Mengenal Jenis dan 8 Contoh Sistem Informasi yang Banyak Digunakan dalam Bisnis

oleh | Des 7, 2023

source envato.

Mengenal Jenis dan 8 Contoh Sistem Informasi yang Banyak Digunakan dalam Bisnis

Di zaman yang sudah serba canggih dan serba teknologi seperti saat ini, manusia sebagai penggunanya tentu tidak bisa dipisahkan.

Adanya sumber daya manusia dan teknologi ini bisa digabungkan menjadi suatu sistem yang dikenal dengan sistem informasi.

Beberapa contoh sistem informasi yang paling sederhana adalah e-learning dan e-bangking.

Masih ada beberapa contoh lagi dari sistem informasi. Apa saja? Baca terus artikel di bawah ini hingga selesai.

Apa itu Sistem Informasi?

Apa itu Sistem Informasi

ilustrasi contoh sistem informasi. source envato

Dilansir dari laman Wikipedia, sistem informasi merujuk pada rangkaian komponen yang saling terkait dan bekerja sama untuk mengumpulkan, mengelola, menyimpan, dan menyebarkan informasi dalam suatu perusahaan.

Sistem informasi melibatkan penggunaan teknologi informasi, prosedur, data, perangkat keras, perangkat lunak, dan infrastruktur komunikasi untuk mendukung kegiatan bisnis, pengambilan keputusan, dan operasi perusahaan secara efektif.

Sistem informasi dapat mencakup berbagai aspek perusahaan, seperti

  • sistem pengolahan transaksi,
  • sistem manajemen basis data,
  • sistem informasi manajemen,
  • sistem pendukung keputusan,
  • sistem informasi eksekutif,
  • sistem komunikasi, dan
  • sistem e-commerce.

Selain itu, sistem informasi juga dapat mencakup aspek keamanan informasi, pemulihan bencana, dan manajemen sumber daya teknologi informasi.

Tujuan utama dari sistem informasi adalah untuk mengumpulkan data yang relevan, mengubahnya menjadi informasi yang bermakna,

Juga memberikan informasi ini kepada pengguna yang tepat, pada waktu yang tepat, dan dalam format yang tepat.

Dengan sistem informasi yang efektif, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, kualitas, dan daya saing mereka.

Sistem informasi juga berperan penting dalam pengambilan keputusan. Dengan menyediakan akses ke informasi yang akurat dan terkini,

Sistem informasi membantu manajemen dalam menganalisis masalah, memprediksi tren, dan membuat keputusan yang lebih baik.

Selain itu, sistem informasi juga memungkinkan kolaborasi antara individu dan departemen dalam perusahaan, memfasilitasi pertukaran informasi dan kerja tim yang lebih baik.

Dalam era digital saat ini, sistem informasi sering kali didukung oleh teknologi informasi seperti komputer, jaringan komunikasi, perangkat mobile, dan perangkat lunak khusus.

Teknologi ini memungkinkan pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, dan penyebaran informasi menjadi lebih efisien dan cepat.

Dengan demikian, sistem informasi merupakan komponen penting dalam operasi dan manajemen perusahaan modern.

Baca juga: Sistem Informasi Pemasaran: Fungsi dan 3 Jenisnya

Jenis Sistem Informasi

Jenis Sistem Informasi

ilustrasi contoh sistem informasi. source envato

Ada beberapa jenis sistem informasi yang umum digunakan dalam berbagai perusahaan. Berikut adalah beberapa contoh jenis sistem informasi:

1. Sistem Pengolahan Transaksi (Transaction Processing System/TPS)

Sistem ini akan mengumpulkan, memproses, dan menyimpan transaksi bisnis yang terjadi dalam perusahaan, seperti penjualan, pembelian, dan penggajian.

TPS biasanya berfokus pada pengolahan data secara real-time dan menghasilkan laporan transaksi.

Baca juga: Sistem Informasi Akuntansi Adalah: 5 Bagian dan Fungsinya

2. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System/MIS)

Sistem ini menyediakan informasi yang diperlukan oleh manajemen dalam proses pengambilan keputusan dan pengendalian operasional.

MIS menghasilkan laporan yang ringkas dan ringkas yang mencakup data dari berbagai departemen dan fungsi perusahaan.

3. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System/DSS)

Sistem ini menyediakan informasi dan alat analisis yang membantu manajemen dalam mengambil keputusan yang kompleks dan tidak terstruktur.

DSS menggunakan data historis, model matematika, dan teknik analisis untuk menghasilkan alternatif dan simulasi yang membantu manajemen dalam memahami implikasi keputusan.

4. Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System/EIS)

Sistem ini dirancang khusus untuk kebutuhan eksekutif tingkat atas dalam perusahaan.

EIS menyediakan informasi yang relevan secara real-time, laporan kinerja, dan indikator KPI untuk membantu eksekutif dalam pemantauan dan pengawasan tingkat strategis.

5. Sistem Pendukung Pengetahuan (Knowledge Management System/KMS)

Sistem ini mengelola dan menyebarkan pengetahuan dalam perusahaan.

KMS memfasilitasi pengumpulan, penyimpanan, penyebaran, dan berbagi pengetahuan antara individu dan departemen dalam perusahaan.

6. Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System/DBMS)

Sistem ini mengelola penyimpanan, pemeliharaan, dan pengambilan data dalam basis data perusahaan.

DBMS menyediakan fungsi untuk membuat, mengatur, dan mengelola basis data agar data dapat diakses dan digunakan dengan efisien.

7. Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS)

Sistem ini mengintegrasikan data geografis dan atributnya untuk memetakan, menganalisis, dan memvisualisasikan informasi spasial.

GIS digunakan dalam berbagai bidang, seperti pemetaan, perencanaan kota, pemantauan lingkungan, dan pemetaan jalan.

Itu hanya beberapa contoh jenis sistem informasi yang umum. Setiap perusahaan dapat mengembangkan sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan mereka.

Baca juga: Sistem Informasi Manajemen: Arti, Fungsi, dan 6 Jenisnya

Contoh Sistem Informasi

Contoh Sistem Informasi

ilustrasi contoh sistem informasi. source envato

Berikut adalah beberapa contoh sistem informasi yang sering digunakan dalam berbagai bidang dan industri:

  1. Contoh Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian: Sistem ini digunakan untuk mengelola informasi terkait dengan kepegawaian, seperti data karyawan, informasi gaji, absensi, pelatihan, dan evaluasi kinerja.
  2. Contoh Sistem Informasi Akuntansi: Sistem ini mengelola informasi keuangan dan akuntansi perusahaan, termasuk pembukuan, penggajian, pengeluaran, dan laporan keuangan.
  3. Contoh Sistem Informasi Pemesanan dan Manajemen Persediaan: Sistem ini digunakan dalam bisnis ritel dan e-commerce untuk mengelola proses pemesanan, persediaan barang, pengiriman, dan pengelolaan stok.
  4. Contoh Sistem Informasi Penjualan dan Manajemen Pelanggan: Sistem ini melacak proses penjualan, pengelolaan pelanggan, pengelolaan kontak, dan analisis perilaku pelanggan untuk membantu dalam strategi pemasaran dan retensi pelanggan.
  5. Contoh Sistem Informasi Manajemen Proyek: Sistem ini digunakan dalam proyek konstruksi, teknologi informasi, atau bidang lainnya untuk mengelola perencanaan proyek, penugasan tugas, jadwal, anggaran, dan pelaporan kemajuan proyek.
  6. Contoh Sistem Informasi Rumah Sakit: Sistem ini mencakup berbagai komponen, termasuk manajemen pasien, pendaftaran pasien, rekam medis elektronik, jadwal perawatan, manajemen persediaan obat, dan penagihan.
  7. Contoh Sistem Informasi Logistik dan Rantai Pasokan: Sistem ini digunakan untuk mengelola aliran barang, koordinasi pengiriman, pengelolaan persediaan, dan pemantauan rantai pasokan dari pemasok hingga pelanggan.
  8. Contoh Sistem Informasi Geografis: Sistem ini menggunakan teknologi pemetaan dan data spasial untuk mengintegrasikan informasi geografis, seperti peta, data demografi, dan informasi lokasi, untuk analisis dan pengambilan keputusan dalam berbagai bidang, seperti perencanaan kota, pemetaan lahan, dan pemantauan lingkungan.
  9. Contoh Sistem Informasi Perhotelan: Sistem ini digunakan dalam industri perhotelan untuk mengelola reservasi, pemesanan kamar, check-in/check-out, manajemen tamu, penagihan, dan pelaporan keuangan.
  10. Contoh Sistem Informasi E-Commerce: Sistem ini digunakan dalam bisnis online untuk mengelola transaksi elektronik, manajemen toko online, pembayaran elektronik, dan pelacakan pengiriman.

Itu hanya beberapa contoh  sistem informasi yang ada. Setiap industri dan perusahaan memiliki kebutuhan unik, sehingga sistem informasi dapat disesuaikan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan khusus tersebut.

Baca juga: Sistem Informasi Bisnis dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Kesimpulan

Jadi, sistem informasi merupakan rangkaian komponen yang saling terkait untuk mengumpulkan, mengelola, menyimpan, dan menyebarkan informasi dalam suatu perusahaan.

Sistem informasi melibatkan penggunaan teknologi informasi, prosedur, data, perangkat keras, perangkat lunak, dan infrastruktur komunikasi untuk mendukung kegiatan bisnis, pengambilan keputusan, dan operasi perusahaan secara efektif.

Beberapa jenis sistem informasi yang umum digunakan termasuk sistem pengolahan transaksi, sistem informasi manajemen, sistem pendukung keputusan, dan lain-lain.

Setiap jenis sistem informasi memiliki fungsinya sendiri dalam mendukung operasi dan pengambilan keputusan perusahaan.

Contoh-contoh nyata dari sistem informasi termasuk sistem informasi manajemen kepegawaian, sistem informasi akuntansi, sistem informasi pemesanan dan manajemen persediaan, dan banyak lagi.

Penerapan sistem informasi yang efektif dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas, efisiensi, kualitas, dan daya saing mereka.

Dengan menyediakan akses yang tepat waktu dan akurat terhadap informasi yang relevan, sistem informasi memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih baik,

Kolaborasi yang lebih baik antara individu dan departemen, dan pengelolaan yang lebih efisien dari sumber daya perusahaan.

Dalam era digital saat ini, sistem informasi didukung oleh teknologi informasi seperti komputer, jaringan komunikasi, perangkat mobile, dan perangkat lunak khusus, yang memungkinkan pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, dan penyebaran informasi menjadi lebih efisien dan cepat.

Nah, salah satu sistem informasi yang sangat terkenal saat ini adalah Accurate Online.

Software akuntansi dan bisnis Accurate Online adalah buatan anak bangsa, mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis.

Selain itu, aplikasi luar biasa ini juga mampu membantu Anda dalam mengelola persediaan barang di gudang, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan urusan perpajakan, dan masih banyak lagi.

Masih ragu? Tenang, Anda bisa membuktikannya sendiri dengan mencoba Accurate Online selama 30 hari gratis melalui tautan gambar di bawah ini.

teknologibanner
sidebarPromo
alifian adam
Hai salam kenal saya Adam! lulusan sistem informasi dengan ketertarikan tinggi pada dunia digital! dari software hingga hardware semua saya suka! saya juga suka berbagi informasi dengan menulisnya di blog!

Artikel Terkait