Memahami Pengertian Opini dan Bedanya dengan Fakta

Setiap orang memiliki pemikirannya sendiri. Dimana berarti, setiap orang memiliki opini yang berbeda pula antar satu sama lain. Pengertian opini mengacu pada pandangan atau pendapat yang merupakan hasil pikiran seseorang, yang belum bisa dipastikan kebenarannya dan biasa digunakan untuk hal subjektif.

Dalam penerapannya, opini tidak hanya berasal dari satu orang, melainkan bisa dari beberapa orang yang tergabung dalam suatu kelompok atau bahkan publik secara umum. Ini sebabnya, opini terbagi atas beberapa jenis dengan karakteristik yang berbeda-beda.

Untuk memahami lebih lanjut, berikut ulasan mengenai pengertian opini secara umum dan menurut para ahli, beserta ciri-ciri dan ragam jenis opini. Agar tak keliru, akan dijelaskan pula perbedaan antara opini dengan fakta.

Pengertian Opini

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan opini sebagai pendapat, pikiran, atau pendirian. Hal ini sejalan dengan pengertian opini menurut Cambridge Dictionary, yang menjalaskan opini sebagai suatu pemikiran atau keyakinan tentang sesuatu atau seseorang.

Pengertian opini juga dituturkan oleh Leonardo W. Dood yang menjelaskan bahwa opini adalah suatu sikap atau pendapat seseorang mengenai sebuah persoalan ataupun keadaan yang pernah maupun sedang terjadi.

Dalam hal ini, opini bisa disampaikan secara lisan maupun tulisan. Dimana keduanya akan lebih baik apabila didukung oleh fakta atau data yang dapat menguatkan opini itu sendiri. Sebab, sebuah opini yang disampaikan tanpa fakta atau data, akan dianggap lemah dan orang lain tidak akan begitu mempercayainya.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian opini mengacu pada suatu pendapat, pemikiran, atau tanggapan seseorang mengenai sebuah persoalan yang belum terjadi, sedang terjadi, ataupun sudah terjadi, yang bisa didukung oleh fakta-fakta atau data-data dan bisa disampaikan secara lisan atau tulisan.

Baca juga: Pengertian Disiplin dan Manfaatnya Dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-Ciri Opini

Adapun sebuah opini, baik lisan maupun tulisan, memiliki beberapa ciri yang meliputi bersifat subjektif, hanya menjelaskan hal tertentu, dan kebenaran terhadap apa yang disampaikannya belumlah pasti.

1. Subjektif

Inti dari sebuah opini adalah pemahaman dan penilaian seseorang tentang suatu kejadian. DImana pendapat tersebut muncul berdasarkan pengetahuan, pengalaman, harapan, bahkan keinginan. Dengan kata lain, setiap orang berkemungkinan besar untuk memiliki pendapat yang berbeda tentang satu kejadian yang sama.

2. Hanya Menjelaskan Hal Tertentu

Opini biasanya berisi informasi yang hanya menjelaskan hal-hal tertentu saja. Sebab, opini seringkali dibuat karena adanya tren yang sedang terjadi. Sederhananya, dalam suatu objek atau fenomena yang tengah terjadi akan ada banyak orang yang memberikan pendapat terhadap hal tersebut.

3. Kebenarannya Belum Pasti

Karena berdasarkan pendapat atau pemikiran pribadi, sebuah opini belum bisa dipastikan kebenarannya sebelum diuji dan dibuktikan. Itulah sebabnya dalam mengungkapkan opini biasanya selalu menggunakan kata seperti mungkin, agak, atau menurut saya.

Baca juga: Pencitraan adalah Penggambaran Diri Sesuai Keinginan, Samakah dengan Personal Branding?

Jenis-Jenis Opini

Secara umum, opini dapat dibedakan menjadi empat jenis, yakni opini pribadi, opini kelompok, opini publik, dan opini umum.

1. Opini Pribadi

Opini pribadi adalah pendapat atau pandangan seseorang terhadap suatu hal, yang murni tidak dipengaruhi oleh pendapat orang lain. Opini pribadi juga biasanya tidak diungkapkan di depan publik, meski hal tersebut bisa saja dilakukan dalam kasus tertentu.

2. Opini Kelompok

Opini kelompok adalah suatu pendapat atau pandangan sekelompok orang terhadap hal yang menyangkut kepentingan banyak orang. Opini kelompok terdiri dari opini mayoritas dan opini minoritas, yang ditandai dengan kuantitas atau jumlah pro dan kontra terhadap suatu peristiwa.

3. Opini Publik

Opini publik adalah opini yang timbul di dalam diri seseorang setelah adanya perbincangan dengan orang lain. Dengan kata lain, opini publik muncul dari suatu diskusi yang terjadi dalam rangka menyikapi hal tertentu dan menghasilkan suatu kesimpulan yang kemudian menjadi opini bersama.

4. Opini Umum

Opini umum adalah suatu pandangan atau pendapat yang berlaku secara umum atau dipahami secara bersama-sama oleh masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat memiliki pandangan yang sama mengenai suatu kejadian sehingga tidak ada pro dan kontra.

Baca juga: Pengertian Etika, Jenis, dan Ciri-cirinya di Indonesia

Beda Opini dengan Fakta

Jika opini adalah penilaian atau keyakinan tentang sesuatu dan bersifat subjektif, maka fakta adalah sesuatu yang benar-benar terjadi dan bersifat obyektif. Meski dalam beberapa kasus opini didukung oleh fakta dan data, namun opini masih mengandung pendapat pribadi atau orang lain, sehingga berpeluang untuk tidak netral dan diragukan kebenarannya. Sementara, fakta memiliki data yang akurat dan bisa diuji kebenarannya.

Fakta juga menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, sementara opini mewakili persepsi tentang sesuatu. Karena itu, fakta ditampilkan dengan kata-kata yang tidak memihak, sementara opini menggunakan kata-kata yang bias. Sebab ini, fakta tidak dapat ditantang atau diperdebatkan, namun opini sangat bisa diperdebatkan.

Baca juga: Budaya Kerja, Ini Jenis dan Cara Membangunnya

Kesimpulan

Demikianlah pengertian opini yang merupakan pandangan atau pendapat hasil pemikiran seseorang mengenai suatu hal yang bisa disampaikan secara lisan ataupun tulisan. Opini juga terbagi atas beberapa jenis yang dibedakan menjadi opini pribadi, kelompok, publik, dan umum.

Adapun ciri daripada opini ialah sifatnya yang subjektif, hanya menjelaskan hal-hal tertentu, dan masih diragukan kebenarannya. Berbanding terbalik dengan fakta yang merupakan suatu hal yang benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenarannya.

Kondisi keuangan merupakan fakta karena berisi data atau informasi terkait pendapatan dan pengeluaran setiap bulannya. Pendapatan dan pengeluaran ini perlu dicatat secara terperinci dan detail agar tidak menimbulkan bias. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis seperti Accurate Online.

Pasalnya, Accurate Online menyediakan lebih dari 200 laporan keuangan dan bisnis yang jelas memudahkan Anda dalam mencatat dan membuat laporan keuangan. Di dalamnya, tersedia berbagai fitur dan keunggulan yang mudah untuk digunakan dan bisa diakses kapan saja serta dimana saja.

Ratusan ribu pebisnis di Indonesia bahkan telah mempercayai Accurate Online sebagai salah satu hal yang membantunya mencapai kesuksesan. Tunggu apa lagi? Jika Anda tertarik untuk mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari, silahkan klik banner di bawah ini.