Cara Sederhana Membuat Struktur Organisasi Perusahaan Dagang dan Contohnya

Perusahaan apapun, termasuk yang bergerak pada bidang bisnis yang kecil, tentu akan selalu memerlukan struktur organisasi. Adapun untuk struktur organisasi perusahaan dagang, tujuannya dibuat adalah agar bisa membantu kelancaran proses kegiatan operasional serta menghasilkan produk unggulan.

Lantas, bagaimana cara membuat struktur organisasi perusahaan dagang? Apa saja dampak dan manfaat dari adanya struktur organisasi perusahaan dagang? Apa saja contohnya?

Jangan khawatir, karena kami akan menjelaskannya secara mendalam pada Anda. Untuk itu, baca artikel tentang struktur organisasi perusahaan dagang di bawah ini hingga selesai.

Pengertian Struktur Organisasi Secara Umum

Jadi, pengertian umum dari struktur organisasi perusahaan adalah hierarki atau susunan garis yang bertingkat. Di dalam susunan hierarki ini terdapat berbagai komponen penyusun pada suatu perusahaan dan juga berbagai individu atau sumber daya manusia.

Setiap individu yang terdapat pada perusahaan ini nantinya mempunyai posisi dan tugasnya masing-masing.

Dengan membuat struktur organisasi, maka semua pegawai ataupun bahkan pihak luar nantinya akan mengetahui fungsi, kedudukan, hak dan juga kewajiban dari setiap posisi seseorang.

Ketika membuat struktur organisasi, perusahaan tidak boleh asal tunjuk seseorang untuk mengisinya. Untuk struktur organisasi perusahaan dagang, di dalamnya harus dibuat sesuai dengan tugasnya masing-masing.

Hal ini dilakukan agar perusahaan mampu mengetahui secara detail terkait kewajiban dan juga tanggung jawab di dalam organisasi itu sendiri.

Baca juga: Struktur Organisasi Startup: Pengertian dan Berbagai Peran Jabatannya

Dampak Struktur Organisasi Perusahaan Dagang

Dengan membuat struktur organisasi perusahaan dagang yang baik, setiap anggota bisa memahami tugas dan kepercayaan yang diberikan padanya. Sehingga, akan mampu menempati posisinya masing-masing.

Selain mampu melancarkan berbagai kegiatan operasional, struktur perusahan dagang juga nantinya akan turut berdampak pada efektivitas dan juga efisiensi perusahaan dalam hal membuat serta menghasilkan produk secara matang.

Dengan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi, maka perusahaan pun akan mempunyai nilai yang baik di mata masyarakat ataupun di mata konsumennya.

Manfaat Struktur Organisasi Perusahaan Dagang

Struktur organisasi perusahaan yang mudah untuk dipahami, dicerna, dibuat dan juga diterapkan adalah struktur organisasi yang didesain dengan berdasarkan pola kerja, sampai tugas ataupun tanggung jawab yang diemban di dalam perusahaan.

Struktur organisasi perusahaan dagang tidak hanya berfungsi sebagai penentuan tanggung jawab, terdapat beberapa manfaat lain yang ada di baliknya. Nah, manfaat lain dari struktur organisasi perusahaan dagang adalah sebagai berikut.

  • Manfaat pertama dari membuat struktur organisasi perusahaan adalah agar bisa mengetahui deskripsi kerja karyawan secara lebih jelas.
  • Manfaat kedua dalam membuat struktur organisasi perusahaan dagang adalah agar mempunyai koordinasi yang baik antar setiap fungsi individu, serta bisa membagi wewenang dan tanggung jawab antar departemen secara jelas.
  • Selain itu, struktur organisasi perusahaan juga berguna untuk menekan konflik yang mungkin terjadi di internal perusahaan yang umumnya terjadi karena asal suruh, asal tunjuk, sampai mengerjakan berbagai tugas yang tidak sesuai dengan job desk.
  • Struktur organisasi perusahaan juga sangat berguna untuk meningkatkan motivasi dan moral para karyawan karena mereka jadi mempunyai posisi dan jenjang karir yang lebih jelas.
  • Manfaat terakhirnya adalah agar bisa membantu perusahaan dalam mencapai targetnya dengan baik.

Dengan adanya struktur organisasi perusahaan dagang, maka Anda sudah tidak perlu bingung lagi untuk mengetahui direktur, manajer, dan lain-lain, di dalam perusahaan.

Contoh Sederhana Struktur Organisasi Perusahaan Dagang

Nah, berikut ini adalah contoh struktur organisasi perusahaan dagang

Bila Anda ingin membuat perusahaan dalam bidang bisnis, baik itu bisnis kecil ataupun bisnis besar, dan ingin membuat struktur organisasi perusahaan dagang, berikut ini berbagai fungsi dan tanggung jawab dalam setiap bagiannya.

1. Direksi

Seorang direksi akan mengembang tanggung jawab dan tugas dalam mengurus perusahan Perseroan Terbatas (PT), dan menjadi bagian penting yang berada pada bagian paling atas.

Di dalam suatu perusahaan perseroan, umumnya direksi mempunyai direktur utama yang diikuti dengan tiga wakil direktur utama dan juga enam direktur.

Tapi, jumlah SDM ini harus bisa disesuaikan dengan berbagai jenis perusahaannya, serta kebutuhan yang ada di dalam perusahaan itu sendiri.

Selain mempunyai wewenang paling tinggi, tugas lain dari seorang direksi adalah untuk mengambil setiap keputusan perusahaan dan juga sebagai penentu arah perusahaan. Contohnya adalah menentukan jenis produk, jenis bisnis, sistem produksi, bahan baku, jadwal kegiatan operasional, dan masih banyak lagi.

2. Direktur Utama

SDM lain yang terdapat di dalam struktur organisasi perusahaan dagang adalah dirut atau direktur utama.

Direktur utama bertugas untuk bisa menetapkan kebijakan penting perusahaannya. Direktur juga memiliki tugas penting dalam mengembangkan perusahaan, mengembangkan laba perusahaan, bertanggung jawab dan memimpin pada semua dewan dan komite eksekutif perusahaan.

Direktur utama juga harus mempunyai jiwa yang kreatif, mempunyai gagasan ide yang inovatif dan juga luas, agar nantinya perusahaan bisa bersaing dengan ketat atau mampu menawarkan kerjasama dengan pihak eksternal.

3. Direktur

Setelah direktur utama, akan ada lagi direktur yang terdapat satu level di bawahnya. Tapi, kenapa setiap perusahaan umumnya memerlukan banyak direktur? Karena, setiap direktur tersebut akan mengisi satu divisi. Contohnya adalah direktur keuangan, direktur teknologi, direktur pemasaran, direktur operasional, direktur personalia, dan masih banyak lagi.

Tugas utamanya tergantung dari apa yang direktur tersebut jabat. Jika direktur keuangan, maka tugasnya adalah mengatur berbagai keuangan perusahaan. Lebih dari itu, direktur pun memiliki hak dan wewenang untuk mengangkat, memecat, serta mengganti karyawan, yang terdapat di dalam divisinya.

4. Manajer

Di dalam struktur organisasi perusahaan dagang pun terdapat manajer. Mereka mempunyai tugas dalam membuat keputusan, kebijakan, melakukan pengarahan, sampai mengembangkan potensi karyawan, sehingga mereka bisa membantu perusahaan untuk terus berkembang.

Dengan demikian, maka nantinya manajer mampu melihat karakteristik dari setiap karyawannya, dan saling bersinergi demi mencapai tujuan utama perusahaan.

5. Administrasi dan Gudang

Bagian lain yang ada di dalam struktur organisasi perusahaan dagang dan memiliki kontribusi besar adalah bagian gudang dan administrasi. Mereka terdiri dari CMT, akuntan, dan juga kasir.

Dalam divisi ini, tugas utama dari administrasi adalah mengatur keuangan perusahaan, mencatat pengeluaran dan pemasukan perusahaan, serta mengurus berbagai hal yang berkaitan dengan outsourcing.

6. Divisi Regional

Divisi regional juga adalah salah satu divisi yang memiliki peran penting di dalam struktur organisasi perusahaan dagang. Tugas utama mereka adalah mengelola aset perusahaan dan menjalankan bisnis sesuai dengan apa yang perusahaan arahkan.

Selain itu, tugas lain dari divisi regional adalah melakukan prosedur dan kebijakan yang memang sudah ditetapkan oleh manajemen perusahaan. Bahkan, mereka juga harus membuat kesepakatan target kerja bersama dengan pihak direksi dan juga manajemen tingkat atas lainnya.

Baca juga: Manajemen Strategi adalah Proses Pengelolaan Bisnis yang Penting

Kesimpulan

Selain harus memiliki sumber daya manusia yang kompeten, pihak perusahaan juga harus lebih pintar dalam hal membuat struktur organisasi perusahaan dagang yang sesuai dengan kompetensi karyawan.

Hal ini dilakukan agar karyawan bisa mengerjakan tugas sesuai dengan tanggung jawab dan porsinya masing-masing. Tanpa adanya struktur organisasi perusahan yang jelas, maka berbagai kegiatan perusahaan nantinya tidak akan berjalan dengan optimal.

Bila perusahaan tidak mempunyai struktur organisasi, maka karyawan nantinya akan saling mengambil peran yang tidak sesuai dengan kemampuannya, dan berbagai keputusan perusahaan nantinya bisa saja diambil oleh mereka yang tidak mempunyai wewenang.

Terlebih lagi, menempatkan karyawan yang sesuai dengan kompetensinya adalah hal yang sangat penting. Contohnya adalah seperti divisi keuangan yang harus dikerjakan oleh mereka yang mahir dalam dunia akuntansi, membuat buku besar, mengelola data keuangan, menghitung anggaran dan lain-lain.

Karena, divisi keuangan yang ada di dalam perusahaan dagang ataupun bisnis menjadi salah satu jabatan penting di dalam perusahaan.

Selain mempunyai karyawan yang kompeten dalam bidang ekonomi, pihak perusahaan juga harus mendukung mereka dengan menggunakan software akuntansi modern. Nah, salah satu software akuntansi yang patut untuk dipertimbangkan adalah software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Sudah dipercaya oleh lebih dari 300 ribu pebisnis di Indonesia, Accurate Online mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat. Selain itu Accurate Online juga sudah meraih 6 kali TOP Brand Awards berturut-turut dari tahun 2016 hingga tahun 2021 dalam kategori software akuntansi.

Hal tersebut diraih karena Accurate Online konsisten membantu para pebisnis di Indonesia dalam mengelola bisnis yang lebih efisien lewat berbagai fitur dan modul yang lengkap, seperti fitur penjualan, persediaan, perpajakan, pembelian, manufaktur, dan masih banyak lagi.

Klik banner di bawah ini untuk mencoba Accurate Online selama 30 hari, Gratis!accurate1

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

anggimo

Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.