Arti Vendor: Fungsi Tugas dan Cara Mendapatkannya

Sebagian besar dari kita mungkin pernah atau sering mendengar istilah vendor tapi belum tahu artinya. Dalam dunia bisnis, istilah vendor ini memang bukanlah suatu hal yang asing. Sederhananya, arti vendor seperti yang di lansir dari laman resmi investopedia adalah suatu pihak, baik dalam bentuk lembaga atau perorangan, yang memiliki tugas untuk menyediakan ataupun menjual bahan.

Selain itu, pihak vendor juga biasa menjual bahan dukungan produk, jasa atau produk yang sudah diolah tersebut nantinya akan dijual lagi oleh perusahaan demi menunjang performa perusahaan.

Selain pengertian di atas, arti vendor juga sering dikaitkan dengan perusahaan atau perorangan yang melakukan penjualan produk barang atau jasa kepada pihak atau perusahaan lain. Tujuan utamanya adalah demi menunjang performa perusahaan terkait untuk memenuhi permintaan pasar.

Tapi, penting untuk digaris bawahi bahwa pihak vendor tidak hanya menjual bahan mentah atau bahan baku saja, beberapa dari mereka juga ada yang menjual komponen atau bahan pendukung lain. Untuk mengenal lebih jelas tentang arti vendor dan berbagai jenis-jenisnya, simaklah artikel ini hingga selesai.

Arti Vendor

Seperti yang sudah dijelaskan secara singkat di atas, arti vendor itu sendiri adalah suatu pihak yang menyediakan bahan mentah untuk memenuhi keperluan bisnis perusahan lain. Bahan mentah yang disediakan oleh pihak vendor akan digunakan untuk suatu kegiatan produksi. Beberapa orang sering mengganti istilah vendor ini dengan supplier atau distributor.

Selain menyediakan bahan mentah atau bahan baku, pihak perusahaan vendor juga sering memasok barang-barang setengah jadi. Bahkan, beberapa perusahaan vendor juga ada yang menyediakan pelayanan jasa yang bisa Anda pesan kapanpun Anda memerlukannya.

Misalnya saja Anda memiliki suatu perusahaan sepeda yang sudah terkenal. Dalam studi kasus ini, ternyata Anda ingin membuat sepeda yang di dalamnya memerlukan komponen Rear Derailleur dan Front Derailleur wireless sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan.

Nah, perusahaan yang membuat komponen Rear Derailleur dan Front Derailleur wireless Anda tersebut bisa disebut sebagai perusahaan vendor.

Baca juga: Arti Retail: Fungsi, Jenis dan Bedanya dengan Grosir

Fungsi Vendor

Berdasarkan arti vendor yang sudah kita bahas bersama di atas, maka fungsi vendor adalah sebagai pihak yang akan memastikan ketersediaan barang atau jasa yang diperlukan oleh perusahaan lain untuk menunjang produksinya. Artinya, suatu perusahaan akan membutuhkan jasa atau produk dari vendor saat mereka tidak bisa menyediakan atan mencari bahan baku sendiri.

Contoh produk yang bisa dibeli dari vendor bisa berupa bahan setengah jadi, bahan mentah, bahan pendukung, atau jasa dalam melakukan sesuatu.

Kehadiran vendor sangat mempengaruhi kelancaran operasional suatu bisnis. Untuk itu, setiap perusahaan harus senantiasa memperhatikan dan juga mengontrol kualitas kerja vendor yang sudah dipercayainya. Setiap masalah yang dilakukan oleh pihak vendor akan berimbas negatif pada perusahaan lainnya.

Sebagai contoh, masalah distribusi atau pengiriman dari pihak vendor akan berefek langsung pada ketepatan waktu pengiriman, kualitas bahan, atau kualitas produk yang diproduksi.

Tugas dan Tanggung Jawab Vendor

Pada prinsipnya, tugas yang harus diemban oleh vendor adalah memastikan seluruh kebutuhan barang atau jasanya sesuai dengan hasil kesepakatan.

Nah, berdasarkan arti vendor ini, maka tugas vendor adalah memenuhi permintaan perusahaan yang bekerjasama dengannya, memastikan produk yang disalurkan ke konsumen adalah produk berkualitas tinggi, memastikan produk bisa terkirim tepat waktu, dan memberikan pelayan terbaik serta harga yang bersaing.

Arti Vendor dan Jenis-Jenisnya

Vendor bisa dibedakan menjadi beberapa jenis produk barang atau jasa. Terdapat vendor khusus yang hanya menjual produk dalam bentuk bahan baku, bahan setengah jadi dan bahan pendukung, ada juga yang menjual produk dalam bentuk jasa.

  • Vendor Penyedia Barang

Vendor yang menyediakan barang adalah suatu lembaga atau perorangan yang menyediakan produk barang untuk suatu perusahaan untuk mendukung kegiatan produksi perusahaan tersebut. Sebagai contoh, suatu pabrik kain memerlukan kain yang bisa menghasilkan kain, maka pabrik tersebut akan mencari perusahaan vendor yang mampu menyediakan mesin tersebut.

  • Vendor Penyedia Jasa

Vendor penyedia jasa merupakan suatu bentuk lembaga atau perorangan yang menjual jasa keahlian tertentu ke perusahaan lain yang sedang membutuhkan.

Contohnya ada perusahaan yang memerlukan jasa ekspedisi untuk mengirimkan kain hasil produksi perusahaan tersebut ke perusahaan retail lain yang sudah bekerjasama. Maka perusahaan tersebut akan membuat kerjasama dengan perusahaan vendor yang bergerak dalam jasa pengiriman barang.

Baca juga: Apa Arti COD Dalam Jual Beli Online? Ini Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya

Cara Kerja Perusahaan dengan Vendor

Vendor adalah salah satu mata rantai yang berperan penting dalam hal keuntungan, pasar, dan kelangsungan hidup sebagian besar perusahaan. Untuk saat ini, beberapa perusahaan yang memiliki pemikiran maju sudah mengikutsertakan vendornya sebagai bagian dari organisasi perusahaan tersebut.

Beberapa perusahaan besar lainnya yang sudah berhasil bahkan menyadari bahwa keterlibatan vendor sangat diperlukan dalam organisasi. Perusahaan besar ini bahkan menyertakan seluruh pemasok dan sub pemasok turut serta dalam jajaran organisasinya.

Perusahaan-perusahaan ini memerlukan hubungan timbal balik dengan vendor untuk memenuhi keperluan dan mengembangkan cara yang lebih baik dan inovatif dalam memenuhi keperluannya. Perusahaan sangat sadar bahwa kualitas produk dan layanan mereka berkaitan langsung dengan kualitas produk serta layanan yang dilakukan oleh pihak vendor.

Pemilihan dan Evaluasi Vendor

Pihak perusahaan akan mencari vendor yang mampu memenuhi persyaratan. Persyaratan ini bisa berbentuk kualitas produk layanan atau kriteria pengiriman dan biaya yang diberikan oleh pihak vendor. Secara umum, kualitas pengiriman adalah kesesuaian produk dengan spesifikasi yang sudah ditentukan dalam dokumen pengadaan barang.

Untuk kriteria pengiriman, biasanya akan berkaitan dengan waktu pengiriman, dan kriteria buaya adalah harga yang harus dikeluarkan oleh perusahaan dalam melakukan bisnis dengan vendornya.

Tahap seleksi ini dilakukan untuk memilih vendor yang tepat yang mampu diajak bekerjasama dengan baik oleh perusahaan.

Dari banyaknya vendor yang mendaftar, nantinya perusahaan akan menyeleksi hingga jumlah pemilihan vendor akan mengerucut. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan survey guna menggali informasi yang berkaitan dengan kondisi vendor.

Informasi yang harus digali dari segi teknis bisa didapatkan dari tersedianya berbagai alat produksi dan tenaga ahli, cukup atau tidaknya kapasitas yang disediakan oleh vendor dalam memenuhi pesanan yang diperlukan, serta ketersediaan perhatian dalam beberapa aspek tertentu, seperti dalam masalah pengendalian mutu.

Dalam pelaksanaan pemilihan vendor, umumnya bagian departemen pengadaan akan menentukan pilihannya dengan hanya berdasarkan harga yang ditawarkan oleh pihak vendor saja. Padahal, terdapat kriteria lain yang harus dimiliki vendor jika perusahaan ingin mencapai kesuksesannya, jadi bukan hanya fokus dalam harga vendor yang murah saja.

Berbagai kriteria yang harus dipenuhi oleh vendor adalah konsep pengiriman, hubungan manajemen, dukungan vendor atau proyek perusahaan atau ekspansi yang mungkin terjadi di masa depan.

Baca juga: Jenis Usaha Perseorangan: Pengertian, Contoh, Kelebihan, dan Kekurangannya

Cara Mendapatkan Vendor yang Berkualitas

Saat ini, sudah banyak sekali vendor yang bisa kita temukan dengan mudah di pasaran. Setiap vendor akan berusaha untuk menawarkan barang menarik untuk menarik perhatian konsumen. Hal ini tentunya akan menyulitkan perusahaan dalam mendapatkan vendor yang baik dan berkualitas.

Nah, beberapa cara berikut ini bisa Anda terapkan untuk mencari dan mendapatkan vendor yang berkualitas.

  • Cek Variasi Produk

Kita sudah bahas bersama bahwa vendor memiliki fungsi dalam menyediakan bahan baku yang diperlukan oleh pelanggannya. Semakin banyak variasi produk yang disediakan oleh vendor, maka akan semakin bagus juga kualitas vendor tersebut. Jadi, Anda tidak harus mencari-cari vendor yang lain lagi karena vendor tersebut sudah menyediakan seluruh bahan yang dibutuhkan perusahaan.

  • Harga sesuai Standar

Suatu perusahaan yang memiliki pengalaman tinggi tentunya akan berupaya dalam memberikan pelayanan maksimal untuk para konsumennya. Salah satunya adalah dengan memberikan harga sesuai standar bahan produknya. Nah, apabila Anda menemukan vendor yang menawarkan harga terlampau murah, maka Anda harus waspada, karena bisa jadi kualitas dari bahan tersebut di bawah standar.

  • Kapasitas Pelayanan

Hal terakhir yang harus Anda perhatikan saat memilih sebuah vendor adalah dengan memerhatikan kapasitas pelayanan dalam menentukan harga. Semakin tinggi pelayanan yang diberikan oleh vendor, maka harga bahan yang dibandrol juga pastinya lebih tinggi. Hal ini berlaku sebaliknya.

Baca juga: Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Kuliner

Penutup

Setelah Anda memahami arti vendor, lengkap dengan fungsi, tugas dan cara mencari vendor yang baik, maka Anda pasti sudah mengetahui apa saja yang harus dilakukan dalam mencari vendor. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Namun, jika Anda kesulitan dalam mencari perusahaan vendor dalam hal software akuntansi yang bagus, terjamin, dan memiliki raihan TOP BRAND di Indonesia, maka Anda bisa memilih Accurate Online.  Dengan menggunakan Accurate Online, maka mengelola bisnis atau keuangan perusahaan Anda akan menjadi lebih mudah, cepat, dan praktis.

Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate1