Permasalahan Ekonomi yang Umumnya Terjadi Di Dalam Bisnis

Permasalahan ekonomi yang banyak terjadi di berbagai negara selama ini memang suatu hal yang kompleks, walaupun di dalam ruang lingkup kebijakan ekonomi moneter pun harus diterapkan ke dalam kebijakan pemerintah.

Harus diketahui juga bahwa permasalahan ekonomi adalah suatu hal yang banyak terjadi di dalam dunia bisnis, sehingga pihak pemerintah harus memperhatikan dampak perusahaan atas pendapatan negara.

Untuk itu, umumnya permasalahan ekonomi adalah berbagai hal yang muncul dan terjadi karena adanya keinginan dan juga kebutuhan masyarakat yang tidak ada habisnya, sedangkan sumber daya yang diberikan bersifat sangat terbatas.

Contoh permasalahan ekonomi modern di dalam dunia bisnis pun sangat beragam, karena permasalahan tersebut bisa ditemui di dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Sehingga, kebutuhan yang tidak bisa terpenuhi karena menyebabkan suatu masalah dan bisa memicu keterbatasan sumber dayanya.

Permasalahan ekonomi di dalam dunia bisnis semakin tahun juga akan terus semakin berkembang. Untuk itu, cara dalam mengatasi permasalahan ekonomi pun akan sangat dibutuhkan, dan juga harus diketahui oleh masyarakat dan juga pebisnis terkait hal apa saja yang bisa muncul di dalam permasalahan ekonomi modern.

10 Permasalahan Ekonomi Dalam Dunia Bisnis

1. Pengangguran dan Kemiskinan 

Permasalah ekonomi yang paling utama terjadi pada beberapa negara, terutama Indonesia adalah kemiskinan dan tingkat pengangguran yang tinggi yang bisa mempengaruhi peningkatan hasil dalam suatu bisnis. Sehingga, penyebab kemiskinan dan pengangguran pun menjadi suatu kendala untuk kualitas produk yang tidak mampu dibeli oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

Sehingga, pebisnis pun jadi terhambat dalam memutar keuntungan dan memproduksi barangnya. Akibatnya, perusahaan yang masih berkembangan pun akan bangkrut dan negara mengalami krisis moneter.

Cara mengatasi permasalahan ekonomi ini adalah dengan memberikan kemudahan kredit untuk usaha kecil, bantuan langsung tunai, modal usaha atau kerja, dan lain sebagainya.

2. Daya Beli Rendah Pada Inflasi

Peningkatan harga di dalam suatu inflasi dan dalam daya beli suatu produk yang tidak berkembang membuat daya beli masyarakat menukik sangat tajam. Sehingga, dampak pada biaya produksi untuk para pebisnis pun semakin bertambah besar karena jumlah produksi yang menumpuk membuat mereka merugi.

Baca juga: Barang Illith adalah Barang yang Membawa Kebaikan dan Keburukan, Apa Artinya?

3. Kualitas Pada Pertumbuhan Ekonomi Tidak Stabil

Permasalah ekonomi makro yang sering terjadi dan berdampak pada suatu negara, terutama Indonesia, membuat negara menjadi sulit untuk mempertahankan kualitas perkembangan ekonomi. Hal tersebut dikarenakan tingkat kemiskinan yang tinggi, tingkat pengangguran masih di atas rata-rata, dan ketimpangan sosial menjadi sangat jauh dari apa yang diharapkan, serta masalah lainnya.

4. Kelemahan Daya Saing Pada Pembeli

Permasalahan ekonomi lainnya yang terjadi di dalam bisnis adalah perusahaan tidak mampu bersaing dengan perusahaan lainnya. Sehingga, daya tarik pembeli pada suatu produk pun menurun dan membuat pemasukan perusahaan tidak mendapatkan laba.

Hal tersebut pun terjadi pada kompetitor perusahaan asal luar negeri, yang mana kesamaan produk pada perusahaan dalam negeri membuat pembeli atau pelanggan membandingkan keunggulan produk.

Baca juga: SIPO OJK: Ini Pengertian dan Manfaatnya untuk Pebisnis

5. Permasalahan Ekonomi Ekspor dan Impor

Permasalahan ekonomi dalam suatu bisnis di bidang impor perusahaan bisa mempengaruhi suatu bisnis di dalam sektor peternakan dan pertanian.

Kegiatan impor yang tinggi adalah mengimpor kebutuhan bahan baku masyarakat, sehingga perkembangan ekonomi menjadi menurun dan daya impor meningkat. Namun, hal tersebut bisa membuat ketersediaan produk dalam negeri tidak tercukupi, sehingga, masyarakat banyak yang memilih untuk mengimpor kebutuhannya.

Bahkan, adanya keterbatasan ekspor pada suatu negara, terutama Indonesia, tidak bisa menjangkau perkembangan ekonomi, sehingga produk dalam negeri tidak sesuai dengan standar kualitas bahan baku yang sudah ditentukan.

6. Inflasi Terjadi Secara Berturut-turut

Permasalahan ekonomi adalah permasalahan yang harus bisa segera diselesaikan dan dicari tahu solusinya, khususnya masalah inflasi. Karena, hal tersebut akan berdampak besar pada perkembangan ekonomi dalam negeri.

Inflasi yang seharusnya mampu memberikan keuntungan pada negara akan merugikan masyarakat karena kenaikan harga pada suatu produk. Dalam hal ini, ketika inflasi berdampak pada seluruh harga, maka akan membuat harga tersebut naik dan seluruh produk kebutuhan masyarakat juga akan mengalami kenaikan.

Lebih dari itu, kondisi ini juga tidak didukung dengan pendapatan yang tinggi pada masyarakat, sehingga produk tidak bisa terbeli dan bisa menumpuk di gudang perusahaan.

Jika kondisi inflasi ini terjadi secara berturut-turut dan tidak mengalami perubahan, maka akan membuat pasar menjadi lemah, dan perekonomian menurun drastis. Kecuali, bila inflasi tersebut diimabgi dengan kenaikan pendapatan masyarakat, sehingga daya beli pun bisa terjaga atau bahkan meningkat.

Baca juga: Skala Ekonomi dan Bedanya dengan Economies of Scope

7. Kemampuan Pajak Rendah dan Peningkatan Rasio Utang

Salah satu contoh masalah ekonomi di suatu masyarakat adalah pajak. Pajak itu sendiri adalah pemungutan dana pada masyarakat dan perusahaan akan pendapatan serta pendirian usahanya.

Tapi bila masyarakat dan pebisnis tidak teratur dalam memenuhi pajaknya pada negara, maka pendapatan negara lewat pajak akan rendah, karena negara membutuhkan pajak untuk proses pembangunan dalam negeri.

Ketika pembangunan infrastruktur dalam suatu negara terus berlanjut dan perolehan pajak negara sedikit, maka pengeluaran biaya terkait pembangunan tersebut pun nantinya akan terus meningkat. Sehingga, pemerintah akan mengambil utang luar negeri untuk bisa memenuhi pembangunan negara. Hal ini akan meningkatkan rasio utang negara karena pendapatan dari pajak tidak cukup untuk menutupi hutang.

8. Kredit Macet Dalam Perbankan

Permasalahan ekonomi modern yang terjadi pada bisnis adalah karena adanya kehadiran teknologi yang kian canggih. Transaksi tunai ataupun non tunai saat ini sudah bisa dilakukan oleh banyak orang.

Kebutuhan finansial akan kredit pun terus meningkat di kalangan masyarakat, sehingga hal ini sangat penting bagi para pebisnis untuk memenuhi segala kebutuhan bisnis ataupun investasi pada perusahaan lain dalam rangka memperluas bisnisnya.

Tapi jika permintaan kredit tersebut terus meningkat, maka masalah baru pun akan muncul dari pihak bank, karena debitur tidak memiliki kemampuan untuk membayar sesuai tanggal jatuh tempo pembayaran. Sehingga pemasukan bank pun akan terhenti dan bank menjadi sulit untuk memproses pengajuan pinjaman masyarakat.

Baca juga: Cara Mengatasi Deflasi dan Penyebabnya

9. Memberikan Lapangan Pekerjaan

Kehadiran lapangan kerja yang meningkat dalam suatu negeri dan peningkatan karyawan dalam suatu perusahaan akan meningkatkan produksi yang akan berdampak pada penghasilan negara. Kebijakan ini akan memberikan keuntungan pada pebisnis dan mereka pun bisa lebih mudah untuk mendapatkan investor demi meningkatkan modal bisnis.

10. Permasalahan Ekonomi Krisis Nilai Tukar

Nilai tukar merupakan hal yang sangat kompleks, tapi harus ditetapkan pada para pebisnis yang berurusan dengan kegiatan impor ataupun ekspor. Mengubah nilai tukar bisa memberikan dampak yang serius pada perusahaan impor dan ekspor.

Hal tersebut akan berdampak pada margin laba dan mengambil sumber daya, serta berkurangnya pendapatan yang bisa dihasilkan pebisnis.

Baca juga: Pendekatan Pendapatan: Pengertian dan Cara Mudah Menghitungnya

Penutup

Demikianlah berbagai permasalahan ekonomi yang terjadi di dalam bisnis. Bila penghasilan pebisnis meningkat dan konsumsi masyarakat pun meningkat, maka hal tersebut akan membantu negara dalam menilai perkembangan ekonomi negaranya.

Tapi jika kondisi negara sedang berada dalam inflasi atau sedang sulit karena kondisi tertentu, maka akan terjadi penurunan daya beli masyarakat.

Bila saat ini Anda adalah salah satu pebisnis yang sedang mengalami permasalahan ekonomi dalam bisnis, mungkin salah satu penyebabnya adalah Anda tidak mengetahui kemana perginya pemasukan Anda karena tidak menulis laporan keuangan secara rutin.

Nah bila Anda tidak memiliki waktu atau kesulitan untuk mencatat arus kas atau laba rugi perusahaan Anda, maka Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Kenapa? Karena dengan menggunakan Accurate Online, Anda akan mendapatkan laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan modal, dan lebih dari 200 jenis laporan keuangannya lainnya secara otomatis, cepat, serta akurat.

Accurate Online pun dikembangkan dengan teknologi cloud computing berbasis website yang aman dan mudah digunakan. Sehingga, Anda bisa mengaksesnya dimana saja dan kapan saja secara nyaman tanpa mengkhawatirkan data laporan keuangan Anda.

Berbagai fitur dan modul yang tersemat di dalamnya juga akan meningkatkan efisiensi bisnis Anda. Sehingga, Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis lewat strategi yang tepat.

Ayo coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga secara gratis selama 30 hari dengan klik banner di bawah ini.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia