Mengenal Heatmap Lebih Dalam Demi Lacak Kegiatan User Website Anda

oleh | Feb 24, 2023

source envato.

Mengenal Heatmap Lebih Dalam Demi Lacak Kegiatan User Website Anda

Perlu Anda ketahui bahwa sebenarnya heatmap adalah teknik visualisasi data yang sudah digunakan sejak tahun 1800-an lalu. Walaupun cara ini sudah lama ditemukan, namun heatmap tetap mengalami perkembangan dan semakin diperlukan di era digital seperti yang terjadi saat ini.

Lalu, apa itu heatmap? Apa saja fungsi pentingnya? Dapatkan jawabannya dengan membaca artikel di bawah ini hingga selesai.

Apa itu Heatmap?

accurate.id Gambar Heatmap Website1

Pada dasarnya, heatmap adalah pemetaan ataupun visualisasi dengan cara menampilkan data dengan representasi  warnanya yang berbeda-beda. Semakin tinggi angka pada sebuah kelompok data, umumnya warnanya akan semakin gelap dan akan disimbolkan dengan warna merah.

Walaupun memiliki manfaat dalam beragam bidang, seperti geografi, statistika, dan lain sebagainya, namun saat ini heatmap sudah banyak digunakan untuk bisa melacak berbagai kegiatan pengguna suatu website.

Heatmappin dilakukan dengan berdasarkan mouse yang dilakukan, seperti klik tombol, link, hovering, atau melakukan scrolling.

Dengan memetakan pemetaan ini, maka Anda akan bisa mengetahui secara lebih baik tentang kegiatan yang dilakukan oleh pengguna pada situs website Anda.

Baca juga: Ingin Lebih Cepat Diproses Index Google? Lakukan 7 Cara Mudah ini!

Fungsi Heatmap

accurate.id Gambar Heatmap Website2

Umumnya, manusia lebih mudah dalam memahami data dengan bentuk visual, terutama dengan kelompok warna yang lebih jelas. Untuk itu, dengan menggunakan heatmap, maka kita bisa lebih memahami data yang banyak secara cepat karena penyajiannya lebih mudah untuk dipahami.

Sehingga, Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu hanya untuk memahami data engagement pengguna pada suatu situs.

Penyajian data dengan menggunakan pemetaan ini juga lebih mudah untuk dipahami oleh orang awam, sehingga tidak ada satu pihak pun yang kesulitan untuk memahami data pengguna yang sudah diperoleh.

Dilansir dari laman Hotjar, heatmap adalah suatu hal yang bisa dijadikan pertimbangan dalam membuat keputusan terkait usability testing, A/B testing, marketing, UI/UX, dan juga melakukan pembaruan ataupun desain ulang sebuah website.

Heatmap juga menjadi salah satu alat yang akan memungkinkan Anda mengetahui permasalahan yang kerap dihadapi para pengguna saat berselancar pada situs Anda.

Anda bisa mengetahui berbagai hal yang bisa menghambat proses mereka dalam melakukan pembelian, alasan informasi yang disampaikan kurang baik, berbagai hal yang bisa dikembangkan, dan lain sebagainya.

Baca juga: Mengenal 10+ Jenis Keyword Dan Contoh Sederhananya

Tipe-Tipe Heatmap

accurate.id Gambar Heatmap Website3

1. Click-Tracking Map

Click heatmap adalah suatu gambaran pada bagian situs yang kerap diklik oleh para pengguna. Warna yang akan digunakan untuk jenis pemetaan ini dimulai dari warna yang dingin atau biru, hingga warna yang panas atau merah.

Semakin banyak suatu bagian diklik, maka tampilan pemetaan-nya akan berwarna merah. Sebaliknya, semakin bagian tersebut di-klik, maka warnanya akan menjadi biru.

Click heatmap ini akan membantu Anda mengetahui apakah pengunjung website Anda melakukan klik pada beberapa bagian yang memang dibuat untuk mengundang klik, seperti call-to-action atau link yang lainnya.

2. Scroll Map

Scroll map adalah jenis heatmap yang akan menampilkan sejauh mana seseorang dalam melakukan scrolling pada situs Anda. Jenis pemetaan ini bisa dijadikan tolak ukur terkait tingkat ketertarikan pengunjung pada informasi yang Anda berikan.

Dewasa ini, Anda harus bisa memastikan bahwa konten yang Anda buat telah tersampaikan dengan baik pada para pengguna.

Bila mereka terlalu cepat dalam meninggalkan suatu situs berdasarkan data yang Anda dapat dari pemetaan ini, maka akan butuh perbaikan untuk bisa meningkatkan durasi scrolling.

Data yang didapat dari scroll map ini sangat penting dalam melakukan  A/B testing guna menguji hipotesis kenapa pengguna kurang maksimal dalam menggunakan suatu situs atau pergi terlalu lebih awal.

3. Hover/Mouse Tracking Map

Hover heatmap adalah cara terbaik dalam melacak pergerakan mouse pengguna ketika mereka menjelajahi situs. Salah satu permasalahan yang terdapat dalam jenis pemetaan ini adalah kesalahan dalam menghubungkan pergerakan mouse pengguna dengan konten apa yang sebenarnya akan mereka lihat.

Berdasarkan laman Instapage, pengguna tidak akan selalu melihat titik tempat kursor mereka berada. Oleh karenanya, kendala yang ada pada jenis pemetaan ini cukup diragukan.

4. Eye Tracking Map

Eye-tracking heatmap adalah suatu pemetaan yang bisa melacak pergerakan mata pengguna dalam suatu situs website. Penelitian ini akan bisa dilakukan dengan menggunakan webcam. Dengan mengetahui fokus pengguna dalam satu halaman situs, maka Anda bisa menempatkan elemen penting sesuai dengan data hasil penelitian tersebut agar bisa memastikan konten Anda bisa terlihat.

Baca juga: Ingin Membangun Website untuk Bisnis? Ini Tipsnya!

Bagaimana Cara Kerjanya?

accurate.id Gambar Heatmap Website4

Agar bisa membuat pemetaan ini, terdapat hal penting yang harus Anda masukan dalam tracking code situs. Lalu, nantinya tool atau software heatmap akan membuat sebuah pemetaan dengan berdasarkan data interaksi pengunjung yang datang.

Beberapa tool heatmapping mampu menggabungkan pemetaan yang sudah dibuat dengan A/B testing agar bisa mendapatkan hasil analisis yang lebih mendalam.

Baca juga: Digital Marketing: Pengertian, Jenis dan Tips Efektif Untuk Melakukannya

Penutup

Demikianlah informasi dari kami terkait heatmap, dari mulai pengertian, jenis, fungsi, dan cara kerjanya. Dengan memahaminya secara baik, maka Anda bisa membuat strategi yang tepat agar bisa meningkatkan angka konversi penjualan di situs website Anda.

Tapi, jangan lupa untuk selalu mencatat setiap transaksi tersebut secara tepat agar bisa mengetahui keuntungan bersih dari penjualan Anda di website. Jika Anda kesulitan untuk melakukan pencatatan tersebut, #lebihbaik Anda mengandalkan Accurate Online.

Kenapa? Karena aplikasi ini akan mencatat semua transaksi bisnis Anda dengan baik dan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara tepat.

Selain itu, fitur ini juga telah terintegrasi dengan berbagai fitur bisnis luar biasa lainnya, sehingga akan semakin memudahkan Anda dalam mengelola dan mengembangkan bisnis.

Tertarik dengan Accurate Online? Ayo coba dan gunakan sekarang juga dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

7 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Cinthya

Artikel Terkait