Diskon Adalah: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitung Diskon

oleh | Jan 4, 2021

source envato.

Diskon Adalah: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitung Diskon

Pada dasarnya, diskon adalah pengurangan harga tercatat yang ditawarkan oleh pihak penjual ke pihak pembeli ketika sedang berbelanja. Salah satu strategi pemasaran ini sangat sering kita temui di Indonesia karena diskon mempunyai daya tarik tertentu untuk menarik minat masyarakat dalam membeli produk.

Menurut Para Ahli, Diskon Adalah

  • Tjiptono

Tjiptono menjelaskan bahwa diskon adalah potongan harga yang diberikan oleh pihak penjual ke pihak pembeli sebagai bentuk penghargaan karena melakukan aktivitas tertentu dari pembeli yang menyenangkan untuk pihak penjual.

  • Suhardi Sigit

Suhardi Sigit berpendapat bahwa diskon adalah pengurangan harga yang sudah ditetapkan karena pihak pembeli mampu memenuhi beberapa persyaratan tertentu yang sebelumnya sudah ditetapkan.

  • Kotler

Kotler menerangkan bahwa diskon adalah penyesuaian harga dasar dalam memberikan suatu penghargaan pada pelanggan atau suatu reaksi tertentu seperti melakukan pembayaran tagihan yang lebih awal, melakukan jumlah pembelian tertentu, dll.

Baca juga: Six Sigma Adalah Metodologi yang Penting dalam Manajemen Kualitas

Jenis-Jenis Diskon

1. Diskon Persentase

Jenis diskon pertama yang paling banyak menarik perhatian oran adalah diskon persentase. Persentase yang paling banyak digunakan untuk meningkatkan penjualan adalah diskon dari mulai 25% sampai 50%. Umumnya, perusahaan yang memberikan potongan harga ini sedang melakukan cuci gudang atau produknya tidak begitu laris dipasaran.

Untuk itu, diskon ini dilakukan agar bisa meningkatkan penjualan produk secara cepat. Dilansir dari laman Shopify, Anda bisa menggunakan jenis diskon ini untuk lebih dari satu produk, seperti beli produk A dan dapatkan produk B dengan diskon sebesar 50%.

2. Diskon Pengurangan Harga

Jenis diskon berikutnya adalah diskon pengurangan harga, dalam hal ini pihak perusahaan akan menggunakan batas minimal harga lalu selanjutnya akan langsung melakukan pengurangan. Seperti, beli barang senilai 500 ribu dan raih potongan harga senilai 50 ribu.

Dengan cara ini, maka pelanggan akan merasa harus mencapai jumlah minimal tertentu agar bisa memperoleh diskon, meskipun diskon tersebut tidak terlalu besar jumlahnya. Masih dikutip dari laman Shopify, jika harga barang cukup tinggi, maka disarankan untuk menggunakan potongan harga atau diskon jenis ini.

Atau bisa juga dengan menggunakan cara “beli produk senilai 500 ribu dan dapatkanlah voucher belanja sampai 50 ribu. Jadi, diskon tidak melulu tentang potongan harga, karena bisa saja berupa voucher ataupun kredit yang bisa dimanfaatkan untuk selanjutnya.

Strategi diskon yang satu ini dinilai sangat efektif karena secara tidak langsung akan meningkatkan loyalitas konsumen dan memastikannya untuk melakukan pembelian ulang.

3 Gratis Ongkos Kirim

Diskon selanjutnya yang sangat dicintai oleh para penikmat belanja online adalah gratis ongkos kirim. Kita tahu bahwa seringkali ada beberapa barang yang kita inginkan sudah sesuai dengan selera, namun mengurungkan niat membeli karena mahalnya ongkos kirim.

Hal tersebut tidak hanya terbatas pada barang, tapi juga bisa diterapkan dalam pembelian makanan atau minuman. Umumnya, gratis ongkos kirim ini akan diberlakukan pada periode tertentu atau saat pihak pembeli menggunakan suatu kode voucher tertentu.

Selanjutnya, pengiriman yang memanfaatkan promo ini biasanya mempunyai durasi yang lebih lama daripada membayar dengan harga biasanya.

4. Gratis Hadiah

Dilansir dari laman AccountingTools, jenis diskon ini biasanya dilakukan dalam proses cuci gudang atau untung yang diperoleh sudah mencukupi.

5. Diskon untuk Produk Khusus

Jenis diskon ini biasanya akan ditentukan sendiri oleh penjual dan berlangsung pada kurun waktu tertentu. Selain itu, jenis diskon ini juga bisa diterapkan untuk orang-orang terpilih saja.

Cara Menghitung Diskon

1. Menghitung Diskon A% + B%

Jenis potongan seperti ini sangat mudah ditemui di department store ataupun toko pakaian pada pusat perbelanjaan. Diskon seperti ini mungkin akan terlihat besar, namun sebenarnya tidak. Jika kita ambil contoh ada suatu baju yang dibandrol dengan harga Rp 500.000 dan diberi diskon 30%+20%, maka harga barang tersebut harus dikurangi 30% terlebih dahulu, lalu dikurangi lagi 20%.

Jadi, 30% x Rp 500.000 adalah Rp 150.000. Lalu 20% x Rp 150.000 adalah Rp 30.000.  jadi, total keseluruhan diskon adalah Rp150.000 + Rp30.000 = Rp180.000

2. Menghitung Diskon A% Off

Jika anda menemukan suatu barang yang dibandrol dengan harga Rp500.000  dan di diskon 20% off, maka Anda bisa langsung menghitungnya dengan cara 20 x Rp500.000 = Rp10.000.000 : 100 = Rp100.000. sehingga harga yang harus Anda bayar adalah Rp400.000.

3. Menghitung Diskon B% untuk Pembelian Selanjutnya

Untuk perhitungan jenis ini, maka mari kita ambil contoh pembelian tiket nonton bioskop dengan diskon 50% pada pembelian kedua. Untuk perhitungannya, Anda akan dikenakan harga normal terlebih dahulu, contohnya Rp60.000, nah pada pembelian tiket kedua, nantinya Anda akan mendapatkan harga setengahnya.

4. Menghitung Promo Buy A Get A/B Free

Jenis diskon ini akan membuat siapapun tergiur. Mari kita ambil contoh promo buy 1 get 1, jadi dengan harga misalnya Rp500.000, maka Anda sudah bisa memperoleh 1 baju cantik, dean 1 bonus baju yang sama atau jenis lainnya, tergantung syarat dan ketentuan yang diberlakukan.

Namun untuk kasus promo buy 2 get 3, maka Anda harus menjumlahkan harga normal pada 2 baju yang akan Anda beli sebagai harga yang harus Anda bayarkan. Perhitungannya adalah 2 x Rp500.000 = Rp1.000.000. Jika sudah begitu, maka Anda akan mendapatkan bonus tambahan baju atau produk jenis lainnya, tergantung syarat dan ketentuan yang diberlakukan.

Strategi lainnya yang saat ini diterapkan oleh perusahaan untuk mendapatkan banyak konsumen adalah buy 1 get 2, cara perhitungannya adalah dihitung dari harga tertinggi.

Jika Anda menemukan promo ini, maka Anda bisa memilih 3 barang yang sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan, tapi saat membayar di kasir, Anda hanya harus membayar 1 barang dengan harga tertinggi.

Jadi, jika 1 kaos dengan merk A dibandrol dengan harga Rp110.000, 1 kemeja dengan yang sama dibandrol dengan harga Rp150.000, dan 1 celana dengan merk yang sama pula dibandrol dengan harga Rp250.000. maka Anda hanya harus membayar dengan harga paling mahal, yaitu Rp250.000

5. Menghitung Promo Cashback

Promo lain yang tidak kalah menarik dengan diskon adalah cashback. Promo potongan yang bisa diperoleh dalam bentuk pengembalian uang ini sangat bervariasi. Bisa dalam bentuk voucher, poin, pengembalian uang virtual, dll.

Contohnya ada promo makan go-pay dengan nilai cashback sebesar 20% dan maksimal Rp 10 ribu untuk pembelian pertama tanpa adanya minimal transaksi. Maka artinya, jika Anda makan pada toko yang bekerjasama dengan gopay senilai Rp100.000, maka Anda anda tidak akan memperoleh cashback sebanyak Rp20.000 karena nilai cashback 20%. Namun, cashback yang tetap akan Anda peroleh adalah tetap Rp10.000.

6. Jangan Salah Kaprah Diskon Up To A%

Saat ini, di etalase gerai atau toko tertentu, kita mungkin akan mudah melihat diskon bertuliskan up to berapa persen. Hal ini memang terkadang membuat banyak orang tergiur. Seperti contohnya ada diskon up to 90%, maka akan ada banyak orang yang tergiur dan langsung menyerbunya karena mengira diskonnya adalah 90%.

Namun, ketika masuk mereka akan kecewa karena diskon yang dipasang tidak semuanya 90%. Kenapa? Karena kata up to ini memiliki arti hingga, jadi diskonnya adalah hingga 90%. Walaupun memang barang yang dibandrol ada yang di diskon 90%, tapi tetap saja ada variasi diskon barang tertentu, mulai dari 10%, 20%, 50%, sampai 80%. Untuk itu, pikirkanlah baik-baik sebelum membelinya.

7. Menghitung Harga Spesial Promo Paket Makanan

Kebanyakan dari kita pasti pernah mencoba makan paketan, kenapa? Karena menu paketan tentunya lebih hemat. misal:

  • Menu paket = 1 ayam paha, 1 porsi nasi, 1 es teh seharga Rp30.000.
  • Ala Carte alias terpisah = 1 ayam paha Rp17.000 + 1 nasi Rp6.000 + 1 soft drink Rp 9000 = Rp32.000.
  • Promo paket keluarga 5 ayam + 3 nasi + 3 es teh seharga Rp98.000.

Dengan harga tersebut tentunya Anda bisa lebih hemat daripada membelinya terpisah, namun coba hitung jika Anda pergi makan dengan 5 teman atau anggota keluarga lainnya.

  • Paket keluarga Rp98.000 + nasi 2 Rp6.000 = Rp112.000
  • Paket perorangan 5 x Rp25.000 = Rp125.000
  • Anda berhemat  = Rp125.000 – Rp112.000 = Rp13.000.

Baca juga: Word of Mouth Adalah Strategi Pemasaran Ampuh untuk Meningkatkan Penjualan

Penutup

Diskon atau promo memang selalu bertebaran banyak mengikuti langkah kita ketika sedang berbelanja. Jika tidak diperhitungkan dengan cermat, maka Anda bisa gelap mata dan akan menjadi kalap belanja. Sebelum melakukan pembelian, ada baiknya Anda menghitung terlebih dahulu diskon yang ingin Anda peroleh agar tidak tertipu.

Untuk pihak perusahaan, promo atau diskon memang menjadi suatu strategi yang bagus untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Namun, tetap harus disesuaikan dengan arus kas keuangan perusahaan yang baik, agar kondisi finansial perusahaan bisa tetap terjaga.

Nah, untuk memudahkan Anda dalam mengurus arus kas perusahaan, Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang mampu membantu Anda dalam mengelola keuangan secara lebih mudah dan praktis. Accurate online juga memiliki tampilan yang sederhana sehingga akan memudahkan Anda dalam membuat berbagai laporan keuangan perusahaan, bahkan oleh Anda yang tidak memiliki background akuntansi sekalipun.

Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

 

marketingmanajemenbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Cinthya
Seorang wanita lulusan ilmu marketing. Di Accurate Online, wanita ini akan membagikan berbagai hal yang sudah dipelajarinya tentang strategi dan tips marketing, digital marketing, serta berbagai hal yang berkaitan di dalamnya.

Artikel Terkait