Ingin Menghindari Shadowban dalam Strategi Media Sosial Marketing? Ini Caranya!

oleh | Feb 7, 2023

source envato.

Ingin Menghindari Shadowban dalam Strategi Media Sosial Marketing? Ini Caranya!

Untuk Anda yang menjalankan strategi media sosial marketing, istilah shadowban tentu sudah sangat akrab sekali di telinga Anda. Hal ini bisa Anda rasakan ketika melakukan post yang diunggah atau kegiatan lainnya di media sosial tidak bisa dilihat oleh para pengguna lainnya.

Dalam hal ini, siapapun yang menggunakan media sosial berpeluang mengalaminya, bahkan bisa dirugikan dari kejadian tersebut.

Oleh karena itu, mari kita mempelajari lebih dalam tentang shadowban dan cara tepat dalam mengatasinya di bawah ini.

Apa itu Shadowban?

Dilansir dari laman Planoly, shadowban mengacu saat post atau kegiatan Anda di media sosial tidak terlihat pada akun orang lain. Namun uniknya, kejadian ini umumnya terjadi tanpa disadari oleh pemilik dari akun media sosial itu sendiri. Artinya, Anda tidak akan mendapatkan pemberitahuan apapun terkait pembatasan kegiatan ini secara riil.

Istilah shadow banning ini juga dikenal dengan istilah stealth banning atau ghost banning.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, umumnya Anda tidak akan sadar bahwa kegiatan Anda di media sosial tidak terlihat oleh pengguna lain karena disembunyikan oleh platform tersebut. Padahal, konten yang telah Anda unggal terlihat untuk Anda.

Umumnya, kondisi ini terjadi agar bisa menghindari spam atau membuat pengguna yang dinilai mengganggu ketertiban di semua platform berhenti dalam menggunakannya.

Kejadian tersebut seringkali ditemukan di beberapa media sosial ternama, seperti Instagram, TikTok, Twitter, dan lain sebagainya.

Untuk para content creator, kejadian ini bisa memberikan kerugian dalam hal jumlah traffic, memperoleh engagement¸ serta mengembangkan akun media sosialnya.

Baca juga: Apa itu Reach? Kenapa Sangat Efektif untuk Mengukur Strategi Digital Marketing?

Alasan Dilakukan Shadowban

Dalam menghindari shadowban, sudah pasti ada banyak hal yang harus Anda lakukan. Tapi, umumnya platform media sosial memberlakukan shadowban pada mereka yang kerap kali melakukan spam, melakukan tindakan kasar pada pengguna lain, atau melanggaran peraturan hak cipta.

Di beberapa platform, alasan tersebut tentunya berbeda-beda. Jadi, berbagai hal yang harus dihindari tidak selamanya sama.

1. Shadowban di Twitter

Dilansir dari lama Neil Patel, rangkaian kejadian ini hampir sama dengan yang terjadi di media sosial pada umumnya. Di mana tweet atau post yang diterbitkan oleh pengguna akun tidak bisa dilihat oleh followers atau akun lain.

Tapi, shadowban di Twitter bisa terjadi karena beberapa hal spesifik, yaitu tidak mengkonfirmasi email tidak menggunakan foto profil asli, sering di block ataupun di mute oleh pengguna lain, memiliki banyak followers bot, dan terlalu banyak melakukan posting dalam satu waktu.

2. Shadowban di Instagram

Walaupun memang CEO dari Instagram sendiri mengelak adanya kegiatan shadowban, namun banyak pengguna yang melaporkan mengalami kejadian tersebut.

Bahkan, Instagram bisa dibilang salah satu media sosial yang paling sering menerima keluhan shadowban dari para penggunanya.

Kompleks dan canggihnya algoritma yang ada di dalamnya bisa membuat postingan pengguna tersembunyi dari pengguna lain.

Umumnya, platform tersebut akan secara langsung melakukan ini pada konten yang dinilai tidak layak berdasarkan Community Guidelines-nya.

Umumnya, konten tersebut memiliki unsur vulgar, kegiatan ilegal, kekerasan, dan unsur lain. Untuk menghindari shadowban di Instagram, Anda hanya perlu meng-upload foto yang memang sesuai untuk semua umur saja.

Baca juga: Eksposur dalam Pemasaran Digital, Apakah Menguntungkan Bagi Bisnis?

3. Shadowban di Facebook

Peraturan yang diberlakukan di Facebook hampir sama dengan di Instagram. Di dalamnya terdapat Community Standars yang diberlakukan dan wajib ditaati oleh seluruh pengguna bila tidak ingin terkena shadowban atau di-block dari platform ini.

Selama belum melakukan pelanggaran yang keras, umumnya Facebook hanya akan memberlakukan pelanggaran ini pada post yang kurang baik saja.

Misalnya, Anda menyebarkan informasi hoax atau palsu terkait suatu berita. Nah, Facebook akan membatasi agar konten yang Anda sebarkan tidak bisa dilihat oleh pengguna lain. Bila hal ini terus terjadi, maka sama saja dengan shadowban.

Untuk itu, hindarilah membagikan postingan tanpa terlebih dahulu memeriksa kesesuaiannya dengan peraturan yang dibuat oleh Facebook.

4. Shadowban di TikTok

Umumnya, pengguna TikTok masih sangat asing dengan shadowban. Pasalnya, sebagai platform media sosial yang tengah naik daun, mereka cukup jarang dalam menerapkan inisiatif tersebut pada para penggunanya.

Walaupun secara resmi memang tidak ada istilah shadowban di dalam peraturan platform tersebut, namun algoritma dari TikTok akan bekerja agar memastikan setiap konten aman ditampilkan pada para penggunanya.

Bila algoritma TikTok mendeteksi bahwa video yang dibagikan melanggar peraturan, maka video tersebut akan sulit untuk dibagikan dan ditampilkan di FYP atau For Your Page.

Bila Anda terlalu sering dalam membagikan konten yang memiliki unsur tidak baik, maka TikTok akan memberikan penalti pada para penggunanya.

Nah, beberapa unsur yang harus Anda perhatikan agar tidak terkena jenis pelanggaran ini adalah tidak mengunggah konten yang memiliki unsur kekerasan, barang ilegal, spam, ujaran kebencian, dan lain sebagainya.

Bahkan, beberapa pengguna ada juga yang terkena shadowban tanpa adanya alasan yang jelas. Namun, tentunya platform ini mendeteksi adanya kegiatan yang memiliki unsur aneh dan tidak sesuai dengan peraturan.

Baca juga: Apa itu Social Media Handle? Bagaimana Cara Membuatnya?

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang shadowban, alasan dilakukannya shadowban, serta cara menghindarinya. Untuk itu, mulai saat ini, cobalah untuk lebih waspada dalam menjalankan kampanye media sosial marketing agar tidak terkena masalah ini.

Pasalnya, kondisi ini bisa saja terjadi tanpa sepengetahuan Anda dan bisa memberikan kerugian yang besar dalam seluruh upaya marketing yang sudah Anda buat.

Selain itu, agar bisa lebih menghindari kerugian bisnis yang lebih besar, akan #lebihbaik jika Anda menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Kenapa? Karena aplikasi ini akan mencatat setiap transaksi dan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara akurat. Sehingga, Anda bisa terbebas dari kerugian waktu, tenaga dan uang.

Lebih dari itu, aplikasi ini juga akan membantu Anda dalam melakukan penjualan, mengelola persediaan, menyelesaikan urusan perpajakan, dan mengelola bisnis secara menyeluruh melalui fitur luar biasa di dalamnya.

Jadi tunggu apa lagi? Ayo gunakan dan coba Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis melalui tautan gambar di bawah ini.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

8 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

digitalmarketingbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Cinthya
Seorang wanita lulusan ilmu marketing. Di Accurate Online, wanita ini akan membagikan berbagai hal yang sudah dipelajarinya tentang strategi dan tips marketing, digital marketing, serta berbagai hal yang berkaitan di dalamnya.

Artikel Terkait