Kelangkaan: Penyebab, Dampak, Faktor, Contohnya

oleh | Jul 16, 2024

source envato.

Pada dasarnya, kelangkaan adalah terbatasnya suatu sumber daya.

Seperti pada awal masa pandemi tahun lalu, bahan-bahan pembuatan jamu sempat mengalami kelangkaan karena diklaim efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia, termasuk dari ancaman virus Covid-19.

Nah, pada kesempatan kali ini, mari kita bahas secara lebih mendalam dan lengkap tentang apa itu kelangkaan, penyebab dan cara efektif untuk mengatasi kelangkaan.

Apa itu Kelangkaan?

Seperti yang sebelumnya sudah kita jelaskan bahwa kelangkaan adalah keterbatasan sumber daya, hingga menyebabkan keperluan masyarakat tidak bisa tercukupi.

Selain itu, pengertian lainnya dari kelangkaan adalah ketika manusia memerlukan sesuatu, namun tidak langsung bisa memperoleh apa yang dibutuhkannya.

Sedangkan dalam ilmu ekonomi, kelangkaan adalah salah satu masalah ekonomi yang paling mendasar yang dihadapi oleh manusia setiap hari.

Kelangkaan dalam bisnis untuk bisa mengartikan adanya kesenjangan antara tingkat penawaran dan juga permintaan.

Di masa pandemi saat ini, ada banyak sekali sektor yang mengalami kelangkaan. Hal tersebut berakibat pada merebaknya virus Covid-19 yang menyebar sangat cepat.

Masyarakat di seluruh dunia diminta untuk menjaga jarak, menghindari kerumunan, menggunakan masker, dan mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir.

Baca juga: Apa itu Scarcity dan Mengapa itu Penting dalam Bisnis?

Ciri-ciri Kelangkaan

Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa ciri-ciri terjadinya kelangkaan. Beberapa ciri-ciri terjadinya kelangkaan adalah sebagai berikut.

  • Jarang bisa diperoleh sumber daya, atau tidak mencukupi. Sehingga alat pemuas barang dan jasa akan menjadi sangat terbatas.
  • Keinginan ataupun keperluan manusia sangatlah tinggi. Bisa kita katakan bahwa kebutuhan manusia sangatlah tidak terbatas.
  • Jumlah alat yang mampu memenuhi keperluan manusia juga sangatlah terbatas, sudah tidak diproduksi lagi, sehingga akan mengakibatkan kesulitan untuk bisa diperoleh.
  • Melambungnya harga permintaan daripada harga pada umumnya. Hal tersebut dikarenakan jumlahnya yang terbatas, sedangkan permintaan dari konsumen sangatlah tinggi.
  • Setiap konsumen harus bisa berkorban lebih banyak agar bisa mendapatkan alat pemuas yang berbentuk barang ataupun jasa, bahkan hingga bisa mengorbankan keperluan banyak orang agar bisa memenuhi keperluan lainnya yang lebih penting.

Jenis-jenis dan Contoh Kelangkaan

Kelangkaan dapat terjadi di berbagai hal, berikut adalah pembagiannya:

1. Kelangkaan Sumber Daya Manusia

Setiap manusia selalu diciptakan dengan adanya daya cipta, karsa, dan rasa. Dalam aktivitas ekonomi, ada banyak sekali peran yang dimainkan.

Selain sebagai sumber daya manusia, manusia juga turut berperan sebagai konsumen atau sebagai pihak yang berperan dalam memanfaatkan hasil dari sebuah kegiatan ekonomi itu sendiri.

Sebagai contoh sederhana, terjadinya kekurangan tenaga kerja pada suatu perusahaan, kekurangan tersebut berarti kuantitas atau yang menunjukkan suatu jumlah fisik, tapi juga kurangnya suatu kualitas, seperti kemampuan dalam berpikir atau keterampilan.

Berdasarkan kondisi tersebut, seseorang diharapkan mampu meningkatkan kualitas dirinya, baik itu dalam hal kemampuan berpikir ataupun menjadi manusia yang terampil.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan, menggali lebih dalam setiap sumber pengetahuan, mengikuti setiap perkembangan teknologi, dll.

2. Kelangkaan Sumber Daya Alam

Setiap makhluk hidup tidak bisa lepas ataupun jauh dari alam. Alam akan memberikan banyak sekali manfaat untuk hidup di sekitarnya.

Seluruh yang ada dan juga tersedia dari alam, maka akan disebut sebagai sumber daya alam.

Sumber daya alam ini terdiri dari dua jenis, yakni sumber daya biotik dan abiotik.

Sebelum dimanfaatkan dengan maksimal, maka sumber daya alam ini harus bisa dieksplorasi terlebih dahulu agar bisa dimanfaatkan dengan baik.

Sumber daya bila digunakan secara terus menerus pasti akan mengurangi persediaan. Pun sama halnya dengan sumber daya alam.

Pada sumber daya alam, kelangkaan adalah mengurangnya ketersediaan pada sumber daya alam, khususnya  sumber daya alam yang tidak bisa terbarukan, seperti hasil tambang.

3.Kelangkaan Sumber Daya Entrepreneurship (Kewirausahaan)

Pada dasarnya,  entrepreneurship atau kewirausahaan adalah suatu usaha yang dilakukan untuk menentukan, mengembangkan, lalu selanjutnya melakukan inovasi, kesempatan, dan cara yang lebih baik lagi agar bisa memiliki nilai yang lebih dalam lagi pada kehidupannya.

Jadi, sumber daya kewirausahaan adalah suatu upaya yang mencakup sumber daya lain, seperti sumber daya alam, teknologi, dan modal, sehingga nantinya akan bisa menciptakan kekayaan dan juga kemakmuran penciptaan pada lapangan kerja, penghasilan, dan juga produk yang dibutuhkan masyarakat.

Seorang pebisnis yang memiliki daya inovasi dan kreatif bisa memanfaatkan sumber daya yang ada agar bisa menghasilkan berbagai hasil yang lebih berkualitas, hingga pada akhirnya bisa mendapatkan keuntungan secara maksimal.

4. Kelangkaan Sumber Daya Modal

Agar bisa mendukung suatu kegiatan produksin, maka diperlukanlah beberapa sumber daya berbentuk modal.

Sumber daya modal ini adalah pondasi utama guna menghasilkan barang atau jasa, yang di dalamnya adalah produk yang mempunyai nilai manfaat guna bisa memenuhi keperluan manusia.

Baca juga: 10 Contoh Kelangkaan Ekonomi di Indonesia dan Efeknya

Penyebab Kelangkaan Adalah

Kelangkaan tidak bisa terjadi begitu saja, ada banyak sekali hal yang bisa menyebabkan kelangkaan. Beberapa penyebab kelangkaan adalah sebagai berikut.

1. Pertumbuhan Penduduk

Salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian adalah pertumbuhan penduduk.

Pertumbuhan penduduk yang semakin cepat tanpa harus disertai dengan proses produksi suatu pemuas kebutuhan yang memadai akan bisa mengakibatkan terhambatnya proses pemenuhan keperluan hidup setiap manusia.

Pertumbuhan angka penduduk yang tinggi akan semakin mengakibatkan keperluan hidup manusia yang harus dipenuhi, sehingga akan semakin tidak terkendali.

2. Kemampuan Produksi

Kemampuan produksi akan ditentukan oleh faktor produksi yang berbentuk tenaga kerja, modal, sumber daya alam, dan juga kewirausahaan.

Berbagai faktor pendukung tersebut jumlahnya pun sangat terbatas, sehingga secara otomatis akan berdampak pada terjadi atau tidaknya suatu kelangkaan.

3. Perbedaan Letak Geografis

Kondisi alam di setiap daerah tidaklah sama, setiap daerah mempunyai karakteristik nya tersendiri.

Dari setiap karakteristik ini nantinya akan menciptakan tingkat keberagaman sumber daya, sesuai dengan potensi yang ada pada tiap wilayahnya.

Adanya persebaran kondisi geografis itulah yang menjadi penyebab kelangkaan sumber daya.

4. Bencana Alam

Bencana alam adalah salah satu faktor yang mengakibatkan kelangkaan menjadi tidak bisa diprediksi oleh manusia.

Bencana alam akan selalu menyisakan kerusakan infrastruktur, bangunan, sumber daya alam lain yang rusak, hingga mengakibatkan korban jiwa.

5. Pandemi

Pandemi yang terjadi selama lebih dari satu tahun ini menjadi penyebab terjadinya kelangkaan yang juga tidak bisa diprediksi oleh manusia.

Adanya pembatasan sosial berskala besar  membuat terhentinya proses produksi barang, pemanfaatan jasa pun menjadi sangat terbatas, selain itu sumber daya manusia juga menjadi sangat terbatas, karena banyak orang yang menjadi korban.

Jadi, bisa kita bayangkan bersama betapa pandemi ini menyebabkan kelangkaan yang besar di berbagai sektor ekonomi.

Baca juga: Barang Ekonomi: Pengertian, Ciri, dan 5 Contohnya

Cara Mengatasi Kelangkaan

Kelangkaan adalah suatu kondisi keterbatasan sumber daya, dan manusia akan selalu berupaya untuk memenuhi setiap kebutuhannya.

Upaya tersebut nantinya akan disertai dengan pengorbanan berupa sumber daya finansial, tenaga, serta pikiran tanpa batas.

Hal tersebut dilakukan agar bisa memenuhi kebutuhan hidup setiap manusia.

Nah, agar upaya tersebut bisa berjalan secara maksimal, maka kita membutuhkan rencana dan juga cara yang tepat agar bisa menghindari ataupun mengatasi kelangkaan.

Nah, cara mengatasi kelangkaan adalah sebagai berikut:

1. Menyusun Skala Prioritas

Agar bisa memenuhi kebutuhan hidup, maka setiap manusia harus bisa membuat perencanaan.

Perencanaan ini harus disusun berdasarkan prioritas, dari mulai yang penting sampai dengan yang tidak penting.

Menyusun skala perencanaan ini adalah salah satu cara yang baik untuk bisa mengatasi kegagalan, karena menggunakan alat pemuas keperluan yang berdasarkan pada sifat yang mendesak atau minimal alat pemuas ini harus bisa dipenuhi.

2. Menghemat Penggunaan Sumber Daya Alam

Walaupun sumber daya alam memang berlimpah, namun jika tidak dibatasi pemanfaatannya, maka perlahan-lahan akan menipis dan menjadi habis.

Setiap manusia diharapkan bisa membuat keputusan yang bijak dalam memanfaatkan sumber daya alam secara baik, bukan mengeksploitasi secara berlebihan.

Perlu digaris bawahi bersama bahwa bumi dan seluruh kekayaan alam yang ada di dalamnya bukanlah warisan dari leluhur, namun pinjaman dari generasi setelah kita.

3. Memelihara Kelestarian Alam

Pada setiap harinya, sudah banyak sekali ribuan pohon yang ditebang, guna memenuhi keperluan produksi kertas.

Selain itu, banyak kayu keras juga yang ditebang untuk dijadikan sebagai barang menta, penebangan hutan yang dilakukan secara besar-besaran ini akan membuat makhluk hidup yang menjadikan pohon sebagai habitatnya menjadi gundul, gersang, dan akan mengakibatkan berbagai bencana alam.

Untuk itu, dibutuhkan kesadaran pada setiap manusia agar bisa melestarikan sumber daya alam dengan cara menanam atau meremajakan kembali hutan.

Baca juga: Penyebab Inflasi dan Cara Mengatasi Inflasi untuk Bisnis 

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang kelangkaan. Jadi, bisa kita simpulkan bahwa kelangkaan adalah keterbatasan sumber daya, hingga menyebabkan keperluan masyarakat tidak bisa tercukupi.

Untuk bisa menghadapi kelangkaan pada bisnis, maka Anda harus bisa menerapkan manajemen yang baik, mulai dari manajemen SDM, manajemen produksi, manajemen keuangan, dll.

Jika masalah kelangkaan ini sudah bisa Anda atasi, maka Anda akan bisa mencapai kesuksesan bisnis yang optimal.

Nah, untuk membantu Anda dalam melakukan manajemen keuangan yang baik, maka Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi yang sudah dipercaya oleh lebih dari ratusan ribu pebisnis di Indonesia karena setiap pebisnis tersebut bisa mengakses dan menggunakan Accurate Online di mana saja dan kapan saja.

Selain itu, fiturnya yang lengkap juga akan semakin memudahkan setiap pebisnis dalam melakukan kegiatannya.

Tertarik? Anda bisa menggunakan Accurate Online selama 30 hari secara gratis dengan cara klik tautan gambar di bawah ini.

ekonomikeuanganbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Ibnu
Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia

Artikel Terkait