepas dari pandangan secara general, ada banyak hal yang bisa Anda ketahui lebih dalam tentang kerja kantoran. Mulai dari kelebihan dan kekurangan, hingga tipe pekerja yang paling sering ditemui.

Kelebihan Kerja Kantoran

Bekerja dan mendapatkan jabatan di perusahaan ternama adalah impian bagi sebagian orang. Terlebih jika tidak perlu turun ke lapangan seperti layaknya para pekerja kantoran. Nah, apa saja sih kelebihan lain yang bisa Anda dapatkan sebagai pekerja kantoran?

1. Fasilitas Kerja yang Memadai

Pekerja kantoran umumnya akan mendapatkan fasilitas kerja yang memadai, meski tergantung juga pada jenis dan kemampuan perusahaan. Fasilitas yang diberikan biasanya guna mendukung situasi bekerja yang nyaman dan tenang sehingga bisa memberikan hasil yang optimal.

2. Disiplin Kerja dan Manajemen Waktu yang Lebih Baik

Keterikatan sebagai pekerja kantoran dengan kebijakan yang diterapkan perusahaan tentu akan membuat Anda lebih disiplin dalam bekerja. Begitu pun dengan jam kerja yang teratur setiap harinya yang mempermudah manajemen waktu Anda menjadi lebih baik.

3. Mengasah Skill Profesional dan Menambah Pengetahuan

Bekerja di perusahaan tentu akan memberikan Anda kesempatan untuk mengasah skill profesional dan menambah pengetahuan. Terlebih jika menjadi bagian dari sebuah proyek tim yang akan meningkatkan kreativitas dan keterampilan kolaboratif.

4. Mengembangkan Kemampuan Berkomunikasi dan Berperilaku

Kerja kantoran juga memungkinkan Anda untuk belajar meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan berperilaku di hadapan orang lain. Bekerja secara berdampingan dengan rekan kerja pun bisa meningkatkan interpersonal dan kemampuan dalam menghadapi situasi tertentu.

Baca juga: Cari Muka dalam Dunia Kerja, Ini Ciri Cari Muka Karyawan Pada Atasan

Kekurangan Kerja Kantoran

Bersamaan dengan kelebihan, tentu ada kekurangan. Hal ini seiring dengan pertanyaan mengapa ada banyak pekerja kantoran yang memutuskan resign, padahal profesi ini dianggap sebagai salah satu pekerjaan yang ideal.

1. Rutinitas yang Monoton

Pekerja kantoran akan menghadapi rutinitas yang sama dan berulang-ulang setiap harinya. Rasa lelah dan bosan menjadi hal yang sulit untuk diabaikan, bahkan bagi mereka yang sudah bekerja untuk waktu yang lama.

2. Gangguan Kesehatan

Duduk di meja kerja dan berhadapan dengan layar komputer sepanjang hari tentu meningkatkan resiko Anda terkena gangguan kesehatan. Bukan tidak mungkin tubuh akan terbiasa untuk malas bergerak dan penglihatan akan memburuk.

3. Meningkatkan Stres dan Kecemasan

Pekerja kantoran banyak menghabiskan waktunya dengan orang yang sama dalam waktu yang lama. Pekerjaan menumpuk, permasalahan pribadi, maupun konflik dengan rekan kerja, bukan tidak mungkin akan ditemui oleh mereka, yang akan mengarah pada peningkatan stres dan kecemasan.

4. Gaji yang Terkadang Tidak Sepadan

Gaji pekerja kantoran dianggap ideal dan lebih tinggi jika dibandingkan dengan buruh atau pekerja lapangan. Padahal, masih banyak ditemukan standarisasi gaji yang tidak adil dan tidak sesuai dengan beban kerja yang diberikan.

Tipe Pekerja Kantoran

Pada dasarnya, kita akan menemukan orang dengan karakter yang berbeda-beda dimanapun kita berada. Tak lain halnya di lingkungan kerja kantoran. Jika diperhatikan, ada banyak sekali tipe pekerja kantoran di sekeliling kita, mungkin juga karakter Anda ada di salah satunya. Apa saja ya?

1. Pemimpin

Tipe pemimpin biasanya merupakan pribadi yang didengarkan, dipercaya, dan dihormati oleh rekan kerja. Mereka tekun dan menganggap serius pekerjaannya. Mereka pun memiliki pemikiran yang dewasa dan mampu menjaga keseimbangan hidup.

2. Mikromanajer

Mikromanajer adalah sebutan untuk pemimpin yang mengawasi bawahannya dengan terlalu ketat. Tipe pekerja ini biasa membawahi para pekerja dan cenderung kurang disukai oleh orang-orang di sekitarnya.

3. Penuh semangat

Tipe pekerja penuh semangat biasanya menyukai bekerja di dalam tim dibandingkan sendiri. Tipe ini juga cenderung banyak berbicara, sering melakukan hal-hal spontan, dan suka mengerjakan banyak hal dalam waktu bersamaan atau multitasking.

4. Sistematis

Pekerja sistematis biasanya terfokus pada satu pekerjaan sebelum melanjutkan ke pekerjaan lainnya. Mereka pun cenderung menyukai obrolan yang berfokus dan lebih suka bekerja secara individual.

5. Anti sosial

Tipe pekerja yang satu ini cenderung lebih merasa puas menghabiskan waktu sendiri dan cenderung sulit untuk ditemui di luar acara kantor. Meski begitu, tipe anti sosial tetap memiliki kemungkinan menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

6. Humoris

Anda juga pasti sering menemukan seseorang yang mudah mencairkan suasana dan mampu membuat candaan. Tipe pekerja humoris ini biasanya juga memiliki pribadi yang menyenangkan.

7. Pemalas

Tipe pemalas juga masih sering ditemui di sebuah perusahaan. Mereka tetap mengerjakan pekerjaannya hingga tuntas, namun dengan hasil seadanya dan tidak banyak membantu di dalam tim. Tipe pekerja kantoran yang satu ini juga biasanya mengisi waktu dengan mengobrol hal tidak penting dengan rekan kerja.

8. Overcommitted worker

Kebalikan dari tipe pemalas yaitu overcommitted worker, seseorang yang mengerjakan segalanya dan tidak pernah menolak jika disuruh melakukan berbagai hal. Tipe pekerja ini memang membantu dalam banyak hal, namun tidak jarang pula dianggap menyebalkan dan terlalu banyak mengambil kesempatan.

Baca juga: 10 Tips Membangun Relasi Untuk Pemula

Penutup

Demikianlah serba-serbi kerja kantoran yang mungkin ingin Anda ketahui lebih dalam ataupun sekedar menambah informasi sebelum memasuki dunia kerja. Kelebihan dan kekurangan pasti akan selalu ditemui di setiap pekerjaan. Maka dari itu, pilihkan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kompetensi diri.

Begitu pun dengan karakter setiap orang yang berbeda-beda, yang akan lebih banyak ditemui di dunia kerja. Kita pun perlu mengingat bahwa setiap perusahaan memiliki budaya dan lingkungan kerja yang memengaruhi setiap pekerjanya.

Kendati demikian, di samping image kerja kantoran yang dianggap ideal dan mampu mandiri secara finansial, bukan tidak mungkin masalah keuangan akan dialami di kemudian hari. Karena itu, Anda perlu mengatur anggaran dan laporan keuangan setiap bulannya.

Untuk mempermudah pengelolaan keuangan, beralihlah dari cara manual dengan menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online. Aplikasi yang menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan laporan bisnis yang Anda butuhkan secara otomatis, cepat, dan akurat. Berbagai fitur dan modul pun tersedia di dalamnya sehingga pengelolaan Anda akan lebih efektif dan efisien.

Ayo coba Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis dengan klik banner di bawah ini.accurate berhenti membuang waktu

elvina

Penulis yang berasal dari lulusan jurnalistik yang tertarik dengan gaya hidup perkantoran dan dunia kerja. Di blog Accurate Online, Vina juga sering membuat berbagai konten artikel yang bermanfaat untuk pebisnis dan karyawan di Indonesia.