Rumah Indent Adalah Salah Satu Jenis KPR, Ini Untung Ruginya!

Saat ini, sudah ada banyak sekali program dan fasilitas keuangan yang memudahkan masyarakat, dan salah satunya adalah pinjaman KPR atau Kredit Pemilikan Rumah. Lalu, KPR pun berkembang menjadi beragam jenis dalam prakteknya di masyarakat luas. KPR indent adalah salah satu diantaranya.

Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan lebih dalam tentang KPR indent, keuntungan, kerugian, dan apa saja yang harus diwaspadai di dalam jenis KPR ini.

Pengertian KPR Indent

Sederhananya, KPR Indent adalah pinjaman KPR yang ditujukan untuk suatu rumah yang memang belum jadi, baik itu yang masih dalam tahap pembangunan atau masih dalam tahap skema pembangunan.

Jadi, rumah yang bisa dicicil bisa saja baru bisa ditempati di tahun depan, atau bisa saja beberapa tahun kemudian. Walaupun rumah tersebut masih berada dalam tahap pembangunan atau belum dibangun, namun Anda harus tetap membayar cicilan karena mengambil pinjaman KPR pada pihak bank.

Dalam prakteknya, jenis KPR yang satu ini memang sangat banyak, karena adanya kebutuhan dari masyarakat terkait tempat hunian dan modal dari developer yang belum cukup untuk bisa melakukan pembangunan.

Umumnya, uang yang masuk dari pembayaran dari pembeli akan diputar kembali untuk membangun rumah. Karena dalam KPR indent rumah yang dijual belum memiliki bentuk, maka praktek pelaksanaannya pun diatur di dalam Peraturan Bank Indonesia No. 17/10/PBI/2015.

Baca juga: KPR Adalah: Pengertian, Jenis KPR, Persyaratan, dan Biaya yang Dibebankan

Untung dan Rugi KPR Indent

KPR indent tetap memberikan sisi keuntungan dan sisi kerugian pada masyarakat. Keuntungan dalam mengambil KPR indent adalah harganya yang cenderung lebih murah karena belum berbentuk bangunan jadi. Selain itu, pihak developer pun sering memberikan penawaran khusus, seperti diskon uang muka ataupun uang muka yang bisa dicicil.

Tapi disisi lain, KPR indent mempunyai kerugian, yakni adanya resiko rumah yang dibangun tidak sesuai dengan harapan penggambaran dari developer. Selain itu, ada juga resiko gagal bangun, yang mana pihak developer tidak bisa menyelesaikan pembangunan karena modal yang kurang dan lain sebagainya.

Namun yang paling penting, KPR indent mempunyai resiko penipuan dengan developer yang kabur sebelum rumah diserahkan pada pihak pembeli.

Baca juga: KPR FLPP DP 1% untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Beberapa Hal yang Wajib Diperhatikan dalam KPR Indent.

1. Memastikan Kredibilitas Developer

Poin yang paling penting dalam membeli KPR Indent adalah kredibilitas dan juga reputasi dari pihak developer rumah yang ingin Anda beli. Pastikanlah developer Anda memang sudah sangat terpercaya dengan adanya ulasan dari mereka yang memang sudah berpengalaman dalam membeli rumah indent pada developer yang sama.

Anda juga bisa menggunakan developer yang sudah mempunyai kerjasama resmi dengan bank tempat Anda ingin mengajukan KPR agar bisa lebih terpercaya.

Selain itu, Anda juga bisa melihat apakah developer Anda bisa dipercaya atau tidak dengan menilai koordinasi antar setiap developer. Developer yang kredibel akan bisa memberikan informasi dan menjawab pertanyaan Anda secara lugas dan juga jelas.

2. Memastikan Keaslian Dokumen

Poin selanjutnya dalam membeli rumah indent adalah terkait izin pembangunan. Beberapa developer nakan ada yang membangun rumah tanpa memiliki IMB. Tentunya hal tersebut akan menjadi masalah terkait legalitas dan juga dokumen rumah yang nantinya akan Anda tempati.

Untuk itu, penting sekali untuk memeriksa secara langsung dokumen IMB yang dimiliki oleh pihak developer dan memeriksa keasliannya.

Dokumen lainnya yang harus Anda teliti dalam membeli KPR adalah perjanjian pengikatan jual beli atau PPJB. Pastikanlah untuk membaca detail yang tercatat di dalam PPJB, agar nantinya tidak Anda tidak merasa dirugikan. Terutama berbagai hal terkait kapan rumah bisa Anda tepati, nominal bunga, dan kompensasi bila rumah belum selesai sesuai waktu yang sudah disepakati.

3. Meminta Model Rumah Berbentuk Maket

Hal penting lainnya yang harus Anda perhatikan dalam mengambil KPR indent adalah meminta rumah dengan model maket. Beberapa developer hanya memberikan rumah dalam bentuk gambar dua dimensi saja, atau bahkan hanya denah saja.

Penggambaran tersebut akan mempersulit Anda dalam mengetahui bentuk rumah yang nantinya akan Anda tempati, sehingga hasilnya bisa diluar ekspektasi Anda.

Baca juga: Pajak Pembeli Rumah: Ini Tarifnya yang Harus Dipenuhi Oleh Pembeli dan Penjual

Bagaimana Jika Developer Kabur dan Rumah Belum Jadi?

Hal ini tentunya tidak ingin dialami oleh semua orang. Untuk itu, Anda bisa melakukan tindakan preventif agar lebih berhati-hati untuk tidak mengalami resiko tersebut. Tapi bila memang terjadi, maka Anda harus bisa melakukan tindakan penanggulangan secara cepat.

Solusinya adalah dengan mengambil jalur hukum, yang mana Anda bisa membawa perkara tersebut ke pengadilan dengan berbagai bukti dokumen yang sudah Anda miliki. Pastikan juga untuk selalu menyimpan seluruh dokumen yang berhubungan dengan KPR indent tersebut, baik dalam bentuk PPJB sampai bukti pembayaran cicilan.

Walaupun proses ini memerlukan waktu yang lama, tapi bukan berarti Anda tidak bisa memenangkan pengadilan tersebut.

Baca juga: 10 Tips Membangun Bisnis Properti Untuk Pemula yang Menguntungkan

Penutup

Demikianlah pembahasan dari kami terkait KPR indent, mulai dari pengertian, keuntungan, kerugian, sampai berbagai hal yang harus diperhatikan di dalamnya.

Membeli sesuatu yang belum memiliki wujud memang haru berhati-hati, karena di dalamnya sangat rawan penipuan. Dengan ketelitian dan kehati-hatian, maka Anda bisa mengambil KPR indent dan mendapatkan hunian idaman.

Selain itu, Anda harus memiliki pengelolaan keuangan yang cukup baik agar Anda bisa membayar cicilan rumah KPR indent secara lancar tanpa ada bunga.

Nah, mengelola keuangan secara baik ini tidak hanya harus dilakukan oleh perorangan atau individu saja, setiap pengusaha pun harus bisa mengelola bisnis nya secara baik agar bisa mendapatkan kesuksesan bisnis.

Untungnya, saat ini sudah ada software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online. karena dengan Accurate Online, pebisnis bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, sehingga bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis.

Lebih dari itu, Accurate Online juga sudah dibekali dengan berbagai fitur yang akan memudahkan Anda dalam mengelola bisnis.

Penasaran dengan Accurate Online? segera klik banner di bawah ini untuk mencoba dan menggunakan Accurate Online selama 30 hari, Gratis.