Pengertian Iklan Advertorial dan Tips Membuatnya untuk Mendongkrak Penjualan

Untuk meningkatkan penjualan sebuah produk, iklan menjadi salah satu sarana yang sangat tepat untuk dilakukan. Biasanya iklan sendiri sering menggaet beberapa publik figur untuk menarik perhatian si pembeli. Namun seiring perkembangannya waktu, iklan sendiri sudah mengusung konsep advertorial untuk menawarkan sebuah produk dengan cara yang sangat halus. Penasaran apa itu iklan advertorial? Berikut ini penjelasan lengkapnya beserta tips membuatnya.

Pengertian Iklan Advertorial

Iklan advertorial adalah sebuah strategi pemasaran baik itu berupa produk atau jasa yang diiklankan dengan lebih halus dibanding dengan iklan biasanya dan biasa di surat kabar atau majalah. Iklan advertorial sendiri merupakan sebuah pemasaran produk atau jasa yang membutuhkan kreativitas yang sangat tinggi.

Sebuah iklan yang dikemas dengan bentuk berita tentu akan memberikan berbagai macam informasi yang sangat menarik bagi si pembaca. Informasi tersebut berupa produk yang ditawarkan, kegiatan dari perusahaan si penghasil produk, sampai dengan fakta  lain yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang.

Maka dari itu, iklan advertorial sendiri merupakan iklan yang terbilang berbeda daripada iklan yang lainnya. Sehingga tidak heran jika iklan tersebut mampu mempengaruhi pembacanya agar pembaca tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Seperti halnya dengan iklan yang lain, tujuan dari iklan advertorial sendiri tentu untuk menarik pembaca agar membeli atau memakai produk atau jasa yang ditawarkan.

Baca juga : 10 Strategi Pemasaran Produk Efektif yang Bisa Anda Coba

Tips Membuat Iklan Advertorial

Setelah mengetahui pengertian dan kelebihan dibanding dengan iklan lainnya tentu iklan yang satu ini patut untuk dicoba. Bagi yang ingin membuat iklan advertorial untuk mendongkrak penjualan, berikut ini adalah tips membuatnya :

1. Gunakanlah Format Artikel Yang Ringan

Menggunakan format artikel yang ringan menjadi tips pertama bagi yang ingin membuat iklan advertorial. Penggunaan format artikel yang ringan sendiri agar produk atau jasa yang ditawarkan kepada si pembaca bisa diterima dengan baik.

Bukan hanya itu saja, penggunaan format artikel yang ringan agar si pembaca tidak bingung dengan maksud dari tawaran yang diiklankan. Maka dari itu gunakanlah format artikel yang ringan serta tidak bertele-tele dan tidak terlalu padat agar si pembaca bisa menerima maksud iklan serta tidak bingung.

Baca juga : Mengenal Pengertian Marketing secara Lengkap dan Mendalam

2. Pastikan Menggunakan Bahasa Editorial

Selain menggunakan format artikel yang ringan, pastikan juga menggunakan bahasa editorial pada iklan. Kelebihan menggunakan bahasa editorial pada iklan sendiri adalah agar si pembaca bisa mendapatkan informasi serta keunggulan dari produk atau jasa yang ditawarkan.

Bukan hanya itu saja, dengan menggunakan bahasa editorial, sebuah perusahaan pun bisa mengiklankannya tanpa menyebutkannya secara langsung. Dengan begitu, maka si pembaca sendiri tidak sadar bahwa mereka sedang membaca iklan bukan sedang membaca artikel.

Baca juga : Pengertian Soft Skill, Contoh, dan Fungsinya bagi Pengembangan Bisnis

3. Hindarilah Penggunaan Bahasa Yang Bersifat Pemasaran

Jika ingin mengiklankan sebuah produk atau jasa dengan konsep advertorial, maka usahakan untuk menghindari penggunaan bahasa yang bersifat pemasaran. Salah satu contoh bahasa pemasaran seperti “ayo tunggu apalagi, jangan lewatkan kesempatan emas yang satu ini”, “mari dapatkanlah segera produk sahara ini”, dan masih banyak lagi contoh bahasa yang bersifat pemasaran lainnya.

Bagi yang ingin membuat iklan dengan konsep editorial, maka harus bisa menarik perhatian para pembaca. Salah satunya adalah dengan membuat judul yang membuat mereka berpikir bahwa artikel tersebut dapat memberikan informasi yang banyak tanpa menggunakan bahasa yang bersifat pemasaran. Bukan hanya itu saja, pengaruhilah para pembaca dengan opini agar pembaca secara tidak langsung tertarik dengan produk atau perusahaan yang ditawarkan.

4. Jangan Mengutip Pendapat Atau Komentar Dari Seorang Tokoh

Apabila ingin menggunakan iklan dengan konsep advertorial, tips selanjutnya adalah jangan mengutip pendapat atau komentar dari seorang tokoh. Karena hal tersebut bisa membuat para pembaca membuat bosan pada iklan yang ditawarkan dan tidak percaya dengan produk atau jasa yang diiklankan.

Namun apabila benar-benar ingin mengutip pendapat atau komentar dari seorang tokoh pastikan dari sumber yang bersangkutan secara langsung. Bukan hanya itu saja, pastikan bahwa kutipan atau komentar tersebut dikemas dengan ringkas, padat, dan jelas agar pembaca tidak bosan. Dengan begitu, maka pembaca pun akan tetap menikmati iklan yang ditawarkan.

5. Jangan Sembarang Memilih Media

Bagi yang ingin mengiklankan produk atau jasa dengan konsep advertorial, pastikan tidak sembarang memilih media. Karena peranan media sendiri sangat penting untuk kesuksesan atau tujuan dari iklan itu sendiri. Sebagaimana yang diketahui bahwa media sendiri mempunyai karakteristik pembaca yang berbeda-beda.

Maka dari itu sebelum memilih media untuk mengiklankan produk atau jasa, pastikan terlebih dahulu mengetahui karakteristik dari media yang akan dipilih. Agar kesuksesan atau tujuan dari iklan sendiri bisa berjalan dengan lancar yakni dibaca oleh banyak orang dan si pembaca tertarik pada produk atau jasa yang ditawarkan.

Baca juga : Mengenal Pentingnya Desain Produk pada Pengembangan Bisnis

6. Hindari Gaya Bahasa Superlatif

Selain menghindari gaya bahasa yang bersifat pemasaran, dalam pembuatan iklan advertorial sendiri hindarilah penggunaan gaya bahasa superlatif atau berlebih-lebihan. Karena hal tersebut bisa membuat para pembaca merasa enggan meneruskan membacanya.

Bukan hanya itu saja, hindarilah kata-kata atau penggunaan kalimat yang terlampau memuji diri sendiri. Dan pastikan juga agar menghindari ekspresi yang terkesan serba hebat yakni seperti “jasa ini merupakan jasa terbesar di dunia” atau “produk ini merupakan sebuah produk yang termegah yang ada pada abad ini”.

Baca juga : Tertarik Memasang Iklan? Kenali Jenis Iklan yang Cocok untuk Bisnis Anda

Kesimpulan

Itulah beberapa informasi mengenai iklan advertorial yang sangat cocok digunakan untuk menawarkan sebuah produk atau jasa kepada para konsumen. Dengan mengiklankan produk atau jasa menggunakan konsep advertorial, maka tidak menutup kemungkinan produk atau jasa yang ditawarkan bisa laris di pasaran. Karena konsep dari advertorial sendiri tidak seperti mengiklankan secara langsung melainkan dengan cara yang sangat halus.

Hal lain yang perlu Anda lakukan untuk membuat bisnis berkembang adalah dengan melakukan pembukuan secara terpadu dan sesuai standar yang berlaku, karena bisnis tanpa pembukuan berarti “buta” dan Anda tidak dapat membuat perencanaan yang matang untuk pengembangan bisnis Anda.

Gunakanlah software akuntansi yang memiliki fitur terlengkap dan sesuai dengan kebutuhan bisnis seperti Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang telah digunakan oleh lebih dari 300 ribu pengguna sejak 20 tahun lalu. Cocok untuk semua jenis bisnis, mulai dari UMKM sampai perusahaan manufaktur besar, hal ini dikarenakan  fitur pada Accurate Online adalah fitur esensial dan universal bagi proses pembukuan semua bisnis.

Tertarik? Anda bisa mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan di bawah ini :

accurate 200 ribu perbulan