Display Ads adalah: Pengertian, Jenis, dan Manfaat Penggunaannya

Bentuk iklan digital terus berevolusi seiring berkembangnya tren pemasaran digital. Di antara banyaknya bentuk iklan digital yang ada, display advertising atau display ads adalah salah satu yang paling populer.

Secara sederhana, display ads adalah iklan digital dalam bentuk gambar atau video yang biasanya muncul ketika pengguna mengunjungi sebuah situs. Namun, bisa juga muncul di aplikasi smartphone.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut pembahasan mengenai display ads, mulai dari pengetian, jenis-jenis, dan manfaat dari penggunaannya.

Apa Itu Display Ads?

Display ads adalah iklan digital dengan format gambar atau video yang dapat ditemukan dengan mudah di internet. Sama seperti jenis iklan pada umumnya, display ads bertujuan mengiklankan sebuah produk atau layanan jasa.

Biasanya, iklan ini muncul di halaman web dan bisa berada di bagian atas, bawah, atau samping halaman web tersebut. Di mana biasanya, halaman web yang dipilih pun masih relevan dengan isi dari iklan tersebut.

Sebagian besar display ads dan bentuk iklan online lainnya dikenakan CPC atau cost per click. Artinya, setiap kali pengguna mengklik iklan yang dipasang, maka pemasang iklan akan dikenai biaya berdasarkan keseluruhan strategi penawaran yang telah disepakatinya dengan pemilik halaman web.

Baca juga: Digital Public Relation: Strategi Ampuh Untuk Meningkatkatkan Performa Bisnis

Jenis Display Ads

Bentuk display ads tidak selalu berupa banner yang sering ditemui di situs web. Melainkan dapat berupa video atau gambar. Penempatannya pun tidak selalu di situs web produk itu sendiri. Karenanya, display ads dapat diklasifikasikan dalam dua jenis, yakni berdasarkan formatnya dan berdasarkan penempatannya.

1. Jenis Display Ads Berdasarkan Formatnya

Berdasarkan formatnya, display ads dapat dibedakan menjadi banner ads, interstitial ads, rich media ads, video ads, dan interactive ads.

Terdapat dua bentuk banner ads yang bisa ditemukan di situs web, yakni static dan animated. Static banner ads hanya berisi iklan gambar atau tulisan yang bisa diklik dan mengarah ke landing page pengkilan tersebut. Sementara animated banner ads berisi gambar bergerak, tapi tanpa audio di dalamnya.

Animated banner ads dianggap lebih menarik dibandingkan static banner ads karena pengunjung bisa lebih mengetahui keberadaan iklan tersebut.

  • Interstitial Ads

Interstitial ads adalah jenis iklan berukuran penuh yang biasanya ditemukan di aplikasi smartphone. Umumnya, iklan ini muncul sebagai jeda saat menggunakan aplikasi, khususnya pada versi gratis.

Contoh paling umumnya ialah ketika memainkan sebuah aplikasi permainan di smartphone selama beberapa menit, lalu akan muncul interstitial ads yang mengiklankan produk atau layanan suatu bisnis.

  • Rich Media Ads

Rich media ads menggunakan berbagai fitur selain gambar atau video untuk menciptakan iklan yang interaktif. Fitur tersebut bisa berupa countdown, polling, atau video secara live. Jenis display ads ini menggunakan teknologi HTML5 sehingga beberapa fitur di dalam iklannya bisa diklik oleh pengguna.

  • Video Ads

Sesuai namanya, video ads menampilkan video promosi untuk produknya. Jenis iklan ini sering ditemukan di situs streaming, seperti YouTube dan VIU, serta di situs web. Biasanya, iklan ini akan terputar secara otomatis ketika ada pengguna yang mengunjungi situs web tersebut.

  • Interactive Ads

Meski memiliki format iklan yang interaktif seperti rich media ads, interactive ads berisi fitur berupa perintah atau command di dalamnya. Di mana audiens yang melihat dan mengkliknya bisa berinteraksi dengan produk atau brand pengiklan tersebut. Bisa pula berisi ajakan pada pengujung website untuk mengisi form atau polling sebelum dapat mengakses situs web tersebut.

Baca juga: Black Hat SEO dan Ragam Jenis Tekniknya yang Harus Dihindari

2. Jenis Display Ads Berdasarkan Penempatannya

Sementara, berdasarkan penempatannya, display ads dibagi menjadi site placement advertising, contextual advertising, dan remarketing.

  • Site Placement Advertising

Site placement advertising adalah publikasi konten berupa artikel di website atau blog orang lain. Pengiklan atau pemasar umumnya akan memilih website berperingkat tinggi di mesin pencari guna meningkatkan kemungkinkan display ads diklik oleh pengguna dalam jumlah besar.

  • Contextual Advertising

Display ads yang menggunakan penempatan ini tidak menargetkan iklan berdasarkan profil penggunanya, melainkan pada website yang sesuai dengan konten promosinya. Umumnya, kriteria pemilihan website mencakup hal-hal seperti topik dan kata kunci iklan, preferensi bahasa dan lokasi, tema menyeluruh situs web host, dan riwayat penjelajahan situs web.

Contoh sederhanya, iklan mengenai produk fashion atau skincare akan lebih sering muncul di website atau page yang membahas hal serupa.

  • Remarketing

Remarketing adalah display ads yang menjadi andalan bagi banyak bisnis dan perusahaan. Strategi di dalamnya ialah untuk tetap terhubung dengan pengguna yang sebelumnya pernah mengunjungi situs web, aplikasi, atau e-commerce. Sederhananya, iklan akan muncul pada pengguna yang sempat mengunjungi situs webnya, namun belum melakukan pembelian atau belum menjadi pelanggan.

Baca juga: Cara Berjualan di Facebook Agar Dagangan Cepat Laku

Manfaat Penggunaan Display Ads

Setidaknya, terdapat empat manfaat dari penggunaan display ads. Di antaranya meliputi:

1. Terlihat Profesional

Memasanga sebuah iklan dalam bentuk visual di internet dapat memperlihatkan bahwa perusahaan Anda profesional. Pasalnya, di era modern saat ini, orang-orang lebih memperhatikan layar digital daripada iklan yang ada di koran.

2. Membangun Brand Awareness

Displays ads adalah salah satu andalan bagi bisnis dan perusahaan dalam membangun brand awareness. Di mana hal tersebut merupakan tahap pertama atau pengenalan suatu produk kepada konsumen. Lebih lanjut, brand awareness juga akan meningkatkan reputasi bisnis dan customer loyalty sehingga konsumennya mau untuk terus menggunakan produknya.

3. Meningkatkan Hubungan Bisnis dengan Pelanggan

Display ads adalah konten media yang cukup interaktif. Pelanggan dapat berinteraksi dengan Anda sehingga hubungan bisnis Anda pun dapat meningkat.

Pemasangan display ads pada produk yang sering mendapat repeat order juga sangat baik untuk dilakukan. Bila ada calon konsumen yang sempat melihat iklan dan memasukkan datanya di landing page, Anda bisa menghubungi mereka dan menawarkan produk yang mungkin mereka inginkan.

4. Menjangkau Target yang Sesuai

Display ads adalah bentuk iklan yang dapat menargetkan siapa saja yang bisa melihat iklan Anda. Mulai dari gender, umur, bahkan minat pelanggan, semuanya bisa disesuaikan dengan target bisnis Anda.

Baca juga: Indexing: Ini Pengertian dan Cara Mengoptimalkannya

Penutup

Display ads adalah iklan berformat visual yang dapat dengan mudah ditemukan di internet. Fungsi utama dari display ads ini yaitu untuk meningkatkan brand awareness kepada khalayak ramai.

Di tengah era yang serba digital ini, bisnis atau perusahaan memang harus berpikir cepat tentang bagaimana mereka bisa mempertahankan bisnisnya dan bersaing dengan kompetitor. Display ads adalah salah satu cara yang bisa dilakukan oleh perusahaan.

Tentunya, pemasangan iklan ini membutuhkan biaya yang terkadang tidak sedikit. Terlebih apabila perusahaan juga memasang iklan di media-media lain, baik online maupun offline. Untuk itu, perusahaan perlu menganggarkan dananya secara bijak dan benar. Dalam hal ini, perusahaan bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis seperti Accurate Online.

Accurate Online merupakan software berbasis cloud yang menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis. Berbagai fitur dan keunggulan tersedia secara lengkap dan mudah untuk digunakan.

Jika Anda tertarik untuk menggunakannya, silahkan klik display ads di bawah ini dan nikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari.

cinthya

Seorang wanita lulusan ilmu marketing. Di Accurate Online, wanita ini akan membagikan berbagai hal yang sudah dipelajarinya tentang strategi dan tips marketing, digital marketing, serta berbagai hal yang berkaitan di dalamnya.