Mengenal Komponen Utama dan Komponen Tambahan dalam Class Diagram

Class diagram adalah salah satu jenis diagram struktur pada Unified Modeling Language (UML). Diagram ini menggambarkan dengan jelas struktur, atribut, kelas, metode, dan hubungan dari setiap objek.

Diagram jenis ini bisa dikatakan bersifat statis, dimana ia bukan menjelaskan apa yang terjadi jika kelas-kelasnya berhubungan, melainkan menjelaskan hubungan apa yang terjadi. Class diagram juga sesuai jika diimplementasikan pada proyek yang menggunakan konsep object-oriented karena gambaran dari diagram ini cukup mudah untuk digunakan.

Layaknya sebuah permodelan, class diagram juga tersusun dari komponen-komponen tertentu. Dimana komponen ini terbagi atas komponen utama dan komponen tambahan.

Pada artikel ini, akan dijelaskan lebih lanjut terkait komponen utama dan komponen tambahan dalam penyusunan class diagram yang penting untuk diketahui.

Komponen Utama Class Diagram

Class atau kelas bisa diartikan sebagai template yang berguna dalam membuat suatu objek serta mengaplikasikan perilaku objek dalam suatu sistem. Dalam UML sendiri, kelas dapat mewakili sekumpulan objek ataupun hanya satu objek dengan catatan memiliki struktur serta perilaku yang sama.

Objek tersebut diwakili oleh persegi panjang yang terdiri atas tiga komponen bagian atau area pokok. Dimana komponen utama atau dasar dalam class diagram tersebut terbagi menjadi tiga, yaitu komponen atas, komponen tengah, dan komponen bawah.

  • Komponen Atas

Bagian ini berisikan nama kelas yang selalu diperlukan, baik dalam pengklasifikasian atau objek. Setiap kelas juga pasti memiliki nama yang berbeda-beda dengan kelas lain. Jika ada sebutan lain untuk nama kelas ini, maka itu adalah nama sederhana (simple name).

  • Komponen Tengah

Komponen tengah berisikan atribut kelas yang digunakan untuk mendeskripsikan kualitas kelas. Dimana ini hanya diperlukan saat menggambarkan kelas tertentu. Singkatnya, atribut dapat menjelaskan rentang nilai sifat tersebut.

Sebagai contoh, atribut bisa menggambarkan beberapa sifat tertentu yang sedang dimodelkan yang dapat dibagikan ke seluruh objek di dalam kelas tersebut. Mengambil contoh pada setiap pohon yang pasti memiliki tinggi, lebar, dan ketebalan (jari-jari).

Dengan kata lain, atribut dapat ditulis secara lebih detail dengan memasukkan tipe nilai.

  • Komponen Bawah

Bagian bawah dalam suatu kelas menyertakan operasi kelas atau metode yang ditampilkan dalam format daftar. Sehingga, setiap operasi mengambil barisnya sendiri.

Komponen ini juga menggambarkan bagaimana masing-masing kelas berinteraksi dengan data.

Baca juga: Tableau Adalah Tools yang Mampu Merubah Data Menjadi Gambar yang Menarik

Komponen Tambahan Class Diagram

Selain komponen utama, penyusunan class diagram juga terdiri dari komponen tambahan jika ingin memberikan detail lebih banyak di dalamnya. Dimana komponen tambahan ini dituliskan di bagian baris bawah. Berikut ini beberapa komponen tambahan tersebut.

  • Class

Kelas adalah komponen yang merepresentasikan objek atau sekumpulan objek yang memiliki persamaan struktur.

  • Signals

Sinyal yaitu simbol yang mewakili komunikasi asinkron satu arah antara obyek aktif.

  • Tipe Data

Komponen ini merupakan klasifikasi yang menentukan nilai suatu data. Tipe data ini dapat menghasilkan model tipe primitif dan pencacahan atau enumerasi.

Baca juga: Icon Adalah Simbol dari Suatu Fungsi, Sudah Tahukah Kamu?

  • Packages

Paket adalah bentuk yang disusun yang berguna dalam mengatur pengklasifikasi. Dimana pengklasifikasi disini terkait dalam diagram. Paket dilambangkan dalam bentuk persegi panjang.

  • Interface

Interface atau antarmuka yaitu sekumpulan atribut yang mendefinisikan sekumpulan perilaku yang kohesif. Komponen ini mirip dengan kelas, hanya saja ia harus memiliki setidaknya satu kelas untuk mengimplementasikannya. Antarmuka dapat pla diartikan sebagai sebuah kumpulan tanda tangan operasi.

  • Enumerations

Pencacahan merupakan bagian kelompok pengidentifikasi yang mewakili nilai-nilai pencacahan. Pencacahan atau enumerasi disebut juga sebagai representasi tipe data yang ditentukan oleh pengguna.

  • Objek

Objek adalah item yang dapat ditambahkan ke dalam class diagram untuk mewakili contoh konkret atau prototipe.

  • Artifacts

Artefak yaitu elemen model yang mewakili entitas konkret dalam sistem perangkat lunak. Beberapa contohnya seperti dokumen, database, file yang dapat dieksekusi, komponen perangkat lunak, dan sebagainya.

Baca juga: OOP Adalah Pemrograman Berbasis Objek, Ini Pengertiannya!

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan singkat mengenai komponen-komponen penyusun dalam class diagram. Komponen penyusun tersebut terdiri atas komponen utama dan komponen tambahan yang masing-masing berisikan detail tertentu.

Komponen utama terbagi lagi menjadi tiga area pokok yakni komponen atas, komponen tengah, dan komponen bawah. Yang masing-masing secara berurutan memuat nama kelas, atribut kelas, dan operasi atau metode kelas. Kemudian komponen tambahan merupakan area di baris bawah yang berisikan detail-detail tambahan yang meliputi kelas, sinyal, tipe data, paket, antarmuka, pencacahan, objek, dan artefak.

Komponen-komponen ini penting untuk dipelajari guna menyusun class diagram yang merupakan bagian dari sistem UML. Dimana UML dikenal juga sebagai bahasa standar penulisan blueprint sebuah software.

UML sendiri diharap mampu mempermudah pengembangan piranti lunak serta memenuhi semua kebutuhan pengguna dengan efektif, lengkap, dan tepat. Termasuk faktor-faktor seperti scalability, robustness, security, dan sebagainya.

Sama halnya seperti pengelolaan keuangan dalam perusahaan yang bisa memanfaatkan kemajuan teknologi. Saat ini, sudah tersedia software akuntansi dan bisnis yang menawarkan kemudahan pencatatan dan pelaporan keuangan dengan cara yang lebih akurat, cepat, dan otomatis. Seperti halnya yang ditawarkan oleh Accurate Online.

Accurate Online merupakan software berbasis cloud yang menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis, termasuk laporan arus kas, laporan pencatatan perpajakan, dan lain sebagainya. Berbagai fitur dan keunggulan di dalamnya pun bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

Accurate Online juga terbukti telah membantu lebih dari 370 ribu pengguna di berbagai skala bisnis di nusantara. Jika Anda tertarik untuk mencobanya secara gratis selama 30 hari, silahkan klik tautan gambar di bawah ini.