Pembahasan Lengkap Teori Akuntansi Dan Perkembangannya Di Indonesia

Ilmu tentang teori akuntansi memang menjadi salah satu ilmu yang penting untuk dipelajari. Hal tersebut dikarenakan akuntansi ini erat hubungannya dengan segala aktivitas di kehidupan ini, terutama jika Anda adalah seorang pemilik bisnis.

Mulai dari sejarah hingga perkembangannya dalam akuntansi menjadi hal yang penting untuk dipahami untuk mengapresiasikan di kehidupan baik sekarang maupun masa depan. Terlebih di Indonesia, pemahaman akan akuntansi selalu mengalami perkembangan dan juga dilakukan pembukuan secara kontinu. 

Dengan adanya pemahaman teori tentang akuntansi ini akan menjadikan gambaran yang jelas tentang penerapan atau pengaplikasian akuntansi. Dengan adanya teori tersebut akan mudah dan menjadi lebih tepat. Agar lebih paham teori tentang akuntansi ini, simak ulasannya berikut!

Pengertian Dari Teori Akuntansi

Teori akuntansi adalah suatu pengertian yang menggunakan spekulasi, metodologi dan kerangka kerja dalam mempelajari pelaporan keuangan serta bagaimana prinsip pelaporan keuangan diterapkan dalam industri akuntansi.

Pada dasarnya teori akuntansi dijadikan sebagai dasar untuk memahami pelaporan keuangan dan bagaimana perusahaan membuat dan menyampaikan laporan keuangannya dengan menggunakan strategi yang tepat.

Sebuah studi mendalam tentang teori akuntansi dilakukan untuk melihat ke dalam praktik akuntansi yang ada, bagaimana mereka berkembang dan modifikasi atau melakukan penambahan yang mungkin dilakukan terhadap ilmu akuntansi dari waktu ke waktu.

Prinsip akuntansi ini berfungsi sebagai kerangka untuk pelaporan dan laporan keuangan yang akurat.

Tentunya hal ini bertujuan untuk menjelaskan adanya sebuah hubungan yang ada pada variabel dalam struktur akuntansi. Penjelasan tersebut bertujuan untuk memperkirakan fenomena yang mungkin bisa terjadi. 

Dalam melakukan sesuatu hal, tentu membutuhkan sebuah teori ini agar ketika praktik bisa paham dan melakukannya secara benar.

Tanpa sebuah teori termasuk dalam ilmu akuntansi, seseorang akan sulit untuk memperkirakan suatu hal yang mungkin terjadi kedepannya terutama peda pencatatan pembukuan dan masalah finansial suatu entitas usaha.

Download eBook Panduan dan Template Pembukuan Sederhana dengan Excel untuk Bisnis Kecil

Elemen dari Teori Akuntansi

Ada beberapa elemen penting dalam teori akuntansi yang menjadikannya kerangka kerja yang sangat diperlukan untuk praktik akuntansi. Elemen kuncinya meliputi berikut ini;

  • Relevansi – ini adalah elemen penting dalam ilmu akuntansi. Informasi yang diberikan harus selalu relevan dalam semua aspek.
  • Kegunaan – teori akuntansi berguna untuk penyusunan laporan keuangan. Ini membantu bisnis atau organisasi membuat keputusan yang tepat mengenai keuangan.
  • Reliabilitas – Ilmi akuntansi dapat diandalkan atau selalu reliable. Ini mengikuti standar prinsip akuntansi yang diterima umum (PABU).
  • Konsistensi – ini adalah elemen kunci dari ilmu akuntansi.

Lebih jauh, teori akuntansi umumnya menyatakan bahwa para profesional di industri akuntansi beroperasi berdasarkan asumsi-asumsi berikut ini; Perbedaan antara bisnis dan pemiliknya, kelangsungan bisnis, penyusunan laporan keuangan menggunakan representasi dolar dan kompilasi laporan bulanan, triwulanan atau tahunan.

Baca juga: Definisi Akuntansi Biaya: Jenis, Tujuan dan Bedanya dengan Akuntansi Finansial

Manfaat Teori Akuntansi

Setelah mengetahui elemen dalam akuntansi, sebuah teori tentang akuntansi memiliki manfaat yang berguna untuk praktik di kehidupan. Adanya teori ini akan memberikan pedoman dalam mengembangkan sebuah prosedur baru. 

Disamping itu, biasanya teori ini juga digunakan untuk melakukan peramalan atau prediksi tentang kejadian yang berhubungan dengan ekonomi atau keuangan perusahaan. Tentunya hal ini berimbas pada cara pengambilan keputusan agar ekonomi perusahaan semakin maju.

Adanya hal tersebut menjadikan sebuah teori akan mampu bertahan dengan sebab pertimbangan baik buruknya terhadap kemampuan sebuah teori dalam akuntansi. Pengukuran tingkat risiko yang mungkin akan terjadi juga bisa dengan mudah dilakukan ketika menggunakan teori ini. 

Baca juga: Ingin Menyewa Jasa Akuntan? Coba Pahami Beberapa Hal ini Dulu

teori akuntansi 2

Sifat Teori Akuntansi

Teori akan akuntansi memiliki sifat yaitu suatu perangkat yang berprinsip secara logis dan saling berhubungan dengan membentuk kerangka umum. Kerangka tersebut berhubungan erat dengan sebuah  penyusunan kebijakan akuntansi. Tentunya hal tersebut harus berhubungan dengan literatur tentang Akuntansi dengan memberikan pendekatan yang sama antara satu dengan yang lainnya. Adapun beberapa sifat dari teori tentang Akuntansi ini antara lain:

  • Menjelaskan mengenai sebuah praktek akuntansi menjawab dan membahas seluruh fenomena yang menjadi latar belakang yang diterapkan dalam praktik akuntansi.
  • Mampu Menjelaskan mengapa perusahaan harus menerapkan sebuah metode seperti Lifo dibanding Fifo dalam penilaian persediaan.
  • Meramalkan dan memprediksi bahkan menemukan beberapa gejala akuntansi yang belum diketahui.
  • Bersifat penting dalam penyusunan dan verifikasi terhadap prinsip akuntansi.
  • Memiliki sifat pentingnya penyusunan sebuah kebijakan akuntansi dengan prinsip dan metode logis yang saling berhubungan.
  • Sanggup memberikan penjelasan tentang sebuah praktek akuntansi dan menjelaskan serta menjawab semua fenomena yang ada dalam penerapan praktek akuntansi.

Baca juga: Biaya dan Beban: Pengertian, Perbedaan, dan Contohnya pada Akuntansi

Metode Perumusan Teori Akuntansi

 Ada beberapa pendapat para ahli yang menyatakan bahwa metode dalam sebuah teori akuntansi terdapat beberapa perumusan, diantaranya:

1. Dengan Menggunakan Metode Deskriptif

 Metode yang satu ini dianggap sebagai salah satu metode yang menggunakan seni dalam akuntansi dan tidak dapat dirumuskan. Metode tersebut bersifat membahas dan juga mendeskripsikan serta menganalisis praktek yang ada dalam sebuah perusahaan saat ini.

2. Metode Psychological Pragmatic

Metode yang satu ini digunakan dengan cara melakukan pengamatan terhadap reaksi sebuah pengguna laporan keuangan terhadap output akuntansi yang telah disusun dari beberapa sumber dan juga standar serta prinsip dan pedoman. Hal tersebut menjadikan metode ini sering dianggap sebagai behavioral accounting.

3. Menggunakan Metode Normatif

Salah satu metode yang menjelaskan tentang norma peraturan yang diikuti tanpa sebuah praktek yang dilakukan saat ini sering dianggap sebagai metode normatif.  Metode ini tidak terlalu dipikirkan meskipun meskipun berlaku saat ini atau tidak.

Baca juga: Apa Itu Laba Ditahan? Berikut Pengertian, Fungsi, Faktor, dan Cara Penghitungannya

4. Metode Positive

Metode yang digunakan untuk sebuah teori tentang Akuntansi yang lainnya yaitu metode positif. Hal ini digunakan untuk sebuah ilmiah yang diterima baik umum maupun yang sedang berlaku.  Ada beberapa pendapat yang mengemukakan bahwa metode ini sering digunakan namun tidak ada dalam teori.

5. Menggunakan Metode Perumusan

Metode perumusan bisa disebut sebagai sebuah kombinasi dari beberapa pendekatan metode yang ada bintik. Dari beberapa teori tersebut sebenarnya menggambarkan kondisi yang kondisi yang sesuai dengan perusahaan, sehingga mampu dimanfaatkan dalam beberapa praktek.

Perkembangan Akuntansi Yang Ada Di Indonesia

Perkembangan akuntansi ini terbilang sangat panjang mulai dari zaman dahulu hingga saat ini. Praktik dari akuntansi telah digunakan dalam kehidupan untuk mempermudah pengambilan keputusan.  Berikut beberapa perkembangan dari akuntansi yang ada di Indonesia ini:

1. Perkembangan Dari Masa Kolonial

 Dipercaya atau tidak pada dasarnya sebuah praktek akuntansi di Indonesia ini sudah ada sejak zaman dahulu yaitu sejak zaman VOC pada tahun 1642. Pada dasarnya akuntan akuntan dari Belanda itu mendominasi tenaga kerja akuntan perusahaan yang menjadi monopoli penjajahan hingga pada abad 19. 

Pada awalnya penduduk Jepang melakukan pendidikan akuntansi hanya diselenggarakan oleh Departemen Keuangan yang pada saat itu berupa kursus Ajun akuntansi yang berada di Jakarta.

Pesertanya pada awalnya hanya 30 orang termasuk Profesor Sumardjo dan juga Profesor Hadibroto bersama dengan 4 akuntan lulusan yang berasal dari FE UI dan suku ke-6 lulusan dari Belanda.

Pada awalnya Profesor Soemardjo merintis sebuah ikatan akuntansi Indonesia atau yang sering disebut sebagai IAI Pada tanggal  23 Desember 1957. Pada tahun yang sama pemerintah melakukan sebuah nasionalisasi terhadap perusahaan dari Belanda. 

Hal ini menjadikan akuntansi yang ada dari Belanda kembali ke negeri dan menjadikan akuntan di Indonesia semakin berkembang. Di Indonesia perkembangan tentang Akuntansi ini semakin pesat terlebih ketika presiden meresmikan kegiatan pasar modal yang dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 1977.

Hal tersebut menjadikan peranan dari akuntansi dan juga laporan keuangan menjadi sangat penting. Pada bulan Januari tahun 1977 Menteri Keuangan membuat sebuah surat keputusan mengenai jasa akuntan yang menggantikan Kemenkeu dengan nomor 763/1968. 

Hal tersebut berisi tentang sebuah perizinan terhadap akuntan publik yang memiliki sertifikat untuk untuk melakukan sebuah praktek di Indonesia dengan ketentuan dan Persyaratan yang telah ditentukan.

Baca juga: Hutang Jangka Panjang dan Hutang Jangka Pendek: Pengertian, Perbedaan dan Jenisnya pada Akuntansi

2. Perkembangan Teori Akuntansi Saat Ini

Perkembangan akuntansi di Indonesia saat ini selalu memperlihatkan perubahan yang secara terus-menerus konsisten menuju lebih baik lagi dan lebih lengkap. Tidak sedikit pula ilmu akuntansi yang beroperasi dalam lingkungan perilaku baik sektor publik maupun internasional bahkan untuk membantu menyelesaikan masalah hukum seperti akuntansi forensik.

Dan seiring bekembangnya zaman dan teknologi, proses akuntansi pada perusahaan sudah menjadi lebih baik berkat bantuan teknologi.

Saat ini telah banyak penyedia jasa yang mengahadirkan software akuntansi berbasis cloud sehingga kegiatan akuntansi dan pengelolaan pembukuan bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja Anda mau, salah satunya adalah Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud buatan Indonesia yang sudah dikembangkan sejak 20 tahun lalu dan digunakan oleh lebih dari 300 ribu pengguna dari berbagai jenis bisnis.

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam mengelola akuntansi pada bisnis Anda, namun juga Anda akan mendapatkan solusi perpajakan, pengelolaan inventori, pengelolaan multi cabang dan gudang, payroll dan masih banyak lagi.

Jadi apalagi yang masih Anda ragukan? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gamabar dibawah ini:

accurate 2