Sistem Informasi Bisnis dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

oleh | Mei 10, 2024

source envato.

Mengenal Sistem Informasi Bisnis dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Sistem informasi bisnis adalah kumpulan informasi yang memiliki kesatuan antara satu dan yang lainnya yang ditujukan untuk kepentingan bisnis.

Keberadaan sistem ini memegang peranan vital yang tidak akan pernah terlepas dalam aktivitas para pebisnis.

Dalam penerapannya, sistem informasi bisnis didukung oleh banyak sumber daya yang masing-masingnya memiliki peranan tersendiri.

Begitu pun dengan masing-masing jenis sistem informasi yang membawa manfaat kepada bisnis dan perusahaan secara keseluruhan.

Lebih jelasnya, berikut ulasan mengenai sistem informasi bisnis, mulai dari jenis-jenis, sumber daya, hingga manfaat penerapannya.

Apa itu Sistem Informasi Bisnis?

Sistem Informasi Bisnis (SIB) adalah seperangkat teknologi, prosedur, dan sumber daya lainnya yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, mengelola, dan menganalisis data yang berkaitan dengan operasi bisnis suatu organisasi.

Tujuan utama dari Sistem Informasi Bisnis adalah untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih baik dan lebih cepat di dalam perusahaan.

Baca juga: Sistem Informasi Akuntansi: 5 Bagian dan Fungsinya

Manfaat Menggunakan Sistem Informasi Bisnis

Manfaat Menggunakan Sistem Informasi Bisnis

ilustrasi Sistem Informasi Bisnis. source envato.

Keberadaan Sistem Informasi Bisnis sangat penting bagi pelaku bisnis karena beberapa alasan berikut:

1. Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik

SIB membantu manajer dan pemilik bisnis untuk mengakses informasi yang akurat dan tepat waktu, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang lebih baik dan lebih terinformasi.

2. Peningkatan Efisiensi Operasional

Dengan adanya SIB, proses bisnis dapat diotomatisasi dan dioptimalkan, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya.

3. Pemantauan Kinerja Bisnis

SIB memungkinkan pelaku bisnis untuk memantau kinerja bisnis secara real-time melalui dashboard dan laporan yang disesuaikan.

Hal ini memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi tren, masalah, dan peluang dengan lebih cepat.

4. Analisis Data yang Mendalam

SIB memungkinkan analisis data yang mendalam tentang berbagai aspek bisnis, seperti penjualan, persediaan, dan keuangan.

Hal ini dapat membantu dalam identifikasi pola, tren, dan peluang baru untuk pertumbuhan bisnis.

5. Peningkatan Layanan Pelanggan

Dengan akses yang lebih cepat dan mudah terhadap informasi pelanggan, SIB memungkinkan perusahaan untuk memberikan layanan pelanggan yang lebih baik dan lebih responsif.

Secara keseluruhan, Sistem Informasi Bisnis menjadi kunci dalam memungkinkan perusahaan untuk beradaptasi dengan lingkungan bisnis yang berubah dengan cepat dan untuk tetap bersaing di pasar yang kompetitif.

Baca juga: Audit Sistem Informasi: Pengertian, Tahapan, dan Tujuannya

Sumber Daya dalam Sistem Informasi Bisnis

Setidaknya, ada lima sumber daya yang menjadi pendukung terhadap keberhasilan suatu sistem informasi bisnis. Di antara lima sumber daya tersebut ialah:

1. Sumber Daya Manusia

Dalam hal ini, user adalah sumber daya manusia yang berada di posisi sebagai pemakai dari sistem informasi, seperti pelanggan, manager, dan operator.

Sementara, pakar merupakan sumber daya manusia yang bertugas dalam pengembangan sistem informasi, seperti analis sistem dan pembuat software.

2. Sumber Daya Hardware

Sumber daya hardware terdiri dari perangkat keras atau peralatan yang memiliki fisik dan digunakan dalam pemrosesan sistem informasi bisnis yang dijalankan.

3. Sumber Daya Software

Sumber daya software terdiri dari software sistem, software aplikasi, dan prosedur. Software sistem bisa diibaratkan seperti operasi sistem yang ada dalam komputer.

Sementara software aplikasi adalah suatu program yang memproses langsung setiap tugas dari pemakai komputer, seperti aplikasi jualan.

Adapun prosedur merupakan bentuk pengoperasian perintah-perintah terhadap pihak pengguna sistem informasi, contohnya seperti prosedur entri data.

4. Sumber Daya Data

Sumber daya data membahas mengenai data yang ada dalam suatu proses bisnis, seperti deskripsi produk, catatan pelanggan, hingga file kepegawaian.

5. Sumber Daya Jaringan

Sumber daya jaringan lebih mengarah pada komunikasi seperti media komunikasi, pemroses komunikasi, serta software untuk akses dan pengendali jaringan dalam sistem informasi.

Baca juga: Sistem Informasi SDM: Pengertian, Fungsi dan Berbagai Manfaatnya untuk Perusahaan

Jenis-jenis Sistem Informasi Bisnis

Sistem informasi bisnis juga terdiri dari beberapa jenis, mulai dari sistem penjualan hingga sistem keuangan dan akuntansi. Berikut selengkapnya:

1. Sistem Penjualan dan Pemasaran

Sistem penjualan dan pemasaran bertanggung jawab dalam penjualan produk atau jasa suatu perusahaan atau organisasi.

Banyak hal yang diperhatikan dalam sistem pemasaran ini, seperti pengenalan produk, kebutuhan pelanggan, hingga iklan.

2. Sistem Manufaktur dan Produksi

Sistem manufaktur dan produksi bertanggung jawab mengatur kegiatan produksi barang atau jasa agar sesuai dengan yang diinginkan.

Sistem ini berhubungan erat dengan aspek-aspek seperti ketersediaan bahan produksi, sasaran produksi, pengadaan, serta penyimpanan.

3. Sistem Sumber Daya Manusia

Sistem sumber daya manusia disebut juga sebagai human resources information system yang bertanggung jawab dalam hal membangun, mengembangkan, serta mempertahankan tenaga kerja perusahaan.

4. Sistem Keuangan dan Akuntansi

Sistem keuangan dan akuntansi bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan perusahaan yang meliputi uang tunai, obligasi, daham, dan bentuk investasi lainnya.

Contoh penerapan sistem ini adalah pengelolaan catatan keuangan, penerimaan dan pembayaran, hingga penggajian.

Baca juga: 8 Contoh Sistem Informasi dan Manfaatnya untuk Bisnis

Contoh-contoh Sistem Informasi Bisnis

Beberapa contoh dari sistem informasi bisnis (SIB) yang umum digunakan termasuk:

1. Enterprise Resource Planning (ERP)

ERP adalah sistem terintegrasi yang mengelola seluruh proses bisnis perusahaan, termasuk manajemen sumber daya manusia, keuangan, persediaan, produksi, dan penjualan.

Contoh sistem ERP yang populer adalah SAP, Oracle ERP, dan Microsoft Dynamics.

2. Customer Relationship Management (CRM)

CRM adalah sistem yang dirancang untuk mengelola hubungan dan interaksi dengan pelanggan. Ini meliputi kegiatan seperti pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan.

Contoh CRM termasuk Salesforce, HubSpot, dan Zoho CRM.

3. Business Intelligence (BI)

BI adalah sistem yang memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis data bisnis untuk mendukung pengambilan keputusan.

Contoh platform BI termasuk Tableau, Microsoft Power BI, dan Qlik.

4. Supply Chain Management (SCM)

SCM adalah sistem yang mengelola aliran barang dan informasi dari pemasok hingga konsumen akhir. Ini mencakup proses seperti perencanaan produksi, pengelolaan persediaan, dan pengiriman produk.

Contoh SCM termasuk Oracle SCM Cloud, SAP SCM, dan Blue Yonder (dahulu JDA Software).

5. Human Resource Management System (HRMS)

HRMS adalah sistem yang mengelola informasi terkait karyawan, termasuk perekrutan, penggajian, manajemen kinerja, dan pengembangan karyawan.

Contoh HRMS meliputi Workday, ADP Workforce Now, dan BambooHR.

6. Financial Management System (FMS)

FMS adalah sistem yang mengelola proses keuangan perusahaan, termasuk akuntansi, pembayaran, pelaporan keuangan, dan pengelolaan anggaran.

Dengan menggunakan Aplikasi Akuntansi All in One, proses pencatatan hingga pelaporan bisnis dapat Anda lakukan dengan hitungan detik!

Contoh FMS termasuk Accurate Online, QuickBooks, Xero, dan Sage Intacct.

Baca juga: Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan dengan Aplikasi Akuntansi

7. E-commerce Platforms

Platform e-commerce adalah sistem yang digunakan untuk menjalankan toko online dan mengelola transaksi penjualan secara elektronik.

Contoh platform e-commerce termasuk Shopify, WooCommerce (plugin WordPress), dan Magento.

Beberapa contoh di atas adalah beragam sistem informasi bisnis yang tersedia, dan setiap perusahaan mungkin memilih kombinasi sistem yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.

Baca juga: Sistem Informasi Manajemen : Arti, Fungsi, Contoh, dan Manfaatnya

Kesimpulan

Itulah penjelasan mengenai sistem informasi bisnis yang memberi sejumlah manfaat terhadap keberlangsungan bisnis suatu perusahaan.

Diketahui, ada banyak sumber daya yang berperan di dalamnya, mulai dari sumber daya manusia hingga sumber daya yang menyangkut teknologi.

Diketahui pula bahwa terdapat berbagai macam sistem informasi bisnis yang masing-masingnya memegang peranan dan tanggung jawab.

Salah satunya adalah sistem keuangan dan akuntansi yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan perusahaan.

Dalam hal ini, apabila Anda salah satu pihak yang bertanggung jawab terhadap sistem keuangan dan akuntansi perusahaan, Anda bisa mencoba Accurate Online untuk kemudahan pencatatan dan pembuatan laporan keuangan.

Accurate Online merupakan software akuntansi berbasis cloud yang menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis.

Di dalamnya, tersedia fitur dan keunggulan yang mudah untuk digunakan, bahkan bagi pemula, dalam membuat laporan keuangan secara lebih cepat, akurat, dan otomatis.

Jika Anda tertarik untuk mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari, silahkan klik tautan gambar di bawah ini.

bisnisukmbanner
sidebarPromo
Natalia
Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.

Artikel Terkait