10 Bisnis Makanan Ringan Menguntungkan dan Tips Mengembangkannya

Banyak orang menyukai makanan ringan. Jenis makanan yang satu ini bisa dimakan di segala suasana. Misalnya, saat santai, saat menonton TV, saat berkumpul dengan teman-teman. Melihat banyaknya yang menyukai jenis makanan ringan, memilih bisnis makanan ringan bisa menjadi salah satu pilihan terbaik jika Anda tertarik membangun bisnis.

Bisnis makanan ringan ini terbilang cukup menjanjikan, karena termasuk komoditi bisnis yang mudah laku karena banyak yang menyukainya dan tidak terbatas dengan umur. Dengan demikian, banyak yang menggeluti bisnis tersebut, mulai dari industri rumahan sampai pabrikan besar.

Jika Anda baru memulai bisnis ini ataur strategi sebaik mungkin agar bisnis Anda tidak kalah dengan industri makanan ringan berskala besar. Pastikan juga Anda selalu berinovasi dan menciptakan diferensiasi produk makanan ringan yang pada akhirnya membuat konsumen tertarik untuk mencobanya.

10 Ide Bisnis Makanan Ringan

Berikut ini adalah beberapa ide bisnis makanan ringan yang bisa dicoba untuk para pemula. Walaupun bisnis ini sudah banyak yang menggelutinya namun berinovasi pada produk yang ada akan menciptakan makanan ringan yang berbeda, unik dan berpeluang diminati pelanggan Anda:

1. Keripik Singkong

Singkong merupakan jenis umbi-umbian khas Indonesia yang sangat mudah didapatkan. Bahkan menanamnya pun terbilang muda, hanya dengan menancapkan batang Singkong di tanah, tumbuhan ini bisa tumbuh subur.

Keripik singkong ini sangat renyah dan gurih. Banyak orang yang menyukainya, dengan demikian singkong ini merupakan komoditi bisnis yang cukup menjanjikan.

Untuk membedakan kripik singkong Anda dengan produk lainnya, Anda bisa menambahkan rasa yang unik sehingga konsumen penasaran dengan kripik yang Anda buat.

2. Keripik Pisang

Sama seperti halnya singkong, pisang sangat mudah ditemukan di Indonesia. Saking mudah didapatkan, buah pisang pun sangat murah. Oleh sebab itu, bisa dijadikan bisnis makanan ringan yang menguntungkan. Buah pisang yang akan dijadikan keripik ini adalah buah pisang mentah.

Namun, bisa juga Anda menggunakan pisang yang matang untuk jenis pisang tertentu. Menggunakan pisang matang akan menambah keunikan produk Anda dan membuat rasa yang berbeda di pasaran.

Download eBook Panduan dan Template Pembukuan Sederhana dengan Excel untuk Bisnis Kecil Anda

3. Keripik Talas

Umbi-umbian lainnya khas Indonesia yang cocok untuk dibuat keripik adalah talas. Rasanya yang gurih dan khas menjadikan makanan ini sangat disukai oleh banyak orang sebagai cemilan. Dengan demikian, makanan ini bisa dijadikan komoditi bisnis yang cukup menjanjikan.

Sama seperti keripik singkong, Anda bisa menambahkan beberapa varian rasa seperti rasa pedas, coklat, karamel atau rasa lainnya untuk menambah nilai jual pada produk Anda.

4. Sate Donat

Donat yang umum ditemukan adalah berbentuk bulat di tengah. Saat ini ada beberapa merk donat luar negeri telah terkenal di Indonesia, dan mendirikan booth dengan franchise.  Namun kali ini, bisa mencobanya dengan bisnis sate donat sebagai makanan ringan. Sate donat ini berbahan baku sama dengan donat pada umumnya, bedanya dibentuk menjadi sate, dan bentuk yang lebih kecil dengan toping yang bervariasi.

5. Mie Lidi

Rasanya mirip seperti fettucini kering dengan berbagai varian rasa. Mie lidi berbentuk memanjang seperti lidi. Dengan ukuran kurang lebih 15 –  20 cm. Rasanya yang gurih dan cara menikmatinya yang khas membuat makanan ringan yang satu ini sangat digemari.

Karena biasanya dipadukan dengan bubuk cabe, mie lidi terkesan pasaran dan rasanya yang monoton. Sebagai ide untuk membuat mie lidi memiliki nilai jual lebih baik, Anda bisa menjual mie lidi dengan toping coklat atau dibalut dengan coklat cair. Rasanya yang manis cocok sebagai alternatif konsumen yang tidak suka dengan pedas.

Baca juga: Pengertian Entrepreneur dan Perbedaannya Dengan Pengusaha

6. Pangsit

Jenis makanan ringan yang satu ini seringkali dijumpai sebagai campuran bakso Malang. Kali ini pangsit untuk makanan ringan sedikit berbeda baik dari tekstur, rasa, dan juga bahan yang digunakannya. Pangsit untuk makanan ringan berbentuk lebih kecil dengan warna yang lebih terang dan rasanya pun lebih gurih.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan, Anda bisa membuat produk pangsit dari bahan nabati dan tidak menggunakan daging. Sebagai gantinya Anda bisa mencoba dengan menggunakan sayuran seperti jamur.

bisnis makanan ringan 1

7. Makaroni

Makanan jenis pasta yang satu ini dibuat dengan versi yang kering, cocok untuk makanan ringan. Bahkan saat ini terdapat berbagai jenis varian rasa dari makaroni. Dengan demikian, makaroni dapat dijadikan bisnis olahan yang makanan ringan yang cukup menjanjikan karena banyak yang menyukainya.

Sama seperti mie lidi, biasanya makaroni disajikan dengan rasa pedas, sebagai alternatif Anda bisa menyajikan rasa manis dengaan menambahka toping coklat cair.

Baca juga: Pengertian Omnichannel dan Pentingnya Bagi Bisnis Ritel

8. Cireng Goreng

Makanan khas dari Kota Bandung ini terbuat dari sagu tani dengan tambahan saus kacang, ataupun saus cuka manis pedas. Banyak orang yang menyukai makanan yang satu ini. Oleh sebab itu, makanan ringan yang satu ini dapat dijadikan komoditi bisnis yang menjanjikan.

Untuk menambah nilai jual, Anda bisa memberikan toping atau isisn didalam cireng. Pastikan Anda menggunakan bahan terbaik dan sehat agar cita rasa terjaga dengan baik.

9. Keripik Tahu

Tahu merupakan salah satu makanan khas Indonesia. Makanan terbuat dari kacang kedelai ini merupakan sumber protein. Tidak hanya digoreng, olahan tahu pun bisa dibuat sebagai keripik. Rasanya pun sangat enak dengan ciri khas tahu. Keripik tahu ini terbuat dari tahu yang dipotong dengan ukuran yang lebih tipis.

Jika tertarik untuk membangun bisnis kuliner ini, pastikan Anda menjual keripik tahu yang memiliki banyak varian rasa yang bisa konsumen pilih.

10.Batagor Siap Saji

Salah satu makanan yang satu ini merupakan makanan khas Kota Bandung. Batagor merupakan singkatan dari Baso tahu goreng. Saat ini batagor pun bisa diolah dalam bentuk kemasan dengan disajikan bersama saus kacang dan jeruk nipis, sambal, dan kecap. Namun ada juga yang menggunakan kuah dan terasa segar.

Jenis makanan yang satu ini merupakan inovasi produk batagor dari biasa yang dijual secara keliling atau di cafe-cafe.

Khusus untuk para pebisnis pemula, memilih ide bisnis untuk makanan ringan terkadang sangat membingungkan. Oleh sebab itu, beberapa ide tersebut bisa dicoba untuk dijalankan. Dengan demikian, tidak lagi merasa kebingungan akan ide untuk mencari bahan makanan yang mudah laku di pasaran.

Baca juga: Menarik Minat Pelanggan dengan Merchendise

Tips Mengembangkan Bisnis Makanan Ringan

Jika Anda sudah memilih bisnis makanan ringan yang cocok dengan keahlian dan target pasar sekitar Anda, langkah selanjutnya adalan menyusn strategi dalam mengembangkan bisnis tersebut.

Dalam mengembangkan bisnis makanan ringan, diperlukan inovasi dan kreativitas agar bisnis tersebut bisa bersaing dengan produk sejenis. Untuk mengetahui lebih jauh, berikut ini adalah beberapa tipsnya:

1. Membuat Varian Rasa yang Lengkap dan Berbeda

Tips yang pertama menjalankan bisnis makanan ringan adalah harus membuat varian rasa yang bermacam-macam dan unik dari rasa makanan ringan pada umumnya.

Jika pada umumnya hanya terdapat rasa gurih dan asin. Kali ini bisa mencoba berbagai varian rasa baru, yaitu pedas manis, abon, jagung, keju, pedas keju, dan juga varian lainnya yang belum pernah ada.

2. Membuat Kemasan yang Menarik

Tips selanjutnya agar membuat makanan ringan lebih menarik yaitu dengan membuat kemasan yang lebih menarik. Seperti yang sering digunakan oleh makanan kemasan pabrikan atau makanan ringan dari luar negeri. Dengan demikian, makanan ringan buatan khas rumahan Indonesia ini tidak akan kalah dengan kompetitornya.

Baca juga: 7 Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Mengembangkan Bisnis

3. Menciptakan Bentuk Makanan yang Berbeda dari Umumnya

Tips berikutnya dalam bisnis makanan ringan adalah menciptakan bentuk makanan yang berbeda dari biasanya. Misalnya seringkali kita menemukan bentuk persegi pada pangsit. Kali ini berbeda, bisa dengan cara membuat dalam bentuk hati agar dapat membuat konsumen lebih tertarik.

4. Menjaga Kualitas Makanan

Berbisnis makanan itu  harus mengutamakan kualitas bahan makanan tersebut, tidak berbau, dari pemasok bahan baku yang memiliki kredibilitas. Dengan  memastikan dan memilih bahan makanan yang bagus dan berkualitas makan Anda juga akan membuat makanan yang lezat dan bisa diterima oleh pelanggan Anda.

5. Menjaga Kebersihan Produk

Tips yang tidak kalah pentingnya untuk dijalankan yaitu menjaga kebersihan produk makanan ringan tersebut. Oleh sebab itu, para produsen makanan tersebut harus memperhatikan mulai dari pengolahannya dan juga pengemasannya agar tetap steril. Konsumen pun tentu akan menyukainya.

Baca juga: 10 Jenis Strategi Bisnis Online yang Gratis tapi Optimal

6. Mengatur Keuangan dengan Seksama

Dalam bisnis apapun mengatur keuangan usaha dengan baik adalah suatu keharusan agar bisnis bisa berkembang. Jika Anda memutuskan untuk berbisnis makanan ringan, pastikan Anda mencatat seluruh pengeluaran secara terperinci dan pemasukan dan bisnis Anda.

Hal ini tentunya akan memudahkan Anda dalam mengetahui keuntungan dari bisnis Anda dan juga memastikan tidak ada keborosan pada pos pengeluaran usaha.

Jika bisnis Anda berskala kecil, lakukanlah proses pencatatan tersebut pada pembukuan manual, namun jika bisnis Anda sudah berkembang, memiliki banyak pelanggan dan pemasok dan mengharuskan Anda memiliki stok yang terus berkecukupan, ada baiknya Anda menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur terlengkap dan dengan harga terjangkau seperti Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang bisa digunakan kapan saja dan dimana saja. Dikembangkan sejak 20 tahun lalu dan digunakan oleh lebih dari 300 ribu pengguna dari berbagai jenis bisnis di Indonesia. Anda juga bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan ini.

Baca juga: Ingin jadi Desainer Baju Terkemuka? Pelajari 10 Hal Dasar Ini

Kesimpulan

Jika Anda ingin bisnis makanan ringan bisa berkembang, sebaiknya Anda  mencoba beberapa tips tersebut. Hal tersebut penting untuk dilakukan, mengingat ada banyak sekali produsen makanan yang sejenis.

Pastikan juga Anda bisa menghasilkan produk yang unik dan berbeda dari produk sejenis lainnya, sehingga dapat bersaing dengan kompetitor.

Tidak jarang, banyak yang melakukan bisnis makanan ringan ini meraup pendapatan yang fantastis bahkan bisa beromzet ratusan juta rupiah. Oleh sebab itu, bagi mereka yang masih bingung ingin memulai berbisnis khusus makanan ringan. Beberapa referensi bisnis tersebut bisa dicoba.

Melihat banyaknya bahan baku yang dapat ditemukan di Indonesia, dengan sedikit kreatifitas bisa dijadikan berbagai jenis olahan makanan ringan yang disukai oleh banyak orang. Hal tersebut merupakan peluang bisnis yang sulit untuk dilewatkan.

Pastikan juga Anda melakukan pengelolaan pembukuan pada usaha Anda dengan mudah bersama Accurate Online yang bisa Anda coba secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate berhenti membuang waktu