Pengertian Content Design dan 6 Proses di Dalamnya Sebagai Teknik Pembuatan Konten

oleh | Mar 29, 2023

source envato.

Pengertian Content Design dan 6 Proses di Dalamnya Sebagai Teknik Pembuatan Konten

Content design pada dasarnya adalah praktik atau disiplin yang berfokus pada apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh para pengunjung situs website Anda. Faktor tersebut mencakup konten yang Anda sajikan, gaya bahasa yang Anda gunakan, waktu penyampaian, dan lain sebagainya.

Ingin mengetahui lebih dalam tentang content design? Berikut ini kami akan memberikan rangkuman pembahasan tentang content design berdasarkan laman Content Design London, Yoast, dan Study.com.

Apa itu Content Design?

Content design adalah sebuah kegiatan yang dijalankan agar bisa mengembangkan element front-end dalam suatu website. Hal tersebut dimulai dari penulisan konten, desain UX, serta accessibility. Mereka yang bertanggung jawab dalam mengurus hal ini adalah content designer.

Dalam hal ini, konten tersebut bisa dalam bentuk apapun, selama hal tersebut sesuai dengan hasil riset yang menunjukkan bahwa konten tersebut memang diperlukan oleh pengguna. Nah, hal tersebut mencakup animasi grafis, teks, suara, video, atau jenis konten lainnya.

Sebagai contoh, katakanlah Anda mempunyai situs tentang les bahasa Mandarin. Dalam pelaksanaannya, sudah tentu yang diinginkan oleh pengguna tidak selaman teks yang berisi petunjuk terkait bahasa yang baru mereka pelajari tersebut.

Mereka akan sangat memerlukan sejenis video tutorial agar bisa melafalkan beberapa kata dengan benar agar bisa mereka gunakan di dalam perbincangan.

Pemikiran seperti ini pun sama seperti halnya content design. Anda harus memikirkan apa yang diperlukan oleh pengguna lalu memberikan solusi yang tepat untuk mereka gunakan.

Jadi, praktik atau disiplin ilmu ini akan membuat pembuatan konten menjadi lebih berkualitas, mempunyai struktur yang lebih jelas, dan juga user-centered.

Baca juga: Apa itu Organic Traffic? Ini Pengertian dan 3 Cara Mudah untuk Meningkatkannya

Bagaimana Proses Di Dalamnya?

1. Riset

accurate.id gambar conten design-1

Tahap pertama yang harus dilakukan ketika ingin menjalankan content design adalah melakukan riset. Kenapa? Karena content designer tidak bisa melangkah ke tahap selanjutnya bila mereka belum menemukan hasil riset yang menampilkan apa yang dibutuhkan oleh pengguna.

2. Menentukan Kebutuhan User

accurate.id gambar conten design-2

Setelah melakukan riset, tugas selanjutnya dari content design adalah menentukan apa yang memang diperlukan oleh pengguna dan apa saja yang bisa ditawarkan sebagai bentuk solusi.

Pada intinya, tahap ini digunakan agar bisa memilah hasil riset yang sebelumnya telah dilakukan. Dari hasil tersebut, nanti biasanya tim akan bisa memahami hal terkait user journey. Artinya, user journey adalah perjalanan yang dilalui oleh pengguna saat mereka melakukan suatu hal di situs Anda.

Hal tersebut mencakup motivasi mereka saat melihat konten yang sudah Anda buat, waktu dan alasan mereka memerlukan informasi, serta apa yang harus mereka lewati hingga akhirnya bisa mencapai informasi tersebut.

3. Menentukan Channel

accurate.id gambar conten design-3

Proses selanjutnya yang terdapat di dalam content design adalah dengan menentukan channel yang paling tepat untuk digunakan di dalam user journey.

Channel tersebut adalah bisa dari situs website perusahaan, akun media sosial perusahaan, atau iklan yang dibuat secara khusus. Walaupun memang setiap channel tersebut menjadi tanggung jawab orang lain, namun content design harus mengetahui rencana tersebut agar bisa membuat konten yang berisi informasi yang tepat di waktu yang juga tepat.

Karena, memberikan informasi yang terlalu cepat dan terlalu lama dalam user journey pun akan mampu menurunkan tingkat kepercayaan dan juga pengalaman pengguna pada perusahaan Anda.

Baca juga: Keunggulan Kompetitif: Pengertian, Fungsi, Strategi, Analisa dan Alat Ukurnya

4. Pemilihan Tone Of Voice

accurate.id gambar conten design-4

Salah satu aspek yang memiliki peran penting dalam menjalankan content design adalah menentukan tone of voice. Saat menjalankan praktik SEO, memang sangat penting sekali untuk memikirkan unsur search engine.

Tapi, bila konten Anda berhasil menduduki peringkat pertama di mesin pencarian, yang nantinya akan membaca konten Anda adalah manusia, bukanlah mesin.

Jadi, pastikanlah Anda membuat konten yang memang mudah dibaca oleh orang dan menggunakan tone of voice yang memang sesuai dengan target pasar Anda.

5. Pembuatan Konten

accurate.id gambar conten design-5

Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya, content design adalah serangkaian proses yang akan melibatkan lebih dari sekedar penulisan saja. Terdapat banyak sekali elemen yang harus Anda perhatikan.

Untuk itu, proses dalam pembuatan konten ini tidak hanya akan memerlukan content designer, tapi juga kerja sama yang baik dengan tim research, product owner, desain, dan masih banyak lagi. Hal tersebut diperlukan agar konten yang Anda buat telah sesuai dengan apa yang diperlukan oleh pengguna.

6. Mengulas kembali

Jika Anda sudah selesai membuat content design, maka Anda harus mengulasnya kembali, baik itu dari sisi proses maupun konten. Teknik pengulasan ini bisa dilakukan dengan teknik content crit, peer review, atau menggunakan teknik yang lainnya.

Bila Anda sudah selesai melakukan review, mak tim konten nantinya akan melakukan pengulangan dan memperbaiki apa saja yang memang dirasa kurang optimal.

Baca juga: 5 Tahapan Content Marketing Funnel Agar Strategi Content Marketing Anda Sukses

Penutup

Berdasarkan penjelasan tentang content design di atas, bisa kita tarik kesimpulan bersama bahwa content design adalah membuat konten yang lebih mengedepankan pengguna.

Tiga poin utama yang ada di dalamnya adalah memerhatikan kebutuhan pengguna, tempat mereka membutuhkannya, dan kapan mereka memerlukannya.

Dengan memerhatikan ketiga poin tersebut, maka konten yang Anda buat akan lebih berkualitas dan mampu meningkatkan user experience.

Namun untuk memerhatikan dan melakukan ketiga poin di atas, tentu Anda memerlukan anggaran yang pas dan sesuai agar operasional tersebut bisa lancar.

Nah agar lebih memudahkan Anda dalam membuat serta mengelola anggaran pemasaran, #lebihbaik Anda menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online saja. Kenapa? Karena aplikasi ini mampu membantu Anda dalam membuat dan mengelola anggaran setiap pos bisnis Anda.

Selain itu, setiap anggaran yang keluar pun akan tercatat secara otomatis dan Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 laporan keuangan secara akurat.

Tertarik menggunakan Accurate Online? Silakan coba dulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

9 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini šŸ™ Jadilah yang pertama!

Cinthya

Artikel Terkait