Apa itu Golden Circle? Ini Pengertian dan Cara Menerapkannya dalam Bisnis

Untuk menjalankan strategi bisnis dan membedakan bisnis perusahaan dari kompetitor lain di pasar, maka suatu bisnis memerlukan The Golden Circle. Berdasarkan laman FourWeekMBA, teori The Golden Circle ini digunakan untuk membantu bisnis dalam mengidentifikasi tujuan mereka dan juga mengkomunikasikan pada para konsumen.

Lantas, apa itu golden circle? Apa saja pilar utamanya? Bagaimana cara menerapkannya di dalam bisnis? Temukan jawabannya dengan membaca artikel tentang golden circle di bawah ini hingga selesai.

Apa itu Golden Circle?

Pada dasarnya, golden circle adalah suatu teknik yang digunakan dalam mencari tujuan dari suatu brand ataupun suatu bisnis. Selain bisa digunakan oleh kedua entitas tersebut, golden circle juga sebenarnya bisa digunakan untuk mencari tujuan dan juga motivasi pribadi atau individu.

Dalam menjalankan bisnis, golden circle akan membantu Anda dalam menemukkan keinginan pelanggan, serta manfaat dan juga nilai yang bisnis Anda tawarkan.

Metode ini digambarkan dengan tiga lingkaran yang saling terfokus, dengan setiap lingkarannya akan mempresentasikan aspek tertentu dan juga terdiferensiasi dengan pasar.

Baca juga: Apa itu Electronic Payment? Ini Pengertian dan Kelebihan di Dalamnya

Pilar Utama Golden Circle

golden circle

Dilansir dari laman HMS, terdapat tiga pilar utama di dalam golden circle yang harus bisa Anda pahami dengan baik. Nah, ketiga pilar utama tersebut adalah sebagai berikut:

  • What we do (apa yang kami lakukan)

Dalam golden circle, what memiliki pengertian produk ataupun layanan yang ditawarkan dalam suatu perusahaan. Di dalamnya mencakup berbagai produk atau layanan yang dibuat atau disediakan oleh perusahaan.

  • How we do (bagaimana kami melakukannya)

How didalam golden circle memiliki arti tahapan dalam suatu bisnis dalam membuat produk ataupun layanan yang sesuai dengan pasar dan juga dengan konsumen.

  • Why we do (kenapa kami melakukannya)

Pada pilar utama golden circle, why harus mampu menjelaskan sebab, tujuan, dan juga kepercayaan yang terdapat dalam suatu bisnis. Di dalamnya juga akan menjadi alasan kenapa suatu bisnis bisa hadir, selain untuk memperoleh keuntungan.

Dalam bukunya yang berjudul Start With Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action, Simon Sinek mengatakan bahwa ternyata ada banyak sekali pebisnis yang memulai usaha dengan membuat produk terlebih dahulu, lalu menentukan tujuannya.

Simon berpendapat bahwa suatu bisnis akan lebih baik untuk menentukan tujuan atau “why” terlebih dahulu sebelum beroperasi. Setelah itu, perusahaan bisa menentukan aspek “how” dan “what” dari pembuatan produknya.

Ketika Anda memulai bisnis dengan mengidentifikasikan tujuannya terlebih dahulu, maka tujuan tersebut akan memberikan dorongan pada konsumen dalam mendukung tujuan suatu brand. Pada akhirnya, bisnis Anda akan secara otomatis memperoleh kepercayaan dan juga loyalitas yang tinggi dari konsumen.

Baca juga: Tertarik Memulai Bisnis Baru di Tahun Baru ini? Coba Perhatikan Hal ini Lebih Dulu!

Contoh Penerapan Golden Circle dalam Bisnis dan Marketing

Perlu Anda ketahui bahwa metode ini akan mampu membantu proses dan praktik marketing, serta perkembangan bisnis dalam suatu brand dengan berdasarkan karakteristiknya. Nah, berikut ini adalah contoh penerapan golden circle  dalam kegiatan marketing brand.

1. Brand Mission (Why)

Misi dalam suatu brand akan mampu menjelaskan tentang alasan kenapa brand tersebut eksis. Harus selalu Anda ingat bahwa dalam brand mission, di dalamnya tidak termasuk menghitung finansial dan keuntungan secara menyeluruh.

Dalam suatu brand dan juga bisnis yang ingin terhubung dengan konsumennya secara lebih personal, maka brand mission harus dibuat secara baik dan juga lebih positif.

Brand mission bisa berupa menyelesaikan masalah dan atau berbagai isu yang dialami oleh para konsumen secara luas.

2. Brand Character (How)

Ketika tujuan dan juga misi dalam suatu bisnis sudah ditentukan secara baik, maka hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah fokus pada kebiasaan pelanggan. Agar lebih efektif, kebiasaan dan juga strategi dalam suatu brand harus dikembangkan searah dengan tujuan yang nantinya akan dicapai.

Brand dengan misi dan juga tujuan yang searah dengan strategi serta kebiasaannya akan lebih terkesan autentik dan juga lebih memberikan aura yang lebih positif.

3. Brand identity (what)

Identitas dalam suatu brand adalah suatu bentuk fisik dari misi dan juga karakter yang ingin dibawa oleh pihak perusahaan.

Selain itu, identitas brand juga tergolong ke dalam pelayanan, produk, serta logo perusahaan, dan juga berbagai elemen visual lain yang akan mempresentasikan perusahaan.

Baca juga: Apa itu White Label Marketing? Ini Pengertian dan Cara Melakukannya!

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang golden circle yang harus Anda ketahui dengan baik. Harus selalu Anda ingat bahwa konsep dari golden circle adalah salah satu hal yang akan menjelaskan tentang bagaimana suatu bisnis mampu menyajikan value secara maksimal untuk setiap konsumen.

Ketika Anda memulai bisnis dengan menerapkan tujuan dan juga bisnis, maka eksistensi dan ketahanannya akan semakin berkembang secara baik.

Golden circle akan sangat berguna untuk kegiatan branding dan juga mengembangkan bisnis, karena didalamnya berkaitan dengan pesan dan juga cerita di balik kehadiran suatu brand.

Kegiatan branding dan juga marketing memang suatu hal yang sangat penting, terdapat banyak sekali konsep yang bisa Anda terapkan untuk mengembangkan brand dan bisnis Anda.

Nah saat ini, kegiatan tersebut bisa Anda integrasikan secara #lebihbaik dengan menggunakan aplikasi kasir atau sistem POS dari Accurate POS.

Kenapa? Karena Accurate POS lebih dari sekedar aplikasi kasir biasa. Selain mampu mempercepat kegiatan transaksi di konter kasir, aplikasi ini juga memiliki suatu fitur loyalitas pelanggan, yang mana fitur ini akan membantu Anda membuat program diskon atau potongan harga pada mereka yang sudah menjadi member dalam bisnis Anda.

Selain itu, Accurate POS pun mampu mencatat dan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara real time yang sangat penting untuk membantu Anda dalam membuat keputusan bisnis secara tepat.

Bagaimana, penasaran dengan Accurate Online? Anda bisa mencobanya selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

ayunda tania

Seorang yang memiliki hobi penulisan dan jurnalistik dan sedang mendalami ilmu akuntansi dan bisnis agar bisa memberikan manfaat bagi para pebisnis di Indonesia.