Pengertian Customer Discovery dan 10 Cara Ampuh Menerapkannya

oleh | Agu 23, 2023

source envato.

Pengertian Customer Discovery dan 10 Cara Ampuh Menerapkannya

Pengembangan bisnis yang berhasil tidak akan pernah lepas dari pemahaman yang mendalam mengenai pelanggan yang dilayani. Di tengah persaingan yang semakin ketat, hanya dengan memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan secara menyeluruh, sebuah perusahaan dapat meraih keunggulan kompetitif yang kokoh dan berkelanjutan. Oleh karena itu, salah satu pendekatan penting yang dapat membantu merumuskan strategi yang tepat adalah dengan melakukan customer discovery atau Penemuan Pelanggan.

Customer discovery menggambarkan proses sistematis untuk menggali wawasan tentang pelanggan yang potensial atau yang sudah menjadi langganan, sehingga dapat memahami apa yang benar-benar diinginkan dan dibutuhkan oleh pasar.

Dalam setiap langkahnya, metode ini melibatkan interaksi langsung dengan calon pelanggan, mendengarkan masukan dan umpan balik mereka, serta mengidentifikasi masalah dan tantangan yang dihadapi. Sebuah langkah awal yang kritis sebelum meluncurkan produk atau layanan baru, atau bahkan sebelum melakukan perubahan signifikan dalam produk yang sudah ada.

Nah, Pada artikel kali ini, kami akan mengulas secara mendalam tentang konsep customer discovery, manfaatnya, serta langkah-langkah yang tepat untuk melakukan proses ini dengan efektif. Dengan memahami benar kebutuhan dan preferensi pelanggan, diharapkan setiap langkah bisnis yang diambil dapat berpijak pada fondasi yang kuat dan dapat memenuhi ekspektasi pelanggan dengan lebih akurat.

Pengertian Customer Discovery

accurate.id Pengertian Customer Discovery

ilustrasi customer discovery. Photo by Sorapop on Envato

Berdasarkan laman Harvard Business School, customer discovery, dalam konteks bisnis dan pengembangan produk, merujuk pada proses sistematis untuk mengidentifikasi, memahami, dan menganalisis kebutuhan, masalah, serta preferensi pelanggan secara mendalam.

Tujuan utama dari customer discovery adalah untuk mendapatkan wawasan yang mendalam tentang pasar dan pelanggan yang dilayani, sehingga perusahaan dapat mengembangkan produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka.

Proses customer discovery melibatkan interaksi langsung dengan calon pelanggan dan para pengguna potensial. Tim pengembangan produk atau wirausaha akan berkomunikasi dengan kelompok target melalui wawancara, survei, diskusi kelompok, dan cara lainnya untuk memahami perspektif mereka terhadap produk yang ada atau solusi yang sedang dikembangkan.

Baca juga: Apa itu Customer Development? Ini Pengertian dan Proses Penting di Dalamnya

Manfaat Customer Discovery

accurate.id Manfaat Customer Discovery

ilustrasi customer discovery. Photo by DragonImages on Envato

Manfaat customer discovery sangatlah penting bagi kesuksesan bisnis dan pengembangan produk. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari customer discovery:

1. Validasi Konsep dan Ide Produk

Customer discovery akan membantu menguji dan memvalidasi apakah ide atau konsep produk yang ada sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Dengan mendapatkan umpan balik langsung dari calon pelanggan, perusahaan dapat memastikan bahwa produk yang akan dikembangkan memiliki permintaan pasar yang kuat.

2. Memahami Kebutuhan Pelanggan

Customer discovery memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan masalah pelanggan. Dengan demikian, perusahaan dapat merancang produk atau layanan yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan lebih baik.

3. Menghindari Pemborosan Sumber Daya

Dengan memahami kebutuhan pelanggan sejak awal, perusahaan dapat menghindari pemborosan sumber daya dalam mengembangkan produk yang tidak relevan atau tidak diminati oleh pasar. Customer discovery membantu fokus pada fitur dan fungsi yang penting bagi pelanggan.

4. Perencanaan Strategi yang Lebih Efektif

Customer discovery membantu dalam merencanakan strategi bisnis yang lebih efektif. Dengan memahami pasar dan pelanggan secara mendalam, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang dan tantangan yang ada, sehingga dapat mengambil keputusan yang lebih bijaksana dan berorientasi pada kebutuhan pasar.

5. Meningkatkan Daya Saing

Dengan memahami pelanggan lebih baik daripada pesaing, perusahaan dapat mengembangkan produk yang lebih unggul dan sesuai dengan preferensi pelanggan. Hal ini memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan bagi bisnis.

6. Inovasi Berkelanjutan

Customer discovery berfungsi sebagai proses berkelanjutan untuk terus memperbarui dan meningkatkan produk berdasarkan umpan balik pelanggan. Ini mendorong inovasi dan pengembangan produk yang terus-menerus mengikuti perubahan kebutuhan dan tren pasar.

7. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Dengan mendengarkan dan merespons kebutuhan pelanggan, perusahaan dapat membangun hubungan yang lebih kuat dan saling percaya dengan pelanggan. Hal ini berkontribusi pada peningkatan loyalitas pelanggan dan retensi.

8. Mengurangi Risiko Bisnis

Customer discovery membantu mengurangi risiko bisnis dengan memastikan bahwa produk yang dikembangkan memiliki pasar yang jelas dan permintaan yang kuat. Dengan demikian, perusahaan dapat menghindari kegagalan produk yang dapat berdampak buruk pada keseluruhan bisnis.

Dengan memahami manfaat customer discovery, perusahaan dapat mengakui pentingnya interaksi langsung dengan pelanggan dan mengintegrasikan pendekatan ini ke dalam proses pengembangan produk dan strategi bisnis mereka.

Hal ini dapat membantu perusahaan menciptakan produk yang lebih relevan, sukses di pasaran, dan memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih baik.

Baca juga: Customer Loyalty adalah Bentuk Kepuasan Pelanggan Terhadap Bisnis, Bagaimana Cara Meningkatkannya?

Cara Menerapkan Customer Discovery secara Tepat

Cara Menerapkan Customer Discovery secara Tepat

ilustrasi customer discovery. Photo by twinsterphoto on Envato

Langkah-langkah dalam melakukan customer discovery melibatkan proses interaktif dan berkelanjutan dengan pelanggan atau calon pelanggan. Berikut adalah langkah-langkah yang tepat untuk melaksanakan customer discovery:

1. Tentukan Tujuan dan Pertanyaan Penelitian

Tetapkan tujuan yang jelas untuk customer discovery, seperti memvalidasi ide produk, memahami masalah pelanggan, atau mengeksplorasi peluang pasar. Buat daftar pertanyaan yang relevan yang akan membantu memandu proses wawancara atau interaksi dengan pelanggan.

2. Identifikasi Target Pelanggan

Identifikasi kelompok target atau segmen pelanggan yang ingin Anda ketahui lebih banyak. Pilih kelompok pelanggan yang mungkin mewakili audiens utama atau segmen pasar yang akan dilayani oleh produk atau layanan Anda.

3. Jadwalkan Wawancara atau Interaksi

Lakukan wawancara langsung atau sesi interaksi dengan pelanggan yang telah diidentifikasi. Berusaha untuk mendapatkan variasi dalam kelompok pelanggan yang Anda temui, sehingga Anda dapat memperoleh perspektif yang beragam.

4. Dengarkan dengan Cermat

Selama wawancara atau sesi interaksi, dengarkan dengan cermat dan berikan perhatian penuh pada apa yang diungkapkan oleh pelanggan. Hindari mengganggu atau mengajukan pertanyaan leading yang dapat mempengaruhi jawaban mereka.

5. Tanyakan Pertanyaan Terbuka

Ajukan pertanyaan terbuka yang mendorong pelanggan untuk memberikan informasi lebih mendalam. Hindari pertanyaan yang hanya meminta jawaban ya atau tidak. Contoh pertanyaan terbuka: “Bagaimana Anda biasanya menyelesaikan masalah ini?” atau “Ceritakan tentang pengalaman Anda menggunakan produk sejenis.”

6. Catat dan Analisis Data

Selama proses customer discovery, catat catatan mendalam tentang tanggapan dan umpan balik dari pelanggan. Setelah interaksi selesai, analisis data yang telah Anda kumpulkan untuk mengidentifikasi pola, kebutuhan umum, dan temuan utama.

7. Identifikasi Tantangan dan Peluang

Tinjau data yang telah Anda kumpulkan dan identifikasi tantangan yang dihadapi oleh pelanggan serta peluang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Gunakan temuan ini sebagai dasar untuk mengembangkan strategi lebih lanjut.

8. Iterasi dan Feedback Lanjutan

Gunakan hasil customer discovery untuk mengiterasi dan memperbaiki ide produk atau layanan Anda. Dapatkan umpan balik lanjutan dari pelanggan setelah mengimplementasikan perubahan atau perbaikan, dan terus lakukan siklus customer discovery secara berkelanjutan untuk meningkatkan produk Anda.

9. Integrasi dengan Tim Pengembangan dan Tim Produk

Bagikan temuan customer discovery dengan tim pengembangan dan tim produk Anda. Libatkan tim tersebut dalam proses customer discovery sehingga mereka juga memahami dan menerima pemahaman langsung tentang pelanggan.

10. Lanjutkan dengan Minimum Viable Product (MVP)

Setelah memahami kebutuhan pelanggan dengan lebih baik, kembangkan Minimum Viable Product (MVP) yang mencakup fitur dan fungsi inti yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Uji MVP dengan calon pelanggan untuk memastikan bahwa produk memenuhi harapan mereka.

Ingatlah bahwa customer discovery adalah proses berkelanjutan dan harus dilakukan secara teratur untuk memastikan bahwa perusahaan tetap relevan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan yang terus berubah. Dengan mendengarkan dan memahami pelanggan, perusahaan dapat mengembangkan produk yang lebih sesuai dan sukses di pasaran.

Baca juga: 10 Strategi Pemasaran, Pengertian, Fungsi, Contoh dan Elemen dalam Pemasaran

Penutup

Dalam mengakhiri proses customer discovery, penting untuk diingat bahwa pemahaman mendalam tentang pelanggan adalah kunci kesuksesan bisnis jangka panjang. Dengan berfokus pada interaksi langsung dan mendengarkan dengan saksama, perusahaan dapat menggali wawasan berharga tentang kebutuhan, masalah, dan preferensi pelanggan.

Dari hasil penemuan ini, perusahaan dapat merancang produk atau layanan yang tepat dan relevan, serta mengembangkan strategi bisnis yang efektif.

Customer discovery bukanlah sekadar satu kali tugas, tetapi merupakan proses berkelanjutan yang perlu diintegrasikan ke dalam budaya perusahaan. Dengan mengadopsi pendekatan ini secara terus-menerus, perusahaan dapat mengantisipasi perubahan pasar, beradaptasi dengan cepat, dan tetap relevan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Setiap temuan dan umpan balik yang diperoleh dari pelanggan harus dihargai dan dijadikan panduan dalam mengembangkan produk atau layanan yang lebih baik. Integrasikan informasi tersebut ke dalam proses pengembangan produk dan jadikan pelanggan sebagai mitra yang berharga dalam perjalanan bisnis Anda.

Dengan menggali pengetahuan dari customer discovery, perusahaan dapat membangun fondasi yang kuat untuk mencapai kesuksesan jangka panjang. Mari lanjutkan dengan semangat eksplorasi, inovasi, dan pelayanan terbaik kepada pelanggan kita.

Dengan cara ini, kita dapat menciptakan dampak positif dalam kehidupan pelanggan dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan untuk perusahaan kita.

Namun untuk melakukan cara tersebut, Anda harus memiliki anggaran atau budgeting yang tepat dan Anda harus bisa mengelolanya dengan baik. Nah, software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online mampu membantu Anda melakukan hal tersebut.

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda bisa membuat anggaran yang diperlukan oleh setiap pos bisnis Anda. Selain itu, setiap anggaran yang keluar ataupun masuk juga akan tercatat secara otomatis dan Anda bisa mendapatkan laporan keuangannya secara akurat.

Penasaran dengan Accurate Online? klik tautan gambar dibawah ini untuk mencobanya langsung selama 30 hari, Gratis!

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

15 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Cinthya

Artikel Terkait