Metode Peramalan Apa Saja, Ya? Ini Penjelasannya!

Untuk bisa membuat perkiraan terkait penggunaan produk agar bisa diproduksi dalam jumlah yang tepat, maka terdapat suatu metode peramalan atau biasa dikenal dengan metode forecasting.

Lalu, apa itu metode peramalan? Apa saja yang terdapat di dalamnya? Jawaban dari pertanyaan itulah yang akan kita bahas bersama pada artikel di bawah ini.

Apa Itu Metode Peramalan atau Forecasting?

Secara umum, metode peramalan adalah suatu metode untuk melakukan kegiatan perencanaan dan juga pengendalian produksi. Selain itu, metode ini juga digunakan sebagai alat bantu untuk bisa melakukan perencanaan yang lebih efektif dan efisien.

Contohnya seperti membuat peramalan pada tingkat permintaan suatu produk ataupun peramalan atas harga daging sapi di masa hari raya.

Biasanya, metode ini dilakukan oleh tim marketing, sehingga hasil yang didapat seringkali dikenal dengan ramalan permintaan dan hasil tersebut nantinya akan digunakan sebagai informasi dalam menentukan kegiatan bisnis perusahaan.

Biasanya, data yang diperoleh dari hasil kegiatan ini akan digunakan untuk membuat perkiraan jumlah permintaan pelanggan dan hal tersebut berkaitan dengan ketepatan jumlah produk yang nantinya akan dibuat.

Efektivitas produksi ini memiliki peran penting dalam menjalankan bisnis perusahaan. Seorang pengusaha bisa memperkecil pengeluaran dengan cara menyesuaikan jumlah produksinya.

Baca juga: Apa itu Field Marketing? Ini Pentingnya dalam Strategi Marketing

Jenis Metode Forecasting

Secara umum, metode peramalan ini terbagi menjadi dua, yakni peramalan kualitatif dan peramalan kuantitatif.

Peramalan kualitatif adalah peramalan yang fokus pada pendapat dan analisa yang bersifat deskriptif. Sedangkan. Peramalan kuantitatif adalah peramalan yang berhubungan dengan hitungan secara matematis. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya:

1. Metode Forecasting Kuantitatif

Berikut ini adalah beberapa metode peramalan yang sering digunakan dalam metode peramalan kuantitatif.

  • Time Series

Metode time series atau deret waktu adalah suatu metode peramalan yang di dalamnya menghubungkan keterkaitan antar variabel dependen dengan variabel independen atau variabel yang mempengaruhinya, lalu akan dihubungkan dengan waktu, mingguan, bulanan atau tahunan.

Jadi, di dalam metode ini, variabel yang dicari adalah waktu. Untuk bisa menggunakannya, Anda bisa menghitungnya dengan menggunakan metode box jenkins, metode smoothing, ataupun metode proyeksi trend dan regresi.

  • Metode Kausal (Sebab Akibat)

Metode peramalan kuantitatif yang kedua adalah metode kausal atau yang akrab dikenal dengan metode sebab akibat. Metode ini dibuat dengan berdasarkan ketertarikan antara variabel yang diperkirakan dengan variabel lain yang akan mempengaruhinya. Tapi, variabelnya bukan dalam wujud waktu.

Untuk bisa menghitungnya, Anda bisa menggunakan metode input output, metode regresi dan korelasi, atau dengan menggunakan metode ekonometri.

2. Metode Forecasting Kualitatif

Metode peramalan kualitatif sifatnya lebih subjektif. Pasalnya, metode ini akan dipengaruhi dengan pendidikan, emosi, intuisi, dan pengalaman dari si peramal, sehingga hasil dari setiap orang akan berbeda-beda.

Walaupun demikian, metode ini memiliki tingkat akurasi data yang lebih aktual daripada metode lain. Nah, teknik untuk menggunakan metode ini adalah sebagai berikut:

  • Survei Pasar

Teknik ini dilakukan dengan cara mencari pendapat atau masukan dari konsumen yang memiliki pengaruh pada rencana pembelian ketika periode pengamatan. Kegiatan survei bisa dilakukan dengan cara menyebar kuesioner, wawancara langsung atau lewat telepon.

  • Juri dari Opini Eksekutif

Untuk bisa melakukan teknik ini, Anda harus meminta pendapat atau opini dari kelompok kecil yang di dalamnya terdiri dari manajer produksi, manajer pemasaran, manajer keuangan, manajer teknik, dan manajer logistik. Lalu, hasilnya akan digabungkan dengan model statistik.

  • Gabungan Tenaga Penjualan

Sama seperti namanya, teknik ini dilakukan dengan menggabungkan setiap sales, lalu mereka akan meramalkan tingkat penjualan di daerahnya masing-masing yang pada akhirnya nanti akan dihimpun di tingkat provinsi dan tingkat nasional.

  • Metode Delphi

Sebenarnya, metode ini hampir sama dengan metode kuesioner. Untuk bisa melakukannya, Anda harus menyebarkan kuesioner. Namun, jawaban yang sudah terkumpul harus terlebih dulu disederhanakan sebelum diberikan pada ahli untuk meramalkannya.

Keunggulan dari metode ini adalah hasilnya lebih akurat dan juga lebih profesional. Sedangkan kekurangannya adalah memerlukan waktu yang lebih lama, karena Anda harus membuat kuesioner dan merangkum jawabannya terlebih dahulu.

Baca juga: Customer Segment Apa Saja, Ya? Ini Jawabannya!

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang metode peramalan yang bisa Anda gunakan. Peramalan atau forecasting sangat penting sekali untuk membuat perencanaan dan mengawasi kegiatan produksi, baik itu pada produk barang ataupun layanan jasa. Dengan begitu, maka bisnis Anda akan lebih mudah lagi untuk berkembang.

Jadi, metode peramalan adalah suatu kegiatan yang sangat penting dalam suatu bisnis. Kegiatan di dalamnya sangat berguna dalam mengawasi kegiatan produksi, baik itu dalam perusahaan barang ataupun perusahaan jasa.

Hasil yang telah diperoleh dari kegiatan peramalan ini nantinya bisa dijadikan dasar dalam mengambil keputusan produksi, bahkan bisa juga dijadikan untuk membuat strategi pemasaran. Keputusan yang baik adalah keputusan yang dibuat dengan berdasarkan pertimbangan yang nantinya akan terjadi di periode selanjutnya.

Nah, keputusan atau perencanaan produksi yang efektif ini nantinya mampu mengurangi pemborosan anggaran perusahaan Anda. Nah, pengeluaran anggaran perusahaan yang berlebihan ini bisa Anda tekan karena sumber daya masa depan sudah bisa Anda atur nominalnya.

Semakin banyak Anda bisa meminimalisir kesalahan, maka pendapatan yang akan Anda terima pun akan semakin besar. Nah, untuk meminimalisirnya, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dari Accurate Online.

Aplikasi ini akan menghitung setiap kegiatan dan kebutuhan akuntansi Anda secara otomatis dan tepat. Anda pun bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara mudah dan akurat.

Selain itu, di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur dan modul bisnis luar biasa yang akan membuat operasional bisnis Anda bergerak lebih efektif dan efisien.

Penasaran dengan Accurate Online? Anda bisa mencobanya selama 30 hari gratis melalui banner di bawah ini.