Pengertian Digital Asset Management dan Cara Ampuh Menerapkannya

oleh | Sep 8, 2023

source envato.

Pengertian Digital Asset Management dan Cara Ampuh Menerapkannya

Dalam era digital yang terus berkembang, pengelolaan aset digital telah menjadi pilar penting bagi kesuksesan bisnis. Konsep Digital Asset Management (DAM) telah menjelma menjadi solusi yang tidak hanya mempermudah pengelolaan aset digital, tetapi juga mengoptimalkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan di pasar yang semakin kompetitif.

Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang signifikansi DAM dalam konteks bisnis modern, bagaimana pemanfaatannya dapat memberikan dampak positif secara luas, serta langkah-langkah strategis untuk mengimplementasikan sistem DAM yang efektif.

Pengertian Digital Asset Management

accurate.id Pengertian Digital Asset Management

ilustrasi digital asset management. source envato

Dirangkum dari laman Wikipedia, Digital Asset Management (DAM) merujuk pada proses pengelolaan, penyimpanan, pengorganisasian, pencarian, dan distribusi aset digital secara efisien dan terstruktur. Aset digital mencakup berbagai jenis konten seperti gambar, video, audio, dokumen, desain grafis, presentasi, dan elemen-elemen kreatif lainnya.

Tujuan dari Digital Asset Management adalah untuk menyediakan solusi yang terintegrasi guna mengatasi tantangan dalam mengelola aset digital, terutama dalam lingkungan bisnis yang semakin digital dan terhubung.

DAM melibatkan penggunaan perangkat lunak dan sistem yang dirancang khusus untuk memudahkan akses, kolaborasi, dan pengelolaan aset digital.

Sistem Digital Asset Management dapat menangani tugas-tugas seperti penyimpanan terpusat, metadata tagging (penandaan informasi terkait aset), manajemen versi, pengaturan hak akses, dan pencarian yang cepat.

Tujuan utama Digital Asset Management adalah mengurangi kerumitan dalam pengelolaan aset digital yang bisa tersebar di berbagai tempat dan perangkat.

Dengan Digital Asset Management, perusahaan dapat mengoptimalkan efisiensi operasional, meningkatkan kolaborasi antar departemen, memastikan konsistensi merek dalam komunikasi visual, dan mengurangi risiko kehilangan atau penggunaan yang tidak sah terhadap aset-aset tersebut.

Secara keseluruhan, Digital Asset Management adalah konsep integral dalam menghadapi tantangan pengelolaan aset digital dalam lingkungan bisnis yang semakin terdigitalisasi.

DAM membantu organisasi mengorganisir, melindungi, dan memaksimalkan nilai aset digital mereka, menjadikannya alat penting dalam menghadapi tuntutan pasar yang terus berkembang.

Baca juga: Pengertian Aset Tangible dan 10+ Cara Efektif Mengelolanya

Manfaat Digital Asset Management

accurate.id Manfaat Digital Asset Management

ilustrasi digital asset management. source envato

Penerapan Digital Asset Management (DAM) dalam lingkungan bisnis dapat memberikan sejumlah manfaat yang signifikan, baik dalam hal efisiensi operasional maupun keunggulan kompetitif. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari DAM:

1. Efisiensi Pengelolaan Aset

Digital Asset Management memungkinkan perusahaan untuk menyimpan semua aset digital secara terpusat dalam sistem yang terstruktur. Hal ini akan memudahkan pencarian, akses, dan pengelolaan berbagai jenis konten, mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mencari aset dan mencegah duplikasi yang tidak perlu.

2. Kolaborasi yang Ditingkatkan

Digital Asset Management memfasilitasi kolaborasi antara anggota tim dan departemen yang berbeda. Akses bersama ke aset digital dan kemampuan untuk berbagi informasi mempercepat proses kerja kelompok, menghilangkan hambatan komunikasi, dan meningkatkan produktivitas.

3. Pemeliharaan Konsistensi Merek

DAM memastikan bahwa semua materi visual dan konten yang digunakan oleh perusahaan sesuai dengan panduan merek yang ditetapkan. Ini membantu menjaga konsistensi dalam pesan visual yang disampaikan kepada pelanggan, memperkuat brand image, dan meningkatkan pengenalan merek.

4. Peningkatan Keamanan Aset

Sistem Digital Asset Management umumnya dilengkapi dengan pengaturan hak akses dan izin, memungkinkan perusahaan untuk mengendalikan siapa yang dapat mengakses, mengedit, atau mendistribusikan aset tertentu. Ini membantu melindungi aset digital dari penggunaan yang tidak sah atau tidak sesuai.

5. Analisis dan Pelacakan Kinerja

DAM dapat mencatat data tentang penggunaan aset, termasuk siapa yang mengunduh atau mengaksesnya, kapan, dan bagaimana aset tersebut digunakan. Informasi ini dapat membantu perusahaan memahami kinerja aset, mengidentifikasi tren, dan mengambil keputusan berdasarkan data yang akurat.

6. Penghematan Waktu dan Biaya

Dengan akses cepat ke aset yang diperlukan dan penghindaran duplikasi atau kehilangan aset, perusahaan dapat menghemat waktu yang sebelumnya dihabiskan untuk mencari atau membuat ulang materi.Hal ini juga mengurangi biaya yang terkait dengan pengelolaan aset.

7. Respons yang Cepat terhadap Peluang Pasar

Dengan DAM, perusahaan dapat lebih cepat merespons permintaan pasar atau peluang bisnis baru. Pemanfaatan aset yang terkelola baik memungkinkan peluncuran kampanye pemasaran, produk, atau konten promosi dengan lebih cepat dan lebih terkoordinasi.

8. Skalabilitas dan Pertumbuhan

DAM dapat mengakomodasi pertumbuhan bisnis dengan mudah. Penambahan aset baru dan peningkatan volume konten dapat diakomodasi tanpa mengganggu efisiensi pengelolaan.

Dalam keseluruhan, penerapan Digital Asset Management memberikan dampak positif yang luas bagi perusahaan dalam berbagai aspek operasional dan strategis.

Dengan mengoptimalkan pengelolaan aset digital, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat merek, mendukung kolaborasi, dan memposisikan diri untuk meraih kesuksesan di era digital.

Baca juga: Apa itu Aset? Berikut adalah Pengertian Aset dan Jenisnya dalam Bisnis

Cara Ampuh Menerapkan Sistem Digital Asset Management

accurate.id Cara Ampuh Menerapkan Sistem Digital Asset Management

ilustrasi digital asset management. source envato

Menerapkan sistem Digital Asset Management (DAM) yang sukses memerlukan perencanaan, koordinasi, dan komitmen dari berbagai departemen dalam organisasi. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk menerapkan DAM secara efektif:

1. Identifikasi Kebutuhan Bisnis

Tentukan tujuan utama penerapan DAM dan identifikasi kebutuhan spesifik bisnis Anda. Apakah Anda fokus pada penyimpanan dan pencarian, kolaborasi tim lintas departemen, atau mungkin penguatan merek?

2. Pilih Platform DAM yang Tepat

Lakukanlah riset untuk menemukan platform DAM yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Pertimbangkan fitur-fitur seperti kemampuan pencarian, manajemen hak akses, integrasi dengan perangkat lunak lain, dan skalabilitas.

3. Bentuk Tim Implementasi

Bentuk tim lintas departemen yang akan bertanggung jawab untuk implementasi DAM. Tim ini harus mencakup anggota dari berbagai area seperti IT, pemasaran, desain, dan manajemen.

4. Analisis Aset Digital

Lakukan audit menyeluruh terhadap semua aset digital yang dimiliki perusahaan. Identifikasi jenis aset, ukuran, metadata yang relevan, dan status hak cipta.

5. Organisasi dan Pembersihan Aset

Sebelum mengimpor aset ke dalam sistem DAM, lakukan pembersihan dan organisasi. Berikan metadata yang akurat dan konsisten untuk setiap aset, sehingga memudahkan pencarian dan klasifikasi di masa mendatang.

6. Pengaturan Struktur dan Kategori

Buat struktur dan kategori yang terorganisir untuk aset-aset dalam sistem DAM. Ini membantu pengguna menemukan aset dengan cepat dan menghindari kekacauan.

7. Migrasi Aset

Pindahkan aset digital yang telah diorganisasi ke dalam sistem DAM. Pastikan proses migrasi berjalan lancar dan tidak merusak kualitas aset.

8. Pelatihan Pengguna

Berikan pelatihan kepada semua pengguna yang akan menggunakan sistem DAM. Ajarkan mereka cara mengunggah, mencari, mengunduh, dan berkolaborasi dengan aset.

9 Implementasi Kebijakan Hak Akses

Tetapkanlah kebijakan hak akses dan izin untuk setiap jenis aset. Pastikan bahwa hanya pengguna yang berwenang yang dapat mengakses, mengedit, atau mendistribusikan aset tertentu.

10. Pengujian dan Penyesuaian

Lakukanlah pengujian menyeluruh terhadap sistem DAM sebelum diluncurkan secara penuh. Identifikasi masalah dan lakukan penyesuaian jika diperlukan.

11. Promosikan Penerapan DAM

Komunikasikanlah ke seluruh organisasi tentang penerapan DAM dan manfaatnya. Berikan panduan penggunaan yang jelas dan dukungan kontinu.

12. Evaluasi dan Peningkatan

Lakukanlah evaluasi rutin untuk mengukur keberhasilan implementasi DAM. Dengan umpan balik dari pengguna, lakukan perbaikan dan peningkatan sesuai kebutuhan.

13. Pantau Penggunaan dan Kinerja

Gunakanlah fitur analitik pada sistem DAM untuk melacak penggunaan aset dan mengidentifikasi tren yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan lebih lanjut.

Menerapkan sistem DAM membutuhkan waktu dan usaha, tetapi manfaat jangka panjangnya dapat sangat signifikan. Dengan pendekatan yang terorganisir dan komitmen yang kuat, perusahaan dapat meraih keuntungan besar dari pengelolaan aset digital yang efisien dan terkoordinasi.

Baca juga: Apa Saja yang Termasuk Aset? Ini Daftar Lengkapnya!

Penutup

Dalam era di mana konten digital menjadi inti dari komunikasi dan operasi bisnis, penerapan sistem Digital Asset Management (DAM) telah membuka jalan baru untuk efisiensi, kolaborasi, dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dengan mengelola aset digital secara terstruktur dan efektif, perusahaan mampu mengatasi tantangan pengelolaan, mendapatkan manfaat yang luas, dan memposisikan diri untuk meraih kesuksesan di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.

DAM tidak hanya tentang penyimpanan dan pengaturan aset digital, tetapi juga tentang perubahan budaya dalam cara perusahaan berinteraksi dengan konten kreatif.

Kemampuan untuk dengan cepat mengakses, berbagi, dan merespons permintaan pasar membuka peluang baru untuk inovasi dan pertumbuhan yang lebih cepat.

Melalui pengelolaan hak akses, pemberian metadata yang tepat, dan pencarian yang efisien, DAM mengoptimalkan nilai aset digital dan melindungi investasi kreatif perusahaan.

Sebagai perusahaan bergerak maju menuju masa depan yang semakin terdigitalisasi, pengimplementasian DAM bukanlah sekadar opsi, tetapi suatu keharusan.

Dengan penerapan yang cermat dan strategis, DAM mampu mempercepat proses operasional, meningkatkan kolaborasi lintas departemen, dan memperkuat identitas merek perusahaan.

Namun, perlu diingat bahwa penerapan DAM adalah perjalanan yang berkelanjutan; evaluasi dan peningkatan berkala harus menjadi bagian integral dari pendekatan ini.

Seiring dengan pengembangan teknologi dan dinamika bisnis yang terus berubah, DAM akan terus mengalami perkembangan untuk memenuhi kebutuhan yang semakin kompleks.

Dengan komitmen yang konsisten untuk memanfaatkan sistem DAM secara efektif, perusahaan akan mampu menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri, meningkatkan efisiensi, dan membuka pintu bagi peluang baru yang tak terbatas.

Nah, untuk memudahkan Anda dalam mengelola aset, baik itu aset digital atau konvensional, Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Aplikasi berbasis cloud computing ini mampu membantu Anda dalam mengelola aset bisnis secara efektif dan Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan bisnis secara akurat, termasuk laporan aset bisnis Anda.

Penasaran manfaat apa lagi yang bisa diberikan Accurate Online? klik tautan gambar di bawah ini untuk mencobanya selama 30 hari, Gratis.

marketingmanajemenbanner
sidebarPromo
Anggi
Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.

Artikel Terkait