10 Prinsip Ekonomi dan Contohnya dalam Keseharian

oleh | Nov 14, 2023

source envato.

10 Prinsip Ekonomi dan Contohnya dalam Keseharian

10 prinsip ekonomi dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok penting, yaitu keputusan yang dibuat oleh masyarakat, interaksi masyarakat, dan pekerjaan yang dilakukan dalam perekonomian.

Prinsip ekonomi ini akan dirasakan dan dilakukan oleh masyarakat, walapun masyarakat tersebut tidak memahami makna dari prinsip ekonomi.

Prinsip ekonomi ini sangat berguna sekali dalam kehidupan kita misalnya ketika harus memilih dua hal yang kita lakukan.

Misalnya saja memilih makanan, kita memilih makan mie instan atau nasi. Ketika tidak cukup uang untuk membeli nasi otomatis kita membeli mie.

Namun jika kita punya cukup uang untuk membeli nasi maka mie tidak akan kita beli.

Dari sini saja kita dapat memperhitungkan mana yang lebih menguntungkan antara mie dan nasi.

Inilah contoh sederhana dari prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari kita.

10 Prinsip Ekonomi dan Contohnya

10 Prinsip Ekonomi dan Contohnya

ilustrasi prinsip ekonomi. source envato

Ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari cara manusia mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tak terbatas, memiliki fondasi utama yang disebut sebagai prinsip-prinsip ekonomi.

Dari prinsip ekonomi kesempatan hingga hukum penawaran dan permintaan, mari kita gali lebih dalam setiap konsep dengan menyajikan contoh-contoh yang relevan.

Bersiaplah untuk memahami dasar-dasar dari prinsip ekonomi yang membentuk pola pikir dan kebijakan di dunia ini.

1. Keputusan yang Melibatkan Pengorbanan (Tradeoffs)

Ini melibatkan kemampuan untuk membuat keputusan yang dapat mengorbankan sesuatu yang lain. Seseorang mampu mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu yang lain yang lebih banyak.

Contoh prinsip ekonomi dapat dihubungkan di mana negara yang menghabiskan sebagian besar sumber dayanya untuk pertahanan dan pada saat yang sama harus berkorban untuk menangani kesejahteraan negara.

Mungkin ada tradeoff antara efisiensi dan ekuitas. Lebih jauh lagi, adalah tanggung jawab pemerintah untuk mengenakan pajak kepada orang kaya untuk mendapatkan uang dan dengan demikian digunakan untuk kesejahteraan orang miskin agar menjadi setara dan mengurangi efisiensi.

Contoh lain dalam keseharian kita yaitu: ketika ingin berangkat kerja dalam waktu satu bulan menggunakan motor atau menggunakan angkutan umum.

Jika menggunakan motor ia harus membeli motor dan mengisi bensin. Keuntungannya selain lebih cepat waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tempat kerja, namun biaya perharinya lebih mahal.

Berbeda dengan menggunakan angkutan umum ia harus membayar ongkos yang lebih murah setiap hari namun efesiensi waktu sampai ke tempat kerja lebih lama ketimbang menggunakan kendaraan motor.

Pemanfaatan waktu ini juga menjadi pertimbangan juga bagi pekerja. Hal ini perlu keputusan di awal agar mendapatkan keuntungan yang lebih efisien.

Baca juga : Kegiatan Ekonomi: Pengertian, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya

2. Biaya yang Harus di Korbankan untuk Mendapatkan Sesuatu (Opportunity Cost)

Telah ditemukan bahwa kebanyakan individu umumnya menghadapi kesulitan untuk membedakan antara biaya dan manfaat.

Dalam pengertian ekonomi, seseorang harus mengorbankan sesuatu untuk melakukan tindakan secara sistematis.

Misalnya, jika seseorang ingin melakukan meneruskan pendidikan, ia harus keluar dari pekerjaannya sekarang.

Biaya ini diberikan untuk mendapatkan sesuatu yang dikenal sebagai biaya peluang. Di sini, biaya peluang melibatkan pekerjaan yang telah diberikan seorang individu untuk mengejar pendidikan lebih tinggi.

3. Orang Berpikir Rasional pada Keuntungan (marginity)

Seorang akan berpikir secara rasional untuk mendapatkan keuntungan dan apa yang menjadi kerugian dari kesempatan yang dipilih.

Seseorang harus selalu membuat perubahan kecil dalam rencana tindakan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari keseluruhan proses.

Ini dikenal sebagai perubahan marjinal dalam prinsip ekonomi, dengan demikian kemungkinan akan terjadi di sekitar margin atau garis batas.

Sebagai contoh, seorang siswa yang terdaftar untuk pendidikan 1 tahun. Namun jika ia menambahkan satu tahun lagi, ia dapat mengajukan permohonan untuk tinggal permanen dan dengan demikian ini akan mengambil manfaat tambahan.

Perbandingan ini mencakup manfaat dan biaya marjinal. Hal ini akan membantu untuk mengambil keputusan dengan cara yang lebih baik.

Baca juga: Ekonomi Mikro dan Makro: 6+ Perbedaan dan Pengaruhnya

4. Respon Masyarakat Terhadap Insentif

Respon Masyarakat Terhadap Insentif

ilustrasi prinsip ekonomi. source envato

Perilaku seorang individu kemungkinan akan berubah sesuai dengan berbagai jenis variabel lingkungan seperti manfaat atau perubahan biaya sesuai ekonomi.

Contohnya adalah ketika biaya apel meningkat, konsumen akan lebih suka membeli jambu biji karena biaya apel yang lebih tinggi.

5. Aktivitas Perdagangan yang Membuat Seluruh Situasi Lebih Baik

Perdagangan kemungkinan akan terjadi di antara negara-negara yang memproduksinya dan bukan karena alasan lain.

Menurut prinsip ekonomi, perdagangan antara para pihak ini cenderung membuat barang lebih murah.

Contohnya yaitu dari perdagangan yang terjadi antara Indonesia dan Thailand dengan demikian kedua negara akan mendapatkan barang satu sama lain.

Hal ini akan membantu untuk mendapatkan barang yang berkualitas dari yang diproduksi oleh masing-masing negara.

Baca juga : Jenis Pelaku Ekonomi dalam Suatu Sistem Perekonomian Negara

6. Pasar Adalah Tempat Terbaik untuk Melakukan Aktivitas Ekonomi

Konsep dari prinsip ekonomi pasar akan membantu untuk melaksanakan proses perencanaan terpusat.

Pasar merupakan Tempat di mana komunikasi terjadi antara rumah tangga (konsumen) dan perusahaan (produsen). Dipasar terjadi tawar menawar nilai suatu barang sehingga terjadi perubahan harga.

Contohnya pajak yang umumnya dikenakan oleh pemerintah akan mempengaruhi tingkat harga pada keputusan konsumen dan produsen.

7. Peran Pemerintah dalam Rangka Mengelola Hasil Pasar

Dalam kebanyakan kasus, terlihat bahwa beberapa pasar gagal melakukan distribusi sumber daya yang efisien dan ini dapat disebut sebagai kegagalan pasar.

Tanggung jawab pemerintah untuk memberlakukan peraturan yang tepat untuk memperbaiki kondisi pasar. Pemerintah juga dapat melakukan intervensi di bidang ekonomi.

Melalui pasar dengan membantu para pedagang di pasar sehingga dapat menguntungkan penjual dan pembeli.

Sebagai contoh, pemerintah Australia diketahui mengenakan pajak karbon atas pengenaan karbon sehingga lebih sedikit menghasilkan karbon dan dengan demikian menghasilkan tingkat polusi yang lebih rendah.

Contoh lain ketika ada perusahaan yang bangkrut maka pemerintah turun tangan mengatasi hal ini. pemerintah mengambil alih perusahaan untuk memperlancar produksi barang yang sangat diperlukan di pasar.

Baca juga : 7 Penjelasan Lengkap Jenis Sistem Ekonomi di Dunia

8. Standar Hidup Tergantung Pada Kapasitas Individu untuk Menghasilkan Barang

Standar hidup orang-orang di negara tertentu tergantung pada kapasitas produksi sesuai dengan teori ekonomi. Standar hidup negara-negara itu tinggi di mana barang diproduksi dalam jumlah besar.

Contohnya standar hidup penduduk Jepang yang jauh lebih baik daripada warga Indonesia.

9. Kenaikan Harga (Inflasi) Ketika Pemerintah Kelebihan Mencetak Uang

Kenaikan Harga (Inflasi) Ketika Pemerintah Kelebihan Mencetak Uang

ilustrasi prinsip ekonomi. source envato

Dalam prinsip ekonomi, inflasi kemungkinan terjadi ketika ada pasokan uang yang berlebihan dalam kaitannya dengan barang dan jasa yang diproduksi di pasar.

Dalam kasus-kasus tertentu, ketika pemerintah menghasilkan jumlah uang suatu negara yang lebih tinggi, kemungkinan akan kehilangan nilainya.

Contohnya di negara Jerman di mana harga produk meningkat tajam setiap bulan dengan produksi uang juga meningkat.

10. Trade-Off Jangka Pendek Antara Lapangan Kerja dan Inflasi

Di bidang ekonomi, kebijakan yang dibuat untuk mengurangi inflasi akan meningkatkan tingkat pengangguran.

Kemudian kebijakan untuk mengurangi pengangguran yang mengarah ke kenaikan inflasi dikenal sebagai kurva Phillips.

Mengutip dari Investopedia, Kurva Phillips merupakan teori ekonomi yang menyatakan bahwa inflasi dan pengangguran mempunyai hubungan yang stabil dan berbanding terbalik.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi maka akan terjadi inflasi, yang pada gilirannya akan menghasilkan lebih banyak lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.

Baca Juga: Keputusan Investasi: Pengertian, Dasar Pengambilan, dan Tahapan Melakukannya

Kesimpulan

Itulah 10 prinsip ekonomi yang perlu Anda ketahui. Semua prinsip tersebut berlaku pada seluruh alur ekonomi di berbagai negara di dunia.

Jika Anda adalah pelaku atau pemilik bisnis yang sedang membutuhkan proses pembukuan bisnis yang lebih efisien!

Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online sebagai solusi pembukuan bisnis yang lebih baik, praktis, dan minim kesalahan.

Software Akuntansi dan Bisnis Accurate Online adalah software berbasis cloud yang sudah dikembangkan sejak 20 tahun lalu dan digunakan oleh lebih dari ratusan ribu pengguna dari berbagai jenis bisnis.

Tertarik menggunakan Accurate Online? Anda bisa mencobanya secara gratis selama 30 hari melalui gambar di bawah ini:

ekonomikeuanganbanner
sidebarPromo
Ibnu
Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia

Artikel Terkait