Tips Menjalankan Bisnis Nasi Ayam Geprek untuk Pemula

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa makanan akan selalu menjadi kebutuhan manusia, untuk itu bisnis makanan selalu menjanjikan. Mulai dari usaha makanan rumahan hingga usaha makanan franchise, bisa kita temukan secara mudah. Contohnya adalah bisnis nasi ayam geprek. Bisnis ini pertama kali hadir di Yogyakarta dan menjadi menu kekinian yang bisa ditemukan di semua tempat di Indonesia.

Bahkan, menu makanan ini menjadi yang paling banyak dicari di Google Trend pada tahun 2017. Resep nasi ayam geprek ini pertama kali diperkenalkan oleh pemilik Warung Ayam Geprek Bu Rum bernama Ruminah di Yogyakarta. Wanita tersebut pertama kali meracik resepnya di tahun 2013 dan racikan tersebut dibuat secara kebetulan.

Saat itu, ada mahasiswa asal Kudus yang meminta ayam goreng tepungnya ditambah dengan aneka sambal. Sejak itu, menu kreasinya menjadi terkenal di masyarakat setempat. Akhirnya, Ruminah pun menamainya dengan nasi ayam geprek.

Tips Membuka Usaha Nasi Ayam Geprek

Dengan adanya peluang bisnis yang besar, membuka usaha kuliner pun mempunyai tantangan yang sama besarnya. Pada kenyataanya, banyak pebisnis yang menyerah di tahun awal mereka membuka bisnis.

Tapi setiap masalah pasti akan selalu ada solusinya. Walaupun visi, misi dan ambisi adalah hal penting, tapi Anda juga harus mempelajari hal lainnya yang lebih bersifat teknis. Riset, perencanaan, sampai dengan eksekusi harus dilakukan secara baik.

Sama seperti bisnis kuliner lainnya, terdapat beberapa tips sukses yang bisa Anda lakukan untuk menjalankan usaha nasi ayam geprek. Nah, beberapa tipsnya adalah sebagai berikut:

1. Lakukan Riset

Secara umum, industri makanan adalah industri yang sangat kompetitif. Terlebih lagi bila menu andalan Anda adalah nasi ayam geprek yang saat ini tengah populer di mana-mana. Bila Anda gagal dalam mendapatkan minat pasar, maka konsumen Anda bisa dengan sangat mudah menemukan kepuasan melalui para kompetitor bisnis Anda.

Melakukan riset dari setiap sisi sangat penting untuk Anda lakukan, mulai dari sisi lokasi, konsep, sampai dengan kreasi menu.

Sebelum memilih lokasi, pastikanlah di lokasi tersebut tidak ada bisnis yang konsepnya sama seperti yang akan Anda buka. Pastikan juga Anda bisa menyajikan menu yang unik dan berbeda dari kompetitor.

Bila Anda sudah menemukan hal yang bisa membuat bisnis Anda berbeda dengan kompetitor, maka Anda sudah berada pada jalur yang tepat untuk mulai membuka bisnis nasi ayam geprek.

Baca juga: Ingin Bisnis Franchise Kopi Kenangan? Ini Caranya!

2. Pertimbangkan untuk Memulai dari yang Kecil

Bisnis franchise memang sangatlah menggairahkan dan hampir bisa dijamin berhasil. Tapi untuk Anda yang memiliki modal minim, Anda bisa memulainya dari sesuatu yang sederhana. Cobalah untuk menguji ide yang sudah Anda miliki terlebih dulu. Anda bisa memulainya dengan membuat stand kecil di depan rumah Anda atau memasarkan produk Anda secara online.

Bila ternyata respon pasarnya bagus, maka ini waktunya Anda untuk mengembangkan bisnis. Anda tidak perlu khawatir, karena pada dasarnya bisnis besar yang saat ini kita kenal, mereka memulainya dari sesuatu yang kecil terlebih dahulu.

3. Membangun Rencana Bisnis

Tidak selamanya rencana bisnis harus disajikan dalam bentuk dokumen yang lengkap. Anda cukup menyusunnya secara rapi dari pembaruan yang ada, lalu menyesuaikannya dari waktu ke waktu.

Selain bisa membuka peluang pasar secara lebih luas, rencana bisnis yang baik juga akan membantu Anda dalam menghadapi berbagai persoalan yang nantinya bisa terjadi.

4. Mendapatkan Modal

Modal adalah hal penting yang harus Anda miliki sebelum memulai usaha. Baik itu usaha kecil atau usaha besar, semunya memerlukan modal. Terdapat banyak sekali cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan modal, mulai dari mencari pemodal atau investor, sampai menggunakan aset pribadi atau tabungan Anda.

Umumnya, bisnis waralaba akan lebih mudah untuk mendapatkan pinjaman modal. Terlebih lagi untuk berbagai brand yang sudah memiliki nama. Biasanya pihak kreditur akan lebih cepat untuk menyetujui pinjaman modal dari Anda yang ingin membuka bisnis ayam geprek dengan skema franchise.

5. Pahami Regulasi yang Berlaku

Tentunya setiap usaha harus memiliki izin tertentu, terlebih lagi usaha makanan. Selain memang harus memenuhi syarat yang dikeluarkan oleh BPOM atau Badan Pengawas Obat dan Makanan, usaha nasi ayam geprek juga harus mendapatkan label halal yang harus diurus melalui MUI atau Majelis Ulama Indonesia.

Perizinan lainnya yang berkaitan dengan lokasi bisnis dan lain sebagainya juga mungkin akan diminta. Untuk itu, pastikanlah Anda memahami secara mendalam aturan yang berlaku agar usaha Anda bisa berjalan dengan lancar.

Baca juga: Branding Kopi dan Strategi Jitu Membangunnya

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang tips membuka bisnis nasi ayam geprek. Tips di atas bisa Anda ikuti dan Anda sesuaikan kembali berdasarkan target pasar dan kondisi area bisnis Anda.

Bila bisnis nasi ayam geprek Anda sudah besar dan berkembang dengan tingkat penjualan yang sangat banyak, maka Anda harus menggunakan suatu sistem yang bisa meningkatkan efisiensi bisnis Anda. Nah, rekomendasi sistem tersebut adalah Accurate Online.

Accurate Online adalah aplikasi bisnis dan akuntansi berbasis cloud yang sudah dipercaya oleh lebih dari 377 ribu pebisnis di Indonesia.

Dengan menggunakan Accurate Online, setiap transaksi yang terjadi di dalam bisnis Anda akan tercatat secara otomatis dan Anda akan mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara instan.

Terlebih lagi, di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur dan modul luar biasa yang mampu meningkatkan efisiensi bisnis Anda secara signifikan.

Tunggu apa lagi? Ayo klik banner di bawah ini untuk mencoba dan menggunakan Accurate Online selama 30 hari, Gratis!

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.