Bentuk Globalisasi dan Dampaknya Untuk Indonesia

Dalam setidaknya satu abad terakhir ini, dunia semakin deras dengan berbagai bentuk globalisasi. Perkembangan teknologi yang semakin pesat diklaim menjadi salah satu penyebab dari hadirnya fenomena borderless world ini.

Perkembangan arus globalisasi yang tidak terbendung membanjiri berbagai bidang, salah satunya adalah ekonomi. Globalisasi ekonomi mempunyai bentuk yang sangat banyak dan juga pengaruh yang sangat bervariasi. Sebagai warga dunia, kita diminta untuk terus mengerti dan mewaspadainya.

Nah, berikut ini adalah berbagai bentuk globalisasi dan berbagai dampaknya untuk Indonesia.

Contoh Bentuk Globalisasi di Bidang Ekonomi

Contoh bentuk globalisasi dalam bidang ekonomi mempunyai ciri khas tertentu, sehingga bisa mudah untuk dikenali. Seperti dengan adanya perkembangan dalam dunia teknologi dan terjadinya ketergantungan pasar, sehingga terdapat interaksi antar budaya.

Nah, menurut Dr. Tanri Abeng, S.E., M.B.A, seorang mantan negara pendayagunaan BUMN, bentuk globalisasi yang nyata dalam dunia ekonomi adalah sebagai berikut:

1. Produksi

Bentuk globalisasi pertama adalah produksi yang pada umumnya ingin lebih fokus pada biaya. Dimana dalam hal ini suatu perusahaan akan melakukan  produksi di dalam beberapa negara agar bisa menekan biaya produksi.

Kegiatan ini dilakukan karena melihat faktor gaji buruh dalam suatu negara yang sudah dinilai cukup murah. Sehingga, tarif bea masuk ke dalam negara tersebut pun murah.

Selain itu, hal ini juga dipengaruhi dengan adanya infrastruktur yang sudah disediakan di dalam suatu negara. Karena infrastruktur yang disediakan sudah sangat mendukung iklim usaha di negara tersebut, yang mana iklim usaha sudah dinilai kondusif.

2. Pembiayaan

Bentuk globalisasi yang kedua adalah pembiayaan, yang mana lebih mengacu ketika melakukan investasi ataupun pinjaman. Pinjaman atau investasi ini terjadi di seluruh negara di dunia. contoh perusahaan dari adanya bentuk globalisasi ekonomi adalah PT Telkom.

Perusahaan telekomunikasi ini berniat untuk memperluas sambungan teleponnya di berbagai negara di dunia, sehingga memerlukan aliran dana investasi dari negara lain.

Baca juga: Globalisasi Ekonomi : Pengertian, Bentuk dan Pengaruhnya pada Bisnis

3. Tenaga Kerja

Contoh nyata dari bentuk globalisasi tenaga kerja adalah hadirnya tenaga kerja asing yang masuk dalam suatu negara. Berbagai tenaga kerja asing yang masuk ini bertujuan untuk memperoleh penghasilan yang lebih tinggi. Karena, pendapatan yang mereka peroleh dari negaranya tergolong sangat rendah.

Tapi, di dalamnya tidak boleh melupakan tingkatan ataupun kemampuan yang dimiliki dari tenaga kerja asing tersebut.

4. Jaringan Informasi

Perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini adalah salah satu contoh bentuk globalisasi ekonomi dalam hal jaringan informasi.

Dengan adanya kemajuan teknologi, maka seluruh informasi bisa diterima dengan sangat cepat dan juga lebih akurat. Informasi tersebut bisa diperoleh dari televisi, radio, ataupun internet.

Internet menjadi sumber informasi yang bisa diperoleh dengan sangat cepat. Selain itu, internet juga bisa sangat mudah diakses oleh semua orang di seluruh dunia.

Inilah yang membuat brand terkenal seperti Gucci, Channel, dan berbagai restoran cepat saji bertaraf internasional bisa dikenal di seluruh dunia.

Sehingga, akan berdampak besar pada selera masyarakat yang ada di negara lain, baik itu yang berada di kota ataupun pedesaan yang sudah menuju ke arah global.

Baca juga: Pengertian Ekonomi Kreatif dan Contoh Usaha di bidang Kreatif

5. Perdagangan

Perdagangan bebas menjadi salah satu bentuk globalisasi dalam hal ekonomi. Tanda dari adanya bentuk globalisasi tersebut adalah adanya penyeragaman dan juga penurunan tarif ekspor-impor di dalam suatu negara.

Untuk itu, hambatan yang sering menjadi kendala sudah bisa dihapus atau tidak mempunyai tarif dalam suatu negara. Tujuannya adalah agar negara lain bisa ikut menghapus tarif yang diterapkan di dalam negaranya saat proses ekspor-impor berlangsung.

Dampak dari adanya perdagangan ini juga membuat pengawasan menjadi semakin cepat, ketat, dan lebih adil. Terwujudnya perdagangan bebas akan cenderung sama di setiap negara untuk bisa berspesialisasi secara penuh dalam hal produksi barang yang memiliki keunggulan komparatif.

Kesiapan yang dimiliki dari suatu negara dalam globalisasi pun akan tergantung dari cara negara tersebut untuk membuat produk yang mampu dihasilkannya memiliki keunggulan yang lebih komparatif.

Dengan keunggulan tersebut, maka nantinya akan dihasilkan produk yang memiliki daya saing tinggi di pasar global. Nah, beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk internasional adalah sebagai berikut:

  • Menetapkan negara yang akan menjadi kompetitor dalam melakukan perdagangan internasional, seperti misalnya ekspor produk.
  • Memerhatikan segmentasi pasar yang mempunyai peluang tinggi untuk berkompetisi dengan negara yang sudah ditetapkan.
  • Menekan kegiatan impor dalam negeri.
  • Menyelenggarakan kegiatan pameran ekspor agar calon importir bisa mengenal dan tertarik untuk mencoba memasarkan produk di negaranya.
  • Menggunakan software berteknologi canggih sebagai suatu langkah adaptasi di era persaingan digital dan global.

Selain itu, perusahaan juga harus melakukan evaluasi secara rutin atas strategi perdagangan internasional yang sudah berjalan selama ini.

Baca jugaMengenal Sistem Ekonomi Komando: Pengertian dan Kelebihan

Penutup

Untuk bisa bertahan dalam perkembangan ekonomi global dan persaingan digital, adaptasi teknologi adalah kunci utamanya. Cara yang paling efektif untuk beradaptasi dengan perkembangan ekonomi global adalah dengan menggunakan perangkat teknologi yang sangat canggih, salah satunya adalah dengan menggunakan software bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Dengan Accurate Online, Anda akan mendapatkan laporan arus kas, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan neraca, dan 200 lebih laporan keuangan lainnya secara otomatis, cepat, dan akurat.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati fitur penjualan, pembelian, persediaan, perpajakan yang sudah terdaftar DJP, manufaktur, dan berbagai fitur luar biasa lainnya. Sehingga, kegiatan operasional Anda akan berjalan lebih efektif dan efisien.

Jadi, ayo coba Accurate Online sekarang juga selama 30 hari dengan klik banner di bawah ini, Gratis!

footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia