Apa itu Kawasan Industri? Ini Pengertian, Tujuan dan Contohnya di Indonesia

Kawasan industri atau industrial estate menjadi jawaban dari semakin berkembangnya kebutuhan produksi dalam suatu tempat. Semakin banyaknya kebutuhan manusia, maka akan semakin banyak juga perusahaan ataupun pabrik. Tapi masalahnya adalah lapak tanah yang tersedia semakin terbatas.

Harus Anda ketahui bahwa Presiden Indonesia memberikan anjuran untuk tetap disediakan green area di dalam kawasan tersebut. Untuk itu, kawasan ini dibutuhkan agar bisa menghimpun berbagai pabrik yang bisa mendukung industri dan perkembangan di Indonesia.

Kenapa demikian? Karena kehadiran kawasan ini sangat penting untuk mengumpulkan satu asap tanpa harus mencemarkan daerah lainnya. Untuk itu, banyak sekali industrial estate di berbagai daerah di Indonesia.

Lalu, apa itu kawasan industri? Apa tujuan dari dibuatnya kawasan ini? temukan jawabannya dengan membaca artikel tentang kawasan industri di bawah ini hingga selesai.

Apa itu Kawasan Industri?

Berdasarkan laman Wikipedia, kawasan industri adalah suatu kawasan tempat pemusatan kegiatan industri yang telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang dikelola serta dikembangkan oleh perusahaan kawasan tersebut.

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa diartikan bahwa kawasan ini menjadi suatu tempat berlangsungnya kegiatan industri yang dikelola dan dikembangkan oleh perusahaan yang telah mempunyai izin usaha. Biasanya, di tengah kawasan ini juga banyak terdapat perusahaan yang telah didominasi oleh industri manufaktur.

Baca juga: Kawasan Berikat: Pengertian, Fasilitas, dan Syarat Didirikannya

Tujuan Pembangunan Kawasan Industri

Tujuan dari dibangunnya kawasan ini sudah diatur secara tegas dalam Keppres Nomor 41 Tahun 1996 terkait kawasan industri pada pasal 2, yang mana tujuannya adalah sebagai berikut:

  • Mempercepat perkembangan industri di dalam suatu daerah
  • Mempermudah kegiatan industri
  • Mendorong kegiatan industri untuk beroperasi di kawasan ini
  • Meningkatkan upaya pengembangan industri yang berwawasan pada lingkungan

Baca juga:  Apa itu Year to Date? Ini Pengertian, Fungsi, Rumus, dan Contohnya!

Contoh Kawasan Industri di Indonesia

Berdasarkan HKI, setidaknya terdapat 73 industrial estate di 20 wilayah di semua Indonesia. Terdapat banyak sekali lisensi perusahaan manufaktur yang bergantung di lokasi pabrik. Untuk itu, sangat dibutuhkan memilih lokasi yang sesuai untuk industri manufaktur Anda.

Nah, berikut ini adalah beberapa contoh yang terkenal di Indonesia:

1. Karawang International Industrial City, Jawa Barat

Menghimpun data yang berasal dari Disnakertrans Karawang, sampai tahun 2018 lalu, terdapat 1.762 pabrik yang beroperasi di kawasan tersebut.

Rinciannya adalah pabrik swasta sebanyak 787, diikuti dengan PMDN sebanyak 269, PMA 636 dan perusahaan joint venture sebanyak 58. Sebagian besar perusahaan tersebut adalah perusahaan yang berasal dari sektor Otomotif Jepang. Sampai tahun 2018 lalu, terdapat sebanyak 13.756.358 ha luas lahan yang diplot sebagai lahan industri.

2. Kawasan Jababeka Cikarang, Jawa Barat

Kawasan yang banyak dikenal dengan Kawasan Jababeka Cikarang ini setidaknya dihuni oleh lebih dari 75 perusahaan dalam bidang yang sama, yaitu bidang produksi. Berbagai perusahaan ini tentunya berhasil menyerap ratusan ribu pekerja dan masih akan ada banyak lagi lowongan pekerjaan yang tersedia.

Baca juga: Mengenal Flowchart Sistem, Jenis, dan Fungsinya untuk Bisnis

3. Jakarta Industrial Estate Pulogadung, Jakarta Timur

Pulogadung adalah salah satu daerah industri yang mampu menawarkan gaji tertinggi di Indonesia. Kawasan ini adalah rumah untuk lebih dari 40 perusahaan yang bergerak dalam berbagai sektor industri, dari mulai minuman, makanan, obat-obatan, hingga industri otomotif. Untuk itu, jangan heran bila banyak masyarakat di sekitar Jakarta akhir-akhir ini.

4. Surabaya Industrial Estate Rungkut, Jawa Timur

Surabaya menjadi kota terbesar nomor dua setelah Jakarta. Perusahaan yang berada di Industri Surabaya bergerak dalam berbagai bidang, dari mulai elektronik, garmen, hingga makanan. Kawasan yang berlokasi di kota pahlawan ini berada dalam kawasan Rungkut dengan luas sekitar 245 hektare.

5. Krakatau Industrial Estate Cilegon, Jawa Barat

PT Krakatau Industrial Estate Cilegon atau KIEC adalah salah satu perusahaan yang berada di dalam kawasan industri dan dikelilingi oleh perbukitan dan lautan. Tekstur tanah yang datar mencakup 550 hektare dan sudah digunakan sebanyak 245 hektar oleh sebanyak 70 perusahaan, baik itu perusahaan nasional ataupun perusahaan multinasional.

Kawasan ini mempunyai 2 daerah, yakni kawasan industri I dan II dengan luas 550 hektar dan 75 hektar.

Baca juga: Apa itu Industri Garmen? Ini Pengertian dan Hal Penting di Dalamnya!

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang kawasan industri. Jadi, tidak selamanya kawasan ini buruk. Kehadiran kawasan ini mampu menyerap ribuan pekerja dan mampu mendorong perekonomian negara.

Dengan hadirnya kawasan ini, maka akan menjadi domino efek ke arah yang lebih baik lagi untuk Indonesia ataupun untuk perusahaan. Pembentukan wilayah ini menjadi salah satu sarana pergerakan negara untuk bisa lebih maju.

Bagaimana, tertarik untuk mendirikan bisnis di kawasan ini? Jika Anda tertarik, maka Anda harus memiliki manajemen keuangan yang tepat terlebih dahulu. Namun, hal tersebut tidak bisa Anda lakukan bila Anda masih mengelola keuangan dengan cara yang manual. Nah, solusinya adalah dengan menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Pasalnya, aplikasi yang sudah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis di Indonesia ini mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang mampu membantu Anda dalam mengelola keuangan dan membuat keputusan bisnis yang tepat.

Lebih dari itu, Accurate Online juga menyediakan banyak fitur bisnis luar biasa yang saling terintegrasi. Sehingga, akan lebih membantu Anda dalam mengelola dan mengembangkan bisnis ke arah yang lebih maju.

Tertarik dengan Accurate Online? Tenang, Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.