Inovasi Produk : Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Manfaatnya dalam Pengembangan Bisnis

Inovasi produk adalah mutlak diperlukan sehingga bisa dikembangkan dengan memberikan banyak sekali manfaat dan dampak positif yang akan dirasakan.

Produk yang mengalami inovasi akan mendapatkan apresiasi dari para pelanggan, sehingga dapat menggaet lebih banyak konsumen dan mendatangkan keuntungan yang berlipat.

Baca juga : Mengenal Internet Marketing Serta Tips Efektif Mengembangkannya

Pengertian Inovasi Produk

Inovasi produk dapat diartikan sebagai upaya yang dilakukan pelaku usaha pembuat produk untuk memperbaiki, meningkatkan, dan mengembangkan produk yang diproduksi selama ini.

Produk yang dikembangkan tidak selalu dalam bentuk barang, tetapi bisa berupa peningkatan pelayanan. Menurut UU nomor 19 tahun 2002 bahwa inovasi merupakan suatu rangkaian pengembangan dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam sebuah produk.

Inovasi suatu produk ini bisa terjadi karena beberapa hal, di antaranya adalah adanya feedback dari pelanggan, kombinasi hal yang sebelumnya sudah ada, hingga penemuan baru.

Proses inovasi ini harus terus dilakukan sehingga produk menjadi terus berkembang, memiliki peningkatan, hingga mencapai kesempurnaan, yang bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tujuan Melakukan Inovasi Produk

Dalam kehidupan, suatu inovasi pada diri bertujuan untuk membuat manusia memiliki kualitas yang meningkat sehingga memiliki banyak sekali kemampuan baru yang sebelumnya tidak dimiliki.

Begitu pula pada sebuah produk, ada tujuan tertentu yang ingin dicapai ketika melakukan inovasi pada produk tersebut. Beberapa tujuan melakukan inovasi pada sebuah produk antara lain : 

Baca juga : Marketing adalah Kunci untuk Penjualan, Mari Ketahui Lebih Dalam

1. Meningkatkan Kualitas

Umumnya, tujuan untuk melakukan inovasi baik dalam bidang apapun adalah untuk meningkatkan kualitas, termasuk juga berkaitan dengan barang.

Seiring dengan perkembangan waktu, barang yang diciptakan akan semakin usang karena tidak bisa memenuhi kebutuhan pada masa sekarang. Sehingga barang tersebut diberikan sebuah inovasi agar bisa memenuhi kebutuhan pada masa kini.

Alasan lainnya, karena produk yang mendapatkan inovasi diberikan tambahan fitur dan kemampuan baru. Barang dengan fitur atau kemampuan baru dan sejenisnya akan meningkatkan keunggulan dibandingkan barang yang sebelumnya.

Sehingga dengan kata lain, barang yang diberikan tambahan inovasi akan meningkatkan keunggulan dan kualitasnya dibanding sebelumnya.

2. Memenuhi Kebutuhan Pelanggan

Kebutuhan pelanggan sebagai seorang manusia tentu akan selalu ada. Para pelanggan akan terus menuntut pemilik usaha untuk memperbaiki agar semua kebutuhan pelanggan terpenuhi.

Tuntutan pelanggan ini akan memaksa pemilik usaha untuk melakukan inovasi pada produknya. Salah satu yang nyata adalah salah satu produk layanan antar jemput yang biasa digunakan oleh masyarakat.

Barang utama pada awalnya adalah layanan antar jemput dengan menggunakan motor, tetapi kemudian pemilik usaha melakukan inovasi dan mengembangkannya untuk antar jemput menggunakan mobil.

Lebih jauh, pemilik usaha juga melakukan inovasi dengan memberikan tambahan layanan untuk pembelian makanan dan berbelanja. Inovasi tersebut dilakukan seiring dengan kebutuhan masyarakat sebagai pelanggan yang semakin banyak.

3. Menciptakan Pasar Baru di Tengah Masyarakat

Tujuan lain dalam melakukan inovasi produk adalah untuk menciptakan pasar baru di tengah masyarakat. Produk yang diberi inovasi memberikan fitur dan perkembangan terbaru yang akan menarik minat masyarakat.

Sehingga masyarakat akan membeli produk terbaru tersebut. Terkadang inovasi juga tidak selamanya memberikan perkembangan tetapi juga pengurangan fitur.

Contoh paling nyata adalah produk telepon seluler atau smartphone. Pemilik usaha mengurangi beberapa fitur seperti kualitas kamera atau kapasitas memori, sehingga memunculkan sebuah produk baru dengan harga yang lebih murah.

Dengan produk baru tersebut akan menciptakan pasar baru yang mengincar harga yang lebih murah dengan produk yang tidak jauh berbeda kualitasnya.

4. Mengembangkan dan Mengaplikasikan Pengetahuan dan Wawasan

Inovasi pada sebuah produk juga bertujuan untuk mengembangkan dan mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki oleh pemilik usaha. Dalam menciptakan inovasi pada sebuah produk, dibutuhkan wawasan yang luas dan terkini sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Kemudian pemilik usaha berusaha bagaimana mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki untuk diaplikasikan pada produk yang dibuatnya.

Agar bisa mengaplikasikan ilmu pengetahuan terkini pada sebuah produk, seorang pemilik usaha harus meningkatkan wawasan dengan banyak belajar.

Pemilik usaha yang terus belajar tentang ilmu pengetahuan dan mengembangkan wawasannya akan mampu menginovasi produk yang dimilikinya. Sehingga dapat menciptakan sebuah produk baru yang menggunakan ilmu pengetahuan terkini.

Baca juga : Apa itu Search Engine Marketing? Mari Ketahui Secara Lengkap

5. Mengganti Produk atau Layanan

Sering dijumpai beberapa pemilik usaha menarik atau menghentikan produk atau layanan yang sudah usang dari pasaran, salah satunya adalah pemilik usaha mobil.

Usaha menghentikan produksi atau menarik barang yang sudah ada di pasaran bertujuan untuk memberikan inovasi dengan cara mengganti barang tersebut dengan barang yang lebih baik.

Barang yang sudah usang dihentikan produksinya karena sudah tidak sesuai dengan kondisi terkini. Selain itu, produk yang sudah usang juga sudah tidak bisa dikembangkan lagi.

Sehingga satu-satunya cara dalam berinovasi adalah dengan mengganti produk atau layanannya. Tentu saja dengan tidak menghilangkan fungsi utama dari produk yang sudah usang tersebut.

6. Meningkatkan Efisiensi Produk

Inovasi pada sebuah produk juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensinya. Barang yang mengalami inovasi akan dapat melakukan tugasnya dengan tepat sasaran tanpa perlu membuang waktu lebih banyak.

Sama halnya pada produk berupa aplikasi layanan antar jemput. Pada aplikasi tersebut yang semula hanya bisa digunakan untuk memesan layanan antar jemput, kini berkembang dengan pesat.

Ada banyak fitur yang dimiliki oleh aplikasi tersebut termasuk layanan pembelian dan antar makanan, bahkan berbelanja. Inovasi dalam bentuk produk jasa ini membuat aplikasi tersebut semakin efisien digunakan oleh pelanggan.

Pelanggan cukup membutuhkan satu aplikasi saja agar bisa melakukan berbagai hal, sehingga pelanggan dapat menghemat waktu.

Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Pengertian Outsourcing dan Fungsinya

Fungsi Inovasi Produk

Pemilik usaha dituntut untuk selalu melakukan inovasi pada produk-produknya. Hal ini karena inovasi pada barang dapat berfungsi sebagai bagian dari strategi pemasaran untuk menarik semakin banyak pelanggan.

Inovasi yang diterapkan pada sebuah produk dapat menarik minat masyarakat untuk mencoba menggunakan barang tersebut.

Inovasi juga berfungsi agar pemilik usaha tidak tergulung oleh arus perkembangan yang ada saat ini. Perkembangan zaman akan menuntut pemilik usaha untuk terus berinovasi sehingga dapat terus bertahan.

Berbagai produk yang tidak bisa berinovasi menurut perkembangan zaman akan perlahan ditinggalkan oleh para pelanggan dan mati. Contohnya adalah telepon rumah yang tergeser oleh telepon seluler.

Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Consumer Insight Bagi Kemajuan Bisnis

Manfaat Melakukan Inovasi Produk

Melakukan inovasi pada barang yang diciptakan akan membuat bisnis semakin kompetitif sehingga secara tidak langsung akan bermanfaat pada nilai perusahaan pembuatnya.

Perusahaan atau pemilik usaha yang membuat suatu produk yang terus berinovasi akan mampu mengalahkan pesaing-pesaingnya. Perusahaan yang terus berkembang dengan melakukan inovasi juga akan semakin dikenal oleh masyarakat.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan telepon seluler yang melakukan inovasi produk dengan meningkatkan kualitas kamera. Kamera pada telepon seluler menjadi hal yang penting saat ini, terutama ketika media sosial terus berkembang.

Dengan mengikuti perkembangan tersebut, telepon seluler dengan kemampuan kamera yang baik akan semakin diminati oleh masyarakat. Sehingga secara tidak langsung nilai perusahaan di mata masyarakat juga meningkat.

Baca juga : 10 Strategi Marketing Paling Efektif untuk Bisnis Fesyen

Kesimpulan

Pembahasan diatas bisa diterapkan di dalam bisnis Anda agar tidak salah dalam memilih barang atau produk, kualitas barang merupakan suatu hal yang banyak dan dibutuhkan oleh pelanggan. Jika Anda menjual suatu barang dengan kualitas yang bagus dan pelayanan yang ramah, pelanggan pasti akan menyukainya dan membeli kembali.

Dalam pencatatan stok barang juga hal yang penting dalam menjalankan bisnis, jika bisnis Anda berkembang dengan baik, pencatatan stok barang dan penjualan Anda akan lebih banyak dan akan sulit jika masih menggunakan pencatatan manual.

Oleh karena itu, gunakanlah software akuntansi yang memiliki fitur inventory yang dapat mempermudah Anda dalam pencatatan stok barang dan penjualan. Accurate Online salah satu software akuntansi yang memiliki fitur tersebut dan fitur lainnya seperti pencatatan penjualan, multi cabang dan lainnya.

Jadi jika usaha Anda berjalan dengan sukses dan ingin membuka cabang, accurate online siap untuk membantu Anda dalam pengelolaan stok barang, laba rugi perusahaan dan laporan keuangannya.

Tertarik ingin mencoba? Klik tautan di bawah ini untuk mencoba trial selama 30 hari dengan gratis

accurate 200 ribu perbulan