Cara Memaksimalkan Proses Produksi Pabrik Makanan dan Minuman

Bisnis makanan dan minuman adalah jenis bisnis yang paling banyak diminta untuk bisa terus mengikuti perubahan permintaan konsumen. Hal tersebut menjadi tantangan besar untuk para produsen pabrik makanan dan minuman.

Proses produksi di dalam pabrik makanan dan minuman mencakup berbagai tahap yang harus dilalui dalam kegiatan produksinya. Waktu yang diperlukan untuk bisa melakukan proses produksi tersebut pun berbeda, sesuai dengan jenisnya.

Nah, untuk Anda yang ingin lebih memaksimalkan proses produksi di pabrik makanan dan minuman Anda, maka Anda bisa mengikuti cara di bawah ini.

5 Cara Memaksimalkan Proses Produksi di Pabrik Makanan dan Minuman

1. Lebih Peka Pada Perubahan Permintaan Pasar

Terdapat perubahan yang sangat cepat pada permintaan pasar atas produk makanan. Contohnya, saat makanan dengan bumbu salted egg sempat meningkat trennya di masyarakat. Banyak sekali pebisnis makanan dan minuman yang mengeluarkan produk baru dengan bumbu tersebut, dari mulai ayam goreng, snack kemasan, roti, sampai aneka olahan daging. Tapi, tren tersebut tidak bisa bertahan lama.

Nah, produsen pemilik pabrik makanan dan minuman harus bisa tanggap dengan dinamisnya permintaan pasar agar bisa tetap membuat produk yang dibutuhkan pasar. Oleh karenanya, sangat penting sekali bagi produsen untuk selalu up to date terkait makanan dan minuman yang sedang nge-trend di masyarakat.

2. Menggunakan Metode Forecasting

Produsen pemilik pabrik makanan dan minuman harus bisa memprediksi permintaan pelanggan di masa depan agar bisa mengetahui apa saja dan jumlah produk makanan serta minuman yang harus diproduksi. Hal tersebut juga akan membantu produsen dalam menghindari penyimpanan persediaan yang berlebihan dan produksi produk yang tidak diperlukan.

Selain itu, produsen juga harus bisa memprediksi permintaan dengan meninjau data penjualannya. Namun, hal tersebut akan sangat merepotkan bila masih menggunakan sistem spreadsheet dalam membuat laporan penjualan.

Nah, solusi dalam memperoleh data penjualan yang lengkap dan akurat adalah menggunakan sistem manajemen penjualan yang menyajikan laporan analitik yang mudah dibaca. Sistem tersebut juga harus bisa memberikan visualisasi yang lengkap terkait produk mana yang paling laku, produk yang banyak terjual, produk yang kurang laku, dan lain sebagainya.

Selain itu, kegiatan ini juga akan sangat memudahkan produsen dalam menentukan harga, khususnya waktu untuk menaikkan dan menurunkan harga.

Baca juga: Apa Saja Dampak Revolusi Industri 4.0 Dalam Perkembangan Bisnis di Indonesia?

3. Meningkatkan Pengelolaan Stok atau Persediaan

Agar proses produksi bisa berjalan sesuai dengan rencana, maka produsen pemilik pabrik makanan dan minuman harus memastikan ketersediaan bahan bakunya.

Agar bisa mengelola produk dan mengontrol ketersediaan produk dengan baik, ada baiknya Anda menggunakan sistem inventaris yang baik. Bila Anda terlambat menyadari bahwa persediaan bahan baku untuk produksi kurang, maka akan ada penundaan dalam proses produksi. Untuk itu, Anda harus memastikan bahwa persediaan bahan baku berada pada level yang cukup.

Nah, sistem manajemen inventaris yang baik akan memudahkan Anda sebagai produsen pemilik pabrik makanan dan minuman untuk bisa memeriksa persediaan bahan baku secara mudah.

Anda juga bisa menentukan level minimal persediaannya di sistem, lalu sistem akan memberikan tanda bila persediaan telah mencapai level tersebut.

Sistem manajemen inventaris juga mampu menyajikan fitur manajemen pemasok, sehingga produsen bisa secara langsung melakukan pemesanan ke pemasok saat persediaan telah mencapai level minimal yang sudah ditentukan.

Dengan adanya sistem tersebut, maka produsen bisa secara mudah mengetahui siklus hidup produk makanan dan minuman, waktu produk untuk bisa bertahan, dan kondisi lengkapnya.

4. Perbarui dan Merawat Peralatan Secara Berkala

Pabrik makanan dan minuman akan sangat bergantung pada mesin agar bisa menghasilkan berbagai produknya. Mesin produksi yang telah usang dan mudah rusak akan menjadi kendala dalam proses produksi. Untuk itu, produsen harus bisa memastikan tingkat keefektifan dari semua peralatannya.

Walaupun memerlukan biaya yang besar, namun melakukan investasi pada peralatan baru akan membantu produsen agar bisa memaksimalkan produksinya dalam jangka waktu yang panjang. Produsen juga harus memeriksa dan memelihara berbagai asetnya secara berkala agar bisa meminimalisir berbagai kerusakan mesin.

Penggunaan sistem manajemen aset yang baik akan memberikan dampak yang besar pada keefektivitasan mesin dan peralatan pabrik makanan dan minuman, sehingga akan lebih memaksimalkan proses produksi.

5. Sederhanakan Supply Chain

Supply chain atau rantai pasokan menjadi unsur yang sangat penting dalam bisnis F&B. Proses produksi dan pemenuhan berbagai kebutuhan konsumen, seluruhnya akan sangat bergantung pada rantai pasokan. Untuk itu, sangat penting sekali bagi pabrik makanan dan minuman untuk mempunyai visibilitas yang penuh pada rantai pasokannya.

Nah, sistem supply chain management yang terdapat pada aplikasi bisnis akan membantu pabrik makanan dan minuman untuk bisa mengontrol seluruh rantai pasokan, dari mulai persediaan, pembelian, pengiriman, sampai dengan pembelian barang. Sistem ini akan memastikan bahwa setiap proses akan berjalan dalam waktu yang tepat.

Selain itu, sistem ini juga akan membantu pabrik makanan dan minuman dalam memaksimalkan kualitas produk dengan menyajikan informasi terbaru terkait persediaan bahan mentah dan produk yang telah jadi.

Baca juga: Apa itu Konsep Bisnis? Ini Pengertian dan Fungsinya!

Kesimpulan

Memaksimalkan proses produksi pada pabrik makanan dan minuman akan meningkatkan banyak hal, khususnya meningkatkan penjualan dan rasa kepuasan para pelanggan. Untuk itu, produsen harus bisa melakukan peninjauan dan memperbaiki semua proses yang berhubungan dengan proses produksi secara berkala.

Melakukan evaluasi dan perbaikan secara terus menerus akan mampu memaksimalkan kegiatan produksi, sampai mencapai performa terbaik di dalam industri F&B.

Dalam memaksimalkannya, Anda harus bisa menerapkan teknologi aplikasi bisnis dari Accurate Online. Kenapa? Karena Accurate Online memiliki fitur manufaktur yang akan membantu Anda dalam memaksimalkan proses produksi makanan dan minuman Anda.

Selain itu, di dalamnya juga sudah terintegrasi dengan fitur lain, seperti fitur laporan keuangan, persediaan, penjualan, pembelian, perpajakan, cost and profit center, dan masih banyak lagi.

Klik tautan gambar di bawah ini untuk langsung mencoba berbagai kelebihan dari Accurate Online selama 30 hari, Gratis!

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.