Pengertian Workshop dan Perbedaannya dengan Training dan Seminar

Secara umum, pengertian workshop adalah suatu pertemuan yang mana sekelompok orang memiliki minat, keahlian, ataupun profesi pada bidang tertentu yang terlibat aktif dalam suatu diskusi dan kegiatan intensif pada suatu subjek maupun proyek tertentu.

Beberapa pendapat lain ada yang mengatakan bahwa pengertian workshop adalah suatu bentuk kegiatan yang mana ada beberapa orang ahli pada bidang tertentu dan berkumpul dengan sekelompok orang dengan latar belakang maupun profesi yang sama serta melakukan kegiatan interaksi secara bersama untuk membahas suatu masalah tertentu.

Dalam proses pelaksanaannya, kegiatan workshop ini biasanya akan lebih fokus untuk membahas berbagai masalah tertentu yang disertai dengan pelatihan. Para peserta di dalamnya akan mendapatkan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat dan juga bisa diterapkan sesuai dengan bida profesi yang dimilikinya.

Ciri-Ciri Kegiatan Workshop

Pada umumnya, kegiatan workshop ini berbeda dengan kegiatan diskusi yang sering dilakukan lainnya. Jadi, berdasarkan arti dari workshop tersebut, maka setidaknya ada empat ciri-ciri utama dari workshop, yaitu:

  • Kegiatan workshop harus dilakukan oleh beberapa ahli ataupun pakar pada bidang tertentu yang sesuai dengan pembahasan atau tema workshop tersebut.
  • Topik ataupun masalah yang akan dibahas dalam workshop umumnya akan sangat fokus dan juga berasal dari para peserta workshop.
  • Umumnya, kegiatan workshop dilakukan dengan cara komunikasi dua arah antara pihak pemateri dan juga pihak peserta, sehingga nantinya diperlukan peran aktif peserta agar kegiatan workshop menjadi tidak membosankan.
  • Aktivitas workshop juga dilakukan dengan metode resource materials dan resource person, sehingga setiap peserta di dalamnya harus mampu aktif berpartisipasi agar kegiatan workshop bisa dilakukan dengan baik.

Baca juga: Sustainability Report: Pengertian, Komponen, Manfaat dan Contohnya

Tujuan dan Manfaat Workshop

Kegiatan workshop pada dasarnya bertujuan untuk memberikan informasi dan juga pengetahuan segar kepada para pesertanya, sesuai dengan bidang keahlian profesi melalui bentuk pelatihan. Contohnya, workshop strategi pemasaran online lewat google ads yang bisa dijadikan patokan oleh para pebisnis sehingga mereka mampu memasarkan produknya secara efektif melalui internet.

Aktivitas workshop ini juga sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualifikasi profesi mereka yang sesuai dengan bidang kerjanya. Artinya, kegiatan workshop mampu memberikan manfaat serta meningkatkan kemampuan dan juga kualitas seseorang.

Lebih dari itu, aktivitas workshop juga sangat bermanfaat sebagai tempat untuk membentuk kebersamaan, kerjasama, dan kemitraan antar tiap peserta. Kegiatan workshop juga bisa dijadikan sebagai tempat yang baik untuk berdiskusi dan juga merumuskan berbagai metode strategis untuk bisa menyebarkan program baru kepada peserta lain.

Jenis-Jenis Workshop

Kegiatan workshop itu sendiri memiliki beberapa jenis bagian berdasarkan kategorinya tertentu. Berdasarkan arti dari workshop, berikut ini adalah jenis-jenis dari workshop:

1. Jenis Workshop Berdasarkan Sifatnya

Berdasarkan sifatnya, kegiatan workshop terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu:

  • Workshop Mengikat, adalah jenis workshop yang mana setiap pesertanya harus mengikuti hasil yang sudah didapatkan dari workshop itu sendiri, seperti workshop standarisasi ISO
  • Workshop Tidak Mengikat, adalah salah satu jenis workshop yang setiap pesertanya tidak diwajibkan untuk mengikuti hasil yang didapatkan dari kegiatan workshop tersebut, seperti workshop Google Ads.

2. Jenis Workshop Berdasarkan Waktunya

Berdasarkan waktu dilakukannya,  maka kegiatan workshop terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Workshop Beruntun, adalah jenis workshop yang dilakukan selama beberapa kurun waktu tertentu.
  • Workshop Berkala, adalah jenis workshop yang dilakukan secara berkala dan dalam kurun waktu tertentu.

Kelebihan dan Kekurangan Workshop

1. Kelebihan Workshop

  • Setiap peserta akan dilatih agar bisa bekerjasama dengan orang lain.
  • Setiap peserta akan dilatih agar bisa berpikir dan juga bersikap secara lebih ilmiah.
  • Setiap peserta akan mendapatkan banyak petunjuk praktis untuk melakukan tugas pentingnya.
  • Setiap peserta juga akan memperoleh keterangan ataupun informasi yang sifatnya teoritis dan mendalam terkait beberapa permasalahan tertentu.

2. Kekurangan Workshop

  • Mampu menimbulkan perselisihan.
  • Menghabiskan banyak waktu
  • Membutuhkan banyak tenaga dan biaya.

Lantas Apa Perbedaan Workshop dengan Training dan Seminar?

1. Training

Sebagian besar orang masih banyak yang mengira bahwa pengertian workshop sama seperti training. Padahal, training adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan dalam kurun waktu yang sebentar dan dilakukan secara lebih teoritis, sistematis, dan terorganisir.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengembangkan kemampuan sumber daya manusia dengan melakukan aktivitas identifikasi, kajian, serta proses belajar yang lebih terencana. Selain itu, kegiatan ini juga bisa dijadikan sebagai sarana yang pas untuk memperbaiki performa perusahaan.

Namun, biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk melakukan kegiatan training ini cenderung tidak sedikit, tergantung dari materi yang akan dibahas. Untuk itu, umumnya kegiatan ini hanya dilakukan oleh mereka yang benar-benar ingin menjadi seorang praktisi atau mereka yang ingin meningkatkan keahliannya.

Kegiatan training juga biasanya dilakukan selama 6 hingga 9 jam per hari atau bahkan ada yang hingga 12 jam. Umumnya juga bisa dilakukan lebih dari satu hari agar mampu memaksimalkan ilmu dan juga materi yang sesuai dengan materi ataupun kompetensinya. Saat ini bahkan banyak kegiatan training yang dilakukan selama satu bulan untuk bisa memaksimalkan materi yang dipelajari.

2. Seminar

Kebanyakan orang juga masih salah dalam menganggap sama pengertian workshop dan seminar, karena jika dilihat sekilas memang sama. Padahal, pada dasarnya seminar hanyalah kegiatan menyampaikan informasi saja. Kegiatan ini biasanya dilakukan untuk menanam berbagai pengetahuan segar, sehingga peran moderator yang ada didalamnya bisa dipelajari lagi secara lebih lengkap dengan cara mengikuti kegiatan workshop.

Sebagian orang juga ada yang mengatakan bahwa seminar adalah bagian dari bentuk perkenalan pada suatu program yang diselenggarakan oleh perusahaan, yang mana perusahaan tersebut nantinya akan melakukan kegiatan lain yang erat kaitannya dengan workshop. Biasanya, kegiatan workshop akan didahului dengan adanya kegiatan seminar.

Pada umumnya, acara seminar hanya menghabiskan lebih sedikit biaya daripada acara workshop. Waktu pelaksanaannya jug cenderung lebih depat daripada acara workshop atau training. Acara seminar biasanya hanya dilakukan selama 1 hingga 3 jam saja dan isinya seputar pemaparan singkat ataupun perkenalan serta penyampaian informasi yang disampaikan oleh moderator.

Tujuan, Target dan Durasi Workshop, Training, dan Seminar

Berdasarkan penjelasan diatas, bisa kita simpulkan bahwa workshop, training dan seminar memiliki perbedaan yang cukup besar pada tujuan, acara, peserta, dan juga durasi dari acara tersebut. Berikut ini adalah penjelasan singkatnya:

1. Tujuan Acara 

  • Workshop : mencari jalan keluar atas masalah yang dijadikan topik pembahasan, jadi para peserta akan diminta untuk mencari solusi terbaik dengan konsep yang sudah dijelaskan di dalam workshop.
  • Training : melatih para peserta workshop agar lebih profesional dengan berbagai latihan yang dilakukan secara lebih intensif dalam beberapa waktu sampai tujuan tersebut bisa dicapai.
  • Seminar : penjelasan materi terkait informasi atau perkenalan pada suatu program kepada para peserta agar bisa diajak untuk mengikuti acara tersebut.

2. Peserta Acara

  • Workshop : setiap peserta adalah orang yang sudah secara signifikan mampu menguasai materi atau yang sedang mendalami materi dan bisa juga orang awam
  • Training : setiap peserta di dalamnya haus akan skill baru untuk menjadi seorang profesional atau minimal mampu menguasai materi dan ingin menjadi semakin profesional.
  • Seminar : setiap peserta umumnya adalah orang awam ataupun orang umum.

3. Durasi Acara

  • Workshop : workshop biasanya dilakukan selama 1 hingga 3 hari tergantung topik yang hendak dibahas dengan durasi umum 5-9 jam per hari.
  • Training : acara ini biasanya memiliki waktu durasi yang lama sesuai dengan kompetensi ataupun materi dalam pelatihan tersebut. Waktunya bisa lebih dari 1 hari bahkan lebih dari 1 minggu.
  • Seminar : acar ini umumnya dilakukan cukup singkat, mulai dari 1 hingga 3 jam.

Baca juga: Manajemen Administrasi: Pengertian, Tujuan dan Fungsinya dalam Perusahaan

Penutup

Berdasarkan penjelasan diatas, bisa kita tarik kesimpulan bahwa pengertian workshop adalah suatu pertemuan yang mana sekelompok orang memiliki minat, keahlian, ataupun profesi pada bidang tertentu yang terlibat aktif dalam suatu diskusi dan kegiatan intensif pada suatu subjek maupun proyek tertentu. Oleh karena itu, workshop berbeda dengan training, dan seminar.

Dengan memahami penjelasan ini, diharapkan Anda mampu memutuskan dengan baik untuk ikut hadir di acara seminar, workshop, atau training untuk meningkatkan pengetahuan Anda terhadap bisnis yang Anda tekuni.

Namun, selain mengikuti kegiatan workshop untuk kesuksesan bisnis, Anda sebagai seorang entrepreneur juga harus mampu mengelola keuangan bisnis Anda secara tepat dan benar. Nah, untuk membantu Anda dalam melakukan hal tersebut, Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online.

Accurate Online adalah aplikasi akuntansi yang mudah digunakan dan sangat praktis, bahkan oleh Anda yang tidak memiliki pengetahuan tentang akuntansi sekalipun.

Accurate Online juga akan memudahkan Anda dalam melakukan berbagai proses akuntansi yang rumit. Selain itu, Anda juga bisa mengelola stok barang, aset perusahaan, sampai dengan mengelola utang-piutang perusahaan secara instan. Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate 3