Video Marketing: Pengertian, Jenis, dan Cara Membuatnya

Sebuah bisnis ataupun brand tentu memerlukan video marketing sebagai salah satu strategi pemasaran. Ide video marketing ini memang bukanlah suatu hal yang baru. Hal barunya adalah tentang bagaimana media ini menjadi sorotan paling besar oleh audiens dalam setiap platform dan channel.

Jadi, salah satu strategi pemasaran ini sebenarnya bukan lagi sekedar bagian dari trik meningkatkan penjualan bisnis. Video marketing berperan besar dalam menjangkau pelanggan potensial dan juga kampanye brand Anda.

Bahkan, dewasa ini berbagai brand besar lebih sering mengupload konten video mereka di berbagai channel media sosialnya. Hal ini dikarenakan para pakar dan juga eksekutif yang bekerja pada berbagai platform media sosial mengatakan jalah video sudah sangat viral dalam beberapa waktu belakangan ini.

Google sendiri berpendapat bahwa membuat konten video memang suatu cara yang sangat cerdas bagi setiap perusahaan yang ingin melakukan strategi pemasaran di zaman yang sudah serba digital ini. Dalam mesin penelusuran seperti Google, konten video juga sering kali memperoleh peringkat yang tinggi dan banyak orang yang lebih memilih konten video.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh badan penelitian HubSpot Research, sebanyak 54% konsumen lebih tertarik melihat video dari brand yang mereka dukung daripada bentuk konten email newsletter ataupun dalam bentuk gambar.

HubSpot juga menyatakan bahwa konten video marketing adalah konten yang mampu memberikan kesan yang mendalam untuk pasar daripada teks dan juga gambar.

Nah, setelah kita mengetahui bersama tentang pentingnya video marketing, mari kita mengenali langkah apa saja yang harus dilakukan untuk membuatnya.

Apa itu Video Marketing?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, video marketing adalah salah satu strategi pemasaran di dalam marketing online yang memanfaatkan media video.

Video marketing adalah salah satu strategi pemasaran bisnis atau brand terbaik di zaman yang sudah serba digital ini. Kenapa? karena bila video marketing sudah terkonsep dan hasilnya memang menarik, maka video ini mampu menampilkan gambar dan juga audio secara bersamaan agar mudah dimengerti oleh audiens, sekaligus mampu mengubah audiens menjadi pelanggan.

Baca juga: Cara Melakukan Penjualan: 16 Strategi dan Contohnya

Jenis-Jenis Video Marketing

Sebelum mulai merekam video, Anda harus bisa terlebih dahulu menentukan jenis video seperti apa yang ingin Anda bikin. Berikut ini adalah jenis-jenis video marketing yang bisa Anda gunakan.

1. Video Demo

Salah satu jenis video marketing yang satu ini akan menunjukkan bagaimana produk atau jasa Anda bisa bekerja. Selain itu, Anda juga bisa menekankan pada nilai lebih dari produk ataupun brand Anda.

2. Video Event

Video marketing ini bisa Anda isi dengan rekaman saat perusahaan Anda ingin menyelenggarakan suatu seminar, kegiatan sosial, diskusi produk, atau jenis-jenis acara lain.

3. Video Petunjuk atau Edukasi

Video petunjuk atau video edukasi yang bisa Anda gunakan untuk memberikan pengetahuan pada pelanggan atau audiens tentang berbagai hal yang baru atau untuk membangun pengetahuan mendasar tentang apa yang sebenarnya mereka perlukan untuk lebih memahami bisnis dan juga solusi dari brand Anda.

4. Video Branding

Jenis video marketing ini bisa Anda gunakan untuk membantu audiens dalam menilai dan memahami kenapa mereka memerlukan produk ataupun jasa Anda. Banyak video branding dari berbagai brand ternama yang umumnya menyisipkan pesan yang ingin menunjukkan tentang bagaimana produk mereka mampu mengatasi kesulitan masyarakat.

5. Studi Kasus dan Testimonial Pelanggan

Tentunya pelanggan potensial Anda ingin mengetahui apakah produk Anda mampu menyelesaikan masalah khusus mereka, dan salah satu metode paling baik untuk memamerkan hal ini dan menumbuhkan tingkat kepercayaan mereka adalah dengan cara membuat studi kasus yang mampu menampilkan pelanggan ANda yang bahagia dan setia pada brand bisnis Anda.

Oleh karena itu, cobalah mengajak pelanggan yang sudah ada saat ini agar bisa tampil di depan kamera dan menjelaskan bagaimana bisnis Anda mampu membantu mereka dalam mencapai tujuannya.

Cara Membuat Video Marketing

1. Rencanakan Video Anda dengan Metodologi Inbound

Banyak perusahaan besar yang sering kali melakukan lompatan tinggi pada peluangnya membuat video pertama. Kebanyakan dari mereka rela untuk membakar banyak uang untuk jenis video penjelajah atau edukasi di halaman homepage mereka. Namun saat proyek pembuatan videonya sudah selesai, rencana video selanjutnya berhenti tanpa alasan yang jelas.

Di sisi lain, banyak juga brand yang membuat banyak video sederhana seperti ucapan hari raya atau hari-hari khusus tertentu di media sosialnya. Namun karena mereka hanya meniru model umum yang banyak mereka lihat, maka ada sedikit substansi dari sisi konten dan mereka juga jadi kurang memperhatikan tingkat kebutuhan audiens ataupun pelanggan potensial mereka.

Karena waktu uang dan sumber daya yang harus Anda habiskan dalam pembuatan video marketing sangat banyak, maka proyek ini tidak hanya bisa menjadi suatu aktivitas impulsif yang langsung terjun begitu saja dalam pembuatannya.

Jadi, Anda harus bisa membuat strategi pemasaran video komprehensif yang di dalamnya mencakup channel penjualan dan juga pemasaran Anda. itu artinya, Anda harus berpikir dalam hal metodologi inbound.

Metodologi inbound adalah suatu pendekatan pemasaran dan juga penjualan yang cenderung lebih berfokus dalam menarik pelanggan dengan berbagai konten dengan cara membuat interaksi yang relevan dan memiliki manfaat yang besar untuk audiens.

Setiap video yang akan Anda buat harus mampu mengakui bahwa ada tantangan yang dialami oleh para audiens, dan brand ataupun produk Anda harus bisa memberikan solusinya secara konkrit.

Jika kita gambarkan secara umum, konten ini akan memandu para audiens melalui berbagai perjalanan, mulai dari kesadaran mereka, mengevaluasi sikap mereka selama ini, dan membeli produk atau berlangganan layanan Anda.

2. Buatlah Storyboard Video Anda

Mulailah membuat video dengan menulis script layaknya Anda ingin mulai memposting blog. Buatlah beberapa daftar poin penting dan tampilkan urutan pesan yang ingin Anda sampaikan secara logis. Selain itu, Anda juga harus memilih pembicara yang memiliki jenis suara penampilan yang menarik. Tujuannya adalah agar audiens lebih tertarik untuk melihat video Anda.

3. Siapkan Studio atau Tempat Rekaman Anda

Persiapkanlah dengan tepat seluruh kebutuhan rekaman Anda. Nantinya, mungkin Anda memerlukan lampu, tripod, mikrofon atau berbagai peralatan lainnya. Coba bikin daftar peralatan tersebut. Bila anggaran Anda terbatas, cobalah untuk mempelajari berbagai trik penggunaan fungsi berbagai alat perekaman yang mahal.

Untuk masalah tempat, cobalah untuk memilih tempat yang sesuai dengan konten video Anda dan memiliki daya tarik visual. Anda bisa mengubah ruangan kerja Anda agar bisa digunakan sebagai tempat syuting. Pada intinya, buatlah para audiens Anda nyaman dan tertarik untuk menonton video Anda hingga selesai, namun jangan sampai menghabisi anggaran Anda.

4. Rekam dan Sunting Video Anda

Tentunya ini menjadi langkah yang sangat penting untuk Anda lakukan. Anda harus merekam dan menyunting hasil rekaman tersebut. Anda bisa menggunakan template video gratis yang saat ini sudah banyak tersebar di internet agar bisa memberikan after effect di dalam video marketing Anda.

5. Lakukan SEO Video

Cara ini menjadi langkah terakhir, tapi menjadi langkah yang tidak boleh Anda lewatkan. Bila Anda ingin memiliki banyak audiens dan mengubah mereka menjadi pelanggan yang loyal, maka lakukan lah optimasi SEO video marketing Anda.

Baca juga: Podcast Adalah Media Audio yang Mampu Meningkatkan Penjualan, Ini Caranya!

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan lengkap dari kami tentang video marketing. Jadi, video marketing adalah salah satu strategi pemasaran di dalam marketing online yang memanfaatkan media video. Video marketing bisa Anda jadikan sebagai salah satu strategi pemasaran dan strategi branding yang baik untuk bisnis Anda.

Namun, Anda pasti akan memerlukan anggaran keuangan yang besar untuk membuat video marketing. Kenapa? karena dalam membuat video marketing Anda memerlukan perlengkapan yang memadai dan juga talent yang mendukung. Untuk itu, Anda harus bisa mengelola anggaran keuangan bisnis dengan baik dan pencatatannya di laporan keuangan secara rapi.

Tapi jika Anda kesulitan atau tidak memiliki waktu untuk mencatat laporan keuangan, Anda bisa memanfaatkan software akuntansi terbaik dari Accurate Online.

Accurate Online mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat, dan tepat. Selain itu, Anda bisa mengaksesnya di mana saja dan kapan saja.

Accurate Online lebih dari sekedar software akuntansi biasa, karena Accurate Online sudah dilengkapi dengan fitur persediaan, pembelian, penjualan, perpajakan, multi satuan, manufaktur, dan fitur lainnya yang mampu memudahkan Anda dalam berbisnis.

Tertarik dengan Accurate Online? Anda bisa mencobanya terlebih dahulu secara gratis selama 30 hari dengan klik tautan gambar di bawah ini.

accurate 2 banner bawah