Akuntansi Internasional: Pengertian, Klasifikasi dan Perkembangannya Dari Tahun Ke Tahun

Saat suatu perusahaan sudah berhasil masuk ke dalam perdagangan internasional, maka perusahaan tersebut harus bisa membuat standar tunggal laporan akuntansi, termasuk di dalamnya akuntansi internasional. Dengan mempunyai standar akuntansi internasional, maka perusahaan akan memperoleh penilaian profesional dengan disclosures yang lebih jelas dan juga lebih transparan.

Akuntansi internasional pun akan memberikan penilaian terkait substansi ekonomi transaksi dan juga penjelasan pada faktor yang mampu menghambat perdagangan internasional pada sebuah perusahaan.

Lantas, apa itu pengertian dari akuntansi internasional yang sebenarnya? Temukan jawabannya secara lengkap dengan membaca artikel ini hingga tuntas.

Pengertian Akuntansi Internasional

Terdapat banyak sekali pengertian dari para ahli tentang akuntansi internasional. Para ahli akuntansi, seperti Iqbal, Melcher dan Elmallah mempunyai kesepakatan dalam menjelaskan akuntansi internasional ini.

Jadi, akuntansi internasional menurut para ahli tersebut adalah akuntansi yang digunakan untuk transaksi antar negara yang berguna sebagai alat pembanding pada setiap prinsip akuntansi pada negara yang berbeda dan harmonisasi standar akuntansi pada seluruh negara.

Sebuah perusahaan akan mulai terlibat dengan akuntansi internasional saat mereka memiliki kesempatan untuk melakukan kegiatan transaksi impor atau ekspor barang. Keterlibatan sebuah perusahaan dalam melakukan akuntansi internasional juga akan selalu lekat dengan membuka operasi di luar negeri.

Di dalamnya terdapat hal penting yang harus dilakukan terkait dengan pemberian lisensi produksi pada perusahaan milik pihak lain yang berada di luar negeri atau mendirikan cabang perusahaan di luar negeri.

Dalam memberikan lisensi tersebut, maka perusahaan harus mampu mengembangkan sistem akuntansi internasional yang akan sangat berguna untuk melakukan pengawasan atas pelaksanaan suatu perjanjian kerja.

Selain itu, pemberian lisensi ini juga sangat berguna untuk membayar lisensi, pajak, bimbingan teknis dan juga melakukan pencatatan pemasukan yang berasal dari luar negeri.

Baca juga: Pengertian Kas Menurut Para Ahli, Jenis, dan Karakteristiknya

Manfaat Akuntansi Internasional

Secara umum, manfaat utama dari akuntansi internasional adalah guna mengantisipasi setiap kebutuhan masyarakat secara global dan mencerminkan situasi ekonomi, hukum, sosial, budaya, dan juga politik yang ada di dalam operasional perusahaan pada suatu negara.

Selain itu, beberapa manfaat lainnya dari akuntansi internasional adalah untuk:

  • Memperkenalkan setiap perbedaan kondisi yang terdapat di dalam negeri dengan akuntansi yang terdapat di seluruh negara.
  • memangkas evolusi bisnis yang ada di zaman modern.
  • Membahas adanya dimensi akuntansi yang sangat berguna untuk perdagangan internasional.
  • membahas berbagai topik penting yang ada di dalam sistem perdagangan internasional.

Klasifikasi Akuntansi Internasional

Klasifikasi akuntansi internasional adalah suatu cara pandang dalam membedakan perbandingan ataupun sistem akuntansi keuangan secara nasional maupun regional. Klasifikasi ini menjadi hal yang paling dasar untuk digunakan dalam memahami dan menganalisa cara serta alasan sistem akuntansi pada setiap negara yang berbeda.

Sehingga, nantinya perusahaan akan bisa menilai dan melihat adanya kemungkinan sistem akuntansi yang digunakan akan cenderung lebih menyatu atau berbeda dengan negara lainnya.

Klasifikasi bertujuan untuk bisa mengkategorikan setiap sistem yang ada di dalam akuntansi keuangan berdasarkan suatu karakteristik khusus. Kategori ini nantinya harus bisa menyatakan bahwa struktur dasar mampu memberikan perbedaan ataupun persamaan.

Untuk bisa menentukan klasifikasi, terdapat dua cara yang bisa dilakukan perusahaan, yakni dengan membuat pertimbangan yang bergantung pada tingkat pengetahuan, pengalaman dan juga intuisi serta membuat berbagai pertimbangan secara lebih empiris.

Saat ini, akuntansi internasional sangatlah diperlukan oleh semua perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan internasional. Terlebih lagi, perkembangan akuntansi internasional terus mengalami peningkatan yang sangat cepat dari waktu ke waktu, yang pastinya hal tersebut akan memberikan keuntungan untuk para pebisnis.

Bagaimana Perkembangannya Akuntansi Internasional?

Setidaknya ada 8 faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi internasional, yaitu:

1. Sumber Dana

Untuk berbagai negara yang mempunyai pasar ekuitas yang kuat, maka fokus akuntansi di dalamnya adalah bagaimana perusahaan tersebut bisa menghasilkan keuntungan. Selain itu, akuntansi juga dibuat untuk bisa menganalisa arus kas di masa depan dan juga mempertimbangkan berbagai risiko terkait adanya kemungkinan hal yang bisa terjadi di masa depan.

Namun, bila sistem pendanaan berbasis kredit, khususnya sumber bank, maka fokus akuntansi adalah melindungi para kreditur dengan cara menggunakan perhitungan akuntansi.

2. Sistem Hukum

Terdapat dua orientasi dasar hukum, yakni hukum kode dan juga hukum kasus, untuk di berbagai negara yang menerapkan sistem hukum kode, maka hukum adalah satu kelompok tetap yang di dalamnya mencakup ketentuan dan juga prosedur. Akuntansi pada negara tersebut juga sudah diatur sebagai suatu hukum nasional yang sudah lengkap.

Sedangkan untuk negara dengan hukum kasus, maka hukum diciptakan dengan berdasarkan kasus yang berkembang, sehingga tidak ada upaya untuk mengatur secara hukum yang sudah lengkap.

3. Perpajakan

Terdapat banyak negara yang mengatur pajak secara efektif dengan cara menentukan standar karena pihak perusahaan harus bisa menghitung nilai pendapatan dan juga beban pajak yang harus dibayarkan. Tapi, saat akuntansi keuangan dan pajak sudah terpisah, maka terkadang aturan pajak mengharuskan adanya penerapan prinsip akuntansi tertentu, yang berbeda dengan prinsip akuntansi keuangan lainnya.

4. Ikatan Politik dan Ekonomi

Beberapa negara berkembang banyak menggunakan sistem akuntansi yang sebelumnya sudah dikembangkan oleh negara lain, entah hal tersebut dilakukan karena adanya keterpaksaan ataupun keinginannya sendiri. Contohnya seperti sistem pencatatan double entry yang awalnya dilakukan di Italia lalu menyebar ke negara lainnya di Eropa.

5. Inflasi

Inflasi yang terjadi pada suatu negara bisa menyebabkan adanya perubahan pada akuntansi biaya yang sudah diterapkan, sehingga akan berakibat distorsi akuntansi biaya historis dan mempengaruhi adanya kecenderungan suatu negara untuk bisa mengaplikasikan perubahan atas akun-akun perusahaan.

6. Perkembangan Ekonomi

Tingkat perkembangan ekonomi yang terjadi pada suatu negara juga turut mempengaruhi jenis transaksi usaha yang dilakukannya. Beberapa masalah akuntansi seperti penilaian aktiva tetap dan juga pencatatan depresiasi yang sangat sesuai dalam sektor manufaktur perlahan menjadi semakin tidak penting.

7. Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan yang ada pada suatu negara juga akan turut mempengaruhi akuntansi yang diterapkan di negara tersebut. Standar praktik akuntansi yang sebelumnya sudah ditetapkan adalah hal yang sangat penting dan akan menjadi tidak berguna bila digunakan dengan cara yang keliru.

8. Budaya

Menurut Hostade, terdapat 4 dimensi budaya nasional, yaitu jarak kekuasaan, penghindaran ketidakpastian, individualisme dan juga maskulinitas.

Keempat faktor tersebut sangat mempengaruhi bagaimana suatu akuntansi bisa berjalan dengan maksimal dan memberikan hasil yang berguna. Setiap faktor tersebut mampu memberikan perubahan tentang akuntansi internasional yang berlaku pada setiap negara.

Dengan memahami setiap faktor yang terjadi pada setiap negara, tentu akan menjadi langkah yang baik dalam proses akuntansi internasional.

Perbedaan Akuntansi Internasional dengan Akuntansi Lain

Setidaknya ada lima perbedaan akuntansi internasional dengan akuntansi lainnya. Pertama, yang dilaporkan adalah perusahaan multinasional. Kedua, kegiatan transaksi dilakukan melintasi batas negara, atau antar negara. Ketiga, laporan ditujukan pada para pengguna yang berada di negara lain. Keempat, adanya perpajakan internasional. Kelima, adanya transaksi internasional.

Namun, perbedaan ini membawa beberapa permasalahan dari kacamata para analis keuangan.

Pertama, sebagai suatu bisnis untuk menilai perusahaan asing yang berada di luar negeri, terdapat beberapa kecenderungan untuk bisa melihat pendapatan dan juga data finansial dari sudut pandang di negara asalnya.

Kedua, adanya kesadaran dari perbedaan internasional. Hal ini sangat diperlukan agar bisa menjadi familiar dengan prinsip akuntansi yang ada pada negara asing dengan tujuan untuk lebih mengenal secara lebih baik dari data pendapatan dan juga dalam hal penilaian.

Ketiga, masalah yang sifatnya mampu membandingkan dan harmonisasi yang lalu diulas dalam konteks dari kesempatan pilihan investasi.

Baca juga: Mengapa Anda Harus Mencatat Pengeluaran Bisnis Anda Setiap Hari?

Penutup

Berdasarkan penjelasan lengkap di atas, maka bisa kita simpulkan bahwa akuntansi internasional adalah akuntansi yang digunakan untuk transaksi antar negara yang berguna sebagai alat pembanding pada setiap prinsip akuntansi pada negara yang berbeda dan harmonisasi standar akuntansi pada seluruh negara.

Pemahaman tentang hal ini sangatlah dibutuhkan untuk para akuntan dan para pebisnis yang memiliki kegiatan impor ekspor produk. Namun, bila hal tersebut menyulitkan pekerjaan akuntansi Anda, maka permudahlah dengan menggunakan software akuntansi dari Accurate Online.

Aplikasi ini akan membuat setiap kegiatan akuntansi Anda bisa dilakukan dengan mudah, cepat dan tepat. Berbagai fitur di dalamnya yang lengkap, seperti fitur penjualan, pembelian, persediaan, perbankan, perpajakan, dll. pun akan memudahkan Anda dalam melakukan bisnis. Sehingga, sisa waktu yang Anda miliki bisa Anda lakukan untuk mengembangkan perusahaan atau hal lainnya yang penting.

Tertarik? Anda bisa menggunakan Accurate Online selama gratis selama 30 hari dengan hanya klik tautan pada gambar di bawah ini.

Accurate-