Apa itu Supplies dalam Akuntansi? Ini Pengertian dan Jenisnya

oleh | Nov 24, 2023

source envato.

Apa itu supplies dalam akuntansi? Ini Pengertian dan Jenisnya

Pada dasarnya, supplies dalam dunia akuntansi adalah salah satu komponen penting yang menjadi perhatian utama dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Dalam lingkup akuntansi, pengelolaan supplies memainkan peran yang signifikan dalam menjaga kelancaran operasional perusahaan dan memastikan akurasi laporan keuangan.

Supplies merujuk pada berbagai jenis barang yang digunakan dalam proses produksi atau operasional suatu perusahaan. Termasuk di dalamnya adalah bahan baku, suku cadang, perlengkapan kantor, atau bahkan peralatan khusus yang diperlukan dalam bisnis.

Dalam artikel ini, kita akan mempelajari lebih dalam tentang supplies dalam akuntansi, jenis, dan perbedaannya dengan equipment.

Dalam era bisnis yang sangat kompetitif, pemahaman yang mendalam tentang supplies dalam akuntansi sangatlah penting. Hal ini akan membantu perusahaan untuk merencanakan dan mengelola aset mereka dengan lebih efisien, meningkatkan kontrol biaya, serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan dan standar akuntansi yang berlaku.

Untuk itu, baca terus artikel tentang supplies dalam akuntansi di bawah ini hingga selesai.

Apa itu Supplies dalam Akuntansi?

Apa itu Supplies dalam Akuntansi?

ilustrasi supplies dalam akuntansi. source envato

Dilansir dari laman Indeed, supplies dalam akuntansi adalah barang-barang atau bahan-bahan yang digunakan oleh suatu perusahaan dalam operasional sehari-hari. Supplies termasuk dalam kategori aset lancar yang diperlukan untuk mendukung proses produksi, penyediaan layanan, atau aktivitas operasional lainnya.

Supplies ini memiliki beberapa karakteristik penting, yaitu:

  • Digunakan Secara Teratur: Supplies digunakan secara rutin dalam operasional perusahaan. Contohnya termasuk kertas, pena, tinta printer, bahan kantor, dan perlengkapan yang diperlukan dalam rutinitas pekerjaan sehari-hari.
  • Tidak Bersifat Tetap: Supplies tidak dianggap sebagai aset tetap yang akan digunakan dalam jangka panjang. Mereka cenderung memiliki siklus penggunaan yang lebih singkat dan perlu diperbaharui atau diganti secara berkala.
  • Mempengaruhi Biaya Operasional: Biaya supplies merupakan bagian dari biaya operasional perusahaan. Pengeluaran untuk membeli atau memperbaharui supplies mencerminkan pengeluaran yang perlu dicatat dalam laporan keuangan perusahaan.
  • Penting untuk Operasional: Supplies adalah komponen penting dalam menjaga kelancaran operasional. Misalnya, dalam dunia manufaktur, bahan baku dan suku cadang merupakan supplies yang sangat penting untuk produksi barang. Dalam dunia jasa, supplies kantor seperti kertas dan pena penting untuk menjalankan aktivitas administratif.
  • Dapat Dimonitor dan Dikelola: Perusahaan perlu memonitor persediaan supplies mereka dan mengelolanya dengan baik. Ini termasuk mengontrol pengeluaran supplies, mencatat perubahan persediaan dalam akuntansi, dan memastikan bahwa supplies yang dibutuhkan selalu tersedia tanpa kelebihan yang berlebihan.

Dalam laporan keuangan, supplies biasanya termasuk dalam kategori “Persediaan” atau “Inventaris.” Perusahaan harus secara teratur melakukan penilaian dan pencatatan mengenai supplies mereka untuk memastikan bahwa laporan keuangan mencerminkan jumlah supplies yang dimiliki dan biaya yang terkait.

Supplies ini dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi profitabilitas dan efisiensi operasional perusahaan, oleh karena itu, pengelolaannya dengan baik sangat penting dalam konteks akuntansi.

Baca juga: Pengertian Siklus Akuntansi Pemerintah Daerah dan Cara Membuatnya

Apa Saja yang Termasuk Supplies dalam Akuntansi

Apa Saja yang Termasuk Supplies dalam Akuntansi

ilustrasi supplies dalam akuntansi. source envato

Supplies dalam akuntansi dapat mencakup berbagai jenis barang atau bahan yang digunakan dalam operasional sehari-hari suatu perusahaan. Berikut adalah beberapa contoh supplies yang umumnya termasuk dalam kategori ini:

1. Bahan Baku

Bahan-bahan yang digunakan dalam proses produksi barang. Contohnya, bahan mentah, logam, kertas, atau bahan kimia yang digunakan dalam manufaktur.

2. Suku Cadang (Spare Parts)

Komponen atau perlengkapan yang digunakan untuk perawatan dan perbaikan mesin, peralatan, atau kendaraan. Ini termasuk barang-barang seperti sekrup, kabel, ban, atau bagian-bagian kecil lainnya.

3. Perlengkapan Kantor

Barang-barang yang diperlukan dalam operasional kantor. Termasuk dalam kategori ini adalah pena, kertas, tinta printer, komputer, printer, meja, kursi, dan perlengkapan lainnya.

4. Peralatan Kebersihan

Supplies kebersihan seperti deterjen, sabun cuci, sapu, ember, dan pengelolaan sampah (trash bags).

5. Peralatan Perlindungan Keselamatan (Safety Supplies)

Supplies yang diperlukan untuk menjaga keselamatan karyawan, seperti helm, kacamata pelindung, sarung tangan, atau alat pemadam kebakaran.

6. Alat Tulis

Barang-barang yang digunakan dalam aktivitas tulis-menulis, seperti pena, pensil, kertas, staples, dan penghapus.

7. Perlengkapan Teknologi

Perangkat elektronik dan perlengkapan teknologi seperti komputer, printer, perangkat lunak, dan perangkat keras yang digunakan dalam operasional perusahaan.

8. Peralatan Laboratorium

Supplies yang digunakan dalam lingkungan laboratorium, seperti bahan kimia, gelas laboratorium, alat ukur, dan instrumen pengujian.

9. Kantor Perangkat Lunak

Lisensi perangkat lunak, perangkat lunak produktivitas, atau perangkat lunak khusus yang digunakan dalam pekerjaan kantor.

10. Supplies Katering

Supplies yang digunakan dalam layanan katering seperti piring, gelas, sendok garpu, dan peralatan makan.

11. Supplies Pertanian

Bahan-bahan yang digunakan dalam operasional pertanian seperti bibit, pupuk, pestisida, atau peralatan pertanian.

Penting untuk diingat bahwa supplies dapat bervariasi berdasarkan jenis industri dan aktivitas perusahaan. Mengelola supplies dengan baik adalah penting untuk menjaga kelancaran operasional dan memastikan bahwa persediaan barang-barang tersebut selalu tersedia saat diperlukan tanpa mengakumulasi persediaan yang tidak perlu.

Supplies juga dapat berdampak pada laporan keuangan perusahaan, termasuk neraca dan laporan laba rugi, oleh karena itu, pemantauan dan pengelolaan yang hati-hati diperlukan dalam akuntansi.

Baca juga: Mengetahui Apa itu Stock Opname secara Lengkap

Apa Perbedaan Equipment dan Supplies dalam Akuntansi

Apa Perbedaan Equipment dan Supplies dalam Akuntansiaja yang Termasuk Supplies dalam Akuntansi

ilustrasi supplies dalam akuntansi. source envato

Dalam akuntansi, terdapat perbedaan antara “equipment” (peralatan) dan “supplies” (persediaan). Perbedaan utama terletak pada sifat dan penggunaan keduanya:

1. Equipment (Peralatan)

  • Sifat: Equipment atau peralatan mengacu pada aset tetap yang digunakan dalam operasional perusahaan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Ini adalah barang-barang yang biasanya memiliki umur pakai yang lebih lama dan digunakan dalam berbagai aspek operasional, seperti mesin, kendaraan, peralatan produksi, komputer, peralatan kantor berat, dll.
  • Nilai: Equipment cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi dan memerlukan investasi besar saat dibeli.
  • Catatan Akuntansi: Equipment dicatat sebagai aset tetap dalam neraca perusahaan dan akan mengalami penyusutan seiring waktu sesuai dengan peraturan akuntansi yang berlaku.

2. Supplies (Persediaan)

  • Sifat: Supplies adalah barang-barang atau bahan-bahan yang digunakan dalam operasional sehari-hari perusahaan, tetapi biasanya memiliki siklus penggunaan yang lebih singkat. Ini adalah barang-barang yang digunakan secara teratur dalam jumlah yang lebih kecil, seperti kertas, pena, tinta, peralatan kantor kecil, alat tulis, bahan pembersih, dan lain sebagainya.
  • Nilai: Supplies biasanya memiliki nilai yang lebih rendah daripada equipment dan perlu diperbaharui atau diganti secara berkala.
  • Catatan Akuntansi: Supplies dicatat sebagai biaya operasional dalam laporan keuangan perusahaan. Stok supplies diakui sebagai aset dalam neraca, tetapi nilainya cenderung berfluktuasi seiring dengan penggunaan dan pembelian yang terus-menerus.

Perbedaan ini mencerminkan peran dan sifat masing-masing dalam operasional perusahaan. Equipment adalah aset tetap yang penting untuk operasional jangka panjang, sedangkan supplies adalah barang-barang yang digunakan secara teratur untuk menjalankan operasional sehari-hari. Keduanya penting dalam akuntansi, dan pengelolaannya yang baik adalah bagian penting dalam menjaga stabilitas keuangan dan kelancaran operasional perusahaan.

Baca juga: Siklus Akuntansi : Pengertian dan Penjelasan yang Lengkap

Kesimpulan

Supplies dalam akuntansi mengacu pada barang-barang atau bahan-bahan yang digunakan dalam operasional sehari-hari suatu perusahaan. Supplies termasuk dalam kategori aset lancar yang diperlukan untuk mendukung proses produksi, penyediaan layanan, atau aktivitas operasional lainnya.

Supplies memiliki beberapa karakteristik penting, termasuk penggunaan rutin, tidak bersifat tetap, memengaruhi biaya operasional, penting untuk operasional, dan dapat dimonitor dan dikelola.

Dalam laporan keuangan, supplies biasanya termasuk dalam kategori “Persediaan” atau “Inventaris.” Supplies ini dapat beragam jenisnya, termasuk bahan baku, suku cadang, perlengkapan kantor, peralatan kebersihan, peralatan perlindungan keselamatan, alat tulis, peralatan laboratorium, dan banyak lagi, tergantung pada jenis industri dan aktivitas perusahaan.

Mengelola supplies dengan baik adalah penting untuk menjaga kelancaran operasional perusahaan, mengendalikan biaya operasional, dan memastikan akurasi laporan keuangan. Dalam akuntansi, supplies memiliki peran yang signifikan dalam mempengaruhi neraca, laporan laba rugi, dan akuntabilitas keuangan secara keseluruhan.

Oleh karena itu, pemahaman dan pengelolaan yang cermat terhadap supplies merupakan bagian penting dalam manajemen keuangan perusahaan.

Namun, bila Anda kesulitan atau tidak memiliki banyak waktu dalam melakukan kegiatan ini, Anda bisa memanfaatkan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Aplikasi bisnis ini mampu menyelesaikan berbagai kegiatan akuntansi Anda, termasuk mengidentifikasi dan mencatat setiap supplies dalam akuntansi perusahaan Anda.

Accurate Online juga akan membantu Anda dalam mencatat setiap transaksi bisnis, mengelola utang piutang, mengelola arus kas, membuat anggaran, sampai membuat lebih dari 200 jenis laporan keuangan.

Dengan begitu, Anda akan memiliki banyak waktu untuk fokus pada pengembangan bisnis dan mencapai kesuksesan bisnis.

Klik tautan gambar di bawah ini untuk mencoba Accurate Online selama 30 hari, Gratis!

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

11 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Khaula Senastri

Artikel Terkait