Performance Review: Pengertian, Manfaat, dan Cara Membuatnya

Selain mereview hasil kerja, setiap perusahaan juga umumnya akan melakukan Performance Review pada setiap karyawannya. Aktivitas ini dilakukan dan diklaim sebagai pertemuan tahunan guna membahas performa karyawan dan tujuan karyawan dalam bekerja sampai rencana karir yang karyawan dalam setahun terakhir.

Lalu, apa itu Performance Review ? apa saja manfaat yang ada di dalamnya? Temukan jawabannya dengan membaca artikel tentang Performance Review ini hingga selesai.

Apa Itu Performance Review?

Pada dasarnya, Performance Review adalah suatu alat yang banyak digunakan oleh perusahaan agar bisa menjalankan bisnisnya secara efektif dan mencapai kesuksesan bisnis.

Selain itu, ada juga manajer yang memberikan feedback dan pelatihan secara kontinyu. Para manajer tersebut akan memberikan review performa tahunan, bahkan hingga menawarkan kesempatan yang berharga untuk setiap karyawan yang memiliki prestasi.

Hal tersebut dilakukan dengan cara memantau performa setiap karyawan, selama periode khusus, biasanya selama setahun. Lalu, manajer akan melakukan perbandingan hasil kerja dengan target melakukan diskus dan juga merencanakan kesempatan guna melakukan perbaikan.

Dengan melakukan Performance Review, maka akan membantu setiap manajer dan para karyawannya dalam menyikapi tren performa di setiap waktunya. Namun, berbagai tren baru di dalam teknik Performance Review ini sudah mulai memperoleh ketertarikan dan minat dalam wujud pemeriksaan performa secara berkelanjutan.

Pemeriksaan performa yang dilakukan secara berkelanjutan ini adalah suatu kegiatan pertemuan yang memang dijadwalkan secara rutin oleh para manajer, seperti seminggu sekali atau sebulan sekali.

Di dalamnya, para manajer dan karyawan akan melakukan diskusi tanya-jawab, bentuk kekhawatiran, masalah atau kendala, serta ide apapun yang mereka punya.

Baca juga: 7 Contoh Keterampilan Teamwork yang Penting dalam Bisnis

Manfaat Performance Review

Performance Review dilakukan bukan tanpa tujuan, di dalamnya terdapat banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan oleh manajer hingga karyawan. Nah, manfaat Performance Review adalah sebagai berikut ini.

1. Identifikasi, Melacak, dan Pertahankan Tujuan

Manfaat pertama dari Performance Review adalah mampu melakukan identifikasi berbagai hal yang jauh lebih mudah untuk diketahui oleh para karyawan, sampai apa yang seharusnya menjadi tujuan para karyawan tersebut secara lebih teratur.

Dengan adanya kegiatan ini, Anda sebagai pebisnis akan mempunyai pemahaman yang jauh lebih baik tentang apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan karyawan, hasil kerjanya, perkembangannya, dalam kurun waktu yang terbilang singkat.

2. Mencegah Miskomunikasi

Seperti yang sudah sempat disinggung sebelumnya, Performance Review mampu mempertemukan karyawan dan manajer secara reguler. Sehingga, kegiatan penilaian akan lebih mudah untuk dilakukan, seperti membandingkan catatan dan memastikan setiap karyawan memahami apa yang harus mereka kerjakan di perusahaan.

Bila sedari awal sudah terjadi miskomunikasi, lalu perusahaan tidak melakukan kegiatan pertemuan secara rutin, maka akan ada kesalahpahaman secara terus menerus.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, maka Anda bisa melakukan kegiatan Performance Review berupa pertemuan yang sudah dijadwalkan secara rutin untuk memberikan pertanyaan atau mendiskusikan perkembangan karyawan.

3. Membantu Setiap Pihak Agar Terlibat Secara Langsung

Dalam perusahaan, peran penting tidak hanya dipegang oleh para petinggi saja, namun semua orang yang berada di dalam perusahaan tersebut. Karena, karyawan adalah salah satu elemen yang menjadi perhatian utama di dalam manajemen SDM akhir-akhir ini.

Dengan melakukan aktivitas Performance Review,  maka Anda akan lebih mudah untuk melakukan evaluasi terkait keterlibatan mereka di dalam perusahaan.

4. Menghilangkan Tekanan

Kegiatan Performance Review yang dilakukan di akhir tahun memang bisa menjadi suatu momok yang menakutkan. Namun, hal tersebut tidak seharusnya dijadikan sebagai tekanan pada karyawan.

Untuk itu, cobalah untuk membuat kuis mingguan yang mampu membuat ujian akhir tidak terasa begitu menakutkan, sehingga setiap tim manajemen dan karyawan akan mengetahui hal apa saja yang diharapkan oleh perusahaan.

5. Get Insight

Manfaat terakhir dari kegiatan Performance Review adalah terjalinnya komunikasi penilaian secara dua arah hal ini sama seperti Anda bekerja dalam tim, yang mana akan membantu setiap karyawan dalam mencapai tujuannya, mereka dapat membantu perusahaan Anda untuk mencapai tujuan. Setiap manajer pun nantinya bisa menjadi seorang pemimpin yang baik.

Cara Membuat Performance Review

Walaupun hanya suatu kegiatan pemantauan kinerja karyawan, namun Performance Review harus dilakukan dengan baik agar bisa berjalan dengan maksimal.

Nah, untuk Anda yang belum mengetahui cara membuat Performance Review yang baik, berikut ini akan kami jabarkan cara membuatnya.

1. Tentukanlah Aspek yang Menjadi Kompetensi Karyawan

Cara pertama dalam membuat Performance Review adalah setiap manajer harus memasukkan berbagai aspek yang menjadi kompetensi, yang mana hal ini harus ada dan diperlukan oleh setiap karyawan.

Tapi aspek tersebut tidak bisa disamaratakan, tentunya kompetensi ini harus bisa disesuaikan dengan jabatan karyawan itu sendiri. Jadi, setiap format Performance Review itu berbeda-beda.

Contohnya, karyawan yang berperan sebagai marketing harus mempunyai kemampuan dasar komunikasi, kreatif, menjual, menyelesaikan masalah, sampai mengelola rencana dengan baik.

Namun, hal ini tidak bisa disamakan dengan karyawan yang berperan sebagai administrasi, mereka harus memiliki kemampuan dalam membuat surat, laporan, dan berbagai hal lainnya. Jadi, kompetensi menjual dan juga kreatif ini bisa Anda hilangkan.

Berbagai dasar kompetensi ini harus diberikan skala penilaian, dari mulai 1 hingga 10. Nantinya, penilaian dan komponen ini harus disusun dan di review oleh setiap pimpinan dalam periode waktu tertentu. Selai itu, perlu digaris bawahi sekali lagi bahwa aspek kompetensi adalah tujuan dari dilakukannya Performance Review.

2. Tentukanlah Aspek Hasil Kinerja

Cara kedua dalam membuat Performance Review adalah dengan menentukan aspek hasil kinerja karyawan. Hal ini dilakukan agar bisa melakukan pemetaan dan kumpulan indikator performa yang lebih terukur.

Hal performa yang bisa diukur contohnya adalah dalam divisi marketing, yang mana indikator reviewnya adalah jumlah target yang bisa mereka dapatkan per hari, per minggu atau per bulan. Dengan mengetahui hal ini, maka setiap pimpinan perusahaan bisa menjadikan hal tersebut sebagai bahan referensi dalam melakukan proses evaluasi performa karyawan.

Pimpinan perusahaan bisa memberikan penilaian yang jelas dan dari hal tersebut akan terlihat cerminan performa karyawan serta hal apa saja yang harus diperbaiki oleh mereka.

Bila ada karyawan yang mempunyai penilaian sangat baik atas komponen review di atas, Anda bisa memberikan bonus tertentu yang mampu membuat mereka bekerja lebih baik lagi kedepannya.

3. Berikanlah Ulasan Pengembangan Karyawan

Cara terakhir dalam membuat Performance Review adalah dengan memberikan saran pengembangan karyawan atau yang disebut dengan employee development. Para manajer harus memberikan saran pada karyawan dalam mengembangkan diri sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.

Penilaian yang dibuat tidak boleh sembarangan, karena akan berkaitan dengan dua komponen review sebelumnya yang sudah dibuat penilaian lengkapnya. Hal ini dilakukan agar menjadi lebih terukur dan lebih beralasan.

Selain itu, hal penting lainnya yang harus dilakukan dalam Performance Review adalah melakukan tatap muka secara langsung.

Hal ini dilakukan agar bisa lebih menghargai karyawan, melakukan komunikasi dengan nyaman, menghindari adanya miskomunikasi, sampai mendorong mereka untuk melakukan evaluasi diri sesuai dengan pandangan pribadinya.

Lebih dari itu, aktivitas ini juga mampu memberikan peluang dan ruang kerja untuk karyawan dan manajer dalam menyampaikan alasan atau berbagai hal lainnya.

Baca juga: Leadership Adalah Hal yang Penting Untuk Bisnis, Ini Penjelasannya!

Kesimpulan

Pada kenyataannya, Performance Review masih dianggap sebagai suatu kegiatan yang menakutkan karena didalamnya membahas kinerja karyawan. Tapi, hal tersebut tidak akan terasa menyakitkan bila dibuat dengan baik dan memasukkan berbagai aspek emosional yang berasal dari hasil penilaian tersebut.

Selain melakukan Performance Review , pihak perusahaan juga harus membuat laporan keuangan yang tepat dan akurat demi mencapai tujuan utama perusahaan. Karena, laporan ini akan membantu Anda dalam membuat keputusan bisnis di masa depan dan mengetahui kondisi finansial bisnis Anda saat ini.

Namun, membuat laporan keuangan dengan cara yang manual sangat rentan terjadi kesalahan dan memerlukan waktu yang sangat banyak. Jika sudah begini, Anda tidak bisa fokus dalam mengembangkan bisnis Anda.

Untuk itu, cobalah untuk menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online. Aplikasi ini sudah dipercaya oleh lebih dari 300 ribu pebisnis di Indonesia karena mampu menyajikan laporan keuangan secara akurat, tepat, cepat dan bisa diakses di mana saja mereka perlukan.

Selain itu, di dalamnya juga terdapat fitur penjualan, pembelian, perpajakan, manufaktur, persediaan, dan fitur lainnya yang mampu mempermudah Anda dalam mengelola bisnis. Sehingga, Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis.

Nah, Anda bisa mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari dengan klik tautan gambar di bawah ini.

anggimo

Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.