Apa itu Toko Offline? Apa Bedanya dengan Toko Online? Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

Jika kita sedang membicarakan tentang toko offline dan toko online, memang keduanya sangat menarik. Pasalnya, terdapat perubahan pola konsumsi masyarakat yang membuat eksistensi dari toko offline dan online sangat sering dibicarakan.

Dunia digital yang sudah berkembang secara pesat membuat banyak orang lebih memilih untuk berbelanja di toko online karena dinilai lebih praktis. Tapi sebagian orang lainnya masih ada yang setia berbelanja di toko offline.

Toko offline dan online memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang bisa membuat para pelanggan terkadang bingung saat memilih keduanya.

Hal tersebut tidak hanya terjadi pada pelanggan saja. Para pebisnis seperti Anda pun kemungkinan masih belum bisa memutuskan untuk membuka toko offline atau online. Nah bila Anda masih bingung, maka pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari kedua jenis toko tersebut.

Kelebihan Toko Offline

1. Kepercayaan Tinggi

Bisnis offline memiliki toko fisik yang mana setiap pelanggan bisa melihat produk yang ditawarkan oleh toko secara langsung. Pelanggan bisa memilih sendiri model atau produk yang mereka inginkan, mencobanya dengan ukuran yang sesuai, serta mengetahui kualitas produk.

Masalah yang seringkali terjadi dalam pembelian produk selain di toko online adalah warna. Warna yang terpampang di foto produk seringkali berbeda dengan yang aslinya.

Nah, dengan berbelanja secara langsung di toko, maka pelanggan bisa memperoleh produk yang sesuai dengan warna yang mereka inginkan. Pengalaman langsung dengan produk ini menjadi alasan kenapa pelanggan lebih mempercayai toko offline.

2. Pelayanan Konsumen Lebih Mudah

Dengan kehadiran toko offline, maka pelayanan pada pelanggan pun bisa lebih mudah untuk dilakukan. Tuntutan yang diajukan oleh pelanggan pun bisa langsung diselesaikan. Pebisnis pun bisa langsung menjawab pertanyaan dari pelanggan, memberikan contoh produk, menangani berbagai keluhan, serta melakukan pengembalian bila memang diperlukan.

3. Sistem Pembayaran Lebih Aman

Pelanggan yang secara langsung berbelanja di toko offline umumnya akan membayar produk secara tunai. Pembayaran ini bisa langsung membuat transaksi yang terjadi di toko offline lebih aman. Uang untuk membayar langsung pun bisa dilihat serta dihitung oleh Anda. Selain itu, Anda juga tidak perlu khawatir dengan adanya kegagalan pembayaran dan juga penipuan.

4. Tidak Repot Melakukan Pengiriman

Sebagai pebisnis Anda tidak perlu repot dalam melakukan packing dan melakukan pengiriman, karena produk sudah dipilih dan diserahkan langsung pada pelanggan setelah mereka membayar. Pelanggan pun tidak perlu cemas tentang kapan produk yang dipesan tiba dan tidak perlu memikirkan ongkos kirim yang umumnya lebih besar daripada biaya transportasi ke toko.

5. Persaingan Tidak Terlalu Banyak

Walaupun memang saat ini bisnis online tengah menjamur, namun toko offline memiliki pelanggan setianya sendiri. Untuk itu, umumnya toko offline akan bersaing dengan toko offline lainnya yang mana jumlahnya tidak terlalu banyak.

Baca juga: Platform Online Shop Apa Saja? Ini Jawabannya!

Kekurangan Toko Offline

1. Jangkauan Pasar Terbatas

Toko offline lebih bersifat tidak dinamis dan umumnya hanya berada dalam satu tempat tertentu saja. Hal tersebut membuat jangkauan pasar pada toko offline lebih sedikit. Pelanggannya hanya berasal dari area di sekitar toko saja.

Hal tersebut bisa menekan angka penjualan bila pebisnis tidak mempunyai analisa pasar yang tepat dalam menguasai area konsumennya. Untuk itu, pemilik toko umumnya lebih disarankan untuk memilih lokasi yang strategis agar bisa dijangkau secara mudah oleh pelanggan.

2. Memerlukan Tempat Fisik

Karena basis dari toko offline merupakan area nyata, maka diperlukan tempat dalam menampung berbagai produk yang akan dipasarkan. Selain itu, diperlukan juga perawatan lain agar bangunan yang digunakan bisa bertahan dalam waktu yang lama. Pemilik toko pun wajib memerhatikan layanan barang yang akan dijual secara visual agar bisa menarik perhatian para pelanggan.

3. Memerlukan Karyawan yang Lebih Banyak

Banyaknya kegiatan dan tugas yang wajib dikerjakan untuk mengembangkan toko akan memerlukan karyawan yang juga lebih banyak. Sebagai pemilik toko, Anda harus bisa meluangkan waktu dan juga dana untuk melakukan perekrutan.

Walaupun saat ini toko Anda masih kecil, ada baiknya untuk melakukan perekrutan secara serius agar bisa memperoleh SDM yang handal dan bersedia bekerja sama agar bisa mengembangkan bisnis.

4. Modal Lebih Besar

Dengan beragam kebutuhan yang sudah disebutkan di atas, tentunya toko offline akan membutuhkan modal yang lebih besar. Modal tersebut diperlukan untuk menyediakan produk fisik, tempat, perekrutan karyawan, biaya perawatan tempat, dan juga karyawan.

Untuk itu, pastikanlah untuk memiliki modal yang cukup agar bisa memenuhi berbagai hal di atas sebelum memutuskan membuka toko offline.

5. Waktu Penjualan Terbatas

Toko offline memiliki waktu operasinya sendiri. Umumnya, toko offline beroperasi selama 10 hingga 12 jam dalam satu hari. Seluruh transaksi jual beli pun umumnya hanya bisa dilakukan dalam jangka waktu tersebut saja. Selebihnya, toko akan tutup dan tidak akan bisa melayani pelanggan.

Baca juga: Apa itu Bisnis Online Network Marketing? Ini Penjelasan dan Ulasannya!

Kelebihan Toko Online

1. Mudah Dijalankan

Dengan perkembangan teknologi internet, membuka toko online saat ini bisa dilakukan dengan mudah. Hanya dengan membuat akun media sosial atau marketplace, toko online Anda pun bisa dibuka. Siapa saja memiliki kesempatan untuk berjualan secara online, baik itu rumah tangga, remaja, bahkan anak kecil, mereka bisa membuka bisnisnya sendiri di dunia maya.

2. Jangkauan Pasar Lebih Luas

Jangkauan dunia internet yang sangat luas tentunya memberikan dampak yang besar pada toko online. Hampir tidak ada jarak yang menghalangi pemilik toko dan pelanggan untuk melakukan jual beli. Kegiatan marketing pun tidak hanya terbatas pada area lokal saja, bisa lebih luas lagi, bahkan mampu menjangkau nasional sampai internasional.

3. Tidak Memerlukan Tempat

Suatu toko online tidak memerlukan tempat fisik untuk menampung beragam jenis produk dan tempat untuk melakukan transaksi. Akun sosial media dan toko di beragam marketplace yang sudah dibuat bisa dijadikan sebagai media untuk kegiatan jual beli. Berbagai toko ini bisa dikontrol dari mana saja. Baik itu saat dalam perjalanan, ataupun sedang berada di rumah.

4. Membutuhkan Karyawan yang Lebih Sedikit

Karena sistemnya yang lebih sederhana, para pebisnis toko online tidak perlu meluangkan banyak biaya dan waktu dalam merekrut karyawan. Persediaan barang dan pengirimannya bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja.

Tapi bila bisnis online sudah berkembang dengan pesar dan banjir pesanan, Anda bisa mempertimbangkan untuk beberapa karyawan dalam memudahkan pekerjaan.

Baca juga: Mengenal Harga Eceran Tertinggi dalam Penjualan Produk

Kekurangan Toko Online

1. Persaingan Ketat

Kemudahan dalam membuat toko online dan jangkauan yang luas membuat persaingan bisnis online sangat ketat. Pemilik toko online tidak hanya harus bersaing dengan pedagang lokal, tapi juga dengan para pebisnis lainnya di seluruh dunia.

2. Kredibilitas Diragukan

Salah satu hal yang membuat tingkat kepercayaan pada toko online rendah adalah barang yang dibeli tidak bisa langsung dicoba oleh pelanggan. Untuk itu, pebisnis harus memastikan bahwa semua produk yang dijual memiliki kualitas yang baik saat dikirim. Jika ada produk yang tidak sesuai, maka pebisnis harus bertanggung jawab untuk menggantinya.

Kekurangan lainnya adalah pebisnis tidak bisa melayani pelanggan secara langsung, ditambah lagi dengan banyaknya penipuan yang terjadi di bisnis online yang membuat kredibilitas pada toko online seringkali diragukan.

3. Konektivitas Internet

Transaksi yang terjadi pada bisnis online berlangsung dengan sangat cepat. Buruknya konektivitas internet, walaupun dalam jangka waktu yang pendek, mampu memberikan dampak yang besar. Pebisnis toko online bisa merugi hingga jutaan Rupiah karena konsumen beralih mencari pebisnis toko online lainnya yang mampu memberikan pelayanan lebih cepat.

Baca juga: Apa yang Dimaksud Lisensi Bisnis? Ini Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya!

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang berbagai kelebihan dan kekurangan dari toko offline serta toko online. Sekarang, pilihannya ada pada tangan Anda.

Namun apapun pilihan Anda, saat Anda telah berhasil dalam mendirikan toko, Anda tetap harus mengelola toko Anda secara baik. Nah, dengan menggunakan bantuan aplikasi bisnis dari Accurate Online, Anda akan lebih mudah dalam mengelola toko.

Aplikasi ini akan membantu Anda untuk mengelola keuangan secara mudah dengan mencatat dan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara instan dan akurat.

Anda juga bisa lebih mudah dalam mengelola kegiatan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan barang di gudang, dan mengelola perpajakan bisnis. Karena, Accurate Online telah dilengkapi dengan beragam fitur bisnis yang sangat luar biasa.

Penasaran dengan Accurate Online? Anda bisa mencobanya dulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.