Apa Perbedaan Akun Riil dan Akun Nominal?

Dalam dunia akuntansi, terdapat dua jenis akun, yakni akun nominal dan akun riil. Keduanya kerap kali disandingkan dan memiliki peran yang penting dalam membuat laporan keuangan. Akun riil dan akun nominal pun sangat erat sekali kaitannya dengan aset, ekuitas dan kewajiban. Lantas, apa saja perbedaan akun riil dan akun nominal?

Nah, untuk Anda yang penasaran tentang perbedaan akun riil dan akun nominal, Anda bisa membaca penjelasan lengkapnya di bawah ini hingga selesai.

Perbedaan Akun Riil dan Akun Nominal

Terdapat perbedaan besar di dalam akun riil dan akun nominal. Untuk mengetahui perbedaan akun riil dan akun nominal, ada beberapa indikator yang bisa Anda perhatikan.

Berdasdarkan laman Wallstreetmojo, akun nominal adalah akun yang selalu diawali dengan jumlah saldo 0 dan diakhiri dengan saldo 0. Tentunya hal tersebut berbeda dengan akun riil, yang mana akun ini tidak selalu diakhiri dengan angka 0 pada akhir tahun periode akuntansi.

Selanjutnya, jika terdapat saldo di akun riil pada tahun sebelumnya, maka saldo tersebut bisa dilanjutkan pada tahun fiskal yang selanjutnya.

Perbedaan real account dan nominal account yang selanjutnya terdapat pada pencatatan akun. Akun nominal akan masuk di dalam catatan laporan laba rugi, sedangkan akun riil akan dicatat di laporan akun neraca. Akun neraca adalah akun yang digunakan untuk mencatat aset, ekuitas, dan juga kewajiban.

Di setiap akhir tahun periode fiskal, saldo akun nominal akan selalu dipindahkan atau diposting ke akun riil agar terdapat perubahan bersih dalam kurun waktu satu tahun.

Perbedaan akun riil dan akun nominal yang berikutnya adalah dalam pencatatan entry dalam akun nominal yang dilakukan dengan berdasarkan jurnal entri terkait tanggal dan waktu.

Agar lebih jelas lagi, mari kita simak perbedaan akun riil dan akun nominal di bawah ini:

1. Kode Akun

Kode akun adalah suatu kerangka dalam bentuk angka, huruf, ataupun kombinasi angka dan huruf yang mana fungsinya adalah agar bisa mempermudah proses identifikasi sejumlah akun di dalam buku besar atau general ledger.

Nah, sejumlah kode yang umumnya digunakan oleh suatu perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Kode Numerial 

Kode numeral adalah suatu aturan kode yang menggunakan angka satu hingga seratus secara berurutan.

  • Kode Kelompok

Kode kelompok adalah cara pengkodean yang dilakukan dengan cara mengelompokkan setiap akun dengan berdasarkan golongan dan jenis, seperti pendapatan, akun aset, kewajiban, pendapatan, dan juga beban.

  • Kode Angka Blok

Bila Anda ingin menggunakan kode akun yang satu ini, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan membagi akun ke dalam beberapa golongan akun sejenis. Lalu, di setiap golongan akun tersebut harus disediakan blok angka secara berurutan.

  • Kode Mnemonik

Kode mnemonik dibuat dengan berdasarkan golongan akun dan jenis akun dengan menggunakan kode huruf.

Baca juga: Akun Modal: Pengertian dan Cara Pencatatannya

2. Kode Kombinasi

Kode kombinasi adalah kode akun yang menggunakan kombinasi huruf dan angka dengan berdasarkan jenis dan golongan akun, seperti halnya akun nominal.

Fungsi dari kode huruf adalah sebagai tanda golongan akun. Kode ini berada tepat di bagian depan. Sedangkan kode angka berada tepat di bagian belakang yang mana fungsinya adalah sebagai kode akun.

3. Kode Angka Desimal

Kode angka desimal ini menggunakan 10 unit angka, mulai dari 0 hingga 9, serta menggunakan bilangan desimal dalam penggolongannya.

Baca juga: Saldo Normal Akuntansi: Pengertian, Fungsi, Dan Berbagai Jenisnya

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang perbedaan akun riil dan akun nominal dalam dunia akuntansi. Tentu mengetahui dan mencatat akun riil maupun akun nominal adalah hal yang penting dalam dunia akuntansi. Anda harus mencatatnya secara tepat dan teliti.

Namun bila hal tersebut dilakukan secara manual, tentu hanya akan membuang banyak waktu dan sangat rentan terjadi kesalahan. Solusinya, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Accurate Online adalah aplikasi bisnis yang dikembangkan dengan menggunakan teknologi cloud computing dan sudah dilengkapi dengan teknologi keamanan yang canggih. Tampilan dashboard di dalamnya pun didesain dengan tampilan yang sederhana, sehingga Anda bisa menggunakan aplikasi ini secara aman, mudah, dan nyaman.

Accurate Online pun sudah dipercaya oleh ratusan pebisnis di Indonesia. Sebagai bukti, Accurate Online telah meraih penghargaan TOP Brand Award dari tahun 2016 hingga saat ini. sehingga Anda tidak perlu meragukan keandalan dari Accurate Online.

Dengan menggunakan aplikasi bisnis ini, Anda bisa mencatat berbagai jenis akun secara akurat. Anda pun bisa mendapatkan laporan arus kas, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan lebih dari 200 jenis laporan keuangan lainnya secara otomatis cepat dan akurat. Berbagai laporan tersebut juga bisa Anda akses di mana saja dan kapan saja Anda perlukan.

Selain itu, Accurate Online pun telah dilengkapi dengan fitur dan modul bisnis luar biasa yang akan membantu Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan administrasi perpajakan, dan masih banyak lagi.

Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah dalam mengelola dan mengembangkan bisnis melalui berbagai strategi yang tepat.

Lebih menariknya lagi, seluruh kelebihan dan fitur luar biasa dari Accurate Online bisa Anda nikmati dengan mengeluarkan biaya investasi yang sangat terjangkau, yakni sekitar 200 ribuan rupiah saja perbulannya.

Bila Anda masih ragu, tenang saja. Karena Anda memiliki kesempatan untuk mencoba seluruh fitur Accurate Online selama 30 hari gratis dengan klik banner di bawah ini.

Lala

Seorang lulusan S1 ilmu akuntansi yang suka membagikan istilah, rumus, dan berbagai hal yang berkaitan dengan dunia akuntansi lewat tulisan.