Mengenal FTSE, Indeks Global Milik London Stock Exchange

Dalam dunia investasi saham, terdapat istilah indeks saham yang digunakan investor sebagai indikator pergerakan pasar. Salah satu indeks saham yang paling terkenal adalah Financial Times Stock Exchange atau FTSE yang merupakan milik London Stock Exchange.

Financial Times Stock Exchange berisi saham-saham terbaik yang menjadi incaran para investor dunia. Di mana untuk lebih memudahkan para investor memilih saham yang paling potensial, London Stock Exchange membagi indeks Financial Times Stock Exchange ke dalam beberapa kategori.

Apa sajakah kategori tersebut? Saham-saham apa sajakah yang termasuk di dalamnya? Artikel berikut ini akan menjawabnya sekaligus menerangkan lebih lanjut mengenai apa itu Financial Times Stock Exchange.

Apa Itu FTSE?

Melansir dari laman Investopedia, FTSE atau Financial Times Stock Exchange adalah salah satu bursa saham terbesar yang ada di dunia saat ini. Indeks saham yang merupakan milik bursa saham London atau London Stock Exhange (LSE) ini menyediakan innovative benchmarking, analytics, dan data solution bagi investor dunia.

Secara garis besar, indeks saham ini sama dengan indeks lain yang ada di berbagai bursa saham dunia. Namun, keberadaan saham-saham perusahaan dengan kapitalisasi terbesar di dunia, tepatnya yang ada dalam LSE menjadi magnet utama bagi investor untuk menjadikan Financial Times Stock Exchange sebagai acuan.

Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan karena kapitalisasi yang besar dari perusahaan-perusahaan tersebut mampu membuat volume transaksi di bursa saham London menjadi sangat tinggi. Karena itu, LSE bisa masuk dalam top 10 bursa saham terbesar di dunia.

Sejak tahun 2021, jumlah perusahaan yang masuk ke dalam list bursa saham London ini terus bertambah.  Di mana pada Januari 2021 lalu, perusahaan yang listing di LSE telah mencapai 1981 perusahaan.

Baca Juga: Saham LQ45 adalah: Pengertian, Kriteria, dan Daftar Indeks Saham 2022

Kategori Indeks Saham FTSE

Seperti telah disebutkan sebelumnya, emiten-emiten yang terdapat di dalam Financial Times Stock Exchange dibagi menjadi lima kategori indeks saham, yaitu:

1. FTSE 100

Financial Times Stock Exchange 100 merupakan representasi harga saham dari 100 emiten unggulan yang tercatat di London Stock Exchange. Perusahaan yang ada di dalamnya memiliki harga saham yang cukup tinggi dan kapitalisasi tertinggi. Sehingga, jika ingin berinvestasi pada salah satu perusahaan di dalamnya, pastikan untuk menyiapkan modal besar terlebih dahulu.

Beberapa emiten yang ada di dalamnya adalah SMT (Scottish Mortgage Investment Trust plc), OCDO (Ocado Group plc), EXPN (Experian plc), AHT (Ashtead Group plc), dan HLMA (Halma plc).

2. FTSE 250

Indeks selajutnya yang tidak kalah populer adalah Financial Times Stock Exchange 250. Indeks ini berisi saham-saham yang berada di urutas 101-350 berdasarkan nilai kapitalisasi di bursa London.

Perusahaan yang masuk ke dalam indeks ini, pergerakan harga sahamnya juga memengaruhi saham-saham pada FTSE 100. Karena itu, banyak pula investor yang menilai bahwa kategori ini cenderung lebih baik daripada Financial Times Stock Exchange 100.

Adapun beberapa emiten yang ada di dalamnya adalah FOUR (4imprint Group plc), ASL (Aberforth Smaller Companies Trust plc), dan ATST (Alliance Trust plc).

3. FTSE Small Cap

Saham yang termasuk dalam kategori small cap adalah saham-saham yang berada pada urutan 351 sampai dengan 620 berdasarkan nilai kapitalisasi pasar. Dengan kata lain, saham pada kategori ini memiliki kapitalisasi kecil jika dibandingkan dengan dua kategori sebelumnya.

Investor biasanya kurang tertarik pada perusahaan dengan kapitalisasi kecil karena prospek jangka panjangnya yang kurang menjanjikan. Volatilitas harganya pun cukup tinggi sehingga lebih cocok untuk investor jangka pendek.

Beberapa saham yang termasuk di dalamnya adalah ANII (Abardeen New India Investment Trust plc), ACIC (Abrdn China Investment Company Limited), dan AAIF (Abrdn Asian Income Fund Limited).

4. FTSE 350

Kategori keempat dari indeks Financial Times Stock Exchange adalah campuran dari FTSE 100 dan 250. Jadi, dapat dikatakan bahwa indeks ini diisi oleh perusahaan-perusahaan terbaik dengan kapitalisasi terbesar di London Stock Exchange.

Beberapa saham di dalamnya adalah SMT (Scottish Mortgage Investment Trust plc) yang termasuk Financial Times Stock Exchange 100 dan FOUR (4imprint Group plc) yang termasuk Financial Times Stock Exchange 250.

5. FT All Share Index

Indeks terakhir yang termasuk dalam Financial Times Stock Exchange adalah FT All Share Index yang berisi 600 perusahaan publik dari total keseluruhan perusahaan publik yang listing di London Stock Exchange. Sehingga, emiten yang ada di dalamnya merupakan yang ada di empat kategori di atas.

Baca Juga: Indeks Harga: Pengertian, Jenis, Rumus, dan Tujuannya dalam Ekonomi

Penutup

Demikianlah penjelasan mengenai FTSE atau Financial Times Stock Exchange yang merupakan indeks saham milik bursa saham London. Emiten-emiten yang terdapat di dalam indeks saham tersebut memiliki kapitalisasi tinggi sehingga menjadi incaran bagi para investor dunia.

Apabila Anda berminat untuk berinvestasi ke salah satu emiten yang ada di dalamnya, pastikan untuk mempersiapkan modal terlebih dahulu. Tentunya, Anda perlu menyisihkan dana dari sebagian pendapatan Anda. Jika Anda mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dari Accurate Online yang dapat terintegrasi langsung dengan rekening Anda.

Accurate Online juga menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis yang dilengkapi dengan berbagai fitur penunjang, seperti kepengurusan pajak dan buku besar. Dengan begitu, proses pengelolaan dan pembuatan laporan keuangan Anda akan berjalan dengan lebih cepat, akurat, dan otomatis.

Jika Anda tertarik untuk menggunakannya, segera klik tautan gambar di bawah ini dan nikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari.