Salary Adalah: Ini Pengertian dan Bedanya Dengan Upah

Pada dasarnya, gaji atau salary adalah salah satu komponen yang sangat penting di dalam manajemen sumber daya manusia di dalam perusahaan. Pasalnya, salary adalah hak yang harus diterima oleh karyawan saat sudah menyetujui kontrak kerja dengan perusahaan.

Nah dalam kesempatan kali ini, mari kita mengenal lebih dalam tentang salary dan perbedaannya dengan upah.

Pengertian Salary

Pengertian umum dari salary adalah suatu bentuk pembayaran yang diberikan oleh pihak perusahaan, yang mana karyawan akan mendapatkan komponen penyusunnya secara tertulis dan disepakati di dalam kontrak kerja. karyawan.

Pemberian salary adalah bersifat tetap. Itu artinya, salary akan tetap dibayarkan dengan jumlah yang sama dalam periode waktu tertentu selama setiap pihak yang ada di dalamnya bisa mematuhi kontrak kerja.

Baca juga: Peraturan Ketenagakerjaan: Gaji, Perjanjian kerja, Waktu Istirahat, dan Cuti

Perbedaan Salary dan Upah

Seringkali, gaji atau salary dihubungkan dengan istilah upah. Hal tersebut tidaklah salah. Karena di dalam UU No.13/2003 terkait Ketenagakerjaan atau PP No.35/2021 UU Cipta Kerja, tidak dijelaskan istilah gaji, dan lebih banyak menggunakan kata upah.

Jadi menurut undang-undang, bisa kita asumsikan bahwa gaji dan upah itu sama. Dikatakan demikian pun bisa dilihat dari sisi operasional bisnis dan juga akuntansi.

Di mana gaji dan upah dinilai sebagai biaya yang dikeluarkan agar bisa memperoleh sumber daya manusia atau biaya personil yang juga masuk di dalam akun gaji.

Sedangkan berdasarkan laman Investopedia, mereka menganggap gaji adalah salary dan upah adalah hourly pay. Jadi menurut mereka, salary atau gaji adalah imbalan yang dibayar secara tetap, baik itu dalam sisi jumlah ataupun waktu.

Disisi lain, upah adalah imbalan yang akan dibayar sesuai dengan perjanjian waktu kerja yang berada di luar jam kerja.

Untuk di Indonesia, perbedaan gaji dan upah bisa kita lihat dari status karyawan dan pekerjaannya. Umumnya, upah diberikan oleh pekerja perjanjian kerja waktu tertentu, freelancer, ataupun pekerjaan kontrak sejenis lainnya.

Sedangkan gaji, umumnya diterima oleh karyawan yang dalam pelaksanaannya sudah menandatangani kontrak kerja sampai berstatus karyawan tetap.

Baca juga: Gaji Pokok Adalah: Ini Pengertian dan Ketentuannya!

Komponen Salary

Sebelumnya sudah kami singgung secara singkat bahwa di dalam gaji terdapat beberapa komponen selain dari gaji pokok. Nah, beberapa komponennya adalah sebagai berikut:

1. Gaji Pokok

Gaji pokok adalah upah dasar yang diterima oleh pihak pekerja yang mana nominalnya tidak boleh kurang dari 75% dari total gaji yang diterimanya.

Hal tersebut sudah diatur di dalam UU No.13/2003 Ketenagakerjaan maupun PP No.35/2021 Cipta Kerja. Nah, karena sebagai dasar, maka gaji pokok pun mengacu pada aturan pemerintah, yaitu UMR, jabatan, wewenang sampai tanggung jawab di dalamnya.

2. Tunjangan Tetap

Tunjangan tetap adalah imbalan yang berada di luar gaji dan diterima oleh karyawan yang mana nominalnya tetap dan akan diberikan secara kontinyu.

Umumnya, tunjangan tetap sudah diatur oleh peraturan yang dibuat oleh pihak perusahaan. salah satu tunjangan tetap adalah tunjangan tetap, yang mana nominalnya tidak akan berubah selama karyawan masih memegang jabatan tersebut.

Tunjangan tetap lainnya yang sudah diatur di dalam undang-undang adalah tunjangan hari raya dan tunjangan keluarga.

Selain itu, ada juga tunjangan tidak tetap yang bisa menjadi tunjangan tetap jika dilakukan secara kontinyu, contohnya seperti tunjangan transportasi.

3. Tunjangan Tidak Tetap

Lain halnya dengan tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap memerhatikan berbagai hal di dalam pemberiannya kepada pihak karyawan. Salah satu tolak ukurnya adalah jumlah absen, prestasi, pencapaian laba perusahaan, atau tunjangan untuk meningkatkan retensi karyawan.

4. Potongan Pajak Penghasilan

Tidak selamanya komponen gaji itu tentang penambahan, ada juga faktor potongan, seperti potongan pajak penghasilan.

Karyawan yang berada di dalam perusahaan pun adalah salah satu wajib pajak, yang mana perusahaan harus memotong pajak penghasilan dari penghasilan yang didapat karyawannya. Potongan pajak yang paling umum dilakukan oleh perusahaan atas penghasilan karyawan adalah PPh pasal 21.

5. Potongan Iuran

Potongan lain yang menjadi penyusun salary adalah potongan iuran. Salah satu potongan iuran yang berlaku di negara kita adalah BPJS Kesehatan atau Jaminan Hari Tua.

6. Potongan Lainnya

Potongan lain-lain adalah potongan yang sifatnya lebih cenderung subjektif, yang mana setiap karyawan akan mendapatkan potongan yang berbeda-beda. Beberapa contohnya adalah potongan kasbon, cicilan, ataupun potongan menegakkan kedisiplinan karyawan.

Baca juga: Bagaimana Cara Menghitung Gaji Karyawan? Ini Caranya!

Penutup

Demikianlah pembahasan singkat dari kami tentang salary atau gaji. Jadi, salary adalah suatu bentuk pembayaran yang diberikan oleh pihak perusahaan, yang mana karyawan akan mendapatkan komponen penyusunnya secara tertulis dan disepakati di dalam kontrak kerja.

Pada dasarnya, salary dan upah dianggap sama di mata hukum undang-undang. Jadi, Anda tidak perlu pusing lagi dalam membedakan keduanya.

Namun, perusahaan tetap harus mementingkan gaji setiap karyawan dan menyertakan berbagai komponen yang ada di dalamnya, lalu mencatatnya di dalam laporan keuangan perusahaan.

Tapi bila masih mencatat secara manual, tentu akan menghabiskan banyak waktu, rentan terjadi kesalahan, dan tentan juga terjadi kecurangan. Oleh karena itu, gunakanlah software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Kenapa? Karena software yang dikembangkan dengan basis cloud ini mampu menyediakan laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan neraca keuangan, laporan perubahan modal, dan lebih dari 200 jenis laporan keuangan lainnya secara otomatis, cepat serta akurat.

Lebih dari itu, di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan fitur yang mampu membantu Anda dalam mengembangkan bisnis, seperti fitur persediaan, penjualan, pembelian, manufaktur, kas dan bank, multi cabang, multi mata uang, dan masih banyak lagi.

Ayo coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga secara gratis selama 30 hari melalui banner di bawah ini.